IFRS 5

Non Current Assets Held For Sale

Kelompok 3
Vera Angraini (1311000286)
Cynthia Yuli Ariyani (1311000309)
Fajar Nugroho (1311000347)

NGERTIAN DAN RUANG LINGK
PSAK No. 58 merupakan adopsi dari
IFRS 5 tentang Non-current Assets
Held for Sale and Discontinued
Operations. IFRS 5 adalah standar
pertama yang dihasilkan dari joint
project antara IASB dan FASB. IFRS 5
ini adalah hasil review Standar FASB
SFAS No. 144 Accounting for the
Impairment or Disposal of Long-Lived
Assets yang diterbitkan tahun 2001.

NGERTIAN DAN RUANG LINGK
PSAK 58
mengatur:
Akuntansi
untuk aset
tidak lancar
yang dimiliki
untuk dijual

Penyajian dan
pengungkapan
operasi
dihentikan

PENGERTIAN DAN RUANG
LINGKUP

Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual diatur tersendiri dalam PSAK
58 (revisi 2009) tentang Aset Tidak lancar yang Dimiliki Untuk Dijual
dan Operasi yang dihentikan
PSAK 58 berlaku untuk semua aset tidak lancar bukan hanya aset
tunggal, namun berlaku juga untuk kelompok aset dan liabilities terkait
yang akan dilepas dalam satu transaksi tunggal (disebut dengan istilah
kelompok lepasan).

NGERTIAN DAN RUANG LINGK
Aset Tidak Lancar adalah aset yang tidak
memenuhi definisi aset lancar misalnya aset
tetap atau aset tak berwujud.
Dimiliki Untuk dijual artinya nilai tercatat
aset akan dipulihkan melalui penjualan, bukan
digunakan dalam kegiatan usaha.
Suatu Aset yang dimiliki untuk dijual
adalah ketika entitas berniat untuk tidak
menggunakan aset tersebut dalam kegiatan
operasinya, namun berniat untuk menjualnya.

Klasifikasi Aset Tidak Lancar Dimiliki
untuk Dijual

Syarat yang harus terpenuhi:
Aset harus tersedia dan berada dalam keadaan dapat dijual dan
penjualannya harus sangat mungkin terjadi (highly probable);
Aset ini sudah dipasarkan secara aktif pada harga yang cukup
masuk akal sesuai dengan nilai wajarnya kini;
Penjualan harus sudah diselesaikan, atau diharapkan dapat
diselesaikan dalam jangka waktu 12 bulan sejak tanggal
klasifikasi; dan
Tindakan yang diperlukan untuk menyelesaikan rencana tersebut
sudah dilakukan sehingga mengindikasikan tidak mungkin terjadi
perubahan signifikan atau pembatalan atas rencana tersebut.

PENGUKURAN ASET TIDAK LANCAR
(ATAU KELOMPOK LEPASAN) YANG
DIKLASIFIKASIKAN SEBAGAI DIMILIKI
UNTUK DIJUAL
Sesaat sebelum klasifikasi awal sebagai
dimiliki untuk dijual:
 Diukur sesuai dengan PSAK terkait.
 Pertimbangkan kemungkinan adanya
penurunan nilai.
 Penurunan nilai diakui di laba/rugi atau di
laporan ekuitas jika menggunakan model
revaluasi (PSAK 16: Aset tetap; PSAK 19: Aset
tidak berwujud).

PENGUKURAN ASET TIDAK LANCAR
(ATAU KELOMPOK LEPASAN) YANG
DIKLASIFIKASIKAN SEBAGAI DIMILIKI
UNTUK DIJUAL
Pada saat klasifikasi awal sebagai dimiliki
untuk dijual:
 diukur pada nilai yang lebih rendah antara
jumlah tercatat dan nilai wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual,
 selisih diakui sebagai rugi penurunan nilai di
laba rugi, dan selanjutnya
 penyusutan atas aset tersebut dihentikan.

PENGUKURAN ASET TIDAK LANCAR
(ATAU KELOMPOK LEPASAN) YANG
DIKLASIFIKASIKAN SEBAGAI DIMILIKI
UNTUK DIJUAL
Setelah klasifikasi sebagai dimiliki untuk
dijual:
 diukur pada nilai yang lebih rendah antara
jumlah tercatat yang disesuaikan dan nilai
wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual,
 selisih diakui sebagai laba/rugi penurunan
nilai di laba rugi,
 laba atas peningkatan nilai tidak boleh
melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang
telah diakui sebelumnya.

Contoh Pengukuran
• PT Ciliwung Persada mempunyai aset tetap yang
diperoleh 1 Januari 2008 pada biaya perolehan
Rp100juta.
• Nilai residu aset diestimasikan sebesar Rp10juta
dan masa manfaat 10 tahun. Pada 1 Januari 2011,
aset tsb diklasifikasikan sebagai “aset dimiliki
untuk dijual”.
• Nilai wajar diestimasikan Rp60juta dan biaya
untuk menjual adalah Rp2juta.
• Nilai tercatat aset = Rp 100.000.000-((Rp
100.000.000-Rp 10.000.000)x3/10))=Rp
73.000.000
11

Contoh Pengukuran
a. Pada saat reklasifikasi aset tgl 1 Januari 2008:
Aset dipindahkan dari kelompok Aset Tetap ke
kelompok Aset dimiliki untuk dijual
•. Nilai yang harus diakui adalah yang lebih rendah,
yaitu Rp 58.000.000 (60juta-2juta)
•. Pada saat dijual tgl 1 Juni 2011, mengakui laba
dari penjualan sebesar Rp15juta (perolehan
Rp73juta – nilai tercatat kini Rp58juta)
•. Dengan demikian entitas harus mencatat rugi
penurunan nilai untuk menurunkan nilai tercatat
ke nilai wajar netonya, yaitu sebesar 15.000.000
12

Contoh Pengukuran
• Jurnalnya adalah sebagai berikut :
• Rugi penurunan nilai                                 Rp 15.000.000
•             Mesin                                                                     Rp
15.000.000
 
•             Jurnal pengakuan rugi penurunan nilai juga dapat
dikreditkan sebagai cadangan penurunan nilai, tidak langsung
mengurangi nilai aset.
 
• Kemudian entitas juga membuat jurnal reklasifikasi aset sebagai
berikut :
• Mesin dimiliki untuk dijual                       Rp 58.000.000
•             Mesin                                                                     Rp
58.000.000

13

PENYAJIAN DAN PENGUNGKAPAN

Laporan
Posisi
Keuang
an

• Disajikan terpisah sebagai
kelompok Aset dimiliki untuk
dijual
• Kelompok Lepasan tetap
disajikan terpisah antara aset
dan liabilitas (tidak boleh di netoff)
• Laporan periode lalu tidak
disajikan kembali dengan
adanya reklasifikasi ini
• Pengungkapan tentang rencana
penjualan

PENYAJIAN DAN PENGUNGKAPAN
Yang diungkapkan
di Laporan Keuangan
• Deskripsi tentang aset atau kelompok
lepasan yang dimiliki untuk dijual
• Deskripsi tentang fakta dan keadaan dari
penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, dan cara serta
waktu pelepasan
• Kerugian penurunan nilai dan
pemulihannya, jika ada
• Jika dapat diterapkan, yaitu pengungkapan
tentang segmen yang dilaporkan dalam
aset tidak lancar dimiliki untuk dijual

PERUBAHAN RENCANA
Jika suatu aset (atau kelompok lepasan) tidak lagi
memenuhi kriteria sebagai dimiliki untuk dijual,
maka entitas harus menghentikan pengakuannya
sebagai dimiliki untuk dijual
Pengukuran aset tidak lancar yang direklasifikasi
tersebut, pada nilai yang terendah antara:
• jumlah tercatat aset (kelompok lepasan) tersebut sebelum
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan
dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang
diakui jika aset tersebut tidak diklasifikasikan, dan
• jumlah yang dapat diperoleh kembali pada saat tanggal
keputusan untuk tidak menjual.

OPERASI DIHENTIKAN
Operasi yang dihentikan (discontinued
operation) adalah suatu komponen dalam
entitas yang dilepas atau diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, dan:
• Mewakili lini usaha atau area geografis
operasi utama yang terpisah, atau
• Bagian dari rencana tunggal terkoordinasi
untuk melepaskan lini usaha atau area
geografis operasi utama yang terpisah, atau
• Entitas anak yang diperoleh secara khusus
dengan tujuan dijual kembali

PENYAJIAN OPERASI YANG
DIHENTIKAN

Kriteria yang terpenuhi

Kondisi

Penyajian di Laporan Keuangan

Aset Tidak Lancar Dimiliki Aset dihentikan penggunaannya dan akan - Laporan Posisi Keuangan: Aset Tidak
untuk

Dijual

dan

Dihentikan

Operasi dijual

serta

memenuhi

kriteria

sebagai Lancar Dimiliki untuk Dijual

Operasi Dihentikan

- Laporan Laba Rugi dan Laporan Arus
Kas: Operasi Dihentikan

Aset Tidak Lancar Dimiliki Aset
untuk Dijual

dihentikan

penggunaannya,

memenuhi

kriteria

Dihentikan

karena

sebagai
bukan

Operasi Lancar Dimiliki untuk Dijual

suatu

operasi/area geografis terpisah

Operasi Dihentikan

tidak - Laporan Posisi Keuangan: Aset Tidak
lini - Laporan Laba Rugi dan Laporan Arus
Kas: Operasi Berlanjut

- Aset yang akan ditinggalkan dan tidak Laporan Posisi Keuangan:
memenuhi kriteria sebagai aset tidak lancar - Aset Lancar/Tidak Lancaratau
dimiliki untuk dijual

- Tidak muncul lagi karena telah

- Kelompok aset (operasi dihentikan) yang dilepas
telah dilepas pada periode berjalan

pada

periode

berjalan

sebelum tanggal neraca
Laporan Laba Rugi dan Laporan
Arus Kas: Operasi Dihentikan

PENGUNGKAPAN OPERASI YANG
DIHENTIKAN
Pengungkapan berikut ini juga harus ditambahkan, yaitu:

Penyesuaian yang dibuat pada periode berjalan terkait dengan
Operasi Dihentikan
Jika entitas menghentikan klasifikasi sebagai komponen aset
tidak lancar dimiliki untuk dijual, maka hasil yang sebelumnya
disajikan sebagai Operasi Dihentikan harus direklasifikasi dan
dimasukkan ke dalam Laba dari Operasi Berlanjut.

20

TRIMS GUYS!!!

7 Agustus 2009