You are on page 1of 33

LAPORAN KASUS

SKABIES
Pembimbing:
Dr. Imawan Hardiman, Sp.KK

Ranti Purnama Sari
09101045

UNIVERSITAS ABDURRAB
SMF ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN
RSUD. BANGKINANG 2014

Definisi
Skabies merupakan penyakit kulit menular yang

disebabkan oleh Sarcoptes scabiei var hominis yang
penularannya melalui kontak langsung maupun
tidak langsung.
Skabies ditandai dengan rasa gatal yang
mengganggu, timbulnya kemerahan dan mempunyai
kemampuan menular.
Sinonim: the itch, gudik, budukan, gatal agogo

Epidemiologi
Skabies cenderung tinggi pada anak- anak usia

sekolah, remaja bahkan orang dewasa.
Penyakit skabies ini banyak berjangkit di:
(1)Lingkungan yang padat penduduknya,
(2)Lingkungan kumuh,
(3)Lingkungan dengan tingkat kebersihan kurang.

Etiologi : Sarcoptes scabiei .

Morfologi .

.

Siklus Hidup .

Cara penularan .

Patofisiologi Setelah kopulasi (perkawinan) yang terjadi di atas kulit yang jantan akan mati Tungau betina yang telah di buahi menggali terowongan dalam stratum korneum. Dengan kecepatan 2-3 milimeter sehari sambil meletakan telur 2-4 telur per hari sampai mencapai 40 atau 50 telur Terkadang dapat hidup sampai beberapa hari di dalam terowongan yang di gali oleh betina .

urtika dan lainlain . vesikel.Bentuk betina yang sudah dibuahi dapat hidup sekitar satu bulan Telur akan menetas dalam waktu 3-5 hari dan menjadi larva Gatal yang terjadi disebabkan oleh sensitisasi terhadap sekreta dan eksreta tungau yang memerlukan waktu kirakira sebulan setelah infestasi Larva ini dapat tinggal di dalam terowongan. tetapi juga dapat diluar. ditemukannya papul.

Dengan garukan dapat timbul EROSI EKSKORIASI KRUSTA INFEKSI SEKUNDER .

Efloresensi (Ruam) .

Efloresensi (Ruam) .

Predileksi .

Tanda kardinal .

tidak eksoriasi) pada tempat predileksi. karena ada tinta yang masuk.Pemeriksaan Penunjang Cara untuk menemukan tungau secara sederhana : . kemudian diletakkan diatas gelas obyek. .Tes Tinta Burowi.Kerokan diambil dari beberapa lesi (papul baru. dengan cara Papul skabies dilapisi dengan tinta pena. kemudian segera dihapus dengan alkohol. ditetesi KOH/NaCl/ minyak mineral ditutup dengan kaca penutup. maka jejak terowongan akan terlihat sebagai garis yang karakteristik. . lalu diperiksa dibawah mikroskop. berbelok-belok.

Diagnosis .

Penatalaksanaan .

.

Prognosis Quo ad vitam : dubia ad bonam Quo ad fanctionam : dubia ad bonam Quo ad sanationam : dubia ad bonam .

LAPORAN KASUS   IDENTITAS PASIEN Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Agama Pekerjaan : An.Laki : Perumahan Parisa Indah Blok C2 No.11 : Islam : Pelajar . Q : 12 tahun : Laki .

00 WIB KELUHAN UTAMA : Pasien mengeluh timbul bintik – bintik kecil di seluruh badan sejak 1 minggu yanglalu KELUHAN TAMBAHAN : Pada bintik – bintik kecil di seluruh badan dirasakan gatal pada malam hari dan perih .ANAMNESA Dilakukan secara autoanamnesa di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Embung Fatimah pada tanggal 20 Oktober 2014 pukul 10.

laki berusia 12 tahun mengeluh awalnya timbul bintik – bintik kecil berwarna kemerahan di tangan kanan dan kiri sejak 1 minggu yang lalu. RIWAYAT PENYAKIT DAHULU Disangkal : Riwayat penyakit serupa RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA Disangkal : Riwayat penyakit serupa RIWAYAT ALERGI : Alergi obat dan makanan disangkal . batuk dan pilek disangkal oleh pasien. Pasien mengatakan teman – teman satu pesantrennya juga mengalami keluhan yang serupa. Ruam kemudian juga timbul pada perut. Bintik – bintik kemerahan tersebut disertai gatal pada malam hari dan perih yang kemudian digaruk dan menimbulkan luka.PERJALANAN PENYAKIT : Pasien laki. bokong dan kedua tungkai. Pasien mengatakan sering tidur dikasur yang sama dengan teman – temannya. Riwayat demam.

ekskoriasi dan krusta . perut. kedua tungkai.PEMERIKSAN FISIK STATUS GENERALISATA KU : Baik Kesadaran : Composmentis Gizi : Baik Berat badan : 29 Kg Suhu Badan : Dalam batas normal Pernafasan : Dalam batas normal STATUS DERMATOLOGIS Lokasi : Terdapat di kedua tangan. dan bokong Ruam : Terdapat papul eritema miliar diskret.

 Gambar 1 : Ruam yang ditemukan pada regio dorsum manus dan interdigitalis dextra sinistra Gambar 2: Ruam yang ditemukan pada regio umbilikus .

 Gambar 3: Ruam yang ditemukan pada regio cruralis dextra sinistra Gambar 4: Ruam yang ditemukan pada regio glutealis .

Gambar 5 : ruam yang ditemukan pada regio pedís dextra sinistra .

PEMERIKSAAN PENUNJANG Tidak dilakukan V. Skabies 2. Dermatitis Atopik 3. Prurigo Hebra VI. DIAGNOSIS KERJA Skabies   . DIAGNOSIS BANDING 1.

seluruh pakaian di rumah dicuci dengan menggunakan air hangat. permetrin 5% 1x pemakaian pada seluruh permukaan kulit 2. PENATALAKSANAAN Umum : 1. 2. Memberikan penjelasan kepada pasien tentang penyakit yang diderita. Menjaga kebersihan individu teman dan keluarga. rajin makan obat dan kontrol kembali untuk melihat hasil terapi dan perkembangan penyakitnya. Khusus : 1.VII. Cetirizine tablet 1x sehari ( malam) . gentamicin cream 2x sehari pada daerah luka 3. Bagi seluruh teman satu pesantren dengan keluhan yang sama juga harus diobati 3. semua bantal. kasur dan benda-benda lain yang tidak bisa dicuci dapat dijemur dibawah sinar matahari agar tujuan dari pengobatan skabies dapat tercapai.

VIII. PROGNOSIS Quo ad vitam : bonam Quo ad functionam: bonam Quo ad sanationam: bonam .

Merupakan hal yang paling diagnostik. . sebagian tetangga yang berdekatan  Ditemukannya kanalikulus pada tempat predileksi yang berwarna putih atau keabu-abuan. berbentuk garis lurus atau berkelok. Pasien dapat didiagnosis menderita penyakit skabies. dimana hal ini sesuai dengan teori yang ada bahwa dengan ditemukannya 2 dari 4 tanda kardinal skabies maka diagnosis klinis dapat ditegakkan. pada ujung terowongan ditemukan papul dan vesikel. misalnya mengenai seluruh keluarga.  Pruritus nokturna (gatal pada malam hari ) karena akitivitas tungau lebih tinggi pada malam hari  Ditemukan pada sekelompok manusia. rata-rata panjang 1 cm.  Menemukan tungau.

Pada pasien ditemukan. ekskoriasi dan krusta. Ruam kemudian juga timbul pada daerah perut. Bintik – bintik kemerahan tersebut disertai gatal dan perih yang kemudian digaruk dan menimbulkan luka. bokong dan kedua tungkai.anamnesa : awalnya timbul bintik – bintik kecil berwarna kemerahan di tangan kanan dan kiri sejak 1 minggu yang lalu. dorsum manus dextra et sinistra. . Regio interdigital manus dextra et sinistra. region pedis dextra et sinistra. sesuai dengan teori Efloresensi lesi pada skabies adalah ditemukannya papul miliar eritema generalisata. Regio umbilicus ditemukan papul eritema multiple miliar. regio cruralis dextra et sinistra dan regio glutealis terdapat papul eritema multiple miliar diskret. diskret. dan krusta berwarna kuning kecoklatan.