You are on page 1of 21

PROTEIN

Oleh
Ni Putu Agustini,SKM.,M.Kes.
Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar

Pengertian
Berasal dari kata Yunani proteus
yang berarti utama atau
didahulukan.
 Protein merupakan rantai panjang
asam amino yang terikat satu sama
lain dakam ikatan peptida

Contoh : kolagen.Terdiri atas beberapa rantai peptida berbentuk spiral yang terjalin satu sama lain shg menyerupai batang yang kaku. tahan enzim . Bentuk Serabut . . miosin .Klasifikasi Protein  Berdasarkan Bentuk 1.Daya larut rendah.keratin. elastin.

Protein Globolar .Klasifikasi Protein  Berdasarkan Bentuk 2. globulin.Mudah berubah karena suhu. protamin.Bentuk bola . . dan terdenaturasi . konsentrasi garam.Larut dalam larutan garam encer . histon.Contoh : albumin.

Fosfoprotein.Klasifikasi Protein  Berdasarkan Bentuk 3. Protein konyugasi . .protein sederhana yang terikat dengan bahan non asam amino .Contoh : Nukleoprotein. lipoprotein.Gugus non asam amino dinamakan gugus prostetik . metaloprotein.

Terkoagulasi oleh panas . Albumin .Klasifikasi Protein  Berdasarkan kelarutan 1.Contoh : albumin telur. albumin serum.Larut dalam air . laktalbumin dalam susu .

Globulin . amandin.Contoh : globulin.Larut dalam garam encer .Mengendap dalam larutan garam konsentrasi tinggi .Terkoagulasi oleh panas . ovoglubulin.Klasifikasi Protein  Berdasarkan kelarutan 2. legumin . miosinogen.

Glutelin .Klasifikasi Protein  Berdasarkan kelarutan 3. orizenin dalam beras .Contoh : glutenin dalam gandum.Larut dalam pelarut asam atau basa .

zein pada jagung. .Larut dalam alkohol 70-80%. tidak larut dalam alkohol absolut .Contoh : gliadin dalam gandum. hordain dalam barley. Prolamin atau gliadin .Klasifikasi Protein  Berdasarkan kelarutan 4. tidak alarut air.

tidak larut dalam amonia encer. .Histon yang terkoagulasi oleh pemanasan dapat larut lagi dalam asam encer .Klasifikasi Protein  Berdasarkan kelarutan 5.Contoh : globin dalan hemoglobin.Larut dalam air. Histon . .

Protamin .Klasifikasi Protein  Berdasarkan kelarutan 6.Protein paling sederhana .Contoh : salmin dalam ikan salmon.Tidak terkoagulasi oleh panas .Larut dalam air .Bersifat basa kuat . skombrin dalam ikan makarel .

Protein alami adalah protein dalam keadaan seperti dalam sel 2.Klasifikasi Protein  Berdasarkan tingkat degradasi 1. Turunan protein merupakan hasil degradasi protein .

Protean. edestan b. Contoh : asam albuminat.Klasifikasi Protein  Turunan protein : 1. hasil hidrolisis lebih lanjut oleh asam dan alkali. alkali albuminat c. Contoh : miosan. Protein terkoagulasi : denaturasi protein oleh panas atau alkohol . hasil hidrolisis oleh air. Protein turunan primer : a. atau enzim yang bersifat tak larut. Metaprotein. asam encer.

Protein turunan skunder a. tidak terkoagulasi oleh panas.Klasifikasi Protein  Turunan protein : 2. tak terkoagulasi panas c. Protease : larut air. . diendapkan oleh amonium sulfat jenuh b. Pepton : larut air. Peptida : gabungan dua atau lebih asam amino dg ikatan peptida.

dll Protein transport : Hemoglobin. Kasein. Ovalbumin. . Mioglobin. Feritin. beta lipoprotein Protein nutrien dan penyimpan : Gliadin.KLASIFIKASI PROTEIN BERDASARKAN FUNGSI BIOLOGI  Enzim : Ribonuklease. Tripsin. Albumin serum.

Represor. Toksin difteri. . Miosin. Tubulin. Protein struktural : Keratin. Fibrinogen. Elastin. Trombin. Kolagen.KLASIFIKASI PROTEIN BERDASARKAN FUNGSI BIOLOGI Protein kontraktil atau motil :Aktin.Toksin botulinus. Protoeglikan. Protein pertahanan : Antibodi. Bisa ular Protein pengatur : Insulin. Fibroin. Hormon tumbuh.Dynein. Kortikotropin.

Metode Analisis Protein  1. . Xanthoprotein  Prinsip : protein dengan adanya asam nitrat akan membentuk warna putih setelah dipanaskan dan didinginkan jika ditambahkan NaOH pekat akan berubah menjadi orannge. Analisis Kualitatif  a.

. Analisis Kualitatif  a. yg bereaksi dg nitrat membentuk polinitro.Metode Analisis Protein  1. Xanthoprotein  Metode ini tidak cocok untuk analisis protein urine karena warna akhir orange  Test Xhantoprotein hanya positif pada protein yang mengandung gugus fenil.

Metode Analisis Protein  1. tetapi terhadap penilalanin tidak memberikan reaksi. . Analisis Kualitatif  a. Xanthoprotein  Test ini positif terhadap tiroksin dan triptofan.

Analisis Kualitatif Protein  2. . Test Biuret  Prinsip  Ikatan peptida pada protein bereaksi dengan CuSO4 dalam keadaan alkalis akan membentuk warna ungu.

Analisis Kuantitatif  1.   – Kjaldalh Tahap : Destruksi Destilasi Titrasi – 2. Metode Spektrofotometri : – a. Biuret – b. Lowry .