You are on page 1of 17

MATERI HARI

INI

Disusun oleh:
 Septia Astuti

FISIKA DAN
PENGUKURAN

Alfira Asaidah Hasna
Ilham
Reny indriyanti

Time : 50 menit
Dosen : Sukir
Maryanto,Ph.D

Teori dan Hukum • Konversi Satuan • Angka Signifikan Defenis i Fisika Pengukura n dan Ketidakpas tian Analisis Dimens i Satuan Sistem Internasion al • Orde Magnitudo .• Model.

kejadian-kejadian alam serta interaksi dari benda-benda di alam Fisika merupakan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada pengamatan eksperimental dan pengukuran kuantitatif. gejala-gejala.APA ITU FISIKA ??? Ilmu yang mempelajari benda-benda dialam. .

. MODEL  Merupakan semacam analogi / bayangan mengenai fenomena yang bersangkutan dipandang dari hal yang sudah akrab dengan kita.  Tujuan: sebagai acuan atau gambaran ketika kita tidak bisa melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi. TEORI DAN HUKUM 1.MODEL.

misalnya) .2. 3. lebih rinci dan dapat memberikan prediksi yang dapat diuji secara kuantitatif seringkali dengan ketepatan tinggi. TEORI Lebih luas. HUKUM Pernyataan-pernyataan tertentu yang singkat tetapi bersifat umum mengenai prilaku alam (bahwa energi itu kekal.

PENGUKURAN Membandingkan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang sejenis yang ditetapkan sebagai satuan Dasar pengujian suatu teori dalam sains Perlu memiliki sistem satuan yang konsisten Adanya Ketidakpastian Perlu aturan yang disepakati tentang ketidakpastian .

2±0.1 dan 5.1cm menyatakan perkiraan ketidakpastian pada pengukuran itu. atau perkiraan ketidakpastian.1 cm hasil ±0.  Aturan Angka signifikan digunakan sebagai pendekatan ketidakpastian hasil perhitungan . sehingga lebar sebenarnya paling mungkin berada diantara 5.KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN  Pada setiap pengukuran selalu muncul ketidakpastian  Menyatakan ketidakpastian Ketika menyatakan hasil pengukuran. pada pengukuran tersebut. contoh: lebar papan = 5. penting juga untuk menyatakan ketepatan.3 cm.

diantara digit yang bukan nol .03 0.7000 x 102 3 2 2 3 5 Angka Angka Angka Angka Angka signifikan signifikan signifikan signifikan signifikan .0 x 101 1.70 x 102 1.setelah koma dan angka signifikan yang lain Semua digit dalam notasi ilmiah adalah angka signifikan Contoh 3.0031 4.ANGKA SIGNIFIKAN     Jumlah digit yang muncul dalam setiap hasil pengukuran atau perhitungan yang masih dapat dipastikan (selain angka nol yang dipakai untuk menetapkan letak koma) Semua digit yang tidak nol adalah angka signifikan Nol adalah angka signifikan ketika: .

004 = 3.04 x 10² = 1.1 + 0.0 x 10¹ ÷ 2.OPERASI DENGAN ANGKA SIGNIFIKAN    Jumlah angka signifikan pada perkalian atau pembagian tidaklah lebih besar dari pada jumlah terkecil angka signifikan dalam masing-masing bilangan dalam perkalian atau pembagian Hasil dari penjumlahan atau pengurangan dua bilangan tidak mempunyai angka signifikan diluar tempat desimal terakhir dimana kedua bilangan asal mempunyai angka signifikan. Contoh 2 x 3.1 4.1 = 6 3.9 X 10 -1 .

km ⟹ satuan panjang sekon. gram. sekon) b. sekon) 2. menit. metrik : a. S.  Sistem Satuan 1. Cgs (centimeter. Non metrik (sistim british) -foot (panjang) -pound(gaya) -sekon(waktu) .SATUAN  Satuan Ukuran dari suatu besaran ditetapkan sebagai satuan contoh : meter. jam ⟹ satuan waktu dll. S. mks (meter. kilometer.

SI : meter (m) . PANJANG Satuan .cgs : centimeter (cm) . Sistem Internasional 1.USA : foot (ft)  Satu meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam vakum selama selang waktu 1/299 792 458 sekon .

700 kali prioda radiasi dari sebuah atom cesium .SI : kilogram (kg) .2.631. WAKTU  Satuan  Satu ⟶ sekon (detik) sekon didefinisikan sebagai 9. MASSA  Satuan .cgs : gram (g) .USA : pound  Satu kilogram didefinisikan sebagai massa silinder campuran platinum iridium khusus yang dijaga tetap dibadan pengukuran internasional Sevres Prancis 3.192.

Awalan-awalan metrik SI Awalan Singkatan gigaG 109 megaM 106 kilok 103 senti c 10-2 milli m 10-3 micro μ 10-6 nano n 10-9 pico p 10-12 Nilai .

44 cm Karena 1m = 100 cm.  Contoh: Berapa lari 100 m jika dinyatakan dalam yard? Penyelesaian: Mari kita anggap jarak tersebut diketahui dengan akurat sampai empat angka signifikan.094 yd. 100.9144 m.0 m. Satu yard (yd) adalah tepat 3 feet (36 inci).094 ) =109.4 yard dari lari 100 yard . = (36 in) (2.4 yd berarti lari 100m lebih jauh 9. sehingga: 1 yd = 3 ft = 36 in.KONVERSI SATUAN  Ketika satuan tidak cocok. Maka 100m = (100 m) (1. Kita dapat menulis ulang hasil menjadi 1m = = 1.540 Atau 1yd = 0. ) = 91. konversikan sehingga satuannya cocok (sama).

ORDE MAGNITUDO    Kadang-kadang diperlukan mengetahui besar suatu kuantitas hanya dalam faktor 10 Ini dikenal dengan Orde Magnitudo Contoh Berapa massa total mahasiswa di kelas ini? massa tiap mahasiswa m ~ 75 kg Jumlah mahasiswa n ~ 75 mTotal ~ 75 × 75 kg = 5625 kg ~ 6 × 103 kg .

Dimensi primer -⦋M⦌ = massa -⦋L⦌ = panjang -⦋T⦌ = waktu Dimensi sekunder -⦋M⦌⦋L⦌-3 = massa jenis .⦋L⦌⦋T⦌-2 = percepatan .DIMENSI  Dimensi⟶ cara penulisan suatu besaran dengan menggunakan simbol (lambang) besaran pokok.

a = percepatan.⦋T⦌ = ⦋L⦌/⦋T2⦌. persamaan yang benar adalah x = at2 . besaran usaha sama dengan besaran energi kinetik  Digunakan untuk menentukan persamaan yang pasti salah atau mungkin benar Contoh: manakah hubungan yang benar antara x = at atau x = at2 ? Penyelesaian: x = jarak.ANALISIS DIMENSI  Digunakan untuk membuktikan 2 besaran fisika setara atau tidak contoh: buktikan bahwa besaran usaha (W) memiliki kesetaraan dengan besaran energi kinetik! diket: W = ⦋M⦌⦋L⦌2⦋T⦌-2 EK = ½ mv2 = ⦋M⦌(⦋L⦌⦋T⦌-1)2 = ⦋M⦌⦋L⦌2⦋T⦌-2 Jadi.⦋T⦌2 =⦋L⦌/⦋T⦌ = ⦋L⦌ Jadi. t = waktu x = at x = at2 = ⦋L⦌/⦋T2⦌.