Perencanaan Tata Ruang: Sebuah Pengantar

MATERI KULIAH Manajemen Tata Ruang Perkotaan

Oleh: Oswar Mungkasa

Universitas Negeri Jakarta 2014

1

Pentingnya Penataan Ruang
 Ruang terbatas – kebutuhan banyak  Optimalisasi pemanfaatan ruang  Mencegah pemanfaatan berlebihan  Keterlibatan masyarakat  dukungan

Perlunya Penataan Ruang
 Menyiapkan visi dan misi yang

berkesinambungan
 Melindungi hak rakyat  Melindungi lingkungan alami  Memanfaatkan sumber daya secara

perkembangan demokrasi
 Terpenuhinya hak konstitusional

efisien
 Mencapai kualitas layanan dasar yang

penduduk
 Mendukung keberadaan NKRI

lebih baik
 Mengoordinasikan kegiatan dan

investasi dalam ruang
 Menetapkan prioritas  Menghindari duplikasi
Sumber: South African National Development and Planning Commission, 1999

2

Manfaat Perencanaan Ruang
Ekonomi
 Memberikan tingkat

Sosial
 Mempertimbangkan

Lingkungan
 Meningkatkan pemanfaatan

 

kepercayaan dan stabilitas yang lebih baik bagi investasi Mengidentifikasi lahan pada lokasi yang berkesesuaian Memastikan lahan bagi pembangunan pada lokasi yang tepat Meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih baik bagi investasi dan pembangunan Mengidentifikasi pembangunan yang memenuhi kebutuhan masyarakat setempat Membuat keputusan yang lebih efisien dan secara konsisten.

  

kebutuhan masyarakat setempat dalam pengembangan kebijakan Memperbaiki aksesibilitas lokasi pembangunan baru Mendukung penyediaan fasilitas local Meningkatkan pemanfaatan kembali lahan kosong Membantu penciptaan dan pemeliharaan lingkungan yang aman, sehat dan nyaman

 

lahan, bangunan dan infrastruktur yang berkesesuaian Menjaga aset budaya, sejarah dan lingkungan Memperingatkan potensi resiko lingkungan (polusi, banjir) Menjaga dan memperkuat kawasan rekreasi dan warisan budaya Meningkatkan akses bukan kendaraan bermotor Mendorong efisiensi energi

Sumber: Economic Commission for Europe Spatial Planning, 2008 3

Definisi Perencanaan Ruang
Definisi
 Ruang  wadah yang

meliputi ruang darat, ruang laut dan ruang udara termasuk ruang dalam bumi seabagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan mahluk lain, melakukan kegiatan dan memelihara kelangsungan hidupnya  Perencanaan  suatu proses menetapkan suatu tujuan dan memilih langkah untuk mencapainya  Tata Ruang  wujud dari struktur ruang dan pola ruang
Sumber UU No. 26 Tahun 2007

Rangkuman Definisi Berbagai Sumber

Perencanaan ruang terkait (i) upaya mengalokasikan beragam kegiatan dalam ruang, (ii) upaya kompromi terhadap berbagai sudut padang pemanfaatan ruang atau ‘mekanisme mediasi ruang’, (iii) alokasi ruang dipengaruhi oleh berbagai aspek yaitu fisik, lingkungan, politik, sosial dan ekonomi, (iv) melibatkan masyarakat dalam prosesnya, (v) dilaksanakan pada berbagai tingkatan pemerintahan.
4

Tujuan Penataan Ruang
 Menggapai misi masa depan dari

Sasaran Penataan Ruang
 Terkendalinya pembangunan baik yang

sebuah wilayah berdasar kondisi saat ini, kearifan lokal, dan keinginan masyarakat
 Menerjemahkan visi menjadi

dilakukan oleh pemerintah maupun swasta
 Terciptanya keserasian antara kawasan

lindung dan budidaya
 Tersusunnya arahan pengembangan

seperangkat kebijakan, prioritas, program dan alokasi lahan dengan memanfaatkan sumberdaya sektor publik
 Menciptakan kerangka kerja investasi

sistem pusat permukiman perkotaan dan perdesaan
 Tersusunnya arahan pengembangan

sistem prasarana wilayah
 Terkoordinasinya pembangunan

swasta yang meningkatkan perekonomian, lingkungan dan kesejahteraan sosial

antarwilayah dan antarsektor
Sumber: PP No. 26 Tahun 2008

5

Tantangan Penataan Ruang
 Globalisasi  sistem demokrasi dan sistem ekonomi; liberalisasi perdagangan dan

aliran modal internasional; pertumbuhan jumlah dan pengaruh perusahaan transnasional; percepatan penemuan teknologi
 Pembangunan berkelanjutan  konsumsi energi; penerapan prinsip ramah

lingkungan; keterlibatan msyarakat
 Terbentuknya masyarakat ekonomi  misal Masayarakat ekonomi ASEAN 2015 

peta proporsi tenaga kerja; aksesibilitas; perkembangan kota besar dan metropolitan
 Pertumbuhan penduduk  kebutuhan layanan dasar; urbanisasi; berkembangnya

pinggiran kota; kemacetan, banjir dll
 Mitigasi bencana  Perubahan iklim  peningkatan permukaan laut

6

Asas Penataan Ruang
 Keterpaduan  integrasi berbagai  Kebersamaan dan kemitraan 

kepentingan
 Keserasian, Keselarasan,

melibatkan seluruh pemangku kepentingan
 Perlindungan kepentingan umum 

keseimbangan  struktur ruang – pola ruang, manusia – lingkungan, perdesaan – perkotaan.
 Keberlanjutan  kelestarian dan

mengutamakan kepentingan masyarakat
 Kepastian hukum dan keadilan  Akuntabilitas  dapat

kelangsungan daya dukung/tampung lingkungan
 Keberdayagunaan dan

dipertanggungjawabkan
 Konsistensi  Pemerataan  Desentralisasi
Sumber: UU No. 26 Tahun 2007 dan UU No. 27 Tahun 2007

keberhasilgunaan  optimalisasi
 Keterbukaan  akses informasi seluas-

luasnya
7

Prinsip Utama Penataan Ruang
o Prinsip Demokratis  proses demokratis o Prinsip Subsidiaritas  proses digerakkan oleh

kebutuhan lokal – keputusan diambil pada tingkatan lebih tinggi
o Prinsip Partisipasi  transparan, mudah di akses,  Prinsip Keterpaduan  antarsektor; antardaerah;  Prinsip Proporsional  keseimbangan komitmen dan

fleksibilitas kebijakan Prinsip Pencegahan  ketika kondisi masih belum pasti maka perlu kehati-hatian

Sumber: UNECE

8