You are on page 1of 25

1

Rhizopoda

merupakan kelas protozoa yang bergerak


dengan kaki semu yang berasal dari tonjolan selaput
plasma akibat terjadinya protoplasma dari plasma sol
ke plasma sel.
ada 6 spesies yang hidup dirongga usus besar
Entamoeba coli
Entamoeba histolytica
E. hartmani
Jodamoeba butschlii
Dientamoeba fragilis
Endolimax nana
1spesies didalam mulut : Entamoeba ginggivalis

Semua

;patogen

komensal pd manusia kecuali E.histolytica


2

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Rhizopoda berkembang biak secara


vegetative dengan membelah diri.
Kebanyakan hidupnya di air tawar dan air
laut.
Makanannya diambil dengan cara fagosit.
Hewan ini memiliki kaki semu yang
berfungsi
sebagai
alat
gerak
dan
penangkap mangsa.
Geraknya disebut gerak amoeboid.
Di dalam endoplasm,a terdapat satu atau
lebih inti, vakuola makanan dan vakuola
kontraktil.
Pernafasannya dilakukan dengan difusi

Contoh

hewan dari golongan rizhopoda : amoeba,


arcella, hydra dan planaria.
Secara umum struktur tubuh amoeba ada dua yaitu:
1)Plasmolema
dan plasmodema : yang merupakan
membrane sel pelindung sekaligus pintu gerbang zat
masuk atau keuar ked an dari dalam sel.
2)Sitoplasma
adalah protoplasma yang terdapat
diantara nucleus dan plasmolema.

Entamoeba hystolitica
Sejarah
1x ditemukan :Losch(1875) tinja pasien disentri
di leningrad Rusia
Autopsi : bentuk tropozoit dlm ulkus usus besar
Thn 1893 Quinche & Ross E. hystolitica (kista),
Schaudinn memberi nama utk membedakan dengan
Entamoeba coli yang hidup dlm usus besar manusia
1913 Walker &Sellard;Filipina E.hystolitica
penyebab kolitis amebik dan
E.coli ( Entamoeba coli) parasit komensal dlm usus
besar.
5

Klasifikasi Entamoeba histolitica adalah :


Domain
: Eukaryota
Phylum
: Amoeozoa
Clasa
: Archamoeba
Order
: Amoebida
Genus
: Entamoeba
Spesies
: E. Histolytica

Distribusi geografis : Amebiasis terdapat di seluruh dunia


(kosmopolit) terutama di daerah tropik dan daerah beriklim
sedang.

hospesnya yaitu manusia

penyakit yang ditimbulkan adalah amoebiasis

MORFOLOGI DAN DAUR HIDUP


Stadium:
1.Bentuk Histolitica
2.Bentuk minuta
3.Bentuk Kista

Mekanisme penyebaran dalam tubuh:

Kista matang
berkembangbiak di usus
Tropozoid
minuta
belum pathogen

Menyebar melalui feses


paru, hati dan

histolitica
patogen
pergi kejaringan spt:
limfa

Bentuk klinis yang dikenal adalah:


1) Amebiasis intestinal (amebiasis usus, amebiasis kolon)
2)Amebiasis ekstra-intestinal

Risk factors for severe amebiasis include:


a)Alcoholism
b)Cancer
c)Malnutrition
d)Older or younger age
e)Pregnancy
f)Recent travel to a tropical region
g)Use of corticosteroid medication to suppress the
immune system
10

11

12

Amoebiasis kolon akut:

Amebiasis kolon menahun

Sakit perut, mules, diare 10x


Diari diselingi obstipasi

Amebiasis hati
Bbmenurun,demam,tidk nafsu makan,
pembesaran hati dan nyeri tekan

13

Beberapa obat cukup baik untuk membunuh koloni


amebiasis yaitu:
- Asam arsanilik dan derivatnya
- iodichlor hydroxyquinolines
- Antibiotik; tetrasiklin & eritromisin, paromomisim.
Dosis 25 mg/kg/hari selama 5 hari
- metronidazol efektif utk bentuk histolitika dan
kista; 2g/hari selama 3 hari berturut-turut
Pencegahan : terutama ditujukan kepada
kebersihan perorangan dan kebersihan
lingkungan
14

15

3. Entamoeba gingivalis
# Klasifikasi
Domain : Eukryota
Phylum : Amoebozoa
Class : archamoebae
Genus : Entamoeba
Spesies: E. gingivalis
# Hospes : Ditemukan didalam mulut diantara kantong gingival dan
dibawah gigi.
# Morfologi
Tidak ditemukan kista, transmisinya langsung pada manusia. Hanya
bentuk tropozoid dan ukuran diameternya sekitar 10 20 mikrometer.
Entamoeba gingifalis yang dapat bergerak sangat cepat. Inti spheroid
adalah berdiameter 2-4 mikrometer dan mengandung endosome yang
sangat kecil.

16

4. Endolimax nana
# Klasifikasi
Domain
: Eikayota
Kingdom
: Amoebozoa
Phylum : Archamoebae
Genus : Endolimax
Spesies: E. nana
# Hospes :Hospes dari parasit ini adalah manusia.
# Morfologi
Terbagi atas dua bentuk yaitu ;
1. Bentuk trofozoit = besarnya 6-15 mikron, sitoplasmanya
bergranula & bervakuol, inti sentral, mempunyai kariosom yg
nyata.
2. Bentuk kista = besarnya 5-14 mikron, mempunyai 4 inti yg
letaknya tidak teratur.

17

5.

Iodamoeba butschlii

# Klasifikasi:

Domain : Eikayota
Kingdom: Amoebozoa
Ordo
: Amoebida
Genus : Iodamoeba
Spesies : I. butschlii
# Hospes:Kebanyakan pada usus manusia, babi, dan mamalia
#Morfologi
Terbagi atas dua bentuk yaitu ;
Bentuk vegetative = besarnya 8-20 mikron, bentuk lonjong dg satu inti
iodamoeba, endoplasma berisi banyak vakuol.
Bentuk kista = besarnya 8-15 mikron, bentuk lonjong atau poriform, mempunyai
satu inti iodamoeba & vakuol glikogen yg besar.
#Patologiklinis:Tidak pathogen karena tidak menimbulkan penyakit
#Terapi:Tidak memerlukan terapi

18

6. Dientamoeba Fragilis

# Klasifikasi:
Domain
: Eikayota
Phylum : Metanomada
Class : Parabasalia
Ordo : Trichomonadida
Family : Monocercomonadidae
Genus : Dientamoeba
Spesies: D. fragilis
# Distribusi geografi : populasi umum di Amerika Serikat dan negaranegara maju
# Gejala: Loose stools, diare, dan abdominal Cramping
# Pencegahan: Cucilah tangan dengan sabun dan air, terutama
setelah menggunakan toilet, mengubah diapers dan sebelum
menyiapkan makanan. Mengajarkan pada anak-anak pentingnya cuci
tangan untuk mencegah infeksi.
19

7. Noegleria fowleri
# Naegleria fowleri adalah spesies patogen pada manusia. Spesies ini dulunya
disebut Naegleria gruberi. Hospes dan nama penyakit Naegleria fowleri hidup di
alam di air tawar yang menggenang (kolam danau), di tanah dan tinja
# Distribusi geografis: Amerika Serikat, Belgia, Cekoslowakia, Australia, Selandia
Baru, India, Nigeria, Inggris, Irlandia, Venezuela, Panama, dan Papua Nugini.
# Diagnosis:Diagnosis dibuat dengan menemukan ameba dalam cairan
serebrospinal, dalam eksudat purulen dan pada jaringan nekrotik pada bedah
mayat. Pada autopsi dapat ditemukan ameba dalam jumlah besar di lesi jaringan
otak. Spesies Naegleria dalam jaringan hanya ditemukan dalam bentuk trofozoit,
tanpa adanya kista.
# Pengobatan : Amfoterisin B. Metronidazol, klorokuin, emetin dan berbagai
antibiotika tidak efektif untuk pengobatan meningitis oleh karena Naegleria.

20

21

22

23

24

SEKIAN
&
TERIMA KASIH

25