You are on page 1of 14

Fadhlina Muharmi Harahap

0708112239

HUBUNGAN DEMOGRAFI DENGAN
PROGRAM KB NASIONAL
 Keadaan penduduk Indonesia yang
besar jumlahnya dengan tingkat
pertumbuhan yang relatif tinggi 
sejak Repelita I telah dirintis usaha-
usaha untuk mengendalikan tingkat
pertumbuhan penduduk
 Usaha penurunan tingkat pertumbuhan penduduk
dilaksanakan melalui pengendalian tingkat
kelahiran dan penurunan tingkat kematian,
terutama kematian bayi dan anak.
 Upaya pengendalian kelahiran dilaksanakan
melalui program keluarga berencana (KB)
 Upaya penurunan tingkat kematian dilaksanakan
dengan memperluas dan meningkatkan
jangkauan serta mutu pelayanan kesehatan dan
gizi masyarakat
MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESI

KUANTITAS
KUALITAS
PENDUDUK
PENDUDUK
NOMOR 4
RENDAH
DI DUNIA
LEMBAGA RESMI
YG MENGKOOR-
DINASIKAN TDK
ADA

MOBILITAS/
PERSEBARAN
PENDUDUK
TDK
MERATA
PENDUDUK
sebenarnya adalah fenomena netral

BESAR + BESAR +
BERKUALITAS TIDAK BERKUALITAS

MODAL PEMBANGUNAN BEBAN PEMBANGUNAN

INDONESIA :
Penduduk besar  ranking
4
IPM rendah  ranking 107
dari 177 negara
Peringkat 10 Negara ASEAN berdasarkan IPM
Tahun 2007/2008

NEGARA PERINGKAT
ASEAN DUNIA (177)
Singapura 1 25
Brunai D. 2 30
Malaysia 3 63
Thailand 4 78
Filipina 5 90
Vietnam 6 105
Indonesia 7 107
Laos 8 130
Kamboja 9 131
Myanmar 10 132
Sumber : Human Development Report, UNDP (2007/08)
2009
No Negara Jumlah Penduduk

1. China 1,3 miliar jiwa
2. India 1,2 miliar jiwa
3. Amerika Serikat 315 juta jiwa

4. Indonesia 230 juta jiwa
 Ahli demografi  3 skenario proyeksi
penduduk Indonesia pada 2015 :
1. Peserta KB meningkat 1% /tahun,
jumlah penduduk Indonesia hanya
akan menjadi 237,8 juta jiwa.
2. Peserta KB tetap konstan, jumlah
penduduk Indonesia akan bertambah
menjadi 255,5 juta jiwa.
3. Peserta KB menurun 0,5% /tahun,
jumlah penduduk Indonesia akan
membengkak menjadi 264,4 juta jiwa.
Laju pertumbuhan penduduk 
Indonesia
Tahun Laju Pertumbuhan Penduduk
(per tahun)
1971-1980 2,32%

1980-1990 1,97%

1990-2000 1,49%

2000-2005 1,3%
STAGN
2007 1,3 % ASI

Penurunan terutama
disebabkan oleh
penurunan tingkat
kelahiran berkat
peran serta
masyarakat dalam
berkeluarga
 Angka kelahiran di Indonesia
 1971 : 44,0 /1000 penduduk
 1983 : 33,5 /1000 penduduk
 Akhir Repelita IV : 28,7 /1000
penduduk
 1992 : 24,9 /1000 penduduk
Total Fertility Rate (TFR) = Angka Kelahiran Total

Tahun Jumlah anak (per
wanita usia reproduksi)

1967-1970 5,6
1986-1989 3,0
2000 2,4
2002-2003 2,6 STAGNA
2007 2,6 SI

2009 2,6
Angka Kematian Bayi

Tahun Jumlah per seribu kelahiran
hidup
1971 131,2
1990 71
2000 48
2002-2003 35
“ terima kasih…….”