You are on page 1of 29

HERNIA

Dr.Yuzar Harun,SpB.
SMF Bedah RSAM
DIFINISI
• Hernia adalah protrusi organ2 intra abdominal
melalui celah/defect kongenital atau didapat.
• KEJADIAN HERNIA:
• Kongenital melalui patent processus vaginalis
yang tidak obliterasi.
• Aquisita melalui defect/celah Locus minoris
resistensia terbuka oleh karena tekanan intra
abdominal meningkat
HERNIA INGUINALIS dan
HYDROCELE pada ANAK
Anatomy dan Embryology.
Processus vaginalis pada kehamilan 12 minggu
Turun ke scrotum bersama testis .
Pada saat bayi lahir, processus vaginalis menutup :
-Laki-laki 80% Processus vaginalis
berhubungan dengan cavum peritoneum
-Wanita PV. Menjadi Canal of Nuck.
- Processus vaginalis obliterasi pada usia
tahun pertama kehidupan
- 20% laki laki dewasa,ditemukan patent processus
vaginalis ,dasar terjadinya Hernia inguinalis dan
Hydrocele testis.
- Disebut Hernia kongenital.


KOMPONEN DARI HERNIA :
• 1. Defect/celah.
• 2. Kantong ( bagian dari peritoneum.)
• 3. Isi kantong ( organ viscera ).
• Gambar :
DEFECT / CELAH HERNIA
DEWASA
1. Locus minoris resistent :
- Dasar canalis inguinalis( H.Inguino scrotal.
- Foramen ovale ( H.Femoralis )
-Spieghel’s semilunar line( Spigelian Hernia )
- Rectus sheath ( linea alba ),antara
Processus Xyphoideus dan umbilicus
( H.Epigastrica )
- Umbilicus ( H.umbilicalis )

- Foramen sciatic ( H.obturatoria )
- Grynfeltt’s superior dan Petit’s inferior triangle (
H.Lumbar )
2. defect / celah post operasi :
- H.incisional.
- Parastomal hernia.
3.Defect/celah pada Diafragma :
A. Congenital Diaphragmatic Hernia ( Foramen
Bochdalek ).
B. Trauma ( H. didapat ).
KLASIFIKASI HERNIA
1. Anatomis ( H.inguinalis, dll.)
2. Direct dan indirect atau Medialis/lateralis.
3. H.external/H.internal.
4. H.reponible/irreponible
5. H.incarcerata/strangulasi.
6. H.Richter/H.Littre’s
7. Pantaloon hernia.
8. H.kongenital/ didapat.
9. Sliding hernia.
• Direct hernia : protrusi kantong hernia melalui
Trigonum Hesselbach’s atau disebelah medial
vasa epigastrica inferior.
• Indirect hernia : protrusi kantong hernia dari
lateral ke medial pada canalis ingunalis atau
sebelah lateral v.epigastric.
• H.reponible : isi kantong hernia dapat direposisi
ke intra abdominal secara spontan atau manual.
• H.irreponible : tidak dapat direposisi dan
belum ada tanda-tanda obstruksi.
• H.incarcerata : tidak dapat direposisi disertai
tanda obstruksi dan strangulasi.
• H.Richter’s : bagian antemesenteric yang
mengalami inkarserata/strangulasi.
• H.Littre’s : isi kantong hernia Meckel
diverticulum.
• Pantaloon hernia : Kombinasi H.direct dan
indirect.
• H.Femoralis : sering pada wanita
manula,protrusi kantong hernia melalui foramen
ovale.

• H.Umbilicalis : tersering pada wanita dengan
faktor predisposisi :
- Multiple pregnancy dengan proses persalinan
yang lama.
- Ascites.
- Tumor intra abdominal yang besar.
- dapat kongenital

DIFFERENTIAL DIAGNOSIS
HERNIA INGUINO-SCROTALIS.
1. Hydrocele ( Transilluminasi positif )
2.Lymphadenopathy / abses inguinal.
3.Varicocele.
4. Undescensus testis.
5. Orchitis.
6. Tumor testis.
7. Lipoma dari preperitoneal fat.
UMBILICAL and
SUPRAUMBILICAL
dr.Yuzar Harun.Sp.B
URACHUS
(Fistula vesico-umbilicalis)
ENTEROCUTANEUS
FISTULA
B) Diverticulum Meckel
C) Enterocystoma
omphalocele
Defect kongenital dinding abdomen akibat dari
gagalnya fusi pada umbilical ring dengan somatic
fold membatasi dinding thorax dan dinding
abdomen.
Terdiri atas Small umbilical cord herniasi melalui
defect yang besar(>5cm).
Large omphalocele berisikan liver dan usus akibat
dari cavum abdomen yang kecil.
Gastroschisis
Defect kongenital dinding abdomen pada kanan
dan lateral umbilical cord yang intact.
Eviscerasi organ organ intra abdominal melalui
celah tanpa ditutupi 0leh peritoneal sac.
23% biasanya disertai dengan intestinal malrotasi,
Atresia atau stenosis intestinal