You are on page 1of 100

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

STT-PLN

Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA)

Buku Refrensi
Untuk bahan /materi kuliah Pembangkit Tenaga Listrik Text Book atau Buku refrensi yang dipergunakan adalah Pengetanahan Netral Sistem Tenaga

& Pengetanahan Peralatan

karangan TS. Hutauruk

ADL/PLTA-02/02
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Pokok Bahasan
I.

Netral Grounding System (Sistem Pentanahan/ Pembumian Titik Netral) 1.1. Umum/ Pendahuluan 1.2. Tujuan Pentanahan Titik Netral Sistem 1.3 Sistem yang tidak ditanahkan (Floating Grounding) 1.4. Metoda Pentanahan Titik Netral 1.5. Pentanahan Langsung 1.6. Pentanahan Netral dengan Tahanan 1.7. Batasan Operasi NGR 1.8. Pentanahan Titik Netral Melalui Kumparan Petersen 1.9. Trafo Pentanahan 1.10. Penetapan Sistem Pentanahan di Indonesia Pentanahan Peralatan (Grounding Equipment) 2.1. Pengertian Pentanahan Peralatan 2.2. Tujuan pentanahan peralatan 2.3. Tahanan Pentanahan 2.4. Exposur Tegangan (Voltage Exposure) 2.5. Pengaruh tahanan pentanahan terhadap system tenaga listrik 2.6. Pengaruh Tahanan Pentanahan Yang Kecil Pada Sistem 2.7. Macam-Macam Elektroda Pentanahan 2.8. Metode/Cara Pentanahan 2.9. Tahanan Jenis Tanah 2.10. Pengukuran Tahanan Pentanahan

II.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

Sistem Pentanahan
PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

UMUM Sistem pengetanahan atau biasa disebut sebagai grounding system adalah sistem pengamanan terhadap perangkat-perangkat yang mempergunakan listrik sebagai sumber tenaga, dari lonjakan listrik akibat Ganguan atau kerusakan dari Internal System maupun dari luar (petir.) Sistem pengetanahan digambarkan sebagai hubungan antara suatu peralatan atau sirkit listrik dengan tanah+bumi. Tujuan Utama Sistem Pengetanahan Tujuan utama pengetanahan adalah menciptakan jalur yang low-impedance/ hambatan yang rendah terhadap permukaan bumi untuk gelombang listrik besar akibat ganguan dan transient voltage dari circuit switching dan electrostatic discharge . Sistem pengetanahan yang efektif akan meminimalkan efek tersebut.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Sistem pengetanahan dapat dibagi dua :


1. Pengetanahan Netral sistem Tenaga ( Grounding System )
Adalah Pengetanahan dari suatu Instalasi tenaga listrik melalui titik Netral nya.

2. Pengetanahan peralatan (Grounding Equipment )


Adalah pengetanahan dari bagian (body) peralatan yang pada kerja normal tidak bertegangan atau dilalui arus

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

TUJUAN UMUM DARI SISTIM PENGETANAHAN

Secara umum tujuan dari sistem pengetanahan adalah sebagai berikut :


1. Mencegah

terjadinya perbedaan potensial antara bagian tertentu dari instalasi sehingga menjadi aman.

2. Memberikan jalan bagi arus gangguan secara langsung ke tanah sehingga aman bagi manusia dan peralatan.
3. Mencegah timbul bahaya sentuh tidak langsung yang menyebabkan tegangan kejut.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

WHY DO WE GROUND?
Protect

SAFETY

People

Protect

Equipment from Fault Currents

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

The Main Reason for Grounding


The main reason for doing earthing in electrical network is for the safety. When all metallic parts in electrical equipments are grounded then if the insulation inside the equipments fails there are no dangerous voltages present in the equipment case. If the live wire touches the grounded case then the circuit is effectively shorted and fuse will immediately blow. When the fuse is blown then the dangerous voltages are away.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Menurut IEEE Std 142-2007, tujuan system pentanahan adalah: a) Membatasi besarnya tegangan terhadap bumi agar berada dalam batasan yang diperbolehkan b) Menyediakan jalur bagi aliran arus yang dapat memberikan deteksi terjadinya hubungan yang tidak dikehendaki antara konduktor system dan bumi. Deteksi ini akan mengakibatkan beroperasinya peralatan otomatis yang memutuskan suplai tegangan dari konduktor tersebut

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Sistem Tenaga Listrik


Beban

Sistem Pembangkitan

Sistim Penyaluran Tenaga listrik

Jaringan transmissi /SUTT 150 kV INDUSTRI

BISNIS TRAFO GI 20/150 kV TRAFO GI 150/20 kV SUTM 20 kV

PLTA PLTD PLTP PLTGU PLTN

PUBLIK JTR 220 V


TRAFO DISTR. 20 KV/220 V

RUMAH

SOSIAL

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

11

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Perbedaan Pentanahan Sistim dan Pentanahan Peralatan

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Pentanahan pada Gardu Distribusi. Ada tiga titik yang harus ditanahkan pada Gardu Distribusi; 1. Pentanahan Netral sisi Sekunder. 2. Pentanahan body (badan) Trafo. 3. Pentanahan Arrester.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Pentanahan Netral Sistem Tenaga pada Titik netral Trafo atau generator

Trafo

Trafo

Trafo

Generator

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

1. Pengetanahan Netral Sistem Tenaga berfungsi : a. Melindungi peralatan / saluran dari bahaya kerusakan yang diakibatkan oleh adanya ganguan fasa ke tanah b. Melindungi peralatan / saluran dari bahaya kerusakan isolasi yang diakibatkan oleh tegangan lebih c. Untuk keperluan proteksi jaringan d. Melindungi makhluk hidup terhadap tegangan langkah (step voltage)
2. Pengetanahan peralatan Berfungsi

a. Melindungi manusia dari tegangan sentuh b. Melindungi peralatan dari tegangan lebih (akibat internal fault atau dari sambaran petir)
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

TUJUAN PENTANAHAN TITIK NETRAL SISTEM Menghilangkan gejala-gejala busur api pada suatu sistem. Membatasi tegangan pada fasa yang tidak terganggu (pada fasa yang sehat). Meningkatkan keandalan (realibility) pelayanan dalam penyaluran tenaga listrik. Mengurangi/membatasi tegangan lebih transient yang disebabkan oleh penyalaan bunga api yang berulang-ulang (restrike ground fault). Memudahkan dalam menentukan sistem proteksi serta memudahkan dalam menentukan lokasi gangguan.
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Dua macam Sistem Pengetanahan netral sistem tenaga atau grounding sistem yang dikenal yaitu : 1. Safety Grounding atau grounding yang digunakan untuk keamanan atau keselamatan perangkat maupun manusia. Sistem grounding ini diaplikasikan seperti uraian di atas, yaitu pada jalur kelistrikan dan juga pada perangkat penangkal petir. Pemasangan sistem grounding ini bertujuan untuk meminimalisir dampak arus ganguan Surja Petir ataupun oleh naik turunnya tegangan dan arus dari listrik Intenal Sistim maupun arus jahat akibat gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh petir. Dengan pemasangan grounding seperti ini, diharapkan kerusakan pada alat dapat diminimalisir, meskipun tidak seorangpun bisa mencegah terjadinya kerusakan yang disebabkan oleh sambaran petir. 2. RF Grounding. Sistem grounding ini khusus diaplikasikan pada instalasi perangkat radio komunikasi. Tujuan utamanya instalasi grounding, yaitu untuk mengurangi atau meminimalisir dampak pancaran radiasi gelombang dari radio komunikasi. Sistem grounding seperti ini utamanya diterapkan pada perangkat-perangkat High Frekuensi (HF) dan perangkat dengan wattage atau power besar (sampai dengan kW). Dengan menerapkan sistem grounding RF yang bagus, maka diharapkan kerugian yang ditimbulkan akibat pancaran radiasi gelombang radio dapat berkurang.
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

WHY SHOULD WE GROUND?

Electricity will always follow the path of least resistance to ground.


Proper circuit grounding will keep electricity from using your body to get to ground

Grounded Circuit Requirements: Path is continuous and permanent Ample capacity Low Resistance
Circuit parts are bonded together

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

WHAT DO WE GAIN?
Provides personnel safety - #1 priority
Provides a stable signal reference for instrument

accuracy Controls Radio Frequency emissions & Electromagnetic Interferences (EMIs) Provides a discharge path for short circuits and lightning strikes

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

LIGHTNING PROTECTION
PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

LIGHTNING FACTS
Packs between 35,000 and 40,000 amperes Generates temperatures as high as 50,000 C Travels as far as 40 miles Strikes somewhere on the earth every second

Kills 100 people each year in the U.S.A.


Destroys millions of dollars in property and equipment

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Empat bagian Instalasi Listrik yang harus ditanahkan atau sering juga disebut dibumikan. Yaitu : a. Semua bagian instalasi yang terbuat dari logam (menghantar listrik) dan dengan mudah bisa disentuh manusia. Hal ini diperlukan agar potensial dari logam yang mudah disentuh manusia selalu sama dengan potensial tanah (bumi) tempat manusia berpijak sehingga tidak berbahaya bagi manusia yang menyentuhnya. b. Bagian pembuangan muatan listrik (bagian bawah) dari lightning arrester. Hal ini diperlukan agar lightning arrester dapat berfungsi dengan baik, c. Kawat Tanah pada bagian atas saluran transmisi. Kawat ini sesungguh juga berfungsi sebagai lightning arrester. Karena letaknya yang ada di sepanjang saluran SUTT/SUTET maka semua kaki tiang transmisi harus ditanahkan agar arus gangguan surja petir yang menyambar kawat tanah dapat disalurkan ke tanah dengan lancar melalui kaki tiang saluran transmisi. d. Titik netral dari transformator atau titik netral dari generator. Hal ini diperlukan dalam kaitan dengan keperluan proteksi khususnya yang menyangkut gangguan hubung singkat ketanah.
Dalam praktik, diinginkan agar tahanan pentanahan dari titik-titik pentanahan tidak melebihi 4 Ohm. Secara teoretis, tahanan dari tanah atau bumi adalah nol karena luas penampang bumi yang tak terhingga. Tetapi kenyataannya tidak demikian, artinya tahanan pentanahan nilainya tidak nol. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya tahanan kontak antara alat pentanahan dengan tanah di mana alat tersebut dipasang (dalam tanah).
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Tegangan yang Menimbulkan Arus Listrik pada tubuh Manusia


MACAM-MACAM TEGANGAN YANG TIMBUL Sulit untuk menentukan secara tepat mengenai perhitungan tegangan yang mungkin timbul akibat ganguan ke tanah, terhadap manusia yang berada didalam atau disekitar instalasi tenaga listrik, karena banyaknya faktor yang mempengaruhi dan tidak diketahui. Untuk menganalisa keadaan ini maka diambil beberapa pendekatan sesuai dengan kondisi manusia yang sedang berada di dalam atau di sekitar instalasi tenaga listrik tersebut pada waktu terjadi ganguan hubung singkat ke tanah. Pendekatan yang diambil berdasarkan pada kemungkinan timbulnya tegangan yaitu sebagai berikut : i. Timbulnya tegangan sentuh. ii. Timbulnya tegangan langkah. iii. Timbulnya tegangan pindah
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Tegangan sentuh adalah tegangan yang terdapat diantara peralatan yang tersentuh dengan elektrode pentanahan yang ditanam di bawah telapak kaki orang yang sedang berdiri. Arus kesalahan tersebut dibatasi oleh tahanan orang dan tahanan kontak ke tanah dari kaki orang tersebut. Tabel dibawah ini menunjukkan Besar dan Lama Tegangan Sentuh maksimum.

Aturan Umum (Safety)Seseorang Tidak Boleh Menyentuh Walau Sekejappun Peralatan Dengan Tegangan Di Atas 100 Volt
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Tegangan Langkah Tegangan langkah adalah tegangan yang timbul diantara dua kaki orang yang sedang berdiri di atas tanah ,yang sedang dialiri oleh arus baik karena diakibatkan Arus gangguan ke tanah ataupun karena arus jalan balik tanah (misalnya pada Transmisi daya Arus searah) Tegangan Pindah Tegangan pindah adalah hal khusus dari tegangan sentuh, dimana tegangan ini terjadi pada saat terjadi kesalahan orang berdiri di dalam instalasi tenaga listrik, dan memegang suatu peralatan yang ditanahkan pada titik yang jauh sedangkan alat tersebut dialiri arus kesalahan ke tanah.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

TRANSMISI DAYA ARUS SEARAH SATU KAWAT DENGAN JALAN BALIK TANAH
PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

id
Converter

+
id
Konfigurasi Mono polar/ satu kutub dengan jalan balik melalui tanah (kutub +)
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

ARUS MELALUI TUBUH MANUSIA Kemampuan tubuh manusia terbatas terhadap besarnya arus yang mengalir didalamnya. Tetapi ketentuan yang pasti mengenai berapa besar dan lamanya arus yang masih dapat ditahan oleh tubuh manusia sampai batas yang belum membahayakan sukar untuk ditetapkan. Dalam hal ini telah banyak diselidiki oleh para ahli dengan berbagai macam percobaan baik dengan tubuh manusia sendiri maupun dengan menggunakan binatang tertentu. Dalam batas-batas tertentu dimana besarnya arus belum berbahaya terhadap organ tubuh manusia telah diadakan berbagai percobaan terhadap orang sukarelawan yang menghasilkan batas-batas besarnya arus dan pengaruhnya terhadap manusia yang berbadan sehat. Yaitu sebagai berikut : Arus mulai terasa (Perception current). Arus mempengaruhi otot (Let go current). Arus mengakibatkan pingsan atau mati (Fibrillating current). Arus reaksi (Reaction current

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Arus Persepsi (Perception Current) Bila orang memegang penghantar yang diberi tegangan yang mempunyai harga dari nol dinaikkan sedikit demi sedikit, arus listrik yang melalui tubuh orang tersebut akan memberi pengaruh, mula-mula akan merangsang syaraf sehingga akan merasakan kesemutan/getaran yang tidak berbahaya, bila dengan arus bolak-balik. Tetapi bila dengan arus searah akan terasa sedikit panas pada telapak tangan. Pada Electrical Testing Laboratory New York tahun 1933 telah dilakukan pengetesan terhadap 40 orang baik laki-laki maupun perempuan didapat arus rata-rata yang disebut threshold of perception current sebagai berikut : Untuk laki-laki : 1,1 mA. Untuk perempuan : 0,7 mA.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Arus Mempengaruhi Otot (Let Go Current) Bila tegangan yang menyebabkan terjadinya level arus perception dinaikkan lagi maka orang akan merasakan sakit dan kalau terus dinaikkan lagi maka otot-otot akan kaku sehingga orang tersebut tidak akan berdaya lagi untuk melepaskan konduktor yang dipegangnya itu. Di University of California Medical School telah dilakukan penyelidikan terhadap 134 orang laki-laki dan 28 orang perempuan diperoleh angka ratarata untuk let go current sebagai berikut : - Untuk laki-laki : 9 mA - Untuk perempuan : 6 mA
Arus Fibrilasi (Fibrillating Current) Apabila arus yang melewati tubuh manusia lebih besar dari let go current dapat mengakibatkan orang menjadi pingsan bahkan sampai mati. Hal ini disebabkan arus listrik tersebut mempengaruhi jantung yang disebut Ventricular Fibrillation yang menyebabkan jantung berhenti bekerja dan peredaran darah tidak jalan dan orang segera akan mati. Untuk menyelidiki keadaan ini tidak mungkin dilakukan terhadap manusia. Untuk mendapatkan nilai pendekatan salah satu percobaan telah dilakukan pada University of California oleh Dalzile pada tahun 1986 dengan menggunakan binatang yang mempunyai berat badan dan jantung yang kira-kira sama dengan Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan manusia. Manusia.

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Rumus Besarnya Arus Persepsi


Dari percobaan tersebut Dalzile menarik kesimpulan bahwa 99% dari semua orang masih dapat bertahan terhadap besar arus dan waktu yang ditentukan oleh persamaan sebagai berikut :

Ik2. t = 0,027 0,165 ----------------t

Ik =

Dimana : Ik = besarnya arus lewat tubuh manusia (dalam Ampere) t = waktu arus lewat tubuh manusia (dalam detik)

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Arus Reaksi (Reaction Current) Reaction current adalah arus yang terkecil yang dapat mengakibatkan orang menjadi terkejut, hal ini cukup berbahaya karena dapat mengakibatkan kecelakaan sampingan. Karena terkejut orang dapat jatuh dari tangga, melemparkan peralatan yang sedang dipegang yang dapat mengenai bagianbagian instalasi bertegangan tinggi sehingga terjadi kecelakaan yang lebih fatal. Penyelidikan terperinci telah dikemukakan oleh DR. Hans Frinz dimana batasan-batasan arus tersebut disusun menurut tabel di bawah ini : Tabel 15,dibawah ini menunjukkan besarnya Arus dan Pengaruhnya pada tubuh manusia.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Three primary factors affect the severity of the shock a person receives when he or she is a part of an electrical circuit: Amount of current flowing through the body (measured in amperes). Path of the current through the body. Length of time the body is in the circuit.

Other factors that may affect the severity of the shock are:
The voltage of the current. The presence of moisture in the environment. The phase of the heart cycle when the shock occurs. The general health of the person prior to the shock.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Gambar 1. grafik bahaya arus listrik Jantung sebagai organ tubuh yang paling rentan terhadap pengaruh aliran arus listrik dan ada empat batasan jika kita tersengat aliran listrik(lihat gambar 1). Daerah 1 (0,1 sd 0,5mA) jantung tidak terpengaruh sama sekali bahkan dalam jangka waktu lama. Daerah 2 (0,5 sd 10 mA) jantung bereaksi dan rasa kesemutan muncul dipermukaan kulit. Diatas 10mA sampai 200mA jantung tahan sampai jangka waktu maksimal 2 detik saja. Daerah 3 (200 sd 500mA) Jantung merasakan sengatan kuat dan terasa sakit, jika melewati 0,5 detik masuk daerah bahaya. Daerah 4 (diatas 500mA) jantung akan rusak dan secara permanen dapat merusak sistem peredaran darah bahkan berakibat kematian

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Berdasarkan hasil penyelidikan di atas sebagai pendekatan diambil harga tahanan tubuh manusia sebesar 1000 Ohm
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Current level (Milliamperes)

Probable Effect on Human Body

1 mA

Perception level. Slight tingling sensation. Still dangerous under certain conditions.
Slight shock felt; not painful but disturbing. Average individual can let go. However, strong involuntary reactions to shocks in this range may lead to injuries.

5mA

6mA - 16mA

Painful shock, begin to lose muscular control. Commonly referred to as the freezing current or "let-go" range. Extreme pain, respiratory arrest, severe muscular contractions. Individual cannot let go. Death is possible.

17mA - 99mA

100mA - 2000mA

Ventricular fibrillation (uneven, uncoordinated pumping of the heart.) Muscular contraction and nerve damage begins to occur. Death is likely.

> 2,000mA

Cardiac arrest, internal organ damage, and severe burns. Death is probable.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

CURRENT IMPACT
MA 1 8 15 20 50 100 Physiology sensation painful shock cant let go possible damage ventricular fibrillation probable death

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Metoda Metoda Pengetanahan Netral Sistem Tenaga


a. Tanpa Pengetanahan (Ungrounding/Sistim Delta) b. Pengetanahan Melalui tahanan (Resistance Grounding) c. Pengetanahan melalui Reaktor (Reactor Grounding) d. Pengetanahan Langsung (Solid Grounding) e. Pengetanahan Efektif ( Effective Grounding) f. Pengetanahan dengan Kumparan Petersen (Petersen Grounding)

Pada sistim dibawah 115 KV banyak dipakai pengetanahan melalui kumparan Petersen (pada PLN sistem 70 kV)
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

IB

IC

Arus gangguan tergantung impedansi kapasitif Za,Zb dan Zc

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Tergantung juga dengan Impedansi alatPerusahaan pengetanahan

dan trafo/generator

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Jenis gangguan pada sistim Transmissi dan faktor penyebabnya


70% -80% dari Ganguan pada Sistim Tenaga listrik berasal dari sistim Transmissi Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan pada sistim Transmissi antara lain adalah : a. Surja Petir /Surja hubung. b. Binatang atau Tanaman c. Polusi (debu) d. Pohon-pohon yang dekat Transmisi e. Retak-retak Pada isolator. Klasifikasi ganguan dapat dibedakan menjadi dua yaitu menurut : 1. Macamnya. 1. Ganguan dua Fasa atau tiga Fasa melalui tahapan ketanah. 2. Gangguan Fasa ke Fasa. 3. Ganguan 2 fasa ke tanah. 4. Ganguan 1 fasa ketanah. 2. Dari lamanya ganguan 1. Ganguan Temporer. 2. Gangguan Permanen
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

Akibat Gangguan Pada Sistim Tenaga listrik


PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

Sistim Ungrounding (tidak diketanahkan) Atau Sistim Delta


PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

A B C

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

SISTEM YANG TIDAK DITANAHKAN (FLOATING GROUNDING) Suatu sistem dikatakan tidak diketanahkan (floating grounding) atau sistem delta. Jika tidak ada hubungan galvanis antara sistem itu dengan tanah.
Sistem tegangan primer Trafo Sistem tegangan sekunder Trafo

Tidak ada hubungan galvanis

TRAFO TENAGA

Tidak ada hubungan galvanis

Tanah

Tanah

Contoh Sistem yang Tidak ditanahkan


Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Figure 2.1 (a) - Ungrounded system - Normal condition


Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Bilangan Kompleks

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Operasional Bilangan Kompleks

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Ztot

tot

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

I2

I1

I3

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Reaktansi Kapasitip

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Reaktansi Induktif

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Besarnya Arus gangguan Ketanah Pada Sistim Ungrounding IFG = Arus Gangguan Tanah (Ampere)
EPH = Tegangan Phasa Sistim ( Volt /kV)

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

RUMUS EMPIRIS MENGHITUNG ARUS GANGUAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Pentanahan Titik Netral Melalui Kumparan Petersen


Sistem pentanahan dengan kumparan Petersen adalah

dimana titik netral dihubungkan ke tanah melalui kumparan Petersen (Petersen Coil). Kumparan Petersen ini mempunyai harga reaktansi (XL) yang dapat diatur dengan menggunakan Tap.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan Meningkatkan kompetensi menawarkan solusi

Anton Suranto

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Metoda Pentanahan Titik Netral

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Pentanahan Titik Netral Melalui Kumparan Petersen


Sistem tegangan 70 kV Lamajan Sistem tegangan 30 kV Plengan-Lamajan

TRAFO TENAGA
RESISTOR

Kumparan Petersen

Contoh Pemasangan Pentanahan Titik Netral dengan Kumparan Petersen.


Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Pentanahan Titik Netral Melalui Kumparan Petersen


R S

T Kumparan Petersen

Rangkaian Pengganti Pentanahan Titik Netral dengan Kumparan Petersen


Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Keuntungan & Kerugian Pentanahan Titik Netral Melalui Kumparan Petersen


- Keuntungan :
Arus gangguan dapat dibuat kecil sehingga tidak berbahaya bagi mahluk

hidup. Kerusakan peralatan sistem dimana arus gangguan mengalir dapat dihindari. Sistem dapat terus beroperasi meskipun terjadi gangguan fasa ke tanah. Gejala busur api dapat dihilangkan.

- Kerugian :

Rele gangguan tanah (ground

arus gangguan tanah relatif kecil. Tidak dapat menghilangkan gangguan fasa ke tanah yang menetap (permanen) pada sistem. Operasi kumparan Petersen harus selalu diawasi karena bila ada perubahan pada sistem, kumparan Petersen harus disetel (tuning) kembali.

fault relay) sukar dilaksanakan karena

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

Grounding System
PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Dalam kondisi normal, ini kapasitansi didistribusikan tidak menyebabkan masalah. Bahkan, itu bermanfaat karena menetapkan, pada dasarnya, titik netral untuk sistem; Akibatnya, konduktor fase menekankan hanya pada tegangan line-to-netral di atas tanah. Namun masalah dapat meningkat dalam kondisi kesalahan tanah. Sebuah tanah kesalahan pada satu line hasil penuh tegangan line-to-line muncul di seluruh sistem. Dengan demikian, tegangan 1,73 kali tegangan normal hadir pada semua isolasi dalam sistem. Situasi ini sering dapat menyebabkan kegagalan dalam motor tua dan transformer, karena kerusakan isolasi.

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Sistem Hubungan Netral TR


Kode huruf Internasional Sistem pembumian terdiri atas hubungan ke bumi dari titik netral dari Trafo dan Generator dan Body peralatan Beberapa sistem dari hubungan ke bumi didefinisikan dengan dua atau tiga huruf Huruf pertama : netral (N) dari transformer I : terisolir dari bumi T : dihubungkan ke bumi Huruf kedua : Bagian Konduktif Terbuka (BKT) dari beban T : dihubungkan ke bumi N : dihubungkan ke penghantar netral
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Kode huruf Internasional Beberapa sistem dari hubungan ke bumi didefinisikan dengan dua atau tiga huruf Huruf pertama : netral (N) dari transformer I : terisolir dari bumi T : dihubungkan ke bumi Huruf kedua : Bagian Konduktif Terbuka (BKT) dari beban T : dihubungkan ke bumi N : dihubungkan ke penghantar netral

IT system TT system

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Huruf ketiga (tambahan)

Kode huruf Internasional

S : penghantar netral (N) dan penghantar pengaman (PE) terpisah C : penghantar netral (N) dan penghantar pengaman (PE) adalah sama

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Sistem Pembumian TT
R

T N

Zekring

Dalam PUIL disebut pentanahan pengaman (PP)

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Sistem Pembumian TN
R

T N Pen
Zekring

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

1. Kawat netral digunakan sebagai pengaman dan sebagai nol, jadi bekerjanya merangkap.

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Sistem Pembumian TN
R

T N PE
Zekring

2. Kawat netral dan kawat tanah di pasang sendiri-sendiri dan dihubungkan ke masingmasing komponennya (N dan PE)..
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Sistem Pembumian TN
R

T
N Zekring PE

3. Sebagian Pen mempunyai N dan PE. PE : Penghantar pengaman. PEN adalah berfungsi dobel sebagai netral dan sebagai pengaman.
Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

TN System (PUIL : PNP)


R

N PE
Zekring

Konsumen 1

Konsumen 2

Harus ada elektrodenya pentanahan

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan

PT PLN (Persero) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Keuntungan sistem TN sistem (PNP) : Tegangan sentuh rendah . Arus gangguan besar (Zekring putus dengan cepat). Ekonomis. persyaratan pentanahan bagi konsumen ringan.
R

Belajar & Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai Nilai Perusahaan