You are on page 1of 8

Fisiologi Hidung

1. Fungsi respirasi
2. Fungsi penghidu
3. Fungsi fonetik
4. Fungsi statik dan mekanik
5. Refleks nasal

1. Fungsi Respirasi
Udara inspirasi masuk ke hidung
melalui nares anterior -> naik keatas
setinggi konka media -> turun ke
bawah ke arah nasofaring
Udara yang dihirup -> humidifikasi
oleh palut lendir -> kelembaban udara
80%
Udara yang dihirup -> suhu diubah
menjadi berkisar 37 C
Partikel debu, virus, bakteri dan jamur
yang terhirup bersama udara ->
disaring di hidung oleh:
a. Rambut (vibrissae) pada
vestibulum nasi
b. Silia
c. Palut lendir
Debu dan bakteri akan melekat pada
palut lendir dan partikel-partikel yang
besar akan dikeluarkan dengan
refleks bersin
2. Fungsi Penghidu
Udara masuk ke rongga hidung ->
menarik napas kuat -> sampai ke
konka superior -> ada mukosa
olfaktorius -> mencium bau
3. Fungsi Fonetik
Resonansi oleh hidung penting untuk
kualitas suara ketika berbicara dan
menyanyi
Getaran yang dihasilkan pita suara ->
resonansi pada rongga sinus -> suara
nyaring
Sumbatan hidung -> resonansi
bekurang atau hilang -> suara sengau
(rinolalia)
Membantu proses pembentukan kata-
kata
4. Fungsi Statik dan Mekanik
Meringankan beban kepala
Proteksi terhadap trauma
Pelindung panas
5. Refleks Nasal
Mukosa hidung merupakan reseptor
refleks yang berhubungan dengan
saluran cerna, KV, dan penapasan
Iritasi mukosa hidung -> refleks bersin
dan batuk berhenti
Rangsang bau tertentu -> sekresi
kelenjar liur, lambung, dan pankreas
Fisiologi Sinus
1. Pengatur kondisi udara
2. Penahan suhu
3. Membantu keseimbangan kepala
4. Membantu resonansi suara
5. Peredam perubahan tekanan udara
6. Membantu produksi mukus untuk
membersihkan rongga hidung