Elemen Mesin Perekat

Difinisi
 Perekatan

adalah penyambungan bahan yang sama atau bahan yang berbeda baik logam maupun bukan logam, dengan memanfaatan kontak permukaan ditambah bahan perekat sebagai media penyambungan

Keuntungan perekat dibanding keling dan las
          

Dapat menyambung bahan sejenis atau bahan yang berbeda seperti logam dengan plastik, kulit, karet. Beban yang diterima bahan perekat merata. Tidak mengalami konsentrasi tegangan. Isolator terhadap panas dan listrik. Pengerjaan pada suhu rendah Tidak merusak permukaan. Tidak terjadi korosi listrik Dapat menyesuaikan diri terhadap pemuaian (elastis). Mudah dan murah terutama pada proses perekatan dingin. Tidak menambah berat/volume, terutama untuk konstruksi pesawat terbang. Kedap gas dan cairan

Kerugian perekat dibanding keling dan las
    

 

Kemampuan menahan beban kejut, bengkok dan kupas rendah. Kemampuan menahan panas terbatas. Kurang tahan terhadap beban berganti. Memerlukan penanganan awal terhadap permukaan benda yang akan direkat. Waktu pendinginan dan pengerasan hingga benar-benar mengikat relatif lama, terutama pada proses perekatan panas. Harus memperhitungkan kontak permukaan yang cukup. Sukar dalam pengujian non-destruktif.

Penggunaan pd Kontruksi Umum
 Konstruksi-konstruksi  Perpipaan  Mekanik  Konstruksi

ringan

kayu

Penggunaan pd
 Dalam
  

industri transportasi

Terutama untuk rangka dan body pesawat Body mobil Kanvas rem/kopling

 Dalam
 

industri elektronik

Pelat-pelat transformator Lempengan pelat pada elektromotor

Penggunaan pd Industri lain
 Peralatan  Mainan  Mebel  Sepatu,

foto

tas, dll.  Vinyl lantai  Pengepakan  Wallpaper

Proses Perekatan 1
1. Pembersihan :  Bidang kontak harus bebas dari segala macam kotoran, debu, karat, lemak, dan lainlain.  Khusus untuk lemak dapat dihilangkan dengan larutan pencair seperti Aceton, Trichlor, Thinner, dan sebagainya; atau dengan bahan pencuci seperti larutan Alkali.

Proses Perekatan 2
2. Pengerjaan Permukaan :  Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kekuatan rekat.  Bidang kontak disikat, digerinda,disemprot pasir, atau dapat pula dilakukan secara kimia.

Proses Perekatan 3
3. Pelapisan/pemberian Bahan Perekat :  Bahan perekat dilapiskan dengan tipis dan merata pada permukaan bahan yang akan direkat.  Kemudian kedua permukaan ditempelkan dan tidak diperbolehkan bergeser sedikitpun.

Proses Perekatan 4
4. Penekanan :  Untuk tahap ini tergantung dari jenis bahan perekatnya. Ada yang langsung ditempel setelah pelapisan, dan ada yang hares menunggu beberapa saat sebelum ditempelkan. Permukaan yang ditempelkan hares mendapat penekanan yang merata untuk memperolah kekuatan rekat yang baik. Penekanan dapat dilakukan dengan cara : dicekam/diklem dengan ragum, atau alat pencekam lainnya.

Proses Perekatan 5
5. Waktu pendinginan :  Pada proses perekatan, semua bahan perekat memerlukan waktu pendinginan tertentu untuk pengikatan. Hal ini juga tergantung jenis bahan perekat.  Pada perekatan panas, waktu pendinginan dan pengikatan saling berkaitan. Untuk mendapatkan pengikatan yang kuat diperlukan waktu yang cukup.

Jenis Bahan Perekat
1. Bahan Perekat Cair dan Bahan Perekat Dispersi 2. Bahan Perekat Reaktif

Bahan Perekat Cair dan Bahan Perekat Dispersi
 Bahan
  

dasarnya berupa makro molekul alami dan sintetis seperti :
Resin-resin plastik, Nitro-selulosa, Karet, serta pelarut organik terutama larutan Hidrokarbon.

 Dalam

pamakaiannya, bahan dasar perekat cair akan melarut sedangkan bahan dasar perekat dispersi tidak larut.

Berdasarkan suhu operasi perekatan
 Perekatan
  

dingin

Suhu mencapai 300C, berbentuk cair dan biasanya terdiri dari resin + pelarut + pengeras.

 Perekatan

panas

Suhu lebih besar dari 300C, bentuknya resin padat yang dicairkan dengan pemanasan.

KEKUATAN PEREKAT
 Bahan

perekat  Bahan yang direkat  Permukaan bahan yang akan direkatkan  Perbedaan harga kekasaran permukaan bahan yang akan direkatkan  Temperatur kerja bahan yang direkatkan

Kekuatan Tarik Perekat
Gaya tarik(F) Panjang Pelapisan (LU) Lebar Pelapisan (b)

F τR = lu.b

b

F F Lu

Panjang Pelapisan (Lu)
 Panjang

pelapisan  10 s/d 20 tebal bahan yang tertipis

Tegangan Kupas
 Gaya

Kupas (F)  Lebar pengupasan

F σ = b
'

Tegangan Izin
 Tegangan

Izin  harga Sf=1,5…3,5 N/mm

τ R ≤ τ izin
τ izin τB = Sf

Harga kekuatan rekat R statis dan dinamis pada sambungan perekat dengan temperatur keria 0 s/d 60°C (270-330k )

a = Batasan harga b = Harga perkiraan untuk sambungan 1 lapis c = Harga perkiraan untuk sambungan 2 lapis d = Harga Perkiraan kasar.

Statis

Contoh Perhitungan
Sebuah roda gigi pinion dari St 42 direkatkan pada roda gigi dari BTK,dimana kekuatan Geser perekat τ R=15 N/mm2 Hitung:  Pada moment puntir yang dapat melepas perekat  Berapa moment puntir yang dizinkan pada beban dinamis,  bila tegangan dinamis τ dinamis =0,5 τ R  dan factor keamanan =2

Ilustrasi

Gaya geser
τ R=
F lu.b

→ F = lu.b.τ R
F = A.τ R F = (π .D.b).τ R F = π .100.50 (mm 2 ).15 N/mm 2 F = 235.500 N
D 2

Momen puntir hingga lepas

Mp = F

100 mm 2 M p = 11.775.000 Nmm M p = 235.500 N

Momen puntir

Momen puntir yang diijinkan dengan din = 0,5 R dan Sf =2

R M pij = 0,5 σ 2
Nm M pij = 0,5.11775 2 M pij = 2944 Nm

Latihan 1

Pada ujung sebuah pipa air PVC dengan diameter luar da = 63 mm tebal s = 3 mm ditutup dengan bahan yang sama dengan menggunakan perekat. Kontrol kekuatan sambungan perekat untuk menahan tekanan maksimum sebesar p = 4 bar. Kekuatan rekat dari lem rk = 8 N/mm2 dan berapa faktor keamanan yang ada (yang sebenarnya) ?

F P= Apipa

F = P. Apipa

π .D A= 4

2

τR =

F Aperekat

Aperekat = lu.b

lu = (10 : 20) × s

b = πD

τ izin

τR = sf

τR sf = τ izin

Latihan 2

Roda gigi dari polyamid disambungkan menggunakan perekat dingin dengan porosnya dari St 37. Kekuatan rekat bahan perekat rk = 15 N/mm . Berapa daya dalam kW yang dapat ditahan oleh perekat ini bila jumlah putaran n = 125 mini dan faktor keamanan Sf = 2

Latihan 3
 Berapa

harga kekuatan rekat dari bahan perekat yang digunakan, bila gaya maksimum yang dapat ditahan oleh batang uji ini sebesar = 5.200 N.

Latihan 4
 Sebuah

batang menerima gaya tarik F=36.800 N.  Berapa tegangan rekat yang terjadi ?

Latihan 5
2

lembaran Metal direkat seperti gambar disamping ini, menerima gaya tarik F = 450 N.  Berapa Tegangan rekat?