You are on page 1of 21

KEMENTERIAN DALAM NEGERI DITJEN BINA PEMBANGUNAN DAERAH

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NO . 29 TAHUN 2008 tentang PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH ( KSCT ) DI DAERAH

TIM DITJEN BINA BANGDA
Disampaikan pada : Sosialisasi Permendagri No. 29 Tahun 2008 ttg Pengembangan KSCT di Daerah & SE Mendagri No. 050/3300/III/Bangda ttg Pedum Penyusunan Dokumen Perencanaan Pengembangan KSCT Region Sumatera I, Hotel Grand Antares, Medan, 14 – 16 April 2010

Latar Belakang
Masih terjadinya KESENJANGAN PEMBANGUNAN antar wilayah

(Regional Disparity), terutama daerah tertinggal, perbatasan, dan pulau-pulau kecil terluar. Lemahnya KOORDINASI, minimnya INFRASTRUKTUR kawasan, Kualitas SDM RENDAH, dan Belum optimalnya PENGELOLAAN SDA. Kurangnya KOMITMEN POLITIK KEPALA DAERAH dlm mengembangkan kawasan secara BERKELANJUTAN dlm rangka peningkatan EKONOMI RAKYAT.

Diterbitkan PERMENDAGRI NO. 29 TAHUN 2008 Tentang Pengembangan Kawasan Strategis Cepat Tumbuh (KSCT) di Daerah

MENGAPA DITERBITKAN PERMENDAGRI NO . 29 TAHUN 2008
Dalam rangka :
Mendorong percepatan pengembangan kawasan yg berpotensi sbg pusat pertumbuhan wilayah, mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah dan mendorong pertumbuhan daerah tertinggal dan perbatasan, mengoptimalkan pemanfaatan keunggulan komparatif & kompetitif produk unggulan daerah dan daya tarik kawasan di pasar domestik dan internasional.

LANDASAN HUKUM PENGEMBANGAN KSCT
 UU No. 32 Tahun 2004 ttg Pemerintahan Daerah;  UU No. 17 Tahun 2007 ttg RPJPN 2005 – 2025;  UU No. 26 Tahun 2007 ttg Penataan Ruang;  PP No. 26 Tahun 2008 ttg RTRWN;  PP No. 79 Tahun 2005 ttg Pedoman Pembinaan dan

Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;  PP No. 38 Tahun 2007 ttg Pembagian Urusan Pemerintahan;  PP No. 50 Tahun 2007 ttg Tatacara Pelaksanaan Kerjasama Daerah;  Perpres No. 7 Tahun 2005 ttg RPJMN 2004 – 2009.  Perpres No. 5 Tahun 2010 ttg RPJMN 2010 – 2014

APA ITU KSCT
Merupakan bagian KAWASAN STRATEGIS yg TELAH BERKEMBANG atau POTENSIAL utk DIKEMBANGKAN karena memiliki KEUNGGULAN SUMBER DAYA & GEOGRAFIS yg dpt MENGGERAKKAN PERTUMBUHAN EKONOMI WILAYAH SEKITARNYA.

Muatan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No . 29 Tahun 2008

Prinsip Pengembangan KSCT
Penciptaan IKLIM USAHA yang Kondusif. Adanya KEPASTIAN HUKUM. KETERPADUAN PROGRAM & KEGIATAN. KEMITRAAN antar PELAKU USAHA. KETERKAITAN antar KAWASAN dan antar PELAKU USAHA. PEMANFAATAN SD ALAM & BUATAN bagi KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. PENGUASAAAN IPTEK INDUSTRI PENGOLAHAN.

Tuj uan Pengembangan KSCT
Meningkatkan NILAI TAMBAH & DAYA SAING PRODUK UNGGULAN, PERTUMBUHAN EKONOMI, danKERJASAMA ANTAR WILAYAH. Mengoptimalkan PENGELOLAAN POTENSI SDA DAERAH/LOKAL. Mewujudkan KETERPADUAN, KESEIMBANGAN, dan KESERASIAN PERTUMBUHAN antar wilayah.

Kriteria Pemilihan KSCT
Memiliki pengaruh penting terhadap EKONOMI, SOSIAL, BUDAYA, dan LINGKUNGAN. KOMITMEN POLITIK yang KUAT KEPALA DAERAH & DPRD. Memiliki POTENSI SDA & PRODUK UNGGULAN. Ketersediaan INFRASTRUKTUR DASAR. Keterkaitan PUSAT PERTUMBUHAN & WILAYAH SEKITARNYA. KELEMBAGAAN yang SOLID & PROFESIONAL. Dukungan SDM BERKUALITAS.

Dasar Pemilihan KSCT

URUSAN PEMERINTAHAN yang menjadi KEWENANGAN PEMDA. Hasil STUDI KELAYAKAN LOKASI. Kebijakan Pengembangan Kawasan di Daerah (RENCANA INDUK, RENCANA PENGUSAHAAN, dan RENCANA TINDAK.

Penetapan KSCT
DITETAPKAN sesuai PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN. HASIL PENETAPAN disampaikan kepada MENTERI DALAM NEGERI dengan tembusan Menteri/Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Departemen terkait.

Pengembangan KSCT
vPengembangan KSCT dilakukan secara terintegrasi (Kec, Kab/Kota, Prov, dan Nasional). vPemerintah, Pemda Prov/Kab/Kota memfasilitasi PELAKU USAHA UTAMA pengembangan sektor riil. vKebijakan penyelenggaraan pengembangan kawasan didasarkan atas RENCANA INDUK, RENCANA PENGUSAHAAN, dan RENCANA TINDAK. vPenyusunan Rencana Induk, Rencana Pengusahaan, dan Rencana Tindak melibatkan Perguruan Tinggi, pelaku usaha sektor & produk unggulan, LSM, dan lembaga non pemerintah lainnya.

HIERARKI PENYUSUNAN DOKUMEN PENGEMBANGAN KSCT
RENCANA INDUK RENCANA PENGUSAHAAN RENCANA TINDAK
NA PENGEMBANGAN SEKTOR & PROD UNGGULAN

KEBIJAKAN & STRATEGI

Pembagian Kawasan

Pengembangan Infrastruktur

Informasi & Akses Pasar

Pengembangan Sektor Unggulan

Akses Permodalan Akses Teknologi

Pengembangan Kelembagaan & SDM

Aksesibilitas Infrastruktur Transportasi& Distribusi

Program dan Kegiatan yg Implementastif

Pengembangan Hulu-Hilir

RENCANA PENGEMBANGAN

Keterkaitan Dokumen Perencanaan KSCT Dengan Dokumen Perencanaan Daerah

RPJP Daerah

RPJM Daerah

RKP Daerah

RAPBD

APBD

Rencana Induk KSCT

Rencana Pengusah aan KSCT

Rencana Tindak KSCT

Renstra SKPD

RenjaSKPD

RKA SKPD

Rincian APBD

MEKANISME PERENCANAAN KSCT
NASIONAL RPJPN 2005-2025 PROVINSI RPJPD PROV KABUPATEN/KOTA RPJPD KAB/KOTA

RPJMN 2004-2009

RPJMD PROV

RPJMD KAB/KOTA

RKP TAHUNAN

RKPD PROV

RKPD KAB/KOTA

RAPBN RENSTRA K/L

APBN

RAPBD RENSTRA SKPD

APBD

RAPBD

APBD

RENSTRA SKPD

RENJA K/L

RENJA SKPD

RENJA SKPD

RKA-KL RINCIAN APBN

RKA - SKPD RINCIAN APBD PROV

RKA - SKPD RINCIAN APBD KAB/KOT

RENCANA INDUK & REN AKSI

RENCANA INDUK & REN AKSI

CIKAL BAKAL KAWASAN STRATEGIS NASIONAL PERENCANAAN IMPLEMENTASI PENGENDALIAN EVALUASI

CIKAL BAKAL KAWASAN STRATEGIS PROVINSI PERENCANAAN IMPLEMENTASI PENGENDALIAN EVALUASI

RENCANA INDUK & REN AKSI

PENGELOLAAN KAW. CEPAT TUMBUH / KAW. ANDALAN

PENGELOLAAN KAW. CEPAT TUMBUH / KAW. ANDALAN

PENGELOLAAN KAW. CEPAT TUMBUH / KAW. ANDALAN CIKAL BAKAL KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN/KOTA PERENCANAAN IMPLEMENTASI PENGENDALIAN EVALUASI

Jenis Kawasan yang Dapat Dikembangkan
Agropolitan/Minapolitan Sentra Produksi Usaha Agribisnis Terpadu Industri Masyarakat Perkebunan (KIMBUN) Usaha Peternakan (KUNAK) Industri Peternakan (KINAK)

Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan Kawasan

§Kawasan Sentra Tanaman Pangan dan Hortikultura §Kota Terpadu Mandiri (KTM) §Kawasan Bahari Terpadu (KBT) §Kawasan Sentra Budidaya Perikanan §Kawasan Pariwisata §Kawasan Industri Kecil dan Menengah §Kawasan sejenis lainnya

Kerjasama Pengembangan KSCT
Kerjasama antar PEMDA dalam penyusunan Rencana

Induk, Rencana Pengusahaan, Rencana Tindak, dan pengelolaan KSCT di daerah sesuai dengan keterkaitan fungsional kawasan yang akan dikembangkan. Melibatkan unsur perguruan tinggi, pelaku usaha sektor dan produk unggulan, LSM, dan lembaga non pemerintah lainnya. Kerjasama pengembangan KSCT antar PEMERINTAH DAERAH dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
 

Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan

KAN SECARA BERJENJANG SESUAI DENGAN TINGKATAN PEMERI

Pembinaan
PEMERINTAH DAN PEMERINTAH DAERAH Bertanggung Jawab : vPeningkatan sumber daya pengelola kawasan; vPengelola pengusahaan sektor dan produk unggulan; vPenetapan kebijakan terkait dengan pemberdayaan masyarakat; vPengembangan akses modal, pasar, teknologi, data dan informasi bisnis; vPenciptaan iklim usaha yang kondusif; vPenyediaan infrastruktur kawasan.

Pendanaan
UNTUK PEMBINAAN PENGEMBANGAN KSCT : 1.APBN
2.APBD PROVINSI 3.APBD KABUPATEN/KOTA 4.Sumber Lain yg Sah dan Tidak Mengikat 5.Investasi Pelaku Usaha dan Masyarakat 6.

Terima Kasih
Rak yat Sejahtera , Sej ahteralah Ban gsaku