You are on page 1of 11

Sistem : Himpunan komponen2 yg saling berkaitan & bekerja secara teratur untuk mencapai tujuan tertentu .

PENGERTIAN PANGAN Menurut Peraturan Pemerintah RI nomor 28 tahun 2004. termasuk bahan tambahan pangan. baik yang diolah maupun yang tidak diolah. yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia. bahan baku pangan dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan. . pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air. pengolahan dan atau pembuatan makanan atau minuman.

Pangan dibedakan atas :  Pangan Segar  Pangan Olahan  Pangan Siap Saji .

minyak sawit. kacang tanah. Minyak dan lemak : minyak kelapa. kopi. daging. susu dan telur. Gula : gula pasir. makanan dan minuman jadi. gula merah. Kacang-kacangan : kedelai. coklat. Pangan hewani : ikan. sorghum dan terigu Umbi-umbian : ubi kayu. kacang hijau. bumbu-bumbuan.Kelompok Bahan Pangan Padi-padian : beras. Sayur dan buah : semua jenis sayuran dan buah-buahan yang biasa dikonsumsi Lain-lain : teh. Buah/biji berminyak : kelapa. . ubi jalar. daging. sirup. kentang talas dan sagu. jagung.

pertumbuhan. Proses tersebut mencakup pengambilan dan pengolahan zat padat dan cair dari makanan yang diperlukan untuk memelihara kehidupan. WHO mengartikan ilmu gizi sebagai ilmu yang mempelajari proses yang terjadi pada organisme hidup.GIZI . berfungsinya organ tubuh dan menghasilkan energi. .

merata & terjangkau semua orang pd setiap saat agar hidup sehat & produktif .Sistem Pangan dan Gizi (SPG) Himpunan subsistem pangan dan gizi yg saling berkaitan & terorganisasi u/ mencapai tujuan  Tujuan SPG Tersedia pangan yg cukup baik jumlah & mutunya aman.

Subsistem Dalam Sistem Pangan. Gizi dan Kesehatan Penyediaan pangan Distribusi pangan Konsumsi pangan Utilisasi makanan .

Kepentingan dan Manfaat Sistem Pangan dan Gizi Menurut Departemen Pertanian (http://www.go.id) kepentingan dan manfaat dari sistem pangan dan gizi yaitu :  Kepala Daerah Sebagai dasar menetapkan kebijakan penanggulangan masalah pangan dan gizi dalam:  Menentukan daerah prioritas  Merumuskan tindakan pencegahan terhadap ancaman krisis pangan dan gizi  Mengalokasikan sumberdaya secara lebih efektif da efisien  Mengkoordinasikan program lintas sektor .deptan.

 Pengelola Program  Penetapan lokasi dan sasaran  Menyusun kegiatan terpadu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi sector  Proses pemantauan pelaksanaan  Melaksanakan kerjasama lintas sector  Mengevaluasi pelaksanaan program  Masyarakat  Kemungkinan kejadian krisis pangan di masyarakat dapat dicegah  Ketahanan pangan ditingkat rumah tangga menigkat  Melindungi golongan rawan dari keadaan yang dapat memperburuk status gizi .