You are on page 1of 16

Analisa Masalah Kesehatan

dan Perilaku
Analisa masalah kesehatan
• Tingginya angka kejadian pneumonia
• Tingginya angka kejadian ISPA
• Tingginya angka kejadian diare

. Membuang limbah rumah tangga di sekitar rumah. Membuang sampah sembarangan. Merokok baik didalam rumah maupun lingkungan sekitar. Lantai tidak berubin. Tidak menutup tempat penyimpanan piring bersih. Jamban yang menyatu dengan dapur tanpa sekat tembok yang tertutup. Tidak membersihkan ventilasi dan membukanya di pagi hari.Analisa masalah perilaku • • • • • • • • Banyak warga yang tidak mempunyai dapur sehat.

. • Kurangnya informasi tentang bahaya merokok bagi kesehatan • Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya ventilasi sebagai sirkulasi udara. • Kurangnya pengetahuan mengenai manfaat air bersih • Kurangnya ketersediaan tempat sampah di setiap rumah. • Kurangnya pengetahuan mengenai perlunya mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.Analisa faktor-faktor yang melatar belakangi perilaku sekarang • Kurangnya pengetahuan mengenai tentang dapur sehat • Kurangnya ketersediaan saluran pembuangan air kotor pada tempat mencuci piring.

Perilaku yang diharapkan • Menyediakan air yang sehat untuk dikonsumsi sehari-hari • Membuat saluran limbah rumah tangga yang baik • Tidak merokok dimanapun berada • Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun • Menyediakan dan menggunakan dapur sehat dirumah • Menyediakan tempat sampah di setiap rumah • Menyediakan jumlah dan luas ventilasi yang baik dan sehat • Menggunakan lantai berubin pada setiap lantai dirumah .

Sasaran – Sasaran primer: Masyarakat di Kampung Gaga. Desa Tanjung Pasir – Sasaran sekunder: • • • • • Ketua RT Ketua RW Kader Tenaga kesehatan di wilayah tersebut Tenaga dinas kebersihan .

.Tujuan – Tujuan umum: • Menggerakkan pembangunan nasional berwawasan kesehatan. mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. sera memelihara dan meningkatkan kesehatan individu. keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya. memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu. merata dan terjangkau.

• Memahami bahaya merokok . • Manfaat memiliki ventilasi pada dapur sehat. • Manfaat memiliki saluran pembuangan air yang baik pada tempat mencuci piring.Tujuan khusus • Memahami tentang manfaat dapur sehat bagi kesehatan • Memahami informasi tentang ventilasi yang baik • Memahami informasi tentang pentingnya memiliki dapur sehat.

Strategi Umum • Advocacy   • Dukungan lingkungan   • Pemberdayaan • Pendekatan dalam pemberdayaan / social support • RDD ( research development dissemination) • Problem solving • Social interaction .

. pneumonia.Pesan Pokok • Jika anda menggunakan dapur yang sehat maka anda akan mengurangi resiko penularan penyakit seperti diare. • Menghentikan kebiasaan merokok di dalam rumah maka anda menjaga kesehatan keluarga anda. • Membuat saluran limbah rumah tangga maka anda mengurangi resiko tercemarnya air sumur. • Memiliki jumlah dan luas ventilasi yang baik maka anda akan memiliki sirkulasi udara yang baik. ISPA. • Mengkonsumsi air minum dari hasil pengelolaan air bersih akan mengurangi resiko terkena penyakit diare. • Membuang sampah pada tempatnya maka anda telah melakukan satu langkah untuk mencegah terjangkit penyakit.

• Media penyampaian informasi yang digunakan dalam penyuluhan ini antara lain: Poster Leaflet . kami menggunakan komunikasi secara interpersonal dengan jumlah peserta sebanyak delapan belas orang.Metode dan Saluran Komunikasi Tipe saluran komunikasi yang digunakan • Dalam penyuluhan yang kami selenggarakan pada tanggal 26 Juni 2014 mengenai pengetahuan dapur sehat.

Nama kegiatan      • Nama kegiatan penyuluhan ini adalah “Pengetahuan tentang dapur sehat". Susunan kepanitiaan • PJ Kegiatan : Try Setiawardana • Acara : Widya puspita. Nabila toda • Pubdok : Nia anestya.Menetapkan Kegiatan Operasional  1. Konsep acara ·         Persiapan ·         Pelaksanaan  . Wiwinda octalia . Tujuan ·  Tujuan Umum: ·  Tujuan Khusus: 3. Waktu dan Tempat   4. Raka aditya. 2.

Menetapkan Pemantauan & Penilaian • Pemantauan (Monitoring) • Pengetahuan menciptakan kondisi dapur sehat dengan kriterianya yaitu: .Pemahaman tentang pengertian dapur sehat .Pemahaman tentang kriteria dapur sehat Memberikan penjelasan tentang berbagai penyakit akibat kondisi dapur yang tidak sehat .

Jika pesan yang disampaikan sebelumnya tidak berhasil mengubah perilaku masyarakat maka akan dilakukan revisi materi. bahan dan strategi penyuluhan bila perlu.• Input penyuluhan Man Money Material Method • Hasil penyuluhan Terjadi perubahan perilaku masyarakat untuk memelihara lingkungan di dalam dan di luar rumah yang sehat. Hasil ini diamati secara berkala apakah terdapat perubahan perilaku masyarakat terhadap dapur sehat yang baik. .

•     Indikator yang dipantau Masyarakat peserta penyuluhan pengetahuan dapur sehat Prosedur pengorganisasian kegiatan-kegiatan penyuluhan yang diaplikasikan Jumlah masyarakat yang dapat menciptakan dan memelihara lingkungan dapur yang sehat. Target pencapaian kegiatan terhadap pemberian pengetahuan tentang dapur sehat • Cara memantau Observasi • Orang yang memantau  Yang bertanggung jawab ketua kelompok dari tim penyuluhan  Yang melaksanakan Kelompok 3 PH Kedkom • Waktu diadakan pemantauan Pemantauan dilakukan setiap 1 kali seminggu secara berkala selama 6 bulan .

. • Bergotong royong bersama masyarakat dalam memelihara lingkungan.• Evaluasi input • Mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk hadir dalam penyuluhan tentang dapur sehat • Menambah tenaga kesehatan yang bisa langsung turun ke lapangan • Memberikan kartu jaminan sehat untuk masyarakat • Melakukan pengajuan kerjasama dengan dinas kebersihan untuk pengangkutan tempat pengumpulan sampah rumah tangga sementara • Melakukan pengajuan dengan pemerintah daerah untuk membangun sarana saluran pembuangan air limbah.

• Evaluasi hasil Menilai apakah pesan yang disampaikan bisa berpengaruh terhadap masyarakat yang mencakup perubahan pengetahuan.• Evaluasi proses Menilai apakah pesan tersebut dapat di mengerti dan bisa diaplikasikan oleh masyarakat. • Evaluasi dampak Dampak dari sebuah perilaku dapat diketahui setelah 1-2 tahun berjalannya program yang telah dilaksanakan . sikap dan perilaku.