You are on page 1of 8

Dian Prima

Vita Dwi Septiana

2009730131
2009730054

Dokter Pembimbing :
dr. RR. Dyah Rikayanti, Sp. KJ

PENDAHULUAN  Gangguan obsesif-kompulsif (OCD) telah memiliki     penanganan farmakologik dan psikologik yang efektif saat ini. perilaku ritual ( dorongan ) yang memakan waktu . pikiran yang mengganggu ( obsesi ) . OCD ditandai dengan sesuatu yang mengganggu . Agama menjadi penyebab dari beberapa kejadian OCD primer Kejadian OCD tidak ada perbedaan pada pria dan . dan berulangulang . secara signifikan mengganggu aktivitas dan / atau menyebabkan penderitaan Berdasarkan beberapa penelitian. perbedaan budaya terbukti tidak mempengaruhi epidemiologi OCD di beberapa negara.

orang dengan OCD memiliki kemungkinan lebih kecil untuk menikah. depresi mayor dan gangguan ansietas lainnya.  Gangguan komorbid yang banyak terjadi pada orang dewasa yaitu ansietas sosial. gangguan perilaku yang mengganggu. depresi mayor dan penyelahgunaan alkohol.  Bila dibandingkan dengan gangguan ansiates lain dan gangguan mood unipolar. Yang paling sering pada kasus anak yaitu ADHD. Lebih dari 75% orang dengan OCD juga memiliki gangguan komorbid. . risiko menganggur lebih tinggi dan lebih sering dilaporkan karena gangguan sosial dan fungsi pekerjaan.

tetapi hanya efek moderat di usia muda. Sayangnya . bahkan dengan pengobatan yang efektif .Terapi empirik suportif  Secara keseluruhan. sebagian besar responden menunjukkan gejala dan gangguan sisa. tetapi sepertiga dari pasien akan menunjukkan perbaikan dan ada masalah kesehatan yang serius bagi mereka dengan .  Ada juga tingkat kekambuhan yang sangat tinggi terlihat di banyak penelitian (24 % -89 %) SRI dapat berhasil jika dilengkapi dengan antipsikotik ajuvan. farmakologi dengan serotonin reuptake inhibitor ( SRI ) menunjukkan efek besar pada orang dewasa.

fluvoxamine . Meskipun tingkat kekambuhan lebih rendah dibandingkan obat-obatan ( 12 % vs 24 % -89 % ). Metanalisis belum menunjukkan bahwa lima SRIs selektif ( fluoxetine paroxetine .161. dengan efek ukuran mulai 1.72.selektif belum nenunjukkan perbedaan dalam hal efektivitas baik pada pasien dewasa atau anakanak. perlu diperhatikan bahwa sampai 25 % dari pasien akan drop out sebelum sampai selesai pengobatan . sertraline .  Pengobatan psikologis pilihan untuk OCD pada orang dewasa dan anak-anak adalah terapi kognitif perilaku ( CBT ) saat ini lebih baik bila dibandingkan dengan obat saja . dan citalopram ) atau clomipramine SRI non .

masih diperlukan peningkatan untuk masa yang akan datang  Pertama. dampak gangguan komorbid pada pasien dengan OCD . dalam perluasan pengobatan terutama terapi psikologis dengan CBT  Kedua.  Ketiga.Petunjuk untuk penelitian yang akan datang  Walaupun pengobatan OCD terbukti mengalami perbaikan dibandingkan 30 tahun yang lalu. augmentasi terapi baik farmakologi dan psikologi bagi mereka dengan gejala sisa.

Kesimpulan  Pada saat ini. . masih diperlukan kelanjutan dalam terapi OCD yang lebih baik di masa yang akan datang untuk mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup baik pada pasien dewasa maupun anak-anak. baik dalam terapi farmakologi maupun psikologi bahkan pemahaman terhadap keadaan OCD sendiri telah menunjukkan perbaikan yang signifikan  Meskipun demikian. penanganan pasien dengan OCD telah terbukti mengalami kemajuan yang sangat baik dibandingkan dengan masa lalu.