You are on page 1of 60

PENGENALAN DASAR

PROGRAM EPANET 2.0
BEKASI, 17 – 28 MARET 2014
 Prepared by: TIM TEKNIS TEC PERPAMSI KALBAR
 Presented by: RulIi Hery Erwansjah, ST. MT

Apa Itu EPANET ….?
EPANET adalah suatu program komputer yang merupakan simulasi
dari perkembangan waktu sistem hidrolik dalam suatu jaringan pipa
distribusi air bersih.

Jaringan pipa distribusi terdiri dari :
- pipa,
- titik/sambungan pipa (pipe junction),
- pompa,
- valve
- bak penampung air bersih atau reservoir.
Apa Itu EPANET ….?
Program EPANET merupakan program aplikasi Windows, ter-integrasi
dalam editing input data jaringan pipa dan sistem hidrolik dengan hasil
tampilan berbagai format, meliputi peta jaringan color-coded, tabel
data, grafik waktu dan contur.

Output yang dihasilkan dari simulasi program EPANET ini antara lain
besarnya nilai kecepatan aliran air dalam masing-masing segmen pipa,
tekanan pada masing-masing titik, ketinggian air dalam bak, yang
melalui sistem jaringan distribusi air bersih dalam suatu simulasi
dengan tinjauan dari beberapa tahapan waktu.
Apa Itu EPANET ….?
EPANET didesain sebagai alat untuk melakukan penelitian, analisis dan
evaluasi guna meningkatkan pemahaman dalam perkembangan
kebutuhan dan pelayanan air bersih dengan sistem jaringan distribusi.

Dapat digunakan untuk beberapa macam aplikasi sistem analisis
jaringan pipa ditribusi air bersih.

EPANET dapat membantu dalam menentukan alternatif manajemen
strategi seperti :

Alternatif dengan banyak sumber yang mensuplai.
Alternatif jadwal pemompaan dan pengisian/ pengaliran
reservoir.
Menentukan diameter pipa jaringan.
Menentukan penggantian/penambahan pipa jaringan
Menghitung debit dan head pompa
Menghitung jumlah debit air yang ada di dalam pipa

Langkah-langkah dalam menggunakn EPANET
untuk sistem jaringan pipa distribusi air bersih
yaitu :
1. Menggambar jaringan pipa distribusi atau
mengimpor data dari jaringan yang sudah ada.
2. Melakukan edit Properties untuk mengisi data
sistem jaringan.
3. Menguraikan bagaimana sistem dioperasikan
4. Memilihlah jenis analisanya
5. Menjalankan hydraulis pipa
6. Melihat hasil

EPANET Versi 2.01 didesain under Windows 95/98/Nt dan
kompatible terhadap semua jenis PC. Bentuk file 1 tipe yaitu
en2setup.exe, untuk installnya langsung melakukan self-extracting
terhadap file ini (double click), tahapannya sebagai berikut :
Pilih Run dari windows start menu.
pilih browser dan dari file en2setup.exe (pada drive A atau
sudah di copy ke hardisk).
tekan oke.
Program akan terinstal dan akan masuk dalam program file
pada direktori c:\Program Files\EPANET2.
Untuk menjalankan program, pilih langsung caption epanet
pada menu program windows.
program epanet akan mulai beroperasi.

Proses Install Program EPANET
Untuk mengeluarkan toolbar ini agar nampak pada layar monitor caranya yaitu
View >> Toolbars >> Map, maka akan keluar toolbars seperti pada gambar dibawah ini
Reservoir = menyatakan sumber (instalasi
pengolahan air bersi, mata air, sumur bor)
Junction = Node, titik tapping
Tank = Reservoar, Tandon
Pipa
Pompa
Valve
Teks
Untuk melihat tampilan dalam satu layar penuh
Alat untuk memperkecil tampilan obyek
Alat untuk memperbesar tampilan obyek
Alat untuk memindah obyek
Alat untuk
mengelompokkan apabila
mau memindah atau
menghapus
Vertex untuk
merubah tata
letak obyek
Memilih
Obyek
Untuk mengawali guna pembuatan project baru langkahnya adalah sbb :
• File>> New (cari caption menu)
• Pilih option Project >> Defaults, maka akan keluar
caption seperti gambar disamping ini.
• IDI Label dengan isian data
• Properties dengan isian data
• Hydroulic dengan isian data (jenis satuan yang
digunakan, Formula yang digunakan dll)
• Pilih View >> Dimension (pilih satuan yang digunakan)
• Pilih Map Option.
• Apabila mau menggunakn peta dasar kota sebagai
dasar penggambaran jaringan maka bentuk file gambar
peta dengan menggunakan option *.BMP
• untuk memasukkan gambar peta tersebut caranya
View>>Backdrop>>Load
Untuk menginput data masing-masing komponen jaringan (sumber,
pompa, node dan pipa), harus terlebih dahulu ditampilkan property
editor dari masing-masing komponen.
Langkah-langkah dalam menggunakan EPANET untuk sistem
jaringan pipa distribusi air bersih yaitu :
1. Menggambar jaringan pipa distribusi atau mengimpor data dari
jaringan yang sudah ada.
2. Melakukan edit Properties untuk mengisi data sistem jaringan.
3. Menguraikan bagaimana sistem dioperasikan
4. Memilihlah jenis analisanya
5. Menjalankan hydraulic/ kualitas air
6. Melihat hasil

Tahapan dalam Menggunakan EPANET
Komponen Jaringan
Model EPANET merupakan suatu bentuk sistem Jaringan Pipa
distribusi Air Bersih dalam bentuk jaringan yang saling berhubungan
antara sumber air dengan suatu titik-titik sambungan, dimana
bentuk hubungan tersebut dinyatakan dalam sambungan pipa, pompa
dan valve, sedangkan titik-titik sambungan dinyatakan sebagai
sambungan, sumber air dan reservoir.








Pompa
Pipa
Junction
Valve
Tank
Reservoir
Gambar Sistem jaringan
Distribusi Air dengan berbagai
Komponennya
Junctions
Junction adalah titik-titik dalam sistem jaringan distribusi yang
saling berhubungan dan akan mengalirkan air ke semua arah. Data
input yang dibutuhkan untuk junction ini adalah :
• Elevasi perletakan pipa pada titik tersebut.
• Kebutuhan Air (Tapping bila ada)
Hasil perhitungan output untuk junction pada periode waktu
simulasi adalah :
• Kehilangan energi
• Sisa Tekan.
Reservoir (Sumber air bersih yang mensupply)
Reservoir dalam program EPANET, menyatakan sumber yang
mensupply air ke dalam suatu jaringan distribusi, seperti Sumur Bor
(air tanah dalam), Mata Air, IPA (air baku dari air sungai, danau dll),
bagian ini dapat dinyatakan sebagai titik acuan sumber kualitas air
yang disupply.
Input data untuk reservoir adalah tinggi head yang besarnya sama
dengan tinggi elevasi air jika aliran dalam reservoir tersebut tanpa
tekanan.
Tank (Bak penampungan air bersih)
Adalah titik yang mempunyai kapasitas penyimpanan air, dimana
volume penyimpanan air tersebut bervariasi terhadap waktu selama
proses simulasi data. Input data untuk Tank ini adalah :
• Elevasi dasar bak, dimana level air sama dengan 0.
• Diameter (atau bentuk tidak silinder)
• Tinggi rencana tinggi minimum dan tinggi maksimum permukaan air.
Output hasil perhitungan selama simulasi terdiri dari :
• Tinggi Head (elevasi permukaan air)

Pipa
Yaitu jaringan pipa yang menghubungkan dari satu titik ke titik yang
lain.

Parameter hidrolik untuk pipa jaringan terdiri dari :
• Awal dan akhir dari node (titik)
• Diameter dalam Pipa yang ada dipasaran.
• Panjang Pipa
• Jenis Pipa (Koefisien kekasaran pipa)
Hasil simulasi data untuk pipa terdiri dari :
• Debit pengaliran.
• Kecepatan aliran dalam pipa
• Head loss yang terjadi dalam pipa
• Faktor gesekan
Latihan :
Pompa dengan head 45 m, debit 10 LPS dan reservoir
memiliki diameter 18 m dengan kondisi air di bak 1,2 m,
tinggi air minimum 1 m dan maksimal 6 m.
Node Elevasi (m) Demand (LPS)
1 200 0
2 200 0
3 210 2.5
4 210 2.5
5 190 3.3
6 200 2.5
7 200 0
8 250 0
MENAMPILKAN ANALISIS WAKTU YANG PANJANG
MENAMPILKAN REPORT :
MENAMPILKAN LATAR BELAKANG PETA :