You are on page 1of 21

PSD III TEKNIK ELEKTRO

UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
Pengertian sensor
Jenis sensor
Sensor kecepatan
Aplikasi sensor
kecepatan
Sensor
 Sensor adalah sesuatu yang digunakan
untuk mendeteksi adanya perubahan
lingkungan fisik atau kimia. Variabel
keluaran dari sensor yang diubah menjadi
besaran listrik disebut Transduser.
Jenis sensor
 Sensor fisika
Sensor fisika mendeteksi besaran suatu besaran
berdasarkan hukum-hukum fisika. Contoh sensos fisika
adalah sensor cahaya, sensor suara, sensor
gaya,sensor tekanan, sensor getaran/vibrasi, sensor
gerakan, sensor kecepatan,sensor percepatan, sensor
gravitasi, sensor suhu, sensor kelembaban udara,
sensor medan listrik/magnit, dll.
 Sensor kimia
Sensor kimia mendeteksi jumlah suatu zat kimia
dengan cara mengubah besaran kimia menjadi
besaran listrik. Biasanya melibatkan beberapa reaksi
kimia. Contoh sensor kimia adalah sensor pH,sensor
oksigen, sensor ledakan, dan sensor gas.
Sensor kecepatan
 Proses penginderaan sensor kecepatan
merupakan proses kebalikan dari suatu
motor, di mana suatu poros/object yang
berputar pada suatu generator akan
menghasilkan suatu tegangan yang
sebanding dengan kecepatan putaran
object.
 Kecepatan putar sering pula diukur dengan
menggunakan sensor yang mengindera
pulsa magnetis (induksi) yang timbul saat
medan magnetis terjadi.
Aplikasi Sensor Kecepatan
speedometer
Automatic Transmission
with Encoder Meter and
Display
Wind sensor(sensor
kecepatan angin)
A Hall effect sensor
SPEEDOMETER
 Pengaplikasian sensor kecepatan misalnya pada
speedometer seperti gambar di bawah ini







 Speedometer adalah alat pengukur kecepatan
kendaraan darat, yang merupakan perlengkapan
standar setiap kendaraan yang beroperasi di jalan


Cara kerja speedometer
Cara kerja speedometer
 Mekanis: perangkat pengukur kecepatan yang
dihubungkan langsung dengan roda depan
ataupun transmisi menggunakan suatu kabel yang
ikut berputar saat kendaraan bergerak, kemudian
diubah untuk menggerakkan jarum kecepatan.
 Elektronic: pengukur kecepatan yang bekerja
atas dasar sensor pada poros penggerak
kendaraan yang medeteksi jumlah putaran poros
lalu mengirim data ke speedometer dengan
prinsip arus Eddy yang menggerakkan jarum
kecepatan ataupun menunjukkan kecepatan
secara digital.
 GPS: perangkat pengukur kecepatan yang
menggunakan perubahan data posisi koordinat
bumi yang diperoleh dari satelit GPS yang diolah
oleh prosesor menjadi informasi kecepatan.
 Di bagian as (poros) roda dipasang
piringan yg mempunyai lubang di
ujungnya (tepi) sedemikian rupa,
dipasang optocoupler yg terdiri dari LED
dan photodetector
 Ketika roda berjalan maka piringan akan
mempunyai kecepatan sudut yg sama
dengan roda urusan sensing, akan
dilakukan oleh photodetector, pada saat
LED, lubang pada piringan dan photo
detector berada pada satu garis, maka
akan ter-generate pulsa, yg akan dihitung
oleh counter (terdapat pada
mikrokontroler) pulsa ini akan diubah
menjadi frequency
Cara kerja speedometer
Automatic Transmission with Encoder Meter
and Display
 Automatic Transmission with Encoder Meter
and Display merupakan contoh lain dari
pengaplikasian sensor kecepatan
 Alat ini bertugas menghitung pulsa kecepatan
motor dan menampilkannya di 7 segment.
 Modul yang digunakan adalah DT-51 MinSys
Ver 3.0, DT-51 KND, de KITS SPC DC Motor
(K6), Motor DC dan rangkaian Sensor
Kecepatan.
Rangkaian sensor kecepatan
 Dengan dibantu
lempeng lingkaran
yang dilubangi, sensor
kecepatan akan
menghasilkan pulsa
high jika terdapat
lubang.
 Posisi sensor secara
mekanis dapat dilihat
pada gambar 2.
 Perlu diingat bahwa
jumlah lubang yang
dibuat akan
mempengaruhi hasil
tampilan di DT-51
KND. Makin banyak
lubang maka
pembacaan akan
makin sering dan jika
dikonversi ke RPM
akan didapat hasil
yang makin mendekati
kondisi aslinya.



(pulsa high)
Rangkaian Sensor de KITS SPC DC Motor
out IN1
DT-51
KND
DT-51
MinSys Ver
3.0
de KITS
SPC DC
Motor
DC
Motor
Sensor
kecepeatan
OptoIso
Hubungan de KITS SPC DC Motor dengan Rangkaian
Sensor:
Blok diagram AN13
→ Rangkaian Sensor : mendeteksi jumlah putaran per satuan waktu.
Hal ini telah diakomodasi oleh de KITS SPC DC Motor pada IN1
untuk mendeteksi pulsa kecepatan motor.
→ DT-51 KND :
1. Sebagai input transmisi (Top, Brake, Up, Down, Neutral)
pada keypad dan output display pada 7 segment.
Penekanan TOP memutar motor pada kecepatan
maksimum (tanpa PWM).
Penekanan Up atau Down mengurangi atau
menambah nilai PWM sebesar 10d.
Penekanan N menghentikan putaran motor.
Penekanan Brake menghentikan putaran motor secara
cepat.
2. Untuk menampilkan hasil penghitungan pulsa kecepatan motor
(dalam desimal).
Setiap 1 detik tampilan pada 7 segment akan di-update
(menyatakan jumlah pulsa bukan menyatakan kecepatan
motor dalam RPM).
menghitung RPM dengan rumus sebagai berikut:

RPM= Hasil Tampilan 60 detik
Jumlah Lubang GateTime

Pada RPMDISP.ASM digunakan GateTime 1 detik ,
sehingga rumus menjadi:

RPM= Hasil Tampilan
Jumlah Lubang

X
X
60
detik
Wind Sensor
Sensor Angin
 Sensor ini bisa memberikan informasi kecepatan
angin.
 Untuk aplikasi di Automation system biasanya
diperuntukan sebagai sensor ,apabila kecepatan
angin terlalu kencang sensor memberikan
informasi kepada central control yang kemudian
memerintahkan misalnya motorized canopy
untuk menutup.
 Sensor angin tidak hanya menggunakan
kecepatan angin untuk pendeteksian, tetapi lebih
diberatkan pada sensor suhu dari angin yang
dideteksi.
A Hall effect sensor
 Sebuah sensor efek Hall adalah
transduser tegangan output yang
bervariasi dalam menanggapi perubahan
dalam medan magnet. Hall sensor
digunakan untuk berpindah kedekatan,
posisi, deteksi kecepatan dan aplikasi
penginderaan saat ini

 Hall sensor biasanya
digunakan untuk waktu
kecepatan roda dan
poros, seperti untuk
pembakaran mesin
pengapian internal,
takometer dan sistem
pengereman anti-lock.
 Digunakan dalam motor
DC brushless listrik untuk
mendeteksi posisi magnet
permanen. Dalam roda
digambarkan membawa
dua magnet sama spasi,
tegangan dari sensor akan
puncak revolusi dua kali
 Susunan ini biasanya
digunakan untuk mengatur
kecepatan drive disk.



Sekian
Terima kasih