You are on page 1of 13

DIARE PADA ANAK

RSUP FATMAWATI

 Buang air besar yang lebih dari 3 kali sehari  tinja yang dikeluarkan lebih lunak/encer dari biasanya (dianggap tidak normal oleh ibu)  Bisa ada darah / lendir  Diare Akut : kurang dari 14 hari  Diare kronis: 14 hari atau lebih .

atau alat makan yang tercemar  Alergi  Keracunan makanan  Gangguan pencernaan . Infeksi kuman yang masuk melalui makanan / minuman yang tercemar.

      Makan tanpa cuci tangan yang bersih Minum air mentah Makan makanan yang dihinggapi lalat Buang air besar di sembarang tempat Lingkungan rumah yang kumuh dan kotor Pemberian makanan tambahan ASI yang terlalu dini pada bayi .

 Buang air besar lunak/cair > 3x/hari / terus menerus  Suka menangis.  tidak mau makan  Kadang disertai meningkatnya suhu tubuh atau  Kadang disertai muntah .  sering haus.  rewel.

Berikan :  Larutan oralit/larutan gula garam. Mengganti cairan yang keluar. atau  Cairan dari bahan makanan. 2.  Bila anak berusia kurang dari 6 bulan dan masih diberi ASI. seperti sup. air tajin dan minuman yoghurt (susu asam). Sebagai tambahan berikan larutan oralit atau air putih masak.Prinsip pengobatan diare adalah : 1. teruskan pemberian ASI. Beri makanan cukup dan bergizi . atau  Air putih matang.

berikan susu yang biasa diminum  Bila anak berumur 6 bulan atau lebih dan/atau sudah mendapatkan makanan padat:  Bubur + sayur/daging/ ikan  Sari buah segar (pisang) dihaluskan  Porsi makan sedikit tapi sering (min/6x/hari) . Berikan ASI lebih sering dari biasanya  Bila tidak minum ASI.

Cara membuat larutan gula garam (LGG)  Gula 1 sendok teh penuh  Garam ¼ sendok teh  Air masak 1 gelas (atau air teh 1 gelas)  Campuran bahan-bahan tersebut diaduk sampai larut benar Cara membuat larutan oralit  Bubuk oralit 1 bungkus dilarutkan ke dalam 1 gelas air masak (atau 1 gelas air teh)  Aduk sampai semua bubuk larut  Baca petunjuk lebih lanjut pada bungkus oralit .

tunggu 10 menit lalu berikan lagi perlahan-lahan .Usia < 1 tahun 1-4 tahun > 5 tahun Oralit yang diberikan tiap BAB 50 – 100 ml 100-200 ml 200 – 300 ml  Anak < 2 tahun : beri 1 sendok the tiap 1-2 menit  Anak > 2 tahun: beberapa teguk dari gelas  Bila muntah --.

         Tidak membaik dalam 3 hari Tinja cair keluar amat sering Muntah berulang-ulang Sangat haus Tidak mau makan atau minum seperti biasanya Demam Ada darah dalam tinja Anak terlihat sangat lemah Didapati satu atau lebih tanda-tanda dehidrasi (kekurangan cairan) .

& jarang Ubun-ubun besar cekung Mata cekung Air mata tidak ada Mulut dan lidah kering Kesadaran menurun (letargis atau tidak sadar) Tidak bisa minum atau malas minum Cubitan kulit perut kembalinya sangat lambat .         Anak rewel & sangat haus sehingga ingin minum banyak Buang air kecil sedikit. pekat.

pertumbuhan anak terganggu  kejang . Kekurangan cairan (dehidrasi) ----.syok ----.kematian  kurang gizi ----.

buah dan bahan makanan harus dicuci sebelum dimasak atau dimakan  Selalu minum air yang telah direbus (air matang)  Memasak makanan dengan cara yang benar  Makanan harus dilindungi dari hinggapan lalat dan kecoa     .Bayi sampai umur 4 bulan diberi ASI eksklusif Rebus dahulu botol susu/dot sebelum diberikan kepada bayi Cuci tangan dengan sabun sebelum makan Sayuran.