You are on page 1of 23

Efficacy and safety of intravenous

paracetamol in comparison to ibuprofen for


the treatment of patent ductus arteriosus in
preterm infants: study protocol for a
randomized control trial
Carlo Dani, Chiara Poggi, Fabio Mosca, Federico Schena, Gianluca
Lista, Luca Ramenghi, Costantino Romagnoli, Enrica Salvatori, Maria
Teresa Rosignoli, Paola Lipone and Alessandro Comandini

Efficacy and safety of intravenous paracetamol in


comparison to ibuprofen for the treatment of patent
ductus arteriosus in preterm infants: study protocol for a
randomized control trial
INTRODUCTION
PDA ( Paten Ductus Arteriosus) komplikasi pada bayi
premature yang menderita dari Respiratory Distress Syndrome.

Preterm infants <28 minggu usia gestasi menerima terapi


obat/ bedah (60-70%).

LANGKAH TERAPI Paten Duktus


Arteriosus:
1. Terapi Farmakologi (NSAID)

2. Operasi Gagal terapi farmakologi


Dihindari komplikasi

Standar Medical Terapi PDA :


1. Indometasin
2. Ibuprofen (< side effect)
DRUG CHOICE

Obat tersebut efek samping pada saluran gastrointestinal, fungsi g


Agregasi platelet (perforasi, gagal ginjal, perdarahan)

Paracetamol
Treatment PDA
Menurunkan kejadian efek samping dan terapi operasi.
Penutupan PDA yg berhasil preterm infants
74 preterm neonates paracetamol (oral atau IV)
Penutupan terjadi pada 66 neonates (89%)
RCT paracetamol closure rate similar to Ibuprofen
81.2 versus 78.8 % and 72.5 versus 77.5 %

TUJUAN
Untuk mengumpulkan data yang konsisten pada
efikasi dan keamanan dari parasetamol
intravena, dibandingkan dengan ibuprofen,
untuk pengobatan PDA pada bayi prematur.

Desain Percobaan
Randomized, open label, parallel- group, ibuprofencontrolled, multicenter; prospective study.
5 Neonatal Intensive Care Units (NICU) di Italy.
110 pasien 55 pasien /grup.
3 day course investigational treatment
Usia 24- 72 jam

KRITERIA INKLUSI
Usia gestasi 25 sampai 35+6 minggu.
Persetujuan orangtua
Bukti ekokardiografi PDA antara 24- 72 jam
kehidupan

KRITERIA EKSKLUSI
1.

Major congenital malformations and disorders.

2.

Fetal hydrops.

3.

Life-threatening infection, defined as positive blood culture sample at birth.

4.

Echocardiographic evidence of pulmonary hypertension

5.

Grade 3 or 4 IVH.

6.

Serum creatinine concentration >1.5 mg/dl (132 mol/l).

7.

Urine output <1 ml/kg/h during a 24-h collection period or urine output <0.5
ml/kg/h during the first 24 h of life.

8.

Platelet count <50,000/mm3.

KRITERIA EKSKLUSI
9. Major bleeding, as revealed by hematuria, or blood in the endotracheal
aspirate, gastric aspirate, or stools, or consistent blood oozing from
puncture sites.
10. Severe liver failure, defined as elevated liver enzymes (ALT/GPT and
AST/GOT) >2 times the upper boundary of the normal range. For this kind
of population, the following ranges are considered normal: ALT/GPT: 650
U/L and AST/GOT: 35140 U/L [34].
11. Participation in another trial involving any investigational drug.

INTERVENSI
intravenous solution (10 mg/ml) paracetamol
(Tachipirina, Angelini S.p.A., Ancona, Italy)
intravenous solution (5 mg/ml) ibuprofen (Pedea,
Orphan Europe, Puteaux la Defense, France)

INTERVENSI
Grou
pI

Paracetamol

Grou
p II

Ibuprofen

IV solution 15mg/kg
per dose (1,5 ml/kg),
every 6h

IV solution

Every 6h for 3 days


Total 12 doses.

Initial dose of 10
mg/kg
followed :
5 mg/kg after 24
and 48

INTERVENSI
IV drugs infused continuously over a period of 15- 30
menit.
Daily fluid intake started 70-80 ml/kg gradually
increased by 10-20 ml/kg/ day.
Selama penelitian NSAID tidak diijinkan.

OUTCOMES
Primary Outcome rate in closing the PDA using paracetamol in comparison to ibuprofen
after the first course of treatment.
Secondary Outcome:
1. Closure rate of PDA after the first and second day of the first treatment course
2. Closure rate of PDA after the second course of treatment with ibuprofen
3. Re-opening rate of PDA
4. Incidence of surgical ligation
5. Incidence of renal failure, liver failure, and gastrointestinal complications (NEC and
isolated perforation) within 30 days. For study purposes, the renal failure is defined as a serum
creatinine concentration >1.5 mg/dl (132 mol/l) and urine output <1 ml/kg/h during a 24-h
collection period. Liver failure is defined as elevated liver enzymes more than two times the
upper boundary of the normal range (normal ranges: ALT/GPT = 650 U/L and AST/GOT = 35
140 U/L)

echocardiography diulang setiap 24 jam selama pengobatan pertama


dan kedua dan 24 jam setelah dosis terakhir dari pengobatan
USG jantung ahli
Pengolahan data sistem SAS PheedIt
= Aplikasi berbasis web sepenuhnya divalidasi yang sesuai dengan
FDA 21CFR11 dan peraturan Eropa mengenai catatan elektronik dan
tanda tangan

DISKUSI
Hasil terbaru melaporkan pada penggunaan parasetamol sangat menjanjikan
Tujuan penelitian untuk mengumpulkan data yang konsisten pada efikasi dan
keamanan dari parasetamol intravena, dibandingkan dengan ibuprofen, untuk
pengobatan PDA pada bayi prematur.
pengobatan ibuprofen awal HSPDA pada usia rata-rata 3 hari tidak signifikan
mempengaruhi terjadinya BPD, kematian, NEC, IVH berat dan PVL,
dibandingkan dengan pengobatan yang tertunda pada usia rata-rata 11 hari di
baru lahir dari 23-32 minggu kehamilan,.

Akhirnya, parasetamol bisa menjadi terapi pilihan untuk


pengelolaan hemodinamik PDA signifikan, terutama
karena profil efek samping yang lebih menguntungkan.

Status percobaan
Pendaftaran pasien dimulai pada bulan Desember 2015
dalam satu pusat dan di Januari 2016.

CRITICAL APPRAISAL
What is the purpose of the study?
Untuk mengumpulkan data yang konsisten pada efikasi dan
keamanan dari parasetamol intravena, dibandingkan dengan
ibuprofen, untuk pengobatan PDA pada bayi prematur.

Why are the investigator asking the question?


Terapi medis standar untuk PDA penutupan terutama
melibatkan baik indometasin atau ibuprofen. Namun, obat ini
dapat menyebabkan efek samping yang parah yang
melibatkan aparat gastrointestinal, fungsi ginjal, dan agregasi
platelet, sehingga mendorong pengembangan perforasi
gastrointestinal, gagal ginjal akut, dan gangguan perdarahan.

What is the standart treatment?

What is the potential benefit/ harm for participant?


Partisipan dengan pengobatan Parasetamol memiliki angka yg
signifikan dalam penutun PDA serta tidak ditemukan efek
samping.