You are on page 1of 20

REFERAT

DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA
ASMA PADA ANAK
Pembimbing
Penyusun

: dr. Susilorini, Sp.A

: Jonathan Wiradinata – 11.2015.134

DEFINISI
Asma

Bronkospasm
e

Inflamasi

Sekresi
jalan nafas

ANATOMI DAN FISIOLOGIS  FARING  LARING  TRAKEA  BRONKUS  BRONKIOLUS .

Nafas .ETIOLOGI Alergi Iritan Infeksi Olahraga Sel inflamasi Mediator Kimia Faktor kemotaktik inflamasi Konstriksi Sal.

EPIDEIOMOLOGI .

PATOGENESIS  Airway remodeling dan inflamasi .

PATOFISIOLOGI  Obstruksi saluran nafas  Inflamasi :  Hiperreaktivitas bronkus Sel-sel inflamasi Kontraksi otot polos bronkus  edema + remodeling + hiperplasi dan hipertrofi otot polos  Hiperplasia dan hipertrofi saluran Produksi secret kental dan banyak nafas .

iritan. takikardi. virus. sesak nafas atau nafas cepat  Tes bronkodilator  Faktor pemicu : allergen. ekspirasi memanjang  berlanjut  sianosis. agitasi. olahraga.MANIFESTASI KLINIS DAN DIAGNOSIS  Batuk . riwayat atopi penderita keluarga  Pf : Takipnea. retraksi. mengi. emosi. ketidakmampuan bicara  Spirometer test  Uji provokasi bronkus  Cek lab darah IgE dan eosinophil  Tes cukit kulit  Rontgen thorax . cuaca lembab atau dingin. mengi.

.

.

.

.

DIFFERENT DIAGNOSIS .

metil prednisolon)  Inhalasi anti kolinergik (ipratropium bromid. orsiprenalin. salbutamal. salbutamol. klenbuterol)  Golongan obat oral lepas lambat (terbutalin.TATALAKSANA  Inhalasi anti inflamasi non Obat perada (reliever)  Inhalasi agonis β2 aksi cepat (terbutalin. prednisolon. fenoterol)  Steroid sistemik (prednison. oksitropium bromid)  Xantinergik aksi cepat (teofilin) steroid (kromoglikat. Obat pengendali (controller) nedokromil)  Inhalasi steroid (beklometason. budesonid. salmeterol. triamsionolon. teofilin) . flunisonid dan flutikason dipropionat)  Inhalasi atau oral agonis β2 aksi lambat( prokaterol. bambuterol.

 Pemberian ASI ekskulsif minimal 4 bulan  Penghindaran makanan berpotensi alergenik .PREVENSI DAN INTERVENSI DINI  Pengendalian lingkungan.

TATALAKSANA SERANGAN ASMA Di rumah  Beta 2 agonis atau teofilin  MDI atau nebulizer  Waktu 30 menit ga ada perbaikan  Rumah sakit Di ruang emergency .

.

PENCEGAHAN SERANGAN ASMA  Hindari factor-factor pencetus  Alergi  Infeksi  Iritan  Cuaca  Kegiatan jasmani  ISPA  Reflux gastroesofagus  Psikis  Obat-obat dan terapi imunologik .

. inflamasi dan peningkatan sekresi jalan napas terhadap berbagai stimulan. adalah suatu penyakit obstruksi pada jalan nafas secara reversibel yang ditandai dengan bronkospasme.  Inflamasi dan remodeling airway sering menyebabkan asma  Tatalaksana asma dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu reliever dan controller  Selain tatalakasana secara medikamentosa. perlu juga memperhatikan tindakan preventif dengan menghindari faktor-faktor resiko yang dapat membuat kekambuhan asma.KESIMPULAN  Asma disebut juga sebagai Reactive Airway Disease (RAD).