You are on page 1of 11

• Ilmuwan wajib melaporkan

penemuannya secara objektif.
(Penelitian ilmiah ---- faktor kontrol).
• Laporan ilmuan harus sejujur-jujurnya
dan terbuka untuk pengulangan.

.

“Rekayasa” .

bebas dari praduga. terbuka akan pandangan orang lain. • Ilmuan tidak akan berusaha memperoleh dugaan dari buah pikirannya atas dasar prasangka. • Ilmuan selalu menghargai setiap gagasan baru. .• Ilmuan harus mempunyai pandangan luas. dan mengujinya sebelum diterima atau ditolak.

• Ilmuan tidak akan memaksakan pendapatnya pada orang lain. • Ilmuan bersedia mengakui bahwa orang lain mungkin lebih hebat. . • Ilmuan mempunyai tenggang rasa atau sikap toleran yang tinggi. dan memperbandingkan pendapatnya dengan orang lain.• Ilmuan tidak merasa diri paling hebat. jauh dari sikap angkuh/sombong. • Ilmuan bersedia belajar dari orang lain.

• Ilmuan tidak akan sinis namun kritis untuk memperoleh data yg menjadi dasar suatu kesimpulan. . Ia tidak akan menerima suatu kesimpulan tanpa didukung bukti-bukti kuat. skeptis. • Setiap informasi perlu diuji dan dicek serta diverifikasi.• Ilmuan selalu bersikap hati-hati. Ia akan menyelediki bukti-bukti yg melatarbelakangi suatu kesimpulan. meragui.

. • Rasa humor seorang ilmuan berhubungan dengan tingkat kecerdasan maupun sikap optimis seseorang.• Ilmuan selalu berpengharapan baik dan optimis. Ia tidak akan berkata “sesuatu tidak dapat dikerjakan” tetapi “Berikan saya kesempatan untuk memikirkan dan mencoba mengerjakan”.

.

kemunafikan. penipuan. dan kebatilan yang akan menghambat kemajuan. kepurapuraan. .• Ilmuan sebagai pencari kebenaran harus berani melawan semua ketidakbenaran.

• Ilmuan harus mengembangkan ilmunya secara kreatif. .

. mereka yg telah memiliki sikap itu harus berbuat dengan usaha yg sungguh-sungguh. • Jiwa dan semangat ilmiah sering didapatkan dari : pengalaman bergaul. • Sikap ilmiah harus lebih diresapi dan dilakukan daripada diajarkan. membaca biografi dan tulisan ilmuan besar dunia.• Tidak seorangpun dilahirkan dengan memiliki sikap ilmiah.