You are on page 1of 19

PSEUDOEFEDRIN

raniiii
1
Pseudoefedrin merupapkan salah satu dari
enantiomer. Cara kerjanya serupa dengan
efedrin tapi potensinya lebih rendah.
2
2007. Farmakologi UI.Jakarta: Gaya Baru
EFEDRIN
• Adalah alkaloid yang terdapat dalam
tumbuhna yang disebut Efedra.
3
2007. Farmakologi UI.Jakarta: Gaya Baru
• Efek farmakodinamik efedrin banyak
menyerupai epinefrin. Perbedaannya adalah
bahwa efedrin bukan katekolamin, maka
efektif pada pemberian oral, masa kerjanya
jauh lebih panjang, efek sentralnya lebih kuat,
tapi diperlukan dosis yang lebih besar
daripada epinefrin

4
• Seperrti Epinefrin, efedrin bekerja pada
reseptor , 1 & 2. Efek perifer efdrin
melalui kerja langsung & melalui penglepasan
NE endogen. Kerja tidak langsungnya
mendasari timbulnya takifilaksis terhadap efek
perifernya.
5
• Efek kardiovaskular efedrin menyerupai efek
epinefrin tetapi berlangsung kira-kira lebih
lama. Sistolik meningkat, biasanya diastolik
juga, tekanan nadi membesar. Peningkatan
tek.darah ini sebagian disebabkan oleh
vasokonstriksi, tapi terutama oleh stimulasi
jantung yang meningkatkan kekuatan
kontraksi jantung & curah jantung.
6
• Bronkorelaksasi oleh efedrin lebih lemah tapi
berlangsung lebih lamadrpd
epinefrin.Penetesan efedrin pada mata
menimbulkan midriasis
• Efek sentral eedrin menyerupai efek
amfetamin tapi lebih lemah
7
Efedrin
• Penggunaan utamanya adalah pada asma
berkat efek bronkoditasi yang kuat (2),
sebagai dekongestivum, & midriatikum yg
kurang merangsang dibanding adrenalin.
8
• A : usus
• M : hati
• E : urin (utuh)
• Dalam wkt ¼-qjam sudah trjd bronkodilatasi
• T ½ : 3-6 jam, tergantung pH

9
Efek Samping Efedrin
• Kesulitan tidur
• Tremor
• Gelisah
• Gangguann berkemih
• Overdosis  palpitasi

10
Dosis Efedrin
• Asma
3-4 dd 25-50mg (-HCl), anak 2-3 mg/kgBB/hari
dalam 4-6 dosis
• Tetes hidung larutan sulfat 0,5-2%, dalam
tetes mata 3-4%
11
Dosis Efedrin
• 3-6 dd 25-50mg
• Anak 4-6 dd 2-3mg/kg/hari
• Tetes hidung (anti mampat) larutan 1% 
tidak boleh digunakan jangka panjang
12
PseudoEfedrin
• Khasiat sama dengann efedrin, tp daya
bronkodilatasi lebih lemah, efek samping
terhadap SSP & jantung juga lebih ringan.
13
• T ½ : 7 jam
• Dosis : oral 3-4 dd 60mg
14
• Pseudoefedrin (d-isoefedrin) adalah suatu
stereo isomer efedrin.
• Bekerja sebagai sympathomimetic agent
secara langsung merangsang reseptor
adrenergik.
• Pseudoefedrin dapat mengatasi hidung
tersumbat

INDIKASI
• Rinitis alergika
• Rinitis vasomotor
KONTRAINDIKASI
• Pemakaian obat simpatomimetik di
kontraindikasikan pada penderita dengan
penyakit kardiovaskular seperti: insufisiensi
koroner, aritmia dan hipertensi berat.
• Hipersensitivitas terhadap pseudoefedrin dan
atau terfenadin.
• Pemberian bersama ketokonazole dan derivat
azole yang lain atau obat golongan makrolida

INTERAKSI OBAT

• Pemberian obat simpatomimetik pada penderita
yang menerima monoamine oksidase dapat
menimbulkan krisis hipertensi.
• Antasid meningkatan kecepatan absorpsi
pseudoefedrin tetapi sebaliknya kaolin
menurunkannya.
• Ketokonazole dan derivat azole yang lain serta
antibiotik makrolide akan menghambat
metabolime terfenadin sehingga tidak boleh
diberikan bersamaan (kontraindikasi)

Preparat PSEUDOEFEDEDRIN
• Oral
Tablet 30, 60mg; sirup 15, 30 mg/5mL
• Oral lepas lambat : kapsul 120mg
18

19