PENGUKURAN DALAM PSIKOLOGI DIFERENSIAL

TIK
Setelah mengikuti perkuliahan ini, Mahasiswa diharapkan dapat: Menguraikan tentang pengukuran dalam psikologi Membedakan level of measurement Menguraikan masalah dalam pengukuran atribut psikologis

Pengertian pengukuran
Pengukuran mengukur: memberikan angkaangka pada kuantitas-kuantitas dari sifat-sifat objek menurut aturan-aturan tertentu sehingga validitasnya dapat dites secara empiris

Pengukuran
4

Pembandingan Atribut dg Alat Ukur Menghasilkan angka (Kuantitatif) Hasilnya bersifat deskriptif

Saifuddin Azwar: Pengembangan Alat Ukur Psikologi

Interpretasi Hasil Ukur
5

Pembandingan Hasil Ukur dengan suatu Norma Menghasilkan makna (Kualitatif) Kesimpulannya bersifat Evaluatif

Saifuddin Azwar: Pengembangan Alat Ukur Psikologi

Atribut Fisik vs Atribut Psikis
Atribut Fisik Berat « « « Atribut Psikis Kecemasan « « «

Skala Nominal
Angka, hasil pengukuran yang berfungsi untuk identifikasi, yaitu membedakan antara suatu subjek atau objek lainnya

Skala Ordinal
Angka, hasil pengukuran yang memberi urutan jenjang A = B; A>B; A< B

Skala Interval
Angka memberikan informasi tentang besarnya perbedaan antara objek Ada jarak antar jenjang yang tetap (selalu sama)

Skala Rasio
Level pengukuran tertinggi Ada harga 0 mutlak

Scales of Measurements
NOMINAL Difference Order Distance Unique Origin ORDINAL INTERVAL RATIO

Saifuddin Azwar: Pengembangan Alat Ukur Psikologi

11

Scales of Measurements
Skala Contoh Atribut
Kode Jenis kelamin; Nomor rumah; Kode lokasi;

Contoh Angka
P = 1; W = 0 Jalan Kawi 234 Sleman = 2; Bantul = 3

Nominal Ordinal

R = 0; S = 1; T = 2 Urutan SES; 1; 2; 3; 4; « Rangking kelas; Nomor kejuaraan OR; Juara 1; Juara 2; Juara 3 Angka derajat suhu; angka IQ WAIS; Jarak tempuh; Belanja perminggu; Berat benda; 340 C; 2190 F IQ = 112 56 Km Rp. 89.000,00 97 g; 5 ton

Interval Rasio

Saifuddin Azwar: Pengembangan Alat Ukur Psikologi

12

Masalah dalam mengukur atribut psikologis
Tidak ada pendekatan tunggal dalam pengkuran Pengukuran psikologis umumnya didasarkan pada sampel perilaku yang jumlahnya terbatas Pasti ada eror Tidak dapat didefinisikan dengan baik