You are on page 1of 62

PASTA GIGI

Irghazi Respayondri 1106010881

Pendahuluan
Definisi: Pasta atau gel dental yang digunakan dengan sikat gigi sebagai alat untuk membersihkan dan menjaga keindahan serta kesehatan gigi

Tujuan: o Menjaga kebersihan mulut o Sebagai abrasif o Membantu menurunkan halitosis o Mengantarkan bahan aktif (biasanya F) untuk mencegah penyakit gigi dan gusi

Komposisi Pasta Gigi


Zat abrasif
Fluoride Thickening agent Surfaktan Antibakteri Humektan Pengawet Flavoring agent dan Pewarna Air

1. Zat Abrasif
Partikel tidak larut yang membantu menyingkirkan plak dari gigi. Meminimalkan gigi berlubang dan penyakit periodontal Kadang menyebabkan erosi enamel

Contoh: Al(OH)3, CaCO3, Ca hidrogen fosfat, silika, zeolit, hidroksipatit (Ca5(PO4)3OH), trikalsium fosfat, kalsium pirofosfat

2. Fluoride
Bahan paling populer untuk mencegah gigi berlubang, karies, dan mengontrol gingivitis. Membantu pembentukan enamel gigi

Contoh: NaF, SnF2, Na2PO3F, olaflur (garam organik dari F)


Efek samping: Ostheoporosis, Tumor, Gangguan syaraf, Kemandulan, Kerusakan otak

3. Thickening Agent
Untuk menciptakan tekstur pasta gigi Sebagai binder untuk menstabilkan formula Contoh: mineral colloids, gom alam, selulosa sintetik, karagen, resin sintetik seperti Polyox dan Carbopol

4. Surfaktan
Foaming agent Membantu distribusi seragam dari pasta gigi Meningkatkan kekuatan membersihkan gigi Contoh: sodium lauril sulfat, sodium lauril sulfonasetat

5. Antibakteri
Mencegah gingivitis Membantu mengurangi tartar dan nafas tidak sedap Contoh: triclosan, zink klorida

6. Humektan
Mencegah pembentukan padatan di sekitar permukaan tube (kehilangan air) Contoh: gliserol, sorbitol, xylitol

7. Pengawet
Melindungi sediaan dari mikroorganisme Contoh: nipagin, nipasol, natrium benzoat

8. Flavouring Agent dan Pewarna


Flavouring Agent Peppermint Spearmint Pewarna Carmoisine 14720,Amaranth 16185 dan Erythrosine 45430.

Wintergreen
Aprikot Bubblegum Kayu manis Lavender Vanilla Lemon Jeruk

Sunset Yellow FCF 15985.


Tatrazine 19140 dan Quineline Yellow 47005. Fast Green FCF 42053.

Brilliant Blue FCF 42090 dan Indigocarmine 73015.


Violet GB 42640

Jenis Pasta Gigi


1. Berdasarkan bentuk 2. Berdasarkan pemakaian

Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan Pemakaian
Pasta Gigi Pemutih
Dengan abrasif, untuk menjaga gigi tetap putih. Tidak untuk gigi sensitif dan anak-anak

Pasta Gigi Anak-anak


Kandungan F dan abrasif sedikit

Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif


Mengandung kalium nitrat untuk mengurangi sensitivitas setelah minum/makan yang dingin/panas. Stronsium asetat, Novamin

Pasta Gigi untuk Perokok


Mengurangi noda tar akibat rokok, terdapat sodium monofluorofosfat, sodium silikat, kalsium karbonat

Formulasi Pasta Gigi Anak-anak


Bahan CaHPO4.2H2O Silica Glycerin Jumlah (%) 45 2 15 Kegunaan Abrasive Abrasive Humectan

CMC Na
Carrageenan SLS Sodium Saccharin Flavor Ethyl paraoxybenzoate Aquadest

1
0.3 1.5 0.1 q.s. 0.01 35.09

Binder
Binder Foaming agents / surfaktan Sweetening agent Pemberi rasa Pengawet Pelarut

Cara Pembuatan
Aquadest + CMCNa + karagena n+ gliserin + SLS + silika + kalsium hidrogen fosfat + flavoring agent + etil paraoksib enzoat

Sodium saccharin + aquadest

Contoh Formulasi Pasta Gigi Berfluor


BAHAN JUMLAH (%) KEGUNAAN

Flavor/pewarna
Xanthan Gum Carbopol 974P NF Polymer Metil Paraben

1,00
0,43 0,35 0,20

Flavoring agent
Pengikat Pengikat Pengawet

Propil Paraben
Sorbitol 70% Gliserin Silika

0,05
43,00 9,60 14,50

Pengawet
Humektan/pemanis Humektan Zat abrasif

Sodium Monofluorofosfat
Sodium Lauril Sulfat 30% Sodium Saccharin Aquadest

0,75
1,00 0,20 29,92

Antikaries
Surfaktan Pemanis Pembawa

Cara Pembuatan
Carbopol + aquadest Campur pelan 15

+ sodium monofulorofosfat + sodium saccharin campur 10

+ sodium lauril sulfat + flavor/pewarna hingga homogen

10

Xanthan gum + gliserin +sorbitol 70% Canpur 15

+ silika + metil paraben + propil paraben campur 1

Tips Gosok Gigi

MOUTHWASH
Christine Ayu 1106051755

Definition
Mouthwash adalah sediaan larutan non-steril yang sering digunakan untuk mengharumkan, menyegarkan dan berefek sebagai antiseptik. Fungsi

Mengurangi bakteri pada mulut


Menghilangkan bekas makanan Mengurangi bau mulut

Perbedaan Mouthwash dengan Gargarisma


Menurut FI III, gargarisma atau obat kumur adalah sediaan berupa larutan, umumnya dalam pekat yang harus diencerkan dahulu sebelum digunakan, dimaksudkan untuk digunakan sebagai pencegahan atau pengobatan infeksi tenggorok. Tujuan utama penggunaan obat kumur adalah dimaksudkan agar obat yang terkandung di dalamnya dapat langsung terkena selaput lendir sepanjang tenggorokan; dan tidak dimaksudkan agar obat itu menjadi pelindung selaput lendir. Karena itu, obat berupa minyak yang memerlukan zat pensuspensi dan obat yang bersifat lendir tidak sesuai untuk dijadikan obat kumur.

Bahan untuk Mouthwash


Bahan Fungsi Contoh

Antimikroba

Mengurangi bakteri di mulut

cetylpyridinium chloride, chlorhexidine, san guinarine,phenolic compounds


sodium bicarbonate and chlorine dioxide hydrogen peroxide Fluoride citric acid, zinc chloride anodynes

Deodorizing and oxidizing agents Oxygenating agents Astringents Pain-relieving agents

Membantu mengurangi bau mulut

Mengurangi bakteri anaerob Memperkuat gigi Memberikan rasa segar Mengurangi rasa sakit

Bahan

Fungsi

Contoh

Buffering agents
Antitartar agents

Mengurangi keasaman mulut


Mengurangi pembentukan tartar zinc citrate

Penyakit untuk diatasi dengan mouthwash


Dry Mouth Inability to provide oral hygiene Canker sores Immune system defficiency

Tipe Mouthwash
Tipe-tipe Mouthwash menurut New Cosmetic Science adalah a) Tipe langsung pakai --> Tipe ini digunakan langsung tanpa ada perlakuan tertentu. Sangat mudah digunakan dan banyak diaplikasikan b) Tipe konsentrat --> Larutan dasar ditambahkan dengan sejumlah air ketika ingin digunakan Keuntungannya adalah kompak dan ringan; mulut dapat dicuci berkali-kali dengan 1 botol c) Tipe bubuk --> Bubuk dilarutkan dalam sejumlah air tertentu ketika ingin digunakan. Mudah dibawa-bawa

Tahapan pembuatan mouthwash


Dicampur fase air dan bahan yang larut air
Bahan tidak larut ari ditambahkan kedalam pelarut lain (Alkohol, Gliserin) Tambahkan fase larut air ke fase tidak larut air, campur homogen perlahan-lahan. Filtrasi larutan dengan beberapa lapis filter lapisan terakhir yang dipakai : filter tipe submikron diperoleh produk yang jernih

Contoh formulasi mouthwash kosmetik non-alkohol


Bahan
Air Asam benzoat Sodium benzoat
Poloxamer 407 Gliserin

Fungsi

Jumlah (%)
86,01

Pengawet Pengawet
Emulgator Humektan

0,04 0,15 1,25 12 0,05

Sodium sakarin

Pemanis

FD&C biru no. 1


Spearmint oil Polysorbat 20

Pewarna
Perasa Surfaktan non-ionik

0,0002
0,25 0,25

Mouthwash tipe langsung pakai


Bahan Etanol Gliserin Fungsi Pelarut Humektan Jumlah (%) 15 10 2

Polyoxyethylene- Solubilizer hydrogenated castor oil Natrium sakarin Spearmint oil Natrium benzoat Natrium fosfat Pewarna Air murni Pemanis Perasa Pengawet

0,15 0,02 q.s. q.s. 72,7

Pengatur pH 0,1

Formulasi mouthwash tipe konsentrat


Bahan Isopropil alkohol Sorbit solution Jumlah (%) 30 10 Fungsi Pelarut Pemanis

Natrium lauril sulfat Natrium sakarin Perasa


Natrium benzoat Pewarna Air murni

4 0,15 q.s.
0,15 q.s. 55,7

Surfaktan Pemanis
pengawet Pelarut

Formulasi mouthwash tipe serbuk


Bahan Jumlah (%)
97,8 2 0,2 q.s. q.s.

Fungsi

Sodium bikarbonat Silika Natrium sakarin Perasa Pewarna

Abrasive, pencuci mulut pembersih Pemanis

Contoh Produk

PARFUM

Theresa 1106067160

Per : melalui Fume : asap Campuran minyak esensial dan senyawa aroma, fiksatif, dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi untuk tubuh manusia, obyek, atau ruangan

Syarat Parfum
Harus sesuai dengan konsep produk Memiliki aroma yang enak Modern dan original Memiliki kualitas yang baik Dapat berbaur dengan baik, bau tidak menyengat

Fungsi Parfum
Meningkatkan daya tarik Menutupi aroma tidak sedap dari bahan formula kosmetik ( masking effecct)

Memberikan efek terapetik (aromaterapi)

Klasifikasi Parfum
Berdasarkan volatilitas Berdasarkan kadar konsentrat

Klasifikasi berdasarkan volatilitas


Top Tone Middle Tone
bau pertama yang tercium dan paling volatil. Durasi pendek, yaitu maksimal 30 menit

bau yang tercium lebih dalam daripada top note Durasi sekitar 30 menit-1 jam

Base Tone

wangi yang tertinggal dan masih dapat tercium setelah pemakaian beberapa jam volatilitasnya terkecil

Klasifikasi berdasarkan kadar konsentrat


Minyak esensial harus diencerkan dengan pelarut (etanol atau campuran etanol dan air) karena : Konsentrat dari komponen volatil tinggi -> dapat menyebabkan alergi kulit, merusak pakaian Pelarut menguapkan minyak esensial dan membantu mereka menyebar ke udara

Klasifikasi berdasarkan kadar konsentrat Jenis Konsentrat (%)


Perfume Extract (Extrait) Eau de Perfume (EDP) Eau de Toilette (EDT) Eau de Cologne (EDC) After Shave 20 40 15 22 12 5 3

Klasifikasi berdasarkan kadar konsentrat


Perfume Extract (Extrait)

Wangi paling tahan lama yaitu hingga 48 jam


Eau de Perfume (EDP) Wangi bertahan lama yaitu hingga 24 jam Eau de Toilette (EDT)

Klasifikasi berdasarkan kadar konsentrat


Eau de Cologne (EDC) Jenis wewangian ini yang paling ringan After Shave Dapat bertahan selama 2-3 jam Mengandung balm atau aloe (lidah buaya) yang digunakan untuk menenangkan pori-pori setelah bercukur, dan kandungan alkoholnya juga berfungsi untukk menutup kembali pori-pori

Sumber Parfum
Tumbuhan
Essential oil Flower oil Resin, Gum dan Eksudasi

Hewan
Civet Musk

Bahan kimia
Isolat dari tumbuhan Derivat dari tumbuhan Bahan organik sintetik

Parfum dari tumbuhan


Parfum yang berasal dari tumbuhan didapat dari minyak atsiri yang diperoleh dari bagian-bagian tertentu pada tumbuhan Bunga = rose, lavender, orange blossom Biji = caraway (jintan), almond (Prunus amygdalus),

Daun = bay, thyme, patchoull(nilan)


Kayu = cendana, cedar, aloe Kulit kayu = cinnamon, cascarilla

Parfum dari tumbuhan


Buah = lemon (citrus), pala, jeruk, anggur, vanili Akar = jahe Lumut = lumut pohon oak Getah Damar Resin, gum, balsam bahan tidak menguap ya ng diperoleh dari tanaman tetapi terkadang mengandung bahan menguap yang beraroma dan kental = gum stryax, balsam peru, benzoin.

Parfum dari hewan


1. Ambergis Bahan yang berasal dari sperma ikan paus yang terlepas disaat kematiannya. Kegunaan : sebagai penguat wewangian yang mudah menguap. 2. Castoreum

Bahan yang berasal dari sepasang kelenjar dalam tubuh berang-berang. Castoreum ini merupakan penguat terbaik parfum
3. Musk Adalah sekresi aroma yang diproduksi dari kelenjar perut rusa jantan yang tak bertanduk (musk deer).

4.

Civet (Kesturi)
Kantong perut yang berada di dekat alat vitalnya menghasilkan viverreum, yaitu substansi kental berwarna kecoklatan dan beraroma keras.

Parfum dari bahan kimia


Produk isolat ini diturunkan dari masing-masing minyak atsiri melalui reaksi kimia. Senyawa ini tidak ada di alam dan merupakan produk esterifikasi seperti : formiat, asetat, propionat, dan ester lainnya dari citronellol, geraniol, dsb Euginol : biasanya diperoleh dari minyak cengkeh

Citral : dari minyak lemongras


Geraniol : dari minyak citronella

Pembuatan Parfum
1. 2. 3. 4. Pemilihan sumber Ekstraksi Blending Maturing

1. Pemilihan sumber
Pemilihan sumber berdasarkan aroma parfum yang diinginkan serta kesesuaian dengan produk yang ingin di buat.

2. Ekstraksi
Hidrodistilasi :

a. bahan mentah dibenamkan dalam air dan dipanaskan hingga mendidih. b. Esensial oil ditarik dengan uap air. c. Ketika destilat terkondensasi menjadi cair, esensial oil mudah terpisah dengan air (berada di atas air). d. Suhu tidak pernah di atas 100o C sehingga dekomposisi akibat panas diminimalkan

- Steam distillation / destilasi uap :


a. uap bertekanan yang mengalir dilewati melalui bahan, komponen yang beraroma terekstraksi.

b.
c. d.

Uap terkondensasi menjadi cair, esensial oil terpisah dari air.


Metode ini paling banyak digunakan saat ini, berguna untuk mendapatkan esensial oil yang tahan pemanasan. Suhu dapat diatur agar mencapai laju maksimum ekstraksi dengan dekomposisi termal yang rendah

- Solvent extraction / ekstraksi dengan pelarut organik : pelarut hidrokarbon (heksan, petroleum eter, metanol,
etanol) ditambahkan ke material untuk ekstraksi.

- Enfleurage : menggunakan lemak hewan untuk pengekstraknya.


a. Bahan diletakkan di atas kaca yang dilapisi lemak selama beberapa hari (ditutup),

diganti berulang dengan bahan segar.


b. Substansi yang didapat dinamakan pomade, minyak yang diserap diekstraksi dengan etanol untuk mendapatkan ekstrak absolut. c. Cara ini sudah lama tidak digunakan karena waktu proses lama dan membutuhkan biaya besar

- Ekspresi / cara peras: metode ekstraksi ini biasa digunakan untuk mendapatkan esensial oil dari kulit buah segar yang biasanya keras, dengan proses pressing dengan roller. Metode ini berguna

untuk bahan yang tidak tahan panas.

- Ekstraksi Supercritical Fluid/ ekstraksi dengan menggunakan CO2 : menggunakan karbondioksida pada kondisi superkritik nya untuk mengekstrak esensial oil.

Keuntungan karbondioksida adalah saat dihilangkan tekanannya, berubah menjadi kondisi uapnya, meninggalkan ekstraknya, dan bukan merupakan kontaminan, namun

metode ini mahal karena memerlukan instrumentasi khusus.

3. Blending
Komponen fragrans dilarutkan dalam etil alkohol. 2 konsentrasi etil alkohol yang biasa dijual adalah kelas alami (99,5% [anhidrat]) dan kelas sintetis (95-96%). Kelas terakhir sering digunakan untk parfum Penting untuk melihat kelarutan dari fragrans, meskipun umumnya mudah larut dalam alkohol. Karena etil alkohol dapat diminum, maka ditambahkan senyawa yang bertujuan untuk memberikan rasa pahit agar orang tidak meminumnya. Senyawa tersebut disebut denaturan.

4. Maturing
untuk menghilangkan bau yang mengiritasi dari alkohol dan menghasilkan bau yang lembut. Maturing ini dilakukan dengan disimpan dalam container yang ditutup rapat terbuat

dari material stabil seperti stainless steel, disimpan dalam tempat sejuk dan gelap.
Lamanya waktu maturing tergantung tipe fragrance. Setelah maturing selesai, parfum disaring untuk menghilangkan presipitat dengan menggunakan kertas saring

Daftar Pustaka
Chemical Composition of Everyday Product by John Toedt, Darrel Koza, Kathleen http://books.google.co.id/books?id=UnjD4aBm9ZcC&pg=PA48&lpg=PA48&dq=mouthw ash+function&source=bl&ots=9khGrnnnW_&sig=VZynfOFQtEjSLflKD_e49hcIL7A&hl=en&sa =X&ei=b6gUU7mSEeOM1AGU0oG4Bg&redir_esc=y#v=onepage&q=mouthwash%20funct ion&f=false http://portal.dentexcare.com/article1.php?id=107 http://www.dentalguide.co.uk/patient_guide/mouth-washes.html http://www.dentalguide.co.uk/patient_guide/mouth-washes.html http://www.australianprescriber.com/magazine/32/6/162/4/