You are on page 1of 23

OM

SWASTIASTU

NAMA
: NI LUH GEDE
DEVI
WULANDARI
NIM
:
PO7120014030
TINGKAT: II.1
PRODI : D III
KEPERAWATAN

KOMUNIKASI
TERAPEUTIK

DEFINISI KOMUNIKASI
TERAPEUTIK
Komunikasi terapeutik adalah proses
dimana perawat menggunakan
pendekatan terencana dalam
mempelajari kliennya (Keltner,
Schwecke, dan Bostrom, dalam Potter &
Perry, 2005)
Komunikasi terapeutik adalah suatu
interaksi interpersonal antara perawat
dan klien yang selama interaksi
berlangsung perawat berfokus pada
kebutuhan khusus klien untuk

TUJUAN KOMUNIKASI
TERAPEUTIK
Realisasi diri dan penerimaan diri
Identitas diri yang jelas dan
integritas tinggi
Kemampuan membina hubungan
interpersonal
Peningkatan fungsi dan
kemampuan memenuhi kebutuhan
dan tujuan personal yang realistis.

Tujuan terapeutik akan tercapai jika


Perawat memiliki karakteristik sebagai
berikut:
Kesadaran diri terhadap nilai yang
dianutnya
Kemampuan untuk menganalisa
perasaannya sendiri.
Kemampuan untuk menjadi contoh
peran
Altruistik
Rasa tanggung jawab etik dan moral

FUNGSI KOMUNIKASI
TERAPEUTIK
Fungsi komunikasi terapeutik adalah
untuk mendorong dan menganjurkan
kerja sama antara perawat dan
pasien melalui hubungan perawat
dan pasien, mengidentifikasi,
mengungkap perasaan dan mengkaji
masalah serta evaluasi tindakan
yang dilakukan oleh perawat.

PRINSIP-PRINSIP KOMUNIKASI
TERAPEUTIK
Kejujuran (Trustworthy)
Ekspresif dan tidak membingungkan
agar tidak terjadi kesalahpahaman
Bersikap positif
Empati, bukan simpati
Melihat permasalahan dari kacamata
pasien
Menerima pasien apa adanya
Sensitive terhadap perasaan pasien
Tidak mudah terpengaruh oleh masa

KOMPONEN KOMUNIKASI
TERAPEUTIK

Empati
Kepercayaan
Kejujuran
Keterbukaan diri
Mendengarkan aktif

FASE HUBUNGAN KOMUNIKASI


TERAPEUTIK

Identifikasi Masalah pada Tahap Kerja


Menerapkan

Eksploitasi pada Tahap Kerja


Perawat

TEKNIK KOMUNIKASI
TERAPEUTIK
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Mendengarkan
Menunjukkan penerimaan
Mengulang Pernyataan Klien
Klarifikasi
Memfokuskan Pembicaraan
Menyampaikan Hasil
Pengamatan
g. Menawarkan Informasi.
h. Diam
i. Menunjukkan Penghargaan

SIKAP KOMUNIKASI TERAPEUTIK


Sikap

SIKAP
YANG
BENAR

SIKAP
YANG
SALAH

Daftar Pustaka
Kozier, B., et al.(2010).Buku Ajar Fundamental
Keperawatan: Konsep, Proses & Praktik Edisi 7
Volume 1.Jakarta: EGC.
MH. Pribadi Zen (2013). Panduan Komunikasi
Efektif Untuk Bekal Keperawatan Profesional.
Jogjakarta: D-Medika

Potter, P. A. & Perry, A. G. (2009). Fundamentals


of Nursing: Concepts, Process and Practice.
7th Ed. (Terjemahan). Jakarta: Salemba
Merdeka.
Taufiq, Ihsan. 2015. Komunikasi Terapeutik.
(https://www.academia.edu/8425510/Komunika
si_Terapeutik) diakses pada 29 Agustus 2015,
pukul 20.45 Wita

OM SANTIH,
SANTIH,
SANTIH OM