You are on page 1of 16

Departemen Obstetri dan Ginekologi

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
RS Haji Adam Malik Medan
2011



Nn J 23 thn ,virgo
KU : Nyeri perut bagian bawah
T : Hal ini dialami os ± 2 minggu ini ,memberat dalam 2 hari ini,nyeri ini berlangsung
tiba-tiba.Sebelumnya selama 2 thn ini os juga merasakan benjolan pada perut kiri
bawah,sekarang sebesar tinju dewasa.Riw. Trauma (+) (di kusuk ).Riw.penurunan
BB (+).Riw.penurunan nafsu makan (-).BAB/BAK (+) N

RPT : HT (-), DM (-), Asma (-)
RPO : Tidak jelas
Riw. Haid : Menarche 13 thn,siklus 28-30 hari,teratur, lama 6-7 hr, volume 3-4 x
ganti doek/hr, nyeri haid (+), HT 20/1/11
Riw. KB : -
Riw. Operasi : -


Status Presens
Sens : CM Anemia :(-)
TD : 100/600 mmHg Ikterus : (-)
HR : 100 x/i Sianosis : (-)
RR : 24 x/i Dispnoe : (-)
T : 36,7ºC Oedema : (-)

Status Lokalisata
Abdomen : Nyeri tekan lokal (+) d regio kiri abdomen bawah,teraba massa
kistik sebesar 2 tinju dewasa,imobile,pole atas I jari bawah pusat,
pole bawah setentang simpisis


St. Ginekologi :

Inspekulo/VT : Tidak dilakukan pemeriksan

RT : Spinchter ani ketat,mukosa rektum licin, ampula rekti kosong,nyeri
tekan pada arah jam 12 - 3



Laboratorium
- Hb : 10,9 gr/dl
- Ht : 33,00 %
- L : 21.800 / mm3
- Tr : 421.000 / mm3


Plano test (-)


USG TAS
• KK kosong
• Uterus sulit di evaluasi
• Tampak massa kistik ukuran 11,2 x 6,2 cm dengan tangkai yang teas
• Cairan babas (+)
• Kesimpulan : Kista ovarium terpelintir
Dx : Kista terpelintir

R/ Laparatomi cito
FOLLOW UP tanggal 3 februari 2011 pukul 06.30 wib

KU : Nyeri bekas operasi
Status Present :
Sens : CM
TD : 130/80 mmhg
HR : 86x/I
RR : 20 x/I
T : 37,1ºC

Status Lokalisata :
Abdomen : Soepel, Peristaltik (+)
P/V : (-)
BAK : 25 cc/jam
BAB : (-)
Flatus : (-)






DX : Post laparatomi a/I tuba ovarium abses + H1

Th/ : - IVFD RL 20 gtt/I
- Inj.Ceftriaxone 1 gr/8 jam
- Inj.Gentamerk 80 mg/8 jam
- Inj.Metronidazole drip 1 flash/8 jam
- Inj.Ketorolak 1amp/8 jam
- Inj.Ranitidine 1 amp/8 jam

R/ : Cek darah rutin post trasfusi
2 bag PRC → Menungu hasil

FOLLOW UP tanggal 4 februari 2011 pukul wib

KU : Nyeri luka operasi
Status Present :
Sens : CM
TD : 120/70 mmhg
HR : 82x/I
RR : 16 x/I
T : 36,8ºC

Status Lokalisata :
Abdomen : Soepel, Peristaltik (+)
P/V : (-)
BAK : OUP cukup
BAB : (+) N
Flatus : (+)






Drain : 100cc ( dari H0 post op ) tidak aktif

DX : Post laparatomi a/I tuba ovarium abses + H2

Th/ : - IVFD RL 20 gtt/I
- Inj.Ceftriaxone 1 gr/8 jam
- Inj.Gentamerk 80 mg/8 jam
- Inj.Metronidazole drip 1 flash/8 jam
- Inj.Ketorolak 1amp/8 jam
- Inj.Ranitidine 1 amp/8 jam

R/ : Cek darah rutin post trasfusi
2 bag PRC → Menungu hasil

Hb post op + trasfusi 2 bag PRC ,1 bag WB

FOLLOW UP tanggal 5 februari 2011 pukul wib

KU : Mual dan muntah
Status Present :
Sens : CM
TD : 120/90 mmhg
HR : 80x/I
T : 36,6ºC

Status Lokalisata :
Abdomen : Soepel, Peristaltik (+)
P/V : (-)
BAK : (+) via kateter terpasang
BAB : (+)
Flatus : (+)






DX : Post laparatomi a/I tuba ovarium abses + H3

Th/ : - IVFD RL 20 gtt/I
- Inj.Ceftriaxone 1 gr/8 jam
- Inj.Gentamicin 80 mg/8 jam
- Inj.Metronidazole drip 1 flash/8 jam
- Inj.Ketorolak 1amp/8 jam
- Inj.Ranitidine 1 amp/8 jam

R/ : Cateter aff
Drain aff
Infus aff

LAPORAN OPERASI

• Ibu dibaringkan di meja operasi dengan infus terpasang baik
• Di bawah spinal anastesi di lakukan pemasangan kateter,di lakukan tindakan
aseptik dan antiseptik lalu di tutup dengan doek steril kecuali lapangan operasi
• Dilakukan insisi midline sampai sebatas pusat pada kutis subkutis,fasia di
gunting ke atas dan bawah,otot di kuak tumpul,peritonium di gunting atas dan
bawah
• Tampak massa pada ovarium kiri,melengket pada omentum,juga lengket
dengan colon sigmoid dan cavum dauglas
• Tampak juga pembesaran pada tuba kiri dan kanan
• Ovarium kanan sulit di nilai karena tertutup oleh tuba kanan yang membesar
dan melengket pada usus
• Uterus besar biasa
• Dilakukan pembebasan massa semaksimal mungkin,tapi tidak berhasil
dibebaskan karena massa melengket di daerah kavum dauglas
• Di putuskan untuk minimalisasi massa,massa di pecahkan → Isi pus dan berbau
kesan tuba ovarial abses
• Dilakukan pencucian dan minimalisai massa dan pemotongan + pengikatan tuba
kiri serta di lakukan marsupisialisasi





• Dilakukan pencucian ulang dengan Nacl
• Evaluasi kavum abdomen lalu di pasang drain
• KU ibu post op laparatomi baik dan sadar




Th : - IVFD RL  20 gtt/i
- inj. Ceftriaxone 1 gr/ 8 jam
- inj. Gentamerk 80 mg/ 8 jam
- Metronidazole drip 1 flash/8 jam  24 jam
- inj. Ketorolak 1amp/8 jam
- inj.Ranitidine 1 amp / 8 jam







TERIMA KASIH