You are on page 1of 24

Resep Seri 1 A

Melvy Rosalina
Chiko Anggi
Reffany D
M.Abdul Rosyid
Dokter Prita
Jl. Gayabaru No. 20 Malang
SIP:
Malang,
R/ Aminofilin ¾ tab
Glukosa qs
m.f.l.a pulv dtd No.XV
S t i d pulv I

Pro : Lia (10 tahun)
Kelengkapan resep
 SIP
 Tanggal penulisan resep
 Paraf dokter
 Alamat pasien
Permasalahan
peracikan
1. Pembuatan
serbuk terbagi
dari sediaan
tablet
2. Penipisan tablet
Penyelesaian
peracikan
1. Dilakukan pengecilan
partikel tablet
aminofilin dengan
cara penggerusan
(IMO:44)
2. Perhitungan
menggunakan
aminofilin yang
mengandung 200mg
dilakukan penipisan
tablet
Singkatan bahasa latin dan
artinya
 R/ : Recipe = ambillah
 m.f : misce fac = buat dan campurlah
 L.a : lage artis = menurut aturan seni
 Dtd : da tales dosis = berikan sesuai takaran
 No : nomero = sejumlah
 S : signa = tandai
 T i d: ter in die = tiga kali sehari
 Pulv: pulveres = serbuk terbagi
 Pro = untuk
Dosis
DP
1tab aminofilin=200mg
(1xp) : ¾tab aminofilin=
¾x200mg=150mg
(1xh): 150mgx3 = 450mg

 DL aminofilin = 100mg-200mg/
300mg-600mg
 DL: (1x p) =
10
20
100 − 200 =
50 − 100
 (1 x h) =
10
20
300 − 600 =
150mg – 300mg

DP: DL (1xp) 150 mg (tidak masuk
rentang )
(1xh) 450 mg (tidak masuk
rentang )


 DM aminofilin 500mg / 1,5g
 (1 x p)=
10
20
500 = 250
 (1 x h)==
10
20
1500 = 750
 DM : DP
 (1xp) = 150 mg < 250 mg
 =
150
250
100% = 60% (TOD)
 (1xh) = 450mg < 750mg
 =
450
750
100% = 60% (TOD)
Pengambilan Bahan
 Aminofilin : ¾tab x 15 =11,25mg =11¼ tab
 Ambil 12 tab 11 tab utuh
1 tab untuk penipisan ¼tab
Penipisan Aminofilin ¼ tab
Ambil aminofilin 1tab (100mg)-dimisalkan
Penipisan aminofillin =
¼ tab
1
100 = 25 (~¼ tab aminofilin)
Sisa penipisan= 100mg-25mg = 75mg(¾tab)

Timbang glukosa ad (300 mg)- dimisalkan
=
¼ tab
1
300 = 75 (~¾ tab aminofilin)
Sisa campuran : 300mg -75mg = 225mg(~¼ tab aminofilin)

Glukosa =(500mg x 15)-(11 tablet utuh x 100mg +75mg)
= 7500mg –1175mg
=6325mg



Cara peracikan
1. Setarakan timbangan
2. Diambil aminofilin 100mg 11 tablet utuh dan satu tablet penipisan
ditimbang. 11 tab aminofilin 1175mg, 1tab dilakukan penipisan
3. Ditimbang glukosa 6325mg
4. Alasi mortir dengan sebagian glukosa
5. Tambahkan ¼ tab aminofilin, gerus ad halus ( hasil penipisan)
6. Tambahkan 11 tab aminofilin, gerus ad homogen
7. Tambahkan sisa glukosa sedikit demi sedikit, aduk ad homogen
8. Timbang campuran 500 mg dan sisa campuran dibagi 2 sama
banyak
9. Siapkan 15 kertas perkamen, buat 3 baris, setiap baris berisi 5 kertas
perkamen
10. Bungkus serbuk
11. Di masukkan ke dalam pot dan beri etiket putih
12. Diberi label Ni = Ne iteratur
Monografi
 Aminofilin (FI IV halaman 90)
-Aminiphyllinium, Theofilin Etilendiamin
-Pemerian: Butir atau serbuk putih agak kekuningan, bau amonia
lemah, rasa pahit.
-Kelarutan: Tidak larut dalam etanol dan dalam eter.
-Penyimpanan: Dalam wadah terutup rapat
-Khasiat: Bronkodilator, diuretikum (FI III halaman 82)

 Glukosa ( FI IV halaman 300)
-Dextrosum, Dekstrosa, Glucosum
-Pemerian: Hablur tidak berwarna, serbuk hablur atau serbuk granul
putih, tidak berbau, rasa manis.
-Kelarutan: Mudah larut dalam air, sangat mudah larut dalam air
mendidih, larut dalam etanol mendidih, sukar larut dalam etanol.
-Penyimpanan: Dalam wadah tertutup baik
-Khasiat: Kalorigeniken(FI III halaman 268)
Dokter Pusparini
Jl. Mawar No.15 Malang
SIP:
Malang,
R/ Sol.Acidi Salicyli Spirituosa 4
Vaselin Album ad 30
m.f.l.a unguentum
S U C

da 10
Pro : Lita(3tahun)
Formula baku
 Solutio acidi salycil spirituosa 5%-10% FMS
(hal 78)
 salycil spiritus 5%-10%
R/ Acid salycil 5-10
Spiritus dilutus 100-100
S.u.e
Permasalahan
peracikan
1. Pembuatan salep
dengan bahan
yang mengandung
cairan alkoloholis
2. Acid salicyl
berbentuk hablur
jarum
Penyelesaian
peracikan
1. Spiritus diganti
dengan basis salep
sama banyak
2. Asam salisilat
ditetesi dengan
spiritus fortior ad
tepat larut (IMO:68)
Singkatan bahasa latin dan
artinya
 R/ : Recipe = ambillah
 m.f : misce fac = buat dan campurlah
 L.a : lage artis = menurut aturan seni
 Unguentum : salep
 SUC : Signa usus cognitus = tandai
pemakaian diketahui
 Pro =untuk
Kelengkapan resep
 SIP
 Tanggal penulisan resep
 Alamat pasien
 Paraf dokter
Pengambilan bahan
 Sol.acidi spirituosa =
10
30
x 4g = 1,3g
 Vaselin album 10g-1,3g= 8,7 g
Cara peracikan
1. Setarakan timbangan, menara pot salep
2. Timbang vaselin album (...) sisihkan
3. Timbang acid salicyl ( masukkan ke dalam mortir
dan tambahkan spiritus fortior ad tepat larut, aduk
ad homogen
4. Tambahkan vaselin album sama banyak aduk ad
homogen
5. Tambahkan sisa vaselin album sedikit demi sedikit
aduk ad homogen menjadi massa salep yang baik
6. Masukkan kedalam pot salep dan beri etiket warna
biru
7. Hitung persen kesalahan

Monografi
 Acid salicyl (FI III hal 56)
Pemerian : hablur ringan tidak berwarna atau serbuk
berwarna putih, hampir tidak berbau rasa agak
manis dan tajam
Sinonim: asam salisilat, acidum salisylicum
Khasiat: keratolitikum, anti fungi

Vaselin album (FI III hal 633)
Pemerian : masa lunak, lengket, bening putih
Sinonim: vaselin putih
Khasiat: bahan tambahan
Dokter Ahmad dani
Jl. Kamboja No. 20 Malang
SIP:

Malang,
R/ Obat batuk Hitam sec. FMS 50ml
S prn 3 dd C I

Pro: Ny. Iriyani
Formula baku
FMS hal 23
R/ succi liquir 10
Ammon chlorid 6
s.a.s.a 6
Aq.dest ad 300
Boleh diawetkan dengan 10% alkohol atau
0,1% nipagin
Permasalahan
peracikan
 Pembuatan sediaan
liquida dengan
bahan yang mudah
menguap
 Succus liquiritae
dilarutkan dengan
menggerus dalam
mortir. Succus dan
air sama banyak,
diaduk sambiil
ditambah air
sampai larut
(IMO:114)
 Sasa dimasukkan
terakhir dalam botol
Dosis
 Ammonii chloridum
 DL= 2g-4g / 6g-8g
 (1xp)= 2g-4g
 (1xh)= 6g-8g
 DP : DL
 (1xp) satu sendok
makan mengandung
ammonium chlorid
=
1
1

15 1
50
= 0,3g
 (1xh)= 3 x 0,3g=0,9 g
 DM= -/10g
 1xp = --
 1 xh= 10g
DP : DM
1xp = satu sendok
makan mengandung
ammonium chlorid
=
1
1

15 1
50
= 0,3g
1xh = 3 x 0,3 g= 0,9 g=
900mg < 10g (9%)
Pengambilan bahan
 Succus liq =
50
300
x 10g = 1,7g
 Kelarutan 1-10= 2ml
 Ammon chlorid =
50
300
x 6g = 1g
 Kelarutan 1-10=1ml
 Sasa = =
50
300
x 6g = 1 g
 Aquades= 50ml-(1,7ml+2ml+1ml+1ml+1ml)
=42,3ml
Cara peracikan
1. Kallibrasi botol 50ml, kalibrasi gelas beaker 2ml dan 1ml
2. Setarakan timbangan, buat mortir hangat, menara gelas
alroji
3. Timbang succus liq masukkan ke dalam mortir hangat+
air gerus ad homogen, di masukkan ke dalam botol
4. Timbang ammonii cl, tambahkan air sebanyak 1ml ad
larut dalam beaker glass, masukkan ke dalam botol,
kocok ad homogen
5. Ukur air 42,3 ml masukkan ke dalam botol 4 kocok ad
homogen
6. Timbang sasa pada wadah tertutup, masukkan ke dalam
botol kocok ad homogen
7. Tutup botol, beri etiket putih
Monografi
 Succus liquiritae (ilmu resep hal 86)
Untuk melarutkan digerus dengan air yang kira-kira bobotnya sama
dan dilarutkan dalam air lebih banyak

Ammonii chlorida (FI III hal 87)
Pemerian : serbuk butir atau hablur putih tidak berbau, rasa asin dan
dingin, higroskopis
Khasiat: ekspektoran
Sinonim: salmiak, amonium klorida

Aquadest (FIII hal 96)
Pemerian : cairan bening tidak berwarna, tidak berbau dan tidak
berasa
Sinonim: air suling