You are on page 1of 6

Gangguan afektif

Wijayanto 05020024

genetik. dan psikososial .• Gejala utama perubahan suasana perasaan / mood / afek Etiologi • Penyebabnya mrpk interaksi antara fx biologis.

gangguan ringan. tdk ada waham 2. Hipomania. Mania dgn gejala psikotik gangguan berat. cukup berat. tjd aktifitas berlebihan 3. ada waham kebesaran (delution of persecution) .Dx klinis 1. bbrp hari berturut2. min 1 mgg. Mania tanpa gejala psikotik. disertai peningkatan jumlah dan kecepatan aktivitas mental dan fisik. dibagi : 1. Episode manik • Afek meningkat disertai.

hilang minat & kegembiraan. Episode depresi • Gejala utama. & waktu lain tjd penurunan afek disertai pengurangan energi & aktivitas (depresi) 3.Gangguan afektif bipolar • Memiliki episode berulang • Pd waktu ttt tjd peningkatan afek disertai penambahan energi dan aktivitas (mania/ hipomania). dan berkurangnya energi . afek depresi.2.

g. Episode depresi sedang 3. Episode depresi berat tanpa gejala psikotik 4. e. b. f. • Terbagi: 1. d. Episode depresi ringan 2. Episode depresi berat dgn gejala psikotik Gejala lainnya Konsentrasi dan perhatian berkurang Harga diri dan kepercayaan diri berkurang Gagasan ttg rasa bersalah dan tidak berguna Pandangan masa depan suram dan pesimistik Gagasan membahayakan diri / bunuh diri Tidur terganggu Nafsu makan berkurang . c.• a.

kadang hingga jangka waktu yg tak terbatas . ciri esensial: afek depresi yg berlangsung cukup lama. Distimia. Gangguan suasana perasaan menetap a.4. Siklotimia. ciri esensial: ketidakstabilan menetap dari afek. meliputi banyak periode depresi ringan dan hipomania b.