MANUSIA, AGAMA, DAN TUHAN

 MANUSIA : makhluq hidup yang berpikir berasa malu
dan ber tuhan. Unsur kejadian : unsur bumi ( jasad )
dan unsur langit (ruh) sifat sifat manusia ,
transisional . Berkeinginan , bermasyarakat .
 Agama : kumpulan aturan atau norma yang
disandarkan kepada tuhan , baik datangnya atau
akibatnya
 TUHAN : Dzat yang dianggap muthlaq dan berkuasa
atas alam semesta dan menjadi asal usul semuanya
MENGAPA MANUSIA
MEMERLUKAN AGAMA
1.Manusia ingin hidup tentram
.Kapan manusia merasakan ketentraman ?
1. Ketika merasa terlindungi
2.Merasa tidak ada gangguan
3. Merasa mampu menghadapi masalahnya
4. Merasa ada jaminan masa depannya.
2.Pada saat manusia tidak percaya terhadap aturan yang
di buat manusia yang sobyektif , temporal.
3. Kebutuhan manusia terhadap peraturan yang bersifat
solutif dan universal.
4. Keinginan/ naluri untuk menyembah Tuhan.
KEBUTUHAN AKAN AGAMA
TERHADAP PEMENUHAN HAK/
KEBUTUHAN ASASI MANUSIA

MANUSIA MEMBUTUHKAN AGAMA DALAM RANGKA
MEMENUHI HAK/KEBUTUHAN ASASINYA YAITU :
1. Hak hidup
2. Hak berkeyakinan .
3. Hak berfikir
4. Hak berketurunan
5. Hak berkepemilikan/ harta

Manakah agama yang mampu memenuhi kebutuhan asasi
manusia tersebut ?
AL ISLAM DAN PENYEBAB
EXISTENSINYA
Pengertian : Ajaran agama yang dibawa oleh N. Muhammad
SAW dan berkitab suci Alqur’an
PENYEBAB EXISNYA
1. Karakteristiknya
A. Robbaniyah ( semua bersumber dari allah)
B. Insaniyah ( manusiawi )
C. Syumuliyah ( paripurna )
C. Wasathiyah ( pertengahan )
D. Tadhomuniyah ( terpadu ) antara dzikir dan fikir,
antara akidah dan akhlaq , antara ritual dan amal
2. Jaminan Allah
KARAKTERISTIK AJARAN ISLAM
1. ROBBANIYAH ( orisinil dari Alloh )
Merujuk dan kembali kepada Alloh baik sumber, tujuan atau kaifiyatnya ,
dan pembimbingnya.

2. INSANIYAH
Ajaran Islam adalah mengokohkan apa yang menurut hati dan pikiran sehat
diakui baik oleh manusia dan menghalangi atau mencegah yang menurut
manusia tidak baik seperti :
a. Naluri berkembang biak
b. Rasa ingin tahu
c. Naluri bermasyarakat.
d. Naluri bertahan hidup
e. Dll.

SYUMULIYAH ( PARIPURNA)
A. Seluruh zaman: risalah seluruh Nabi dan Rosul
21: 25 /16: 36 (Tauhid dan menjauhi
thoghut)
B. Risalah manusia seutuhnya.
Lahir dan batin dari lahir hingga mati dari
akhlaq pribadi hingga mengatur negara dan
rakyatnya.
C. Dari masalah perasaan hingga teknologi


WASATHIYAH ( PERTENGAHAN)
1. Dalam ibadah : hati, pikiran ,
pisik,pakaian,tempat
2. Dalam moral : Dalam omongan, tampilan,
pergaulan.
3. Dalam hukum : keringanan/kelapangan
dlmdhorurat,mengkususkan/
mempersempit dalam keadaan teralu
luas
TADHOMMUN ( TERPADU)
Ajaran Islam adalah ajaran yang terpadu , seimbang ,
komplit serta paripurna yaitu :
-Dzikir dan fikir
-Ritual dan amal
-Doktrin dan logika
-Kezuhudan dan naluri berhias
-Kepentingan pribadi dan kepentingan bersama.
- Keyakinan akan kekuatan mukjizat dan teknologi.

SUMBER AJARAN ISLAM DAN
PERANAN AQAL
1. AL QUR’AN DAN AL HADITS
1.Alqur’an : wahyu yang diturun kan kepada N.
Muhammad SAW melalui malaikat Jibril
2.Pungsi : Petunjuk hidup , memberikan impormasi
kehidupan masa lalu dan masa mendatang , sebagai
sumber berkah dan doa serta syafa’at.
2. AL HADITS/ ASSUNAH.
Sesuatu yang diambil dan dinisbatkan kepada N.
Muhammad SAW baik perkataan , perbuatan , dan
ketetapannya.
PERANAN AQAL DALAM ISLAM
 Aqal adalah sarana hidup bagi manusia
Pearanan Aqal :
1.Tadabbur alqur’an : memahami pengertian ayat ,
menggali hukum , mendapatkan hikmah dari setiap
firman Alloh .
2. Tafakkur Alam : mengamati setiap kejadian alam
Mencari manfaat pada setiap
makhluq
Hasil dari penggunaan aqal adalah : pengakuan terhadap
kebesaran Alloh sang maha pencipta , memperkokoh
keyakinan , mengerti manfaat dan kegunaan pada setiap
penciptaan , Waspada dalam setiap langkahnya .
POKOK-POKOK AJARAN ISLAM
“ AQIDAH, SYARI’AH, AKHLAQ.”
 AQIDAH
 Pengertian : Bhs : ikatan , perjanjian
istilah.: Ikatan seorang muslim terhadap
Alloh dan ajarannya yang menghasilkan
rasa nyaman dalam keterikatan dan
terlindungi
POKOK – POKOK AQIDAH ISLAM
Rukun Iman

 Sifat –sifat orang yang berakidah :
Keterikatan , kebersamaan , ruang gerak yang
terbatas.
 SYARI’AH
Pengertian : bhs : jalan , cara , peraturan.
Istilah : Jalan , cara beragama yang di
gariskan oleh alloh dalam kitab sucinya dan hadits
Nabi nya .
SYARI’AH : Ta’abudiyyah
Mu’amalah

 TA’ABUDIYAH
 Ibadah yang ditentukan cara , syarat dan rukunnya.
 Spt: sholat , thoharoh, shoum dan haji (
PELAKSANAAN RUKUN ISLAM )
 HIKMAH :
 Terpenuhi kebutuhan rohani, yaitu naluri untuk
menyembah Tuhan ( Alloh ),
 Mendapatkan manfaat dalam setiap kaifiyat
ibadahnya. Baik manfaat lahir maupun batin , pribadi
ataupun masyarakatnya.
 SYARI’AH : Mua’malah
 Islam mengatur muamalah untuk mewujudkan ketentraman
dan keteraturan dalam hidup manusia.
 CAKUPAN MUAMALAH.
1. Pemindahan kepemilikan ( jual beli , hibah, hadiyah, utang
piutang, gadai, warits, harta temuan , suap menyuap )
2. Musyarokah : Membangun usaha bersama
Koperasi. Asuransi .
3. Pembiayaan oprasional masyarakat dan negara
: Pajak atau pungutan pungutan yang lain
PRINSIP MUAMALAH DALAM ISLAM ADALAH RIDHO ,
HALAL DAN BERKAH

AKHLAQ
1. PENGERTIAN :
 Perilaku manusia yang dengannya manusia berinteraksi dengan yang
selainnya
2. HAL HAL YANG TERKAIT DENGAN TERBENTUKNYA AKHLAQ
 Tabi’at
 Lingkungan
 Tarbiyyah
3. PROSES TERBENTUKNYA AKHLAQ
Keteladanan
Nasehat
Aturan
Pembiasaan

4. PRINSIP AKHLAQ DALAM ISLAM :AMAR MAKRUF NAHYU MUNGKAR.
MASHLAHAH MURSALAH
MASYARAKAT ISLAM
 PENGERTIAN : Kumpulan pribadi dalam suatu masa dan
tempat
 Ciri masyarakat islam :
 1. Berkumpul karena akidah
 2. Menghargai kesholehan dan orang sholeh
 3. Terciptanya kehidupan Islamy
 4. Sebagai tempat yang nyaman bagi masyarakat dan
makhluq lain serta alam
 ANASIR MASYARAKAT ISLAMY
 Pribadi islamy , keluarga islamy , berlaku ikatan islamy
TOLERANSI DALAM ISLAM
 Islam adalah agama yang mengakui perbedaan dan
mengaturnya hingga menjadi bermanfaat bagi
manusia.
 PRINSIP PRINSIP DALAM TOLERANSI : Bersama
dalam hal yang sudah sepakat dan lapang dada dalam
hal yang belum sepakat . Dan selalu menghindari
benturan
 Toleransi dalam Islam bukan peleburan jati diri tetapi
menemukan titik temu dengan asas saling melengkapi
dan menghargai.
TUGAS DAN KEWAJIBAN MUSLIM
 1. Tugas dan kewajiban terhadap Alloh :
IBADAH : hablun minalloh , menegakkan agama alloh
dalam kehidupan
 2. Tugas dan kewajiban terhadap masyarakat dan alam
Khilafah : Pengaturan masyarakat ,
hablunminannas dan pemakmuran bumi.
TUGAS MUSLIM TERHADAP BANGSA DAN NEGARA
- Terwujudnya negri yang baldatun thoyyibatun wa
robbun ghofur , terciptanya suasana mantab, aman
serta makmur.
KEADAAN MUSLIM SAAT INI
 Tertinggal dalam masalah ekonomi / kemiskinan
 Tertinggal dalam masalah keilmuan dan teknologi / bodoh dan
menjadi konsumen produk orang (bangsa) lain
 Perpecahan
 Dibawah kekuasaan umat/bangsa lain

 SEBAB SEBAB KETERTINGGALAN UMAT ISLAM
 BODOH : * sistem tarbiyyah yang tidak baik (tidak terpadu dan tidak
seimbang serta tidak terprogram )
*tidak mau belajar , tidak sempat belajar , tidak bisa belajar.
 PERPECAHAN : Menonjolkan perbedaan ,dan tidak menggunakan
perbedaan sebagai sarana kompetisi.
 Taqlid buta terhadap nenek moyang.
 Makar orang kafir
SEBAB SEBAB MANUSIA MENOLAK
ISLAM

 1. Kurang pengetahuan tentang Islam
 2. Mendapat impormasi yang salah tentang Islam
 2. Budak hawa nafsu
 3. Takut kehilangan apa yang telah ada
 4. Taqlid buta terhadap leluhur
 5 . Iri
 6. Hidayah
KEADAAN ALAM BILA DIHUNI
ORANG YANG BERIMAN

1. Masyarakat yang mencintai Alloh dan dicintai Alloh
5 . 54
2. Tegaknya agama / aturan hidup yang diterima oleh
umat manusia yaitu agama Alloh 24 : 55
3. Keberkahan dari langit dan bumi QS 7: 96
4. Indah , makmur dan sejahtera Qs 34: 15
5. Kompetisi dalam prinsip takwa QS 49: 13.
6. Aman QS 24 : 55.
SASARAN RISALAH ISLAM
 MEMBENTUK PRIBADI YANG SHOLIH
 A. Bertakwa kepada Alloh : muroqobah ,
beribadah.
B. Berakhlaq mulia : perilaku sesuai dengan
syari’at dan tidak bertentangan dengan hati
nurani serta aqal yang sehat, mencintai
kesholihan dan orang sholih
C. Beramal : Pembangun dan produktif
D. Senergi dengan alam 11.61
2. MEMBANGUN KELUARGA YANG
SHOLEH ( 30.21)

A. Proses pembentukan keluarga yaitu:
Nikah : niyat, memilih, ta’aruf, khithbah ,
rukun nikah , aqod nikah, walimah.
B. Adab berkeluarga 24: 27, 31, 58-59.
C. Hukum cerai 2. 225-232
D. Hukum waris 4. 10-12
MEMBANGUN MASYARAKAT
SHOLEH
A. Berkumpul berdasarkan aqidah 49 10
B. Menghargai amal sholih dan pelakunya 2.62
C. Dakwah , menyuruh yang makruf dan
mencegah kemungkaran ( 3.104)
D. Jihad dijalan Alloh 9.38-39
E. Persaudaraan sesama muslim dan sesama
manusia 49: 10, 13.
F. Lemah lembut dan kasih sayang 25: 63.
G. Berperadaban tinggi dan modern 3. 190-191
H. Berkeadilan. 49. 7-9
MEMBANGUN UMAT(BANGSA)
YANG SHOLEH 21.107/34.15
Kepemimpinan umat
Keteladanan
Pemandu peradaban
Penjaga Negri dan bangsa

TARBIYAH ISLAMIYAH UNTUK
MENGANTAR MANUSIA MENUJU
TUJUAN HIDUPNYA
*TAKHOLLA ( mengosongkan hati dari hal2
yang buruk / yang tidak disukai
nurani dan aqal . Ancaman
dosa , kesengsaraan masa
depan, laknat , neraka.
*TAHALLA ( mengisi hati dengan hal2 yang
baik ,diterima nurani ,
kehidupan yang baik
dimasa mendatang , surga


MEMBANGUN NEGARA YANG
SHOLEH
 MEMBANGUN NEGARA YANG SHOLIH 7. 96
 BALDATUN THOYYIBATUN WA ROBBUN GHOFUR
( 34.15-16 )
SYARAT: Rakyat mukmin , muttaqin , mufakkir amal
sholih , serius & produktif.
KERANGKA DASAR AJARAN ISLAM
 ISLAM : ketundukan - Rukun Islam
 IMAN : Kemantapan – Rukun Iman
 IHSAN : Kelezatan
TAHAPAN TARBIYAH ISLAM UNTUK
MEMANDU KEHIDUPAN MANUSIA
 RUKUN ISLAM
 Syahadataini
 SYAHADAT TAUHID :
 komitmen terhadap ketuhidan Allah dgn menafikkan
seuatu yang dianggap Tuhan selainNya QS 2. 165
 SYAHADAT ROSUL
 Komitmen dalam berislam dgn mengikuti ajaran dari
Muhamad saw baik perkataan. perbuatan ataupun
ketetapannya.
 HIKMAH :
 Generasi yang istimewa
 Generasi yang selalu waspada.


SHOLAT
 PENGERTIAN :
 Bhs: Berdoa , mengucapkan selamat
 Istilah : Tata cara peribadatan yang diambil dari Nabi
Muhammad saw baik perkataan ,perbuatan yang
diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam.
 HIKMAH :
 Menyatukan arah dan gerak umat islam melalui
kepemimpinan terbaik dibidangnya


ZAKAT 9.103/ 9.60

 Bhs : menumbuhkan / menambah
 Istilah : mengeluarkan sebagian harta tertentu dan
diberikan kepada orang tertentu pula HIKMAH :
 Menyucikan hati dari rasa tamak
 Memberihkan harta dari hal yang tdk berkah
 Menumbuhkan sikap peduli pada orang lain
 Menumbuhkan rasa berkecukupan
 Membangun simpatik.
SHOUM/SIYAM
 Dalil QS. 2. 183/185
 Pengertian : Bhs. Menahan diri
 Istilah :Menahan diri / kemauan dari makan dan
minum dan hubungan suami istri dari terbit fajar
hingga tenggelam matahari
 HIKMAH
 Membentuk kepribadian yang kuat
 Kerja sistemik( syar’i)
 Menentukan target akhir dari setiap apa yang
terlaksanakan.
HAJI
 DALIL
 PENGERTIAN : BHS. Ber keinginan, bersungguh2. Istilah :
Pergi kebaitullah bagi yang mampu dgn menjalankan
manasik nya
 HIKMAH :
 Menapak tilasi sejarah para Nabi2saw sebelum nabi
Muhammad dan ajarannya
 Pertemuan akbar bagi umat islam
 Iman adala pemersatu baik tujuan , hati dan amal
 Menyempurnakan penegakan rukun islam
 surga
KEPRIBADIAN YANG TERBENTUK
DARI RUKUN ISLAM
 1. Orientasi hidup yang pasti
 2. Kebersamaan / kekompakan
 3. Kuat dan trampil
 4. Berkemauan kuat dan pengendali keadaan
 5. membangun ketokohan melalui tangan
diatas
. 6. Pewaris peradaban terbaik dan mewariskan
RUKUN IMAN DAN MUKMIN ( 8:2)
 Iman kepada Alloh : Rubbubiyatulloh.
Mulkiyatulloh ,
Uluhiyatulloh
 Kepribadian mukmin billah
 1. Tergetar hatinya bila disebut asma Alloh
 2. Merasa diawasi Alloh
 3. Mengharap ridhonya
 4. Selalu ingin mendekat
 5. Keinginan untuk mengabdi

BERIMAN KEPADA MALAIKAT
 Pengertian Malaikat
 Sifat2 Malaikat : selalu taat kpd Alloh
 Loyal terhadap tugas
 Tidak bersyahwat
 Jumlah Malaikat
 Hikmah beriman kepada malaikat
 1. Beramal dgn penuh perhitungan
 2. Merasa tidak sendiri
 3. Jujur
BERIMAN KEPADA KITAB2 ALLAH
 PENGERTIAN KITAB ALLAH
 Kumpulan hukum dan aturan yang berasal dari Allah(
Wahyu ) melalui Malaikat Jibril kepada Para nabi dan
rosul2 terpilih
JUMLAH KITAB KITAB MENURUT AQIDAH ISLAM:
ZABUR, TAUROT, INJIL, ALQUR’AN
HIKMAH : Hidup teratur, terencana, terpandu
terevaluasi

BERIMAN KEPADA PARA ROSUL
ALLAH
 Pengertian Rosul : orang laki laki yang di pilih Alloh
untuk menerima wahyu agar disampaikan kepada para
manusia.
 Jumlah para Rosul
 Sifat sifat para Rosul: Sidik, Amanah, Tabilgh ,
Fathonah
 Tugas Para Rosul : Menyampaikan dan menjelaskan
wahyu , menjadi contoh dan teladan pelaksanaan
perintah dan larangan , menjadi pemimpin umat.

HIKMAH BERIMAN KEPADA ROSUL
 Kemudahan dalam memahami wahyu
 Sebagai barometer pelaksanaan syari’at
 Mendapatkan teladan dan pembimbing dalam hidup
 Mendapatkan figur terbaik dalam hidup
 Mendapatkan syafaat
BERIMAN KEPADA HARI AKHIR
 Pengertian hari akhir ( Qiyamat ) : saat berhentinya suatu
kehidupan baik lokal atau total , sughro atau kubro
 Macam2 qiyamat
 Sughro ( lokal) : kematian suatu makhluq
 Kubro ( Total ) hancurnya alam semesta dilanjutkan
kehidupan berikutnya
 TANDA TANDA QIYAMAT :
 Matahari terbit dari barat, anak kecil beruban,
Budak perempuan melahirkan tuannya. Orang miskin
tanpa pakaian layak ,tanpa alas kaki berpoya poya
digedung mewah , Dajjal, turunnya N Isa A. Dll
HIKMAH
Waspada dan Maximal dalam menjalani kehidupan
BERIMAN KEPADA TAKDIR
 PENGERTIAN : Ketentuan pada suatu makhluq yang telah
ditentukan oleh Sang Pencipta
 Macam macam taqdir :
 Musayyar : Suatu ketentuan muthlaq dan tidak bisa berobah ;
umur , mati ,
 Mukhoyyar : hukum sebab dan akibat , pilihan hidup.
 HIKMAH
 1. Tidak putus asa pada apa yang dianggapnya hilang
 2. Tidak berlebihan senang pada apa yang
dianggapnya suatu keberhasilan.
 3. Selalu memilih hal yang berakibat baik.
 4. Belajar dari peristiwa masa lalu dengan mengikuti
sebab sebab nya.

PENGARUH RUKUN IMAN
TERHADAP TERBENTUKNYA
KEPRIBADIAN MUKMIN
 1. Merasa yakin bahwa manusia adalah makhluq sempurna
dan tertinggi ,martabatnya dibanding makhluq yang lain
 2. Jujur , tenang , yakin , oftimis , bertawakkal
 3. Penuh perhitungan dalam setiap langkahnya
 4. Hidup terpola dan terevaluasi
 5. Kemudahan dalam melaksanakan perintah agama
 6. Hidup maximal
 7. Optimisme dalam hidup dan berusaha untuk
memilih yang terbaik , baik pemikiran dan cara
hidup .
DASAR AJARAN/ HUKUM ISLAM
ALQUR’AN : Wahyu yang diturunkan kepada N. muhammad
SAW melalui Malaikat Jibril.

 ALHADITS/ ASSUNNAH : Segala sesuatu yang diambil
dari N. Muhammad SAW baik perkataan ,perbuatan atau
ketetapan.
 IJMA : Kesepakatan para ulama pada bidangnya masing
terkait dengan suatu masalah.
 QIYAS : Penentuan status hukum pada sesuatu yang baru
berdasarkan dengan sesuatu yang sebelumnya yang sudah
berhukum tetap dengan berdasarkan kesamaan atau
kemiripan sifat, keadaannya.

ALQUR’AN

 WAHYU YANG DITURUNKAN KEPADA
N.MUHAMMAD MELALUI MALAIKAT JIBRIL.

 FUNGSI
 1. PETUNJUK HIDUP
 2. SUMBER HUKUM
 3. SUMBER BERKAH
ALHADITS/ ASSUNAH

 SEGALA HAL YANG DIAMBIL DARI N . MUHAMMAD SAW :
PERKATAAN , PERBUATAN, KETETAPAN
 FUNGSI
 Menjelaskan maksud Alqur’an
 Menjelaskan penerapan hukum Alqur’an
mengkhususkan hal2 yang bersifat umum dan mengumumkan hal2
yang bersifat khusus
. Manejowantahkan textual wahyu menjadi hal 2 yang kontexrual

 APABILA TERJADI BENTURAN ATAU PERTENTANGAN ANTARA
PERKATAAN NABI DENGAN PERBUATAN NYA MAKA YANG
DIJADIKAN LANDASAN HUKUM ADALAH PERKATAANNYA.
 DERAJAT HADITS :
 MUTAWATIR
 AHAD
- Shohih
- Dho’if
- Maudhu’
PARA IMAM HADITS

 1. Imam Ahmad
 2. Imam Bukhory
 3. Imam Muslim
 4. Imam Abu Daud
 5. Imam Turmudzi
 6. Imam Annasa’I
 7. Imam Ibnu Majah
IJMA

 KESEPAKATAN PARA ULAMA DI BIDANGNYA
 HAL HAL YANG BOLEH DIIJMA’KAN
 1. Masalah yang tidak disebutkan secara jelas , hukum
 dan penjelasannya dalam alqur’an dan assunnah
2. Masalah keduniaan yang berkaitan dengan hajat
dan kebaikan umat dan hidup orang banyak

QIYAS

 Menentukan hukum atas sesuatu yang baru
berdasarkan hukum sesuatu yang telah tetap didalam
alqur’an dan assunah berdasarkan sifat sifat yang
sama atau mirip.
SEBAB SEBAB KETERBELAKANGAN
UMAT ISLAM.

 SEBAB INTERN.
 Pewarisan sejarah Islam yang tidak shohih
 Tarbiyyah Islam yang tidak pas :
 Tidak terpadu dan tidak berimbang
 Tidak berorientasi pada kaderisasi.
 Mengejar isu

SEBAB EXTERN
 KONSFIRASI : Kafir, Musyrikin ,Munafiq, orang iri,
hawa nafsu , syetan
 Taktik :
 Serangan militer -- penghancuran matrial
 Serangan pemikiran -- penghancuran mental
-- pembodohan
-- agama adalah urusan ritual
dan simbol2 agama
 Penguasaan ekonomi – kemiskinan , kapitalisme
 Penguasaan keuangan - riba
MAKAR PENGHANCURAN ISLAM

 8.30:
 MEMANDULKAN : konplik intern, pembodohan,
pemalasan , terpuaskan dengan
doktrin kematian , pemenjaraan.
 MEMERANGI :- Militer
- Pemikiran : pencitraan , peleburan

 PENGUSIRAN : Pengusiran dari tempat tinggal,
Pengusiran dari tempat kerja ,
Tidak diberi kesempatan.
SEBAB SEBAB MANUSIA MENOLAK
ISLAM

 1. KEBODOHAN
 2. RASA IRI
 3. FANATISME GOLONGAN
 4. HAWA NAFSU
 5. TAKUT KEHILANGAN TERHADAP APA YANG
TELAH DIWARISI DARI NENEK MOYANG
AKIBAT

 BODOH ,
 MALAS ,
 MISKIN
 BERCERAI BERAI ,
 HILANG KEYAKINAN DAN KEBANGGAAN MENJADI
MUSLIM,
 HILANGNYA PENGARUH ISLAM DARI KEHIDUPAN ,
 HILANGNYA PERANAN MUSLIM DALAM DINAMIKA
MASYARAKAT,
 DIBAWAH KENDALI ORANG KAFIR.
 TIDAK MENYADARI KETERPURUKAN
 MURTAD
TUGAS MUSLIM

 1. Membuktikan bahwa pernyataan Alloh dan Rosulnya
adalah benar :
A. Umat islam adalah umat terbaik .
B. Islam adalah tinggi dan tidak ada yang melampui nya .
C. Umat Islam bersaudara.
D. Bila dunia dihuni oleh orang yang beriman menjadi
berkah
E Islam rohmatan lilalamin.
F. Umat islam akan memimpin peradaban.
 2. Menjadikan agama Alloh sebagai pemandu kehidupan
 3. Memakmurkan bumi.
LATAR BELAKANG LAHIRNYA
PERADABAN ROBBANIY

 Sholeh
 Cerdas
 Sehat
 Serius/ bersungguh sungguh
 Cinta