You are on page 1of 87

BLOK 19 Oleh : KELOMPOK 1-A

    


   

Vania Adisya Raudatul Adawiyah Surayya Morizha Sri Rahayu Hasibuan Dwi Rizki Rahmahwati Amalia Ihsani Hakim S. Winda Chairunnisa Widya Julianti Rizqa Ayunda Dewi Wulandari

110600001 110600002 110600003 110600004 110600005 110600006 110600007 110600008 110600009 110600010

Suatu alat yang berfungsi untuk mengembalikan beberapa gigi yang hilang dengan dukungan utama adalah jaringan lunak di bawah plat dasar dan

dukungan tambahan dari gigi yang masih tertinggal dan
terpilih sebagai gigi abutment.
 

Dapat dilepas sendiri oleh pasien. Istilah lain: Removable Partial Denture.

Jaringan Pendukung

Tooth Borne
Tooth and Tissue Borne Kerangka Logam

GTSL

Bahan Akrilik Konvensional Immediate

Waktu Pemasangan

Komponen GTSKL KONEKTOR SADDLE PENAHAN ANASIR GIGITIRUAN Utama/ Mayor Tambahan/ Minor Langsung Tidak Langsung Sandaran .

.

KOMPONEN GTSKL Konektor Konektor Utama (Mayor) Konektor Tambahan (Minor) Maksila Mandibula .

Fungsi • Menyatukan komponen-komponen utama protesa • Mendistribusikan tekanan melalui lengkung rahang menuju gigi dan jaringan • Meminimalkan pergerakan akar gigi .I.I. Konektor Utama (Mayor) Defenisi • Komponen gigi tiruan sebagian lepasan yang menghubungkan bagian protesa yang terletak pada salah satu sisi rahang dengan yang ada pada sisi lainnya.

Syarat Konektor Utama  Terbuat dari aloy yang biokompatibel  Rigid  mampu mendistribusikan beban yang bekerja pada protesa ke seluruh bagian atau daerah pendukung  Kontur bagian perifernya membulat dan tidak tajam  tidak mengganggu lidah dan pipi  Tidak mengiritasi jaringan mulut .

  Tidak menyebabkan penumpukan sisa makanan Mendapat dukungan dari bagian kerangka lain  memperkecil kecenderungan terjadinya rotasi selama berfungsi  Tidak mengubah kontur alami permukaan lingual ridge alveolar mandibula maupun lengkung palatum .

.Desain dan Lokasi Konektor Utama • Bebas dari jaringan lunak yang dapat bergerak • Tidak menyentuh jaringan gingiva • Bagian bawah konektor utama dibuat mengikuti alur jaringan • Konektor utama harus ditempatkan dan dibentuk sedemikian rupa untuk mencegah iritasi jaringan.

Konektor utama lingual bar harus dilokasikan minimal 4 mm dibawah margin gingiva dan jika mungkin lebih jauh.Konektor utama palatal harus dilokasikan minimal 6 mm menjauhi margin gingiva dan paralel terhadap kurvaturanya. . Tinggi vertikal lingual bar minimal 4 mm untuk memberikan kekuatan dan kekakuan yang adekuat.

Single Palatal Strap Anterior-Posterior Palatal Strap Palatal Plate U-Shaped Single Palatal Bar Anterior-Posterior Palatal Bar .

Single Palatal Strap   Indikasi: Edentulus bilateral.a. dengan jarak ruang edentulous yang pendek Klas III Kennedy  Lebar strap : 8 mm atau kombinasi lebar P dan M1 maksila .

b. sempit dan sejajar dengan kurvatura rahang . Anterior-Posterior Palatal Strap • Berbentuk paralelogram • Lebar strap anterior & posterior : 8-10 mm • Lebar strap lateral : 7-9 mm.

.Indikasi : • Klas I dan II Kennedy dengan gigi abutment yang baik • Klas II modifikasi I Kennedy dengan jarak edetulus yang besar • Klas IV Kennedy • Torus palatinus tidak meluas sampai batas antara palatum keras dan lunak.

Anterior-Posterior Palatal Strap Terdiri dari 2 komponen Posterior palatal strap: berbentuk pipih. tepi posterior terletak di penghubung antara palatum keras dan lunak. memiliki lebar minimum 8 mm. Anterior palatal strap : Tepi anterior diletakkan tidak lebih ke anterior dari rest anterior dan minimal 6 mm dari margin gingiva .

Paling banyak dipakai. atau middle palatal bar.Istilah = batang palatal tunggal. Besar & bentuk sesuai dengan letak & jumlah gigi yang hilang Diletakkan pada bagian tengah palatum  Adaptasi baik keluhan jarang Stabil. karena biasanya dipakai pada gigi tiruan dukungan jaringan gigi  berada di antara sandaran oklusal .

Indikasi:  Kehilangan 1 atau 2 gigi tiap sisi lengkung rahang  Daerah tak bergigi berujung tertutup  Kebutuhan dukungan palatum minimal .

  Istilah = konektor palatum tapal kuda Kekurangan: ◦ Bentuknya menimbulkan keluhan pada pasien ◦ Tidak baik dari segi mekanik  Indikasi: ◦ Kehilangan 1 atau lebih gigi anterior atau posterior atas ◦ Adanya torus palatinus luas ◦ Perlunya splin gigi anterior .

Indikasi:  Semua kelas kennedy. tetapi lebih sering kelas II dan IV  Gigi penyangga anterior • Istilah = Batang Palatal Ganda atau Anterior-Posterior Palatal Bar dan posterior terpisah jauh. pada hal plat palatal tak bisa digunakan karena adanya torus atau penderita tidak dapat mengadaptasinya .

 Menutupi palatum lebih luas dari pada jenis lainnya  Penyebaran beban fungsional lebih merata pada permukaan yang luas  Membantu Istilah = plat palatal penuh atau full coverage  stabilitas basis pada waktu berfungsi Memberikan dukungan secara maksimal kepada geligi tiruan .

- Dengan memperluas konektor. - Dengan perluasan sayap sampai ke sulkus vestibulum dan penutupan tepi posterior yang rapat. - Pada kebanyakan kasus perluasan distal.Kasus kelas I dan II kennedy. . pasien akan merasa puas bagaimana pada pemakaian konektor yang lainnya. beban pada gigi penyangga menjadi lebih berkurang.Indikasi: . kebutuhan dukungan merupakan syarat utama.

meskipun konektor ini dibuat sangat tipis  Tegangan permukaan antar metal dan jaringan menambah retensi geligi tiruan .Keuntungan:  Plat ini dapat dibuat tipis dan menyeluruh menutupi palatum sehingga mirip permukaan aslinya  Bentuk yang sesuai anatomi palatum ini menambah ketegaran.

Lingual Bar Linguo Plate Sublingual bar Lingual Bar with Continuous Bar (Cingulum Bar) Cingulum Bar Labial Bar .

  Indikasi : Bila ada ruang yang cukup antara tepi gingiva bagian lingual dan jaringan sulkus gingiva  Terletak di atas jaringan yang bergerak namun sejauh mungkin dari jaringan gingiva Harus dibentuk sehingga tidak terdapat tepi yang tajam dan mengiritasi lidah Batas superior dari lingual bar harus meruncing ke arah gingiva. dengan bulk terbesar pada tepi inferior  Berbentuk setengah pir .

lingual apron. strap atau shield  Kekurangan : permukaan lingual tertutup total  menghalangi stimulasi fisiologik jaringan gingiva bagian lingual . Istilah = plat lingual.

 Perbatasan bagian superior plat lingual harus ditempatkan pada bagian 1/3 tengah permukaan lingual gigi bawah. dapat dibuat modifikasi bentuk interuptus.  Pada kasus yang ruang interproksimalnya besar. .  Harus dibuat setipis mungkin dan dibentuk mengikuti kontur gigi dan embrasur.

 Persiapan penambahan gigi di kemudian hari .Indikasi :  Pada kasus dengan torus mandibularis besar. tetap sudah diasah untuk mencapai hungan oklusi harmonis. sehingga tak bisa digunakan batang yang konvensional  Frenulum lingualis tinggi dan dekat dengan puncak linggir akan mengganggu penggunaan batang biasa  Penderita dengan formasi kalkulus berlebih pada permukaan lingual gigi anterior   Perlunya retensi tak langsung Perlunya stabilisasi untuk gigi anterior yang sudah lemah karena penyakit periodontal atau sudah erupsi berlebih.

Tinggi dasar mulut tidak cukup untuk menempatkan superior border bar paling sedikit 4 mm di bawah margin gingiva bebas.• Indikasi:  Modifikasi dari lingual bar. • Kontraindikasi: Adanya torus lingualis yang besar. ataupun terjadi iritasi pada dasar mulut selama pergerakan fungsional. . perlekatan frenulum lingualis yang tinggi. terletak lebih ke inferior dan posterior daripada letak lingual bar.

mengurangi tekanan pada tulang pendukung . atau split bar  Fungsi : tahanan tak langsung. continuous clasp. stabilisasi serta pemberi dukungan. continuous bar. Istilah = kennedy bar.

dengan syarat gigi depan bebas perawatan periodontal  Pada kasus dengan interproksimal besar.Indikasi:  Sebagai retensi tak langsung. yang bisa dijumpai pada gigi-gigi yang sudah mendapat perawatan periodontal. .

 Indikasi: ◦ Sebagai penahan tidak langsung dengan syarat gigi anterior bebas perawatan periodontal ◦ Pada kasus dengan ruang interproksimal yang besar yang biasa dijumpai pada gigi yang sudah mendapat perawatan periodontal  Terletak pada atau sedikit di atas singulum gigi anterior mandibularis .

pasien kontraindikasi operasi  tidak bisa digunakan lingual bar ◦ Inklinasi lingual yang ekstrim dari gigi premolar atau insisivus mandibularis  tidak bisa digunakan lingual bar .  Jarang digunakan Indikasi: ◦ Torus palatinus yang besar .

• Mentransfer efek dari penahan (retainer).II.I. occlusal rest. Konektor Tambahan (Minor) Defenisi • Komponen gigi tiruan sebagian lepasan yang menghubungkan konektor mayor dengan komponen lain dari gigi tiruan misalnya indirect retainer. ataupun cingulum rest. . Fungsi • Mentransfer tekanan fungsional ke gigi abutment. sandaran (rest) dan menstabilkan komponen pada seluruh bagian protesa.

Daerah embrasur lingual antara dua gigi. Bentuk Memiliki ketebalan yang cukup (minimal 1. 2.  .5 mm)  transfer beban fungisional ke gigi penyangga atau pun jaringan efektif Lokasi 1. Daerah proksimal berdekatan dengan daerah edentulous.

.

 . Berdekatan dengan jaringan mukosa dan tempat elemen gigi tiruan terpasang. Defenisi : Komponen gigi tiruan sebagian lepasan yang mendukung dan memiliki fungsi utama dan estetis dalam menggantikan tulang alveolar yang hilang.

Fungsi sadel / basis :  Mendukung gigi (elemen) gigi tiruan  Menyalurkan tekanan oklusal ke jaringan pendukung. gigi penyangga atau linggir sisa   Sebagai faktor estetik Memberikan stimulasi kepada jaringan yang berada di bawah dasar gigi tiruan  Memberikan retensi dan stabilisasi kepada gigi tiruan .

Resin Akrilik Metal Kombinasi Metal-Resin Akrilik Sadel .

mengkilap dan tidak menyerap cairan rongga mulut Ketepatan dimensional dapat mempertahankan bentuk Kekuatan maksimal dengan ketebalan minimal .Penghantar termis  setiap perubahan suhu akan disalurkan ke jaringan di bawahnya  menstimulasi dan mempertahankan kesehatan jaringan Aloy tahan abrasi  permukaannya tetap licin.

Kelemahan : Basis tidak mungkin dilapis atau dicekatkan kembali • Warna basis metal tidak harmonis dengan warna jaringan sekitarnya Relatif lebih berat. terutama aloy emas untuk rahang atas • Perluasan basis metal sampai ke lipatan bukal maupun pengembalian kontur pipi dan bibir sulit dilakukan dengan basis metal Teknik pembuatan lebih rumit dan mahal .

Indikasi :     Penderita yang hipersensitif terhadap resin Penderita dengan daya kunyah abnormal Ruang intermaksilar kecil Kasus basis dukungan gigi dengan desain unilateral  Pertimbangan khusus. jika penderita memiliki kebiasaan menyikat gigi secara berlebihan atau kasus dengan tulang pendukung yang stabil .

Kelebihan • Warna sesuai dengan jaringan sekitarnya • Dapat dilapis dan dicekatkan kembali dengan mudh • Relatif lebih ringan • Teknik pembuatan dan pemolesan mudah • Harga murah .

Kekurangan :   Penghantar termis buruk Dimensinya tidak stabil baik pada waktu pembuatan. pemakaian maupun reparasi  Mudah terjadi abrasi pada saat pembersihan ataupun pemakaian  Resin dapat menyerap cairan di rongga mulut dan mempengaruhib stabilitas warna  Kalkulus dan deposit makanan mudah melekat pada basis resin .

 Berupa rangka dari metal. dilapis resin untuk tempat perlekatan elemen tiruan. dan bagian yang berkontak dengan mukosa mulut .

III.I. Penahan Langsung (Direct Retainer) • Berfungsi untuk mencegah terlepasnya GTSL dengan cara menahan dan berkontak dengan gigi abuntment Klamer atau cangkolan merupakan penahan langsung Terdiri dari: • sandaran/rest • lengan retentif/retentive arm • proximal plate • komponen bracing/pemeluk • • .

 Enam syarat yang harus dimiliki klamer retensi : 1. Stabilitas : penahan terhadap gaya dalam arah horizontal   3. Encirclement : mengelilingi gigi    6. Retensi : penahan terhadap pergerakan dalam arah vertikal 2. Passivity : agar tidak ada gaya aktif yang diberikan pada gigi sewaktu klamer digunakan pada gigi . Support : penahan terhadap kedudukan secara vertikal agar gigi tiruan tidak bergerak ke gingiva 4. Resiprokal : penahan terhadap gaya horizontal yang dihasilkan oleh klamer retentive aktif 5.

Batang/bar : klamer yang berbentuk batang . Circumferential : bentuk melingkar yang mengelilingi hampir seluruh permukaan gigi abuntment.• Berdasarkan bentuknya. klamer dibagi menjadi dua : 2. 1.

klamer dibagi menjadi: Cangkolan supra garis survei/ cangkolan oklusal • lengannya berada di atas garis survei atau pada oklusal Cangkolan infra garis survei/ cangkolan gingival • lengannya berada di bawah garis survei atau dari kerangka gigi tiruan .Berdasarkan desainnya.

Terdiri dari lengan bukal.Kelompok klamer supra garis survei / Oklusal: 1.Bentuk dasar dari cangkolan sirkumferensial. .Digunakan untuk gigi P dan M terutama pada gigi yang tidak miring . lingual. Cangkolan Akers (Akers Clasp) . dan sandaran oklusal .

Cangkolan Kail (Reverse Action) -Modifikasi dari akers -Lengannya diputar membalik mencapai lengan retentif dekat daerah tak bergigi .2.

3. Cangkolan Mengarah Belakang (Back Action) -Untuk gigi posterior dengan retensi yang sedikit -Undercut pada bagian distal dan mesiobukal -Konektor tambahan pada mesiopalatal -Sandaran oklusal di bagian distal .

4. Cangkolan Mengarah Belakang Membalik (Reverse Back Action) -Undercut pada bagian mesiolingual -Konektor minor pada bagian mesiobukal -Sandaran pada bagian distal -Digunakan pada molar yang miring ke lingual .

Cangkolan Setengah-setengah (Half and Half) -Terdiri dari dua lengan dan dua sandaran -Lengan retentif dari distal dan lengan resiprokal dari mesial pada sisi lingual -Digunakan pada gigi Premolar yang berdiri sendiri .5.

sehingga memiliki dua lengan bukal. Cangkolan Akers Ganda (Double Akers Clasp) -Digunakan untuk gigi premolar dan molar pada sisi rahang yang tidak kehilangan gigi (mis: klas II Kennedy tanpa modifikasi) -Terdiri dari dua cangkolan Akers yang bersatu. dua lengan lingual.7. dan dua sandaran oklusal .

Cangkolan Embrasur (Embrassure Clasp) -Mempunyai empat lengan dan dua sandaran -Dua buah lengan yang terletak pada embrasur gigi dan pendek .8.

9. konektor minornya berada di mesial dengan lengan mengelilingi permukaan bukl dan distal serta berakhir pada undercut mesiolingual -Pada molar atas. konektor minor ada di mesial. Cangkolan Cincin (Ring Clasp) -Digunakan untuk molar terakhir yang berdiri sendiri -Pada molar bawah. lalu lengannya mengelilingi bagian palatal dan distal serta pada undercut mesiobukal .

10. Cangkolan Kombinasi (Combination Clasp) -Sering dikombinasikan dengan cangkolan gingiva -Tujuan: memanfaatkan kelebihan dari masingmasing tipe cangkolan .

Mesio distal clasp . 2.Cangkolan infra garis survei terdiri dari : 1. T-bar clasp : digunakan ketika garis survei menunjukkan bahwa tidak ada ruang untuk bagian rigid dari klamer encircling dan memiliki daerah undercut yang luas. Biasa digunakan pada gigi C dan I.

. U-bar clasp : 4. tipe klamer yang bisa digunakan.3. L-bar clasp : digunakan pada gigi C ketika daerah di bawah garis survei sangat kecil dan ketika tidak ada digunakan ketika garis survei margin terletak gingiva pada pada bagian bukal gigi.

Modifikasi T-bar clasp .

.

• Diletakkan sejauh mungkin pada anterior dari garis fulkrum dari dukungan gigi yang adekuat untuk mengurangi pergerakan basis. • Fungsi : retensi tambahan. memberikan dukungan dan stabilitas dari GTSL. menahan rotasi di sekitar garis fulkrum. • Diletakkan pada sandaran pada gigi penyangga yang mampu menahan gaya yang diberikan padanya. .

Mencegah pergerakan dari basis gigi tiruan • Mengurangi rotasi atau tilting dari gigi abuntment Menstabilkan GTSL terhadap pergerakan ke lateral • Menyediakan dukungan Menyediakan tempat untuk prosedur relining dan rebasing .

•Bentuk penahan tidak langsung : • Sandaran oklusal : pendukung pada GTSL yang terletak pada permukaan oklusal gigi • Sandaran insisal : terletak pada permukaan insisal gigi anterior .

• Sandaran singulum : terletak pada singulum gigi anterior • Canine extension from occlusal rest: pada permukaan lingual gigi caninus .

.Fungsi : • mencegah vertikal displacement dari gigi tiruan terhadap jaringan lunak • meneruskan beban mastikasi pada gigi asli • mencegah ketidakseimbangan oklusal • retensi klamer pada posisinya • mencegah impaksi makanan antara gigi tiruan dan gigi asli.

. • • Prinsip pembuatan sandaran : luas dan tipis digunakan bersamaan dengan klamer jika memungkinkan • dapat meneruskan beban mastikasi sepanjang aksis gigi penyangga.

.

Anasir gigi tiruan adalah bagian dari gigi tiruan yang merupakan bentuk gigi tiruan dari gigi asli yang hilang. Faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih bahan dasar: Ukuran Bentuk Tekstur permukaan Warna Bahan elemen Bahan Dasar dapat berupa : Resin akrilik Logam Porselen .

Kelebihan dan kekurangan Elemen gigi tiruan resin akrilik: Mudah aus. terutama pada penderita yang mempunyai kekuatan kunyah yang kuat • Perlekatannya dengan basis secara kimiawi Dapat berubah warna • Mudah tergores Mudah dibentuk/diperkecil sesuai dengan ruangan • Lebih ringan dibanding gigi tiruan yang dari porselen dan logam Dapat diasah dan dipoles .

pin.Kelebihan dan kekurangan Elemen gigi tiruan porselen: Perlekatannya dengan basis secara mekanis. sehingga elemen gigi tiruan harus mempunyai retensi untuk pelekatnya terhadap basis bentuk retensi gigi tiruan porselen : undercur. alur • Tidak mudah aus/tergores Tidak berubah warna • Tidak dapat diasah Tidak baik dipakai untuk prosesus alveoalris yang datar (resorbsi) • Lebih berat daripada akrilik .

Komponen GTSL Akrilik Anasir Gigi Tiruan Basis Cangkolan Saddle .

.

Defenisi : bagian dari gigi tiruan yang menutupi mukosa mulut di daerah palatum labial. bukal. lingual. Fungsi Basis Meneruskan tekanan kunyah ke mukosa dan tulang alveolar di bawahnya Memberi retensi dari protesa Tempat melekatnya cengkeraman Menggantikan jaringan yang hilang serta memberikan dukungan kepada bibir dan pipi (estetik) .

sehingga tekanan persatuan luas menjadi lebih kecil migrasi kepada gigi penyangga melalui kedua sandaran oklusal. • Berfungsi mencegah horizontal gigi tetangga. tekanan oklusal secara langsung disalurkan Basis dukungan jaringan (Mucosa Bourne) • Berfungsi agar tekanan kunyah dapat disalurkan ke permukaan yang lebih luas.Basis dukungan gigi ( Tooth Bourne) • Basis yang dibatasi gigi asli pada kedua sisinya. serta migrasi vertikal gigi antagonis .

Basis Resin Akrilik Kelebihan :  Warnanya harmonis dengan jaringan sekitarnya      Dapat dilapisi dan dicekatkan kembali dengan mudah Relatif lebih ringan Teknik pembuatan dan pemolesannya mudah Harganya murah Jika patah dapat dipreparasi .

menyebabkan perubahan warna  Sisa makanan mudah melekat pada basis resin akrilik .Kekurangan basis gigi tiruan resin akrilik :   Pengantar termis yang buruk Mudah abrasi pada saat pembersihan dan pemakaian  Menyerap cairan mulut.

Stabilisasi. Bahan : kawat stainless steel atau logam tuang yang melingkari/mencengkeram gigi tiruan. Jenis : ekstra koronal. dikenal dengan cangkolan. meneruskan beban kunyah ke gigi penjangkaran .Defenisi : komponen gigi tiruan sebagian lepasan yang berfungsi memberi retensi sehingga mampu menahan protesa tetap pada tempatnya. Fungsi : Retensi.

.Kawat • Digunakan untuk gigi tiruan resin akrilik Tuang • Untuk gigi tiruan kerangka logam • Disebut juga cangkolan cor. dibuat dengan pengecoran logam.

Bagian-Bagian Cangkolan Kawat
• Bagian dari cengkeram kawat yang terletak/melingkari bagian bukal/lingual

Lengan

gigi penjangkaran. Sifat agak lentur, berfungsi untuk retensi dan stabilisasi

• Bagian dari lengan yang terletakdi bawah lingkaran terbesar gigi. Sifat

Jari

lentur/fleksibel dan berfungsi untuk retensi

• Bagian dari lengan yang terleta di atas lingkaran terbesar dari gigi. Sifat kaku

Bahu

dan berfungsi untuk stabilisasi yaitu menahan gaya-gaya bucco-lingual

Bagian-Bagian Cangkolan Kawat
• Cengkaram kawat yang terletak di atas titik kontak gigi di daerah aproksimal. Sifat kaku,
Badan / Body dan berfungsi untuk stabilisasi yaitu menaha gaya-gaya antero-posterior

• Bagian dari cengekaram kawat yang terletak di bagian oklusal gigi. Sifat kaku, panjang ±1/3 lebar mesio-distal gigi. Berfungsi untuk meneruskan beban kunyah ke gigi Oklusal Rest

penjangkaran

Retensi dalam

• Bagian dari cengkeram kawat yang tertanam dalam basis akrilik

akrilik

  

Harus kontak garis Tidak boleh menekan/harus pasif Ujung jari tidak boleh menyinggung gigi tetangga dan tidak boleh tajam/harus dibulatkan

 

Tidak ada lekukan bekas tang pada lengan cengkeram Bagian cengkeram yang melalui oklusal gigi tidak boleh mengganggu oklusi/artikulasi

Jarak bagian jari ke servikal gigi: cengkeram paradental: 1/2-1 mm cengekeram gingival:1 ½-2 mm

Bagian retensi dalam akrilik harus dibengkokkan

Defenisi : komponen gigi tiruan yang menutupi

mukosa di atas prosesus alveolaris dan mendukung
elemen gigi tiruan.

Sadel ada 2 macam yaitu :
 

Bounded saddle : diantara gigi asli Free end saddle : pada bagian posterior dari gigi asli

Anasir gigi tiruan adalah bagian dari gigi tiruan yang merupakan bentuk gigi tiruan dari gigi asli yang hilang. Bahan Dasar dapat berupa : Resin akrilik Logam Porselen .

St. Grant AA. 12th ed. Carr AB. Shotwell J. 3. Jakarta: Hipokrates. 1991: 151-238. 5. Gunadi HA. An Introduction to Removable Denture Prosthetics. Margo A. Suryatenggara F. Brown DT. 1983: 92-115. Edinburgh: Churchill. Acrylic Partial Dentures. 2008. 4. Burhan LK. . Johnson W. Setiabudi I. Missouri: Mosby Elsevier. Dent update 2003. Jilid 1.1. Classification and Components of Removable Partial Dentures. 6. Louis. Walmsley AD. McCracken’s Removable Partial Prosthodontics. 30: 424-429. 2011. Bahan Ajar Ilmu Gigitiruan Sebagian Lepasan Prostodonsia II 2014 2. Buku Ajar Ilmu Geligi Tiruan Sebagain Lepasan. University of Michigan.