KELOMPOK 3
HIDAYATUS SOLIHAH (1304015223)
KHANSA NABILAH (1304015261)
SUSILOWATI (1304015500)
KELAS : 3K

PENDAHULUAN
Mikologi merupakan cabang ilmu pengetahuan
yang mempelajari tentang fungi, banyak orang juga
menyebut cendawan.
Fungi berperan di ekosistem sebagai decomposer,
hidup dengan mencerna materi organic dari sisasisa makhluk hidup seperti sampah daun, kayu
tumbang serta jasad organisme yang sudah mati.
Fungi juga bisa berperan sebagai parasit, hidup
dengan menyerap nutrient dari sel hidup dari
organism inang yang mereka serang.

Definisi Fungi
Ciri-ciri Fungi
Struktur Fungi

Reproduksi Fungi
Cara Hidup dan Habitat

memiliki dinding sel yang sebagian besar tersusun atas berbagai polisakarida dan kitin.Definisi Fungi Fungi merupakan mikroorganisme eukariota. . Fungi disebut organisme heterotrof karena memanfaatkan senyawa karbon organik sebagai sumber nutrien melalui penyerapan.

yaitu dengan pertunasan dan pemutusan hifa (fragmentasi). Mempunyai membran Inti (eukariot). 5. 4. . Berkembang biak secara aseksual dan seksual. 6. Jamur memperoleh makanan dari lingkungan di sekitarnya. Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan membentuk askus spora. 7. Bersifat saprofit dan parasit. Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan oleh jamur yang bersel tunggal (uniseluler). 2. 3. Cabang dan hifa disebut dengan miselium yang berfungsi menyerap makanan dan substratnya.Ciri-ciri Fungi 1. Jamur bersel banyak (multiseluler) terdiri atas benangbenang halus yang disebut hifa. tetapi dapat membuat makanan sendiri kanena mengandung kiorofil.

dan kadangkala inti sel yang mengalir dari sel ke sel. Hifa membentuk jaringan yang disebut miselium.Struktur Fungi Tubuh jamur tersusun dari komponen dasar yang disebut hifa. Hifa adalah struktur menyerupai benang yang tersusun dari dinding berbentuk pipa. . Septa mempunyai pori besar yang cukup untuk dilewati ribosom. yaitu miselium vegetatif (berfungsi sebagai alat penyerap makanan) dan miselium generatif (berfungsi sebagai alat reproduksi). Hifa dibatasi oleh dinding melintang atau septa. Miselium menyusun jalinan-jalinan semu menjadi tubuh buah. mitokondria. Ada 2 macam miselium.

Akhirnya nukleus bersatu Menghasilkan tahapan diploid (2n). Seksual (generatif) 2. kemudian nukleus berpasangan tetapi tidak segera bersatu dan berkembanglah miselium dikariotik (2 inti sel).Reproduksi Fungi Reproduksi pada jamur umumnya terjadi dalam dua cara. Aseksual (vegetatif) Pada pembiakan seksual terjadi persatuan dua buah hifa (suatu proses yang disebut plasmogami). . yaitu 1. Sel-sel diploid kemudian mengalami meiosis menghasilkan spora-spora haploid (n) yang disebut juga spora seksual. penyatuan inti ini disebut karyogami.

. askus atau basidium). Pembelahan tubuh atau bertunas Yaitu terbentuknya semacam sel berukuran kecil yang kemudian tumbuh dalam ukuran sempurna . 2. Cara reproduksi tersebut biasa terjadi pada jamur uniselluler misalnya ragi. Pembentukan spora aseksual ( spora yang dihasilkan dari pembelahan secara mitosis yang terjadi di dalam sporangium.Reproduksi Fungi Pembiakan aseksual yaitu dengan cara : 1. Spora tumbuh membentuk hifa.

Reproduksi Seksual Pada Kapang dan Cendawan .

Pneumonia carinii (khamir yang menginfeksi paru-paru penderita AIDS). tetapi bersifat saprofit jika tidak mendapatkan inang yang cocok. a) Parasit obligat Parasit obligat merupakan sifat jamur yang hanya dapat hidup pada inangnya. b) Parasit fakultatif Parasit fakultatif adalah jamur yang bersifat parasit jika mendapatkan inang yang sesuai. .Cara Hidup dan Habitat Sebagai makhluk heterotrof. parasit fakultatif. sedangkan di luar inangnya tidak dapat hidup. jamur dapat bersifat parasit obligat. atau saprofit. Misalnya.

. Jamur saprofit menyerap makanannya dari organisme yang telah mati seperti kayu tumbang dan buah jatuh. selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. hifa dapat juga langsung menyerap bahanbahan organik dalam bentuk sederhana yang dikeluarkan oleh inangnya. Jamur yang hidup bersimbiosis.Cara Hidup dan Habitat c) Saprofit Saprofit merupakan jamur pelapuk dan pengubah susunan zat organik yang mati. yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Selain itu. Sebagian besar jamur saprofit mengeluar-kan enzim hidrolase pada substrat makanan untuk mendekomposisi molekul kompleks menjadi molekul sederhana sehingga mudah diserap oleh hifa. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza.

.

. Kapang merupakan jenis jamur multiseluler yang bersifat aktif karena merupakan organisme saprofit dan mampu memecah bahan-bahan organik kompleks menjadi bahan yang lebih sederhana.Definisi Kapang Kapang (mould/filamentous fungi) merupakan mikroorganisme anggota Kingdom Fungi yang membentuk hifa.

dimana setiap ruangan mempunyai satu atau lebih inti sel (nukleus). Kapang dapat dibedakan menjadi dua kelompok berdasarkan struktur hifa yaitu hifa tidak bersekat atau nonseptat dan hifa bersekat atau septat yang membagi hifa dalam ruangan-ruangan. . Kumpulan dari hifa disebut dengan miselium.Morfologi Kapang Kapang terdiri dari suatu thallus yang tersusun dari filamen yang bercabang yang disebut dengan hifa. Dinding penyekat yang disebut septum tidak tertutup rapat sehingga sitoplasma masih bebas bergerak dari suatu ruangan ke ruangan lainnya.

Kebanyakan kapang dapat pada kisaran pH yang luas.5 tetapi biasanya pertumbuhannya akan lebih baik pada kondisi asam atau pH rendah. Beberapa kapang bersifat psikrotrofik dan beberapa bersifat termofilik. yaitu membutuhkan oksigen untuk pertumbuhannya. Kebutuhan air Pada umumnya kebanyakan kapang membutuhkan air minimal untuk pertumbuhan lebih rendah dibandingkan dengan khamir dan bakteri. . yaitu 2-8.Sifat Fisiologis Kapang 1. Suhu pertumbuhan Kebanyakan kapang bersifat mesofilik yaitu tumbuh baik pada suhu kamar. Suhu optimum pertumbuhan untuk kebanyakan kapang adalah sekitar 25-30tetapi beberapa dapat tumbuh pada suhu 35-37atau lebih tinggi. 2. Kebutuhan oksigen dan Ph Semua kapang bersifat aerobik. 3.

Pertumbuhan kapang biasanya berjalan lambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan khamir dan bakteri. dari yang sederhana hingga kompleks. pektinase. proteinase dan lipase. pektin. Komponen penghambat Beberapa kapang mengeluarkan komponen yang dapat menghambat organisme lainnya.Sifat Fisiologis Kapang 4. Makanan Pada umumnya kapang dapat menggunakan berbagai komponen makanan. oleh karena itu dapat tumbuh pada makanan-makanan yang mengandung pati. 5. Komponen itu disebut antibiotik. misalnya penisilin yang diproduksi oleh Penicillium chrysogenum dan clavasin yang diproduksi oleh Aspergillus clavatus. misal amylase. Kebanyakan kapang memproduksi enzim hidrolitik. . protein atau lipid.

Absidia dan Thamnidium. . Kapang Tidak Bersepta a) Kelas Oomycetes (spora seksual disebut oospora) terdiri dari ordo saprolegniales (spesies Saprolegnia) dan ordo Peronosporales (spesies Pythium). Zygorrhynchus.Klasifikasi Kapang 1. Rhizopus. b) Kelas Zygomycetes (spora seksual zigospora) terdiri dari ordo Mucorales (spora aseksual adalah sporangiospora) seperti: Mucor mucedo.

Kapang Bersepta a) Kelas fungi tidak sempurna (imperfecti) tidak mempungai spora seksual  Ordo Moniales .Famili Dematiceae : Cladosporium. Alternaria. Geotrichum.Famili Tuberculariaceae : Fusarium . Scopulariopsis. Pullularia. Botrytis. . Penicillium. Sporatrichum. Helminthosporium. Trichoderma. . Cephalosporium. Trichothecium. Stempylium.Famili Monialiaceae : Aspergillus.Klasifikasi Kapang 2.Cryptococcus .Famili Rhodotorulacee : Rhodotorula (khamir) .Famili Cryptococcaceae (fungsi seperti khusus atau false yeast) : Candida (khamir). Neurospora.

Pestalozzia . seperti: jenis Endomyces. Eurotium (tahap seksual dari Aspergillus). . Spora seksual adalah askospora. Dlipodia b) Kelas Ascomycetes. Gleosporium.Klasifikasi Kapang . Sclerotinia. Monascus. Yang termasuk dalam fungi imperfecti : Neurospora.Ordo Sphaeropsidales (konidia berbentuk botol dinamakan piknidia): Phoma.Ordo Melancoliaceae : Colletotrichum. dan Penicillium.

Dapat pula secara seksual dengan peleburan nukleus dari kedua induknya. penguncupan. yaitu spora yang dibentuk di ujung atau di sisi suatu hifa. . baik aseksual dengan pembelahan. Sedangkan konidia besar dan banyak disebut makrokonidia. Konidia kecil dan bersel satu disebut disebut mikrokonidia. Spora bersel satu. terbentuk di dalam kantung spora yang disebut sporangium di ujung hifa khusus yang disebut sporangiofora. 2.Reproduksi Kapang Secara alamiah kapang berkembang biak dengan berbagai cara.  Spora aseksual yaitu: 1. Sporangiospora. atau pembentukan spora. Konidiospora atau konidia.

spora bersel satu ini terjadi karena segmentasi pada ujung-ujung hifa. spora ini berdinding tebal. Blastospora. terbentuk dari tunas pada miselium yang kemudian tumbuh menjadi spora. 5. Klamidospora. Sel-sel tersebut selanjutnya membulat dan akhirnya melepaskan diri sebagai spora. dan sangat resisten terhadap keadaan yang buruk yang terbentuk pada sel-sel hifa vegetatif.Reproduksi Kapang 3. 4. . Oidium atau arthrospora. Juga terjadi pada pertunasan sel-sel khamir.

Spora terbentuk di dalam struktur betina khusus yang disebut oogonium. Spora bersel satu terbentuk di dalam kantung yang disebut dengan askus. 2. Askospora. Dalam setiap oogonium terdapat satu atau lebih oosfer. . Spora bersel satu terbentuk gada yang dinamakan basidium. Zigospora.Reproduksi Kapang  Spora seksual yaitu: 1. Oospora. 4. Biasanya terdapat 8 askospora di dalam setiap askus. 3. Spora besar dan berdinding tebal yang terbentuk apabila ujung-ujung dua hifa yang secara seksual serasi dinamakan gametangia. Pembuahan telur atau oosfer oleh gamet jantan di anteridium menghasilkan oospora. Basidiospora.

Kerusakan Oleh Kapang Kapang mempunyai kisaran pH pertumbuhan yang luas. Kebanyakan kapang tidak tahan panas sehingga adanya kapang pada makanan kaleng disebabkan oleh kurangnya pemanasan (under process) atau karena terjadi kontaminasi setelah proses. seperti buahbuahan asam dan minuman asam. tetapi mungkin saja terjadi. Kapang lebih tahan asam. Kapang memerlukan oksigen untuk tumbuh sehingga pertumbuhan pada kaleng hanya mungkin terjadi apabila kaleng bocor. .5-11. yaitu 1. Kebusukan makanan kaleng yang disebabkan oleh kapang sangat jarang terjadi. sehingga kapang sering membusukkan makanan asam.

Rhizopus. Aspergillus Oryzae (digunakan dalam pembuatan kecap dan tauco) 5. khamir( tape) 6. Aspergillus. Neurospora sitophia (digunakan dalam pembuatan oncom merah) 4. P. Rhizopus Oryzae (digunakan dalam pembuatan tempe) 3. camemberti (keju camembert) . Penicililium roqueforti (Keju biru) 7.Manfaat Kapang Beberapa jenis kapang yang dapat dimanfaatkan pembuatan bahan makanan antara lain: 1. Rhizopus Oligospora (dimanfaatkan dalam pembuatan tempe dan pembuatan oncom hitam) 2.

wentii. . Pemanfaatan kapang dalam bidang industri non pangan adalah sebagai berikut: 1. Asam sitrat selain digunakan dalam obat-obatan (transfusi darah).Manfaat Kapang Selain dimanfaatkan dalam bidang industri pangan kapang juga sangat bermanfaat dalam bidang nonpangan. juga digunakan dalam industri tinta dan cat. Dalam hal ini jenis kapang yang berperan penting adalah Asperigillus neger dan A.Niger. Asam glukonat salah satu produk yang dimanfaatkan dalam bidang farmasi fotografi dan tekstil. 2. Jenis kapang yang digunakan dalam memproduksi asam glukonat adalah A.

oligosporus dan R.com .Beberapa Jenis Kapang Yang Penting Dalam Mikrobiologi Pangan • Rhizopus Beberapa spesies Rhizopus juga digunakan dalam pembuatan beberapa makanan fermentasi tradisional. oryzae yang digunakan dalam fermentasi berbagai macam tempe dan oncom hitam. misal R. 3dham.

. tetapi kapang dalam grup ini sering menyebabkan kerusakan makanan. flavus-oryzae termasuk spesies yang penting dalam fermentasi beberapa makanan tradisional dan untuk memproduksi enzim. oryzae digunakan dalam fermentasi tahap pertama dalam pembuatan kecap dan tauco. A.• Aspergillus Grup A.

ccbcmd.edu . Penicillium juga digunakan oleh dalam industri untuk memproduksi antibiotik. buah-buahan dan serealia. faculty.• Penicillium Kapang ini sering menyababkan kerusakan pada sayuran.

sitophila juga digunakan dalam pembuatan oncom merah.nih. crassa merupakan spesies yang umum dijumpai pada makanan dan disebut kapang roti merah atau kapang nasi merah karena pertumbuhannya yang cepat pada roti atau nasi dengan membentuk warna merahoranye. publications.nigms.• Neurospora (Monila) Neurospora (Monila) sitophila dan N.gov . N.

.

Definisi Khamir Khamir merupakan jenis jamur uniseluler. Struktur yang dapat diamati meliputi dinding sel. vakuol air. Ukuran juga bervariasi. Istilah khamir umumnya digunakan untuk bentukbentuk yang menyerupai jamur dari kelompok Ascomycetes yang tidak berfilamen tetapi uniseluler berbentuk ovoid atau spheroid. kadang dapat membentuk miselium semu. globula lemak dan granula. sitoplasma. Bentuk khamir dapat sperikal sampai ovoid. .

silindris. yaitu dengan panjang 1-5 mm sampai 20-50 mm dan lebar 1-10 mm. dan lain-lain. Pewarnaan khusus akan membantu kita melihat intinya. Bagian struktur yang terlihat adalah dinding sel. albumin. . memanjang seperti miselium sejati atau meselium palsu. ogival yaitu bulat panjang dengan salah satu ujung runcing. dan pati. vakuola. Khamir tidak bergerak karena itu tidak mempunyai struktur tambahan di bagian luarnya seperti flagella.Morfologi Khamir Sel kamir mempunyai ukuran bervariasi. segitiga. Bentuk khamir dapat berbentuk bulat oval. segitiga melengkung. butir lemak. seperti jeruk. sitoplasma.

. tetapi beberapa khamir dapat tumbuh pada suhu 0 derajat celcius. Selain itu banyak kamir yang bersifat osmofilik yakni dapat tumbuh pada medium dengan aktivitas air relative rendah. yaitu suhu optimum 25-30 derajat celcius dan suhu maksimum 34-47 derajat celcius.88-0.62-0. 2.94. yaitu 0.0-4. kecuali jika telah beradaptasi.5.65. Kebanyakan khamir lebih cepat tumbuh pada pH 4. dan tidak dapat tumbuh dengan baik pada medium alkali.Sifat Fisiologis Khamir 1. Kisaran suhu Kisaran suhu untuk pertumbuhan kebanyakan khamir pada umumnya hamper sama denga kapang. Kebutuhan air Khamir kebanyakan tumbuh paling baik pada kondisi dengan air yang cukup. \Batas aktivitas air khamir terendah untuk pertumbuhan berkisar antara 0.

Sifat Fisiologis Khamir 3. . Sebagian besar askospora khamir terbunuh pada suhu 60oC selama 10 – 15 menit. 4. Resistensi Khamir terhadap Panas Askospora (spora) khamir dapat dibunuh pada suhu 5 10oC lebih besar dari sel vegetatifnya. Kebutuhan oksigen Khamir bersifat aerob yaitu mutlak memerlukan oksigen. Kecuali khamir yang bersifat fermentatif yang hidup dalam keadaan anaerob yaitu tidak memerlukan oksigen bebas. Ada juga yang resisten pada keadaan tersebut tetapi pada umumnya tidak dapat hidup pada suhu 100oC.

Termasuk kedalam kelompok ini adalah berbagai spesies Saccharomyces. Debaryomyces dan Hanseniaspora. Kelompok yeast yang liar Kelompok yeast ini tidak mempunyai spora. Hansenula. Schizosaccharomyces. khamir diklasifikasikan menjadi dua kelompok yaitu: 1. Termasuk dalam kelompok yeast ini adalah Candida.Klasifikasi Khamir Berdasarkan morfologinya. Rhodotorula. Zygosaccharomyces. glyserol dan enzim invertase. Yeast liar ini pertumbuhannya terkadang diharapkan ada yang tidak diharapkan dalam suatu fermentasi. Sedangkan pada kelompok jenis yeast sejati ini spesies yang umum digunakan dalam industri adalah Saccharomyces cerevisiae yaitu untuk pembuatan roti. Torulopsis. minuman beralkohol. 2. . dengan ciri memiliki spora. Brettanomyces. Pichia. Yeast sejati Kelompok yeast sejati pada dasarnya termasuk kedalam kelas Ascomycetes. Trichosporon dan Kloeckera.

Khlamidospora.Reproduksi Khamir Reproduksi dengan cara pertunasan. 3.  Pembentukan Spora Aseksual 1. tumbuh pada ujung sel yang meruncing satu demi satu dilepaskan dengan tekanan. Blastospora membentuk kumpulan tunas menempel pada sel yang memanjang. bentuk spora istirahat yang mempunyai dinding sel tebal. pembelahan tunas dan pembentukan spora aseksual dinamakan reproduksi vegetatif sedangkan pembentukan spora seksual disebut dengan reproduksi seksual. . Terjadi melalui pembentukan spora dibedakan atas beberapa macam yaitu: 2. 4. Balliospora. pembelahan.

Khamir dibedakan atas dua kelompok berdasarkan jumlah kromosom di dalam inti sel yakni khamir diploid dan khamir haploid. karena itu mengandung kromoson 2n. . Inti sel pada khamir diploid terbentuk dari pengabungan inti dua sel haploid atau dua askospora.Reproduksi Khamir  Pembentukan Spora Seksual Spora seksual terdiri dari basidiospora dan askospora.

Seperti halnya kapang. jam dan jelly serta dapat menggembungkan kaleng karena produksi CO2.Kerusakan Oleh Khamir Khamir hanya sedikit resisten terhadap pemanasan. Jika makanan kaleng busuk karena pertumbuhan khamir. maka dapat diduga pemanasan makanan tersebut tidak cukup atau kaleng telah bocor. Pada umumnya kebusukan karena khamir disertai dengan pembentukan alkohol dan gas CO2 yang menyebabkan kaleng menjadi kembung. dimana kebanyakan khamir dapat terbunuh pada suhu 60oC. khamir yang tumbuh pada makanan yang diolah dengan pemanasan tidak menyebabkan penyakit pada manusia. . Khamir dapat membusukkan buah kaleng.

Cryptococcus flavus. pasteurisasi: Rhodotorula spp. C. Cryptococcus laurentii. d) Keju cottage: Cryptococcus laurentii. . curvata. R. c) Yogurt: Kluyveromyces marxianus.Manfaat Khamir Berikut beberapa produk olahan susu menggunakan yeast: a) Susu segar. lipolytica. Debaryomyces hansenii. Hansenula anomala. C. Sporobolmyces roseus e) Keju lunak: Candida lipolytica. Kluyveromyces marxianus. diffluens. Saccharomyces cerevisiae. fermentans. glutinis. C. Candida famata. P. Candida famata. Debaryomyces hansenii. b) Mentega: Rhodotorula rubra. diffluens. C. Saccharomyces cerevisiae.. Candida famata. Pichia membranafaciens.

Beberapa contoh khamir yang dimanfaatkan dalam bidang nonpangan antara lain: a) Saccharomycopsis lipolityca digunakan untuk memproduksi protein mikroba dari produk minyak tanah. Salah satu manfaat utama dari ragi atau khamir adalah pembentukan alkohol dari bahan baku karbohidrat. ragi juga dimanfaatkan dalam bidang nonpangan.Manfaat Khamir Khamir merupakan salah satu mikroorganisme yang telah diproduksi secara komersial. roti dan bir. b) Candida utilis digunakan untuk memproduksi Riboflavin dari limbah industri kertas. . Selain dimanfaatkan dalam industri pangan seperti pembuatan minuman.

ca . Jamur ini paling dikenal sebagai penyebab utama meningitis jamur dan merupakan penyebab terbanyak morbiditas dan mortalitas pasien dengan gangguan imunitas. microbiology. Cryptococcus neofarmans adalah jamur seperti ragi (yeast like fungus) yang ada dimana-mana di seluruh dunia. Jamur ini menyebabkan penyakit jamur sistemik yang disebut cryptococcosis.on.mtsinai. dahulu dikenal dengan nama Torula histolitica.Sifat-sifat Beberapa Khamir Makanan • Cryptococcus Salah satu contoh dari Cryptococcus adalah Cryptococcus neofarmans.

dan sering tumbuh dan membentuk partikel pada larutan garam dalam kering daging. air. tumbuhan. makanan dan spesimen yang berasal dari klinik.• Debaryomyces Debaryomyces adalah genus dari Saccharomycetaceae.com . Sel debaryomyces berbentuk bulat atau oval dinding bergerigi.visualphotos. www. Biasanya terdapat di tanah.

dan dapat tumbuh di udara yang telah bersih dari kontaminan. Rhodotorula dapat dibiakkan dari sampel tanah. Rhodotorula dapat memperoleh senyawa nitrogen dari lingkungannya dengan baik. air. pernapasan. . bagian dari filum Basidiomycota. dan udara. Warna koloni bervariasi dari warna krem sampai berwarna jingga/merah/merah muda atau kuning.• Rhodotorula Rhodotorula adalah khamir yang berpigmen. cukup mudah diidentifikasi dari warna koloni jingga/merah yang khas bila ditanam pada SDA (Sabouraud's Dextrose Agar). saluran pencernaan) dan dapat bersifat patogen dan menyebabkan penyakit. Warna khas ini merupakan hasil dari pigmen yang dibuat oleh ragi untuk memblokir panjang gelombang tertentu dari cahaya yang dapat merusak sel. Ia juga dapat tumbuh pada manusia (misal : kulit.

Tumbuh baik pada suhu 30oCdan pH 4. termasuk termasuk kelompok Eumycetes. Beberapa kelebihan saccharomyces dalam proses fermentasi yaitu mikroorganisme ini cepat berkembang biak. www.visualphotos. tahan terhadap kadar alkohol yang tinggi. Saccharomyces merupakan mikroorganisme bersel satu tidak berklorofil. mempunyai sifat stabil dan cepat mengadakan adaptasi.com .• Saccharomyces Saccharomyces merupakan genus khamir/ragi/yeast yang memiliki kemampuan mengubah glukosa menjadi alkohol dan CO2. tahan terhadap suhu yang tinggi.8.

dan pati lain-lainnya. dan pembuatan makanan-makanan tradisional seperti tape dan brem. prisip fermentasi ini digunakan dalam produksi alkohol.Penggunaan Khamir dalam Industri Penggunaan khamir dalam industri terutama adalah dalam produksi alcohol dari sumber karbohidrat. pati tersebut harus terlebih dahulu dihidrolisis menjadi gula-gula sederhana yaitu glukosa. brem. misalnya mengguna. atau dengan kombinasi asam dan pemanasan. Hidrolisis pati dapat dilakukan dengan beberapa cara. khamir juga digunakan dalam industry lainnya misalnya dalam pembuatan roti untuk memproduksi gas karbon dioksida secara cepat sehingga membuat lubang-lubang pada roti dan mengembangkan roti.kan enzim dari malt barlel atau kapang. anggur. Jika sebagai sumber karbohidrat digunakan pati. dan sebagainya. Selain untuk memproduksi alkohol. pembuatan protein sel tunggal. misalnya pati jagung. minuman keras. . ubi kayu. beras. misalnya pati dan molase.