1

ANTIBIOTIK TOPIKAL
Pendahuluan

 AB topikal banyak digunakan sebagai
pengobatan acne vulgaris yg ringan – berat atau
sebagai terapi tambahan selain tx oral.
 Pemberian AB topikal pd bbrp penyakit seperti
impetigo dpt menghindari penggunaan AB oral.
 Infeksi yang luas pemakaian AB topikal tdk
mencukupi, hrs disertai AB sistemik


2
3
Erythromycin
 Golongan Makrolid
 Mek. Kerja  menghambat sintesis protein dgn
jalan berikatan dgn ribosom bakteri 50s &
menghambat translokasi molekul tRNA

4
 Sifat  bakteriostatik / bakterisid
 Efektif utk Coccus gram (+) str.Pyogenes, str.pneumonia
Bacilli gram (-)  Cl. Perfringens, C.diphteriae
 Biasa digunakan pd pengobatan acne
 Mempunyai aktivitas anti-inflamasi
 Solution 1,5%-2%, gel, pledgets dan ointment
 Juga tersedia dalam kombinasi dengan benzoil peroksida


5
Clindamycin
 Derivat dari lincomycin
 Mekanisme kerja ~ erythromycin
 Utk topikal digunakan 1% gel, solution,
lotion & sabun untuk pengobatan acne
 Tersedia jg kombinasi dgn benzoyl peroxide

6
Metronidazol
 Tersedia dlm bentuk 0,75% gel, cream atau
lotion. 1% gel atau cream utk tx topikal
Rocasea
 Dosis rendah digunakan 2x sehari & dosis
tinggi 1x sehari

7
Asam Azelaic
 Asam azelaic adalah asam dikarboksilat ditemukan dalam
makanan ( sereal gandum dan produk hewan )
 Mekanisme kerja dianggap normalisasi proses keratinisasi (
penurunan ketebalan stratum korneum , penurunan jumlah
dan ukuran butiran keratohyaline , dan penurunan jumlah
filaggrin )
 Asam azelaic digunakan terutama dalam pengobatan
acne vulgaris jerawat dan rosacea , meskipun ada beberapa
pendukung untuk digunakan dalam pengobatan
hiperpigmentasi ( seperti melasma yang pada awalnya
dikembangkan ) . Namun, Food and Drug Administration
AS belum menyetujui untuk indikasi ini .
 Asam azelaic tersedia dalam gel 15 % atau 20 % krim.

8
Sulfonamide (silver
sulfadiazine & mafenide
asetat)


 Digunakan sbg tx acne, rocasea & luka bakar
 Mekanisme kerja terapi topikal belum dapat
dijelaskan smpi saat ini

9
 Ag-Sulfadiazin
 menghambat pertmbhn bakteri & jamur.
 Drug of choice  mencegah infeksi luka bakar
 Tersedia dlm bentuk krem ( 10mg/g) diberikan 2x
sehari

10
 Silver sulfadiazine  scr perlahan
mengeluarkan silver. Efeknya bekerja pd
dinding & membran sel bakteri

 Sulfacetamide  tersedia dlm 10%
lotion, kombinasi dgn 5% sulfur dlm
gel, cream, suspensi, pembersih &
masker

11
 Rx Alergi
 Gambaran hipersensitivitas pada kulit & mukosa
bervariasi  morbiliform, skarlatiniform,
urtikariform, erisipeloid, pemfigoid, purpura,
ptekiae, eritema nodosum, eritema multiformis tipe
Steven Johnson, eritroderma, & fotosensitivitas.
12
Mupirocin
 Derivat Pseudomonas fluorescens
 Efektif utk bakteri gram (+), khususnya
stafilokokus & streptokokus
 Mek kerja : menghambat enzim Isoleusil t-
RNA sintetase pd kuman
13
 Bersifat bakterisidal dlm bentuk salep 2% dgn
vehikulum polietilen glikol
 Mupirocin ointment 2% digunakan 3x/hr &
diindikasikan utk tx Impetigo lokal.
 Tx topikal diindikasikan utk berbagai infeksi kulit yg
disebabkan S. aureus & S. pyogenes
14
Bacitracin
 Efektif utk tx infeksi bakteri superfisialis,
seperti : impetigo, furunkel & pioderma
 Sering dikombinasikan dgn Polymyxin B &
Neomycin dlm bentuk ointment.
 Digunakan bbrp kali sehari utk tx infeksi
sekunder dermatitis eczematous.
15
Polymyxin B
 Efektif melawan kuman gram (-), termasuk:
P.aeruginosa, enterobacter & E. Coli

 tersedia dlm bentuk ointment (5000-10000 unit/g)
dlm kombinasi dgn bacitracin & neomycin, 1-3x/hr

16
Topical Aminoglicoside
(neomycin & gentamicin)
 Tx topikal untuk infeksi diakibatkan Basil gram
(-)

 Neomycin sulfate sering digunakan sebagai
profilaksis infeksi krn abrasi, luka, luka bakar
superfisialis.

17
Nitrofurazone
 Derivat dari Nitrofuran
 Tx luka bakar
 Mekanisme kerja berpengaruh pd proses hambatan
enzim bakteri & degradasi glukosa & piruvat.
 Tersedia dlm 0,2% cream, solution
18
Gramicidin
 Antibiotik topikal yang berasal dari B. brevis .
 Antibiotik gramicidin dibatasi untuk bakteri
Gram - positif .

19
Clioquinol
 Clioquinol ( juga dikenal sebagai
iodochlorhydroxyquin ) adalah sebagai
antibakteri spektrum luas / antijamur topikal
yang saat ini diindikasikan untuk pengobatan
kelainan kulit inflamasi dan tinea pedis dan telah
digunakan untuk infeksi bakteri minor .
 Kelemahan dari clioquinol : perubahan warna
pada pakaian, kulit, rambut dan kuku dan
berpotensi untuk menyebabkan iritasi .
 Clioquinol dapat mengganggu fungsi tiroid jika
digunakan secara ekstensif .

20
21




THANK YOU