dr.

Pelangi Windarini


A. IDENTITAS PASIEN
Nama : AL
Umur : 2,5 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Kristen Protestan
Berat badan : 12 kg
Alamat : Jl. Madiosantoso Gg. Dame
No. 130B Medan
Tanggal : 3 Oktober 2013


Keluhan Utama : Keluar cairan dari telinga
kanan
 Telaah :
Hal ini dialami pasien sejak tadi pagi
pukul 04.00 WIB. Cairan berwarna putih
kekuningan, kental, berbau amis.
Nyeri telinga tidak dijumpai. Riwayat
nyeri telinga kanan dijumpai 3 hari yang
lalu. Telinga berdengung tidak dijumpai.
Nyeri saat mengunyah tidak dijumpai

Pasien tidak sedang demam. Riwayat
demam dijumpai 5 hari yang lalu. Demam
bersifat terus menerus, turun dengan obat
penurun panas. Demam turun setelah
cairan telinga keluar.
Riwayat batuk pilek dijumpai 1 minggu
yang lalu. Pasien berobat ke bidan dan
diberi obat, namun nenek pasien tidak
membawa obat tersebut. Pasien sudah
tidak mengeluhkan batuk pilek.
Pasien tidak pernah mengeluhkan hal ini
sebelumnya.

 Pemeriksaan Fisik
 Status Presens
 Sensorium : compus mentis
 Tekanan darah : tdp
 Denyut jantung : : 80 x/menit
 Laju nafas : 16 x/menit
 Suhu aksila : 37,1°C

 Status Generalisata
 Kepala : mata/hidung/mulut: dbn
 Leher : pembesaran kelenjar (-)
 Thorax : dbn
 Abdomen : dbn
 Ekstremitas : dbn



Status lokalisata
Telinga kanan: Bentuk telinga luar dbn,
tampak cairan memenuhi liang telinga
kanan. Cairan berwarna putih
kekuningan, kental, berbau amis. Nyeri
tekan tragus (-). Membran timpani tidak
terlihat.
Telinga kiri : dalam batas normal.
 Diagnosis Sementara
Otitis Media Akut Fase Perforasi

 Penatalaksanaan
 Amoksisilin DS 3 x cth I
 Paracetamol syr 3 x cth I
 Larutan H2O2 3%
 Betafort 1 x cth I

 Anjuran
Jangan mengorek telinga.
Jangan biarkan telinga kemasukan air.
Jaga kebersihan telinga.