DISENTRI BASILER

KELOMPOK VII

PENDAHULUAN  Disentri basiler  Infeksi akut radang kolon yang disebabkan oleh kuman genus shigella  Sangat menular (dosis infektif = 103) .

tdk membentuk spora  Struktur Ag  Antigen O merupakan suatu polisakarida protein komplek . Shigella dysentriae (pada anjing) Morfologi  Batang pendek. Shigella fleksneri (pada monyet).ASPEK MIKROBIOLOGI SHIGELLA    Bersifat patogen Ditemukan dalam usus manusia. tdk dapat bergerak aktif. kec. tdk berkapsul.

boydii (15 serotipe) S. fleksneri (6 serotipe) S. dysentriae (10 serotipe). dysentriae tipe 1 S.Lanj…  Jenis Berdasarkan sifat biokimia dan antigen :   Subgroup A : Subgroup B : Subgroup C : Subgroup D :   S. yg plg berbahaya S. sonnei  Toksin   Endotoksin (bila kuman lisis) Eksotoksin    Neurotoksin Cytotoksin Endotoksin .

kebanyakan di neg. berkembang dgn sanitasi kurang Semua umur. sering berat pada bayi dan lansia .EPIDEMIOLOGI   Dimana-mana.

lalat yang tercemar ekskreta pasien . makanan.CARA INFEKSI  Secara oral : air.

HCO3-) Diare sekretorik membiak & tjd penimbunan hasil metab. ditutupi o/ pseudomembran (leukosit PMN. nekrosis dinding mukosa  ulcus (sifatnya superficial). Cl-. sel-sel luar. disertai pengeluaran endotoksin  matinya sel-sel epitel dan t’btk mikroabses. dan bakteri yang diikat oz/ fibrin) Diare invasif . Na+. K+.PATOGENESIS & PATOLOGI Makanan & minuman yg terkontaminasi kuman Port de’entre (oral) Lewat asam lambung Usus halus Melepas enterotoksin adenilat siklase ↑ (ATP  c-amp) Usus besar & ileum terminal menginvasi epitel masuk mukosa & lamina propria Hiperperistaltik usus Hipersekresi cairan elektrolit (H2O.

tdk rata. nekrosis superficial. terberat di daerah sigmoid Kelainan anatomis sesuai dgn fase-fase :    Fase akut dan fatal  mukosa usus hiperemik. dan lumen usus mengecil dan bisa perlengketan dengan peritoneum .5cm  dinding usus mjd kaku.KELAINAN ANATOMIS    Basil dysentri tdk ditemukan di luar rongga usus dan tdk merusak selaput lendir Lokasi usus yang terkena : usus besar. tebal. tanpa ulkus Sub akut  ulkus pada daerah folikel limfoid. tepi ulkus menebal dan infiltrat Infeksi menahun  terbentuk selaput yang tebalnya 1. ulkus yang dangkal dan kecil pada selaput lendir lipatan tranversum didapatkan ulkus yang dangkal dan kecil. lebam.

Mulanya sedikit  terkuras habis. . feses mgd darah.Muntah. . Suhu Badan bervariasi dari rendah  tinggi.KELUHAN & GEJALA KLINIS        Masa Inkubasi : bbrp jam – 3 hari. . Tdr dari : Diare. .Sakit perut dg rasa kolik dan mejan.Sakit kepala.Pd kasus berat bersifat basa. Sifat Kotoran : .Defekasi sedikit dan terus-menerus. . lendir dan tenesmus (rectal spasme) Gejala bervariasi : . Nadi cepat. berlangsung cepat dan sering mendadak tp dapat jg perlahan-lahan.Brp cairan (ringan).Berlendir dengan warna kemerah-merahan (Red Currant Jelly). Gejala Khas  SINDROMA DYSENTRI. panas. . .

berdarah. KU memburuk. muka kebiruan. gelisah tp kesadaran msh baik Bs meninggal krn ggn sirkulasi perifer. inkontinensia alvi & urin. viskositas darah meningkat. berlendir. ingin berak terus  rasa haus. berat dan bentuk menahun. ekstremitas dingin. sedang. sakit perut sblh kiri terus melilit dgn pengeluaran tinja sehingga perut jd cekung Luka. Bentuk yang berat Biasanya disebabkan oleh Shigella dysentriae tipe I Cepat berjangkit. gejala mendadak dan berat tinja banyak. A. kulit kering dan dingin. anuria dan koma uremik      . kadang prolaps ani Nadi cepat dan halus Nyeri otot dan kejang Keluhan tambah berat.   Bentuk Klinis bervariasi dari ringan. nyeri. turgor kulit berkurang.

jarang terjadi bila mendapat pengobatan yang baik C.Lanj… B. Bentuk sedang   Keluhan dan gejala bervariasi Tinja lbh berbentuk. Bentuk ringan  Bentuk menahun  . mgd sedikit darah / lendir Keluhan seperti yang diatas tp lebih ringan Tdpt serangan akut scr menahun. D.

KOMPLIKASI  Ekstra intestinal       Bakteriemia Hemolitik uremik sindrom Artritis Neuritis perifer Iritis/iridosiklitis bisul Sterosis yang terjadi jika ulkus sirkular pada usus menyembuh Obstruksi usus Peritonitis Hemoroid  Intestinal. berupa :     .

feses mgd darah & lendir dan tenesmus / rectal spasme) Endoskopi  mukosa hemoragik. lesi terutama di distal kolon Sigmoidoskopi  mukosa bengkak dgn titik-titik merah. kadang tertutup exudat. panas. aglutinasi ini mulai tab’btk pada hari ke-2 dan max hari ke-6 .DIAGNOSA  Anamnesa  Ttg gejala klinis yang khas : sindroma disentri (diare. mukosa tab’lepas & ulserasi. px ini dilakukan pada stadium lanjut Px tinja     Px fisik    Lab  Makros : lendir & darah + Mikros : leukosit PMN >> (khas) Kultur : shigella +  Px darah : Pe ↑ titer Ab aglutinasi (shigella dysentriae + pada pengenceran 1:50). kadang ulserasi.

DIAGNOSA BANDING  Radang colon yang disebabkan oleh kuman       EHEC dan EIEC Camylobacter jejeni Salmonella enteritidis Yersenia enterocolitica Clostridium difficile Entamoeba histolytica  Penyakit non infeksi. seperti : colitis ulseratif (Chron’sachet colitis) .

Hal ini harus dilkukan dgn baik krn dehidrasi merupakan penyebab utama kematian Diet : berika makanan lunak  berak kurang 5x / hari. lalu berikan makanan lunak hingga ada kemajuan Sebaiknya sblm th/ spesifik dilakukan uji resistensi krn resistensi shigella thdp sulfonamide & AB yang lain cepat sekali Th/ sebaiknya diberikan pada kasus yang berat  Th/ spesifik   .PENGOBATAN  Th/ umum    Istirahat Mencegah/memperbaiki dehidrasi dgn cairan elektrolit.

Lanj… th/ spesifik  AB yang dianjurkan  Sulfaguanidin  Dosis inisial 0. dosis 55 mg/Kg BB/hari . dosis 4x500 mg Asam nalidiksik (utk multiresisten thdp obat).1 gr/kg BB disusul 0.05 gr/kg BB setiap 4 jam hingga berak kurang 5x sehari & dilanjutkan tiap 8 jam hingga berak normal slm 2 hari Dosis 2x2 tablet slm 5 hr / siproflokasasin 2x750 mg Siprofloksasin tidak boleh diberikan pada wanita hamil & anak-anak  Trimetoprim-sulfametoksazol (Drug of Choice)     Ampisilin (bila kuman sensitif).

Th/ Simptomatik   Obat anti spasmodik (loperamid) tidak dianjurkan karena motilitas usus menurun  kelebihan cairan intra luminer & bila tidak dikeluarkan menyebabkan gelisah. krn perut penuh/kembung Abat anti spasmodik (misal tinctura belladona) dapat diberikan jika tjd kram perut berat atau bisa diberikan tramadol & ketoprofen .

PROGNOSIS  Tgt :    Btk klinis Penyebab Keadaan penderita sebelumnya .

PENCEGAHAN  Dilakukan higiene/sanitasi diri & lingkungan yang baik seperti :    Membersihkan tangan dengan sabun Suplai air yang tdk terkontaminasi Penggunaan jamban yang bersih .