You are on page 1of 18

 Beberapa tanaman Angiospermae mengandung protein toxin yang bekerja pada RNA N-glikosidase dan menginaktifkan ribosom eukariotik. .

 RIP Tipe II: heterodimer yang terdiri dari 2 rantai 32 kDa yang terhubung oleh ikatan disulfide. . Biasanya kedua rantai ini Nterglikosilasi. RIP Tipe I : protein tunggal sekitar 32 kDa yang seringkali berupa N-terglikosilasi.

 RIP tipe I terdapat di dalam makanan seperti di dalam benih gandum yang banyak dikonsumsi oleh manusia maupun hewan. . RIP tipe I tidak bersifat sitotoksik karena tidak memiliki cara untuk melakukan kontak dengan sel eukariotik. Meskipun dapat menginaktifkan-ribosom.

Saat berada di dalam sel. ikatan disulfide antara rantai-B dan rantai lainnya (rantai-A) akan tereduksi. terikat ke galaktosida pada permukaan sel eukariotik dan memicu uptake toksin dengan cara endositosa. melepaskan rantai-A yang akan menginaktifkan ribosom selular melalui aktivitas N-glikosidase.    RPI Tipe II. Karena salah satu rantainya (Rantai-B) berperan sebagai lektin. adalah sitotoksin yang poten. . Rantai-A sama dengan RIP tipe I.

.   Ricin dan abrin: dua RIP tipe II yang sangat poten diteliti secara ekstensif untuk tujuan pengobatan karena dapat terkonyugasi dengan antibody dan digunakan sebagai bahan terapeutik sel-spesifik yaitu untuk pengobatan kanker.

mengandung RIP tipe II yang disebut ricin. biji jarak Ricinus communis L.  Ricin adalah toksin yang dikenal sebagai racun yang digunakan oleh polisi rahasia Bulgaria untuk membunuh Georgi Markov di London tahun 1978.  .Disamping minyak lemak.

. Rantai A ricin terdiri dari 267 residu asam amino dan memiliki ukuran molekul 32 kDa. Ricin adalah sitotoksin poten tetapi hemaglutinin lemah. Kedua rantai adalah glikoprotein.     Terdapat beberapa isoform ricin termasuk ricin D. Rantai A memiliki satu rantai oligosakarida yang terikat ke residu asparagin no 10. sedangkan RCA adalah toksin yang lemah tetapi hemaglutinin yang kuat. Rantai B mengandung 262 residu asam amino dan memiliki ukuran molekul 34 kDa. Rantai B memiliki dua rantai oligosakarida yang terikat ke residu asparagin no 93 dan 13. dan Ricinus communis Aglutinin (RCA). ricin E.

Kehilangan adenin ini akan menginaktivasi ribosom. rantai-A menyebabkan depurinasi adenin 4324 dari rRNA 28S yang terdapat di dalam ribosom eukariotik subunit 60S. Saat ricin berkontak dengan sel eukariotik. Mekanisme aksi: Ricin bekerja sebagai inhibitor sintesis protein eukariotik yang poten. rantai B mengikatkan toksin ke dinding sel yang mengandung residu galaktosa terminal. . Pengikatan ini memicu endositosa sehingga toksin dapat masuk ke dalam sel dan rantai A dilepaskan ke sitoplasma melalui reduksi ikatan disulfida antara kedua rantai. Di dalam sel.

.

khususnya sel malignan. penyakit graft-Vs-host akut. Misalnya pada pengobatan resisten-steroid. Toksin dibawa ke sel target melalui ikatan ke antibodi atau faktor-tumbuh yang secara khusus berinteraksi dengan sel target.  Immunotoksin dapat pula digunakan secara in vitro.Aplikasi terapeutik  Beberapa protein toksik telah digunakan dalam usaha untuk membunuh sel yang tidak diinginkan secara selektif. . heterogenisitas sel tumor Immunotoxins are proteins that contain a toxin along with an antibody or growth factor that binds specifically to target cells.  Problem pengobatan tumor solid dapat timbul akibat rendahnya akses immunotoksin ke sel tumor. tidak adanya kespesifikan.

Bijinya digunakan pada rosario dan perhiasan dan dapat menyebabkan keracunan karena adanya protein toksik yang disebut abrin. (Fabaceae) berbentuk elipsoid.  Testa hitam pada bagian dasar dan merah cantik pada bagian atasnya.  Rantai-A abrin terdiri dari 250 asam amino.  Dua abrin. kedua abrin tersebut adalah RIP tipe-II. abrin-A dan –B telah diisolasi. Rantai-B kedua abrin juga telah disekuencing dan terdiri dari 268 asam amino. diameter 59mm.Biji Abrus precatorius L.  .

berbagai organisme laut.tetapi juga terdapat di dalam mikroorganisme. tetapi memiliki kemampuan untuk mengikatkan dirinya ke gula spesifik. dan dalam mamalia. Ikatannya adalah non kovalen dan gulanya dapat berupa gula bebas atau bagian dari molekul besar. misalnya yang terdapat pada membran.Ricin dan abrin adalah contoh lektin. Biji tanaman familia Fabacea kaya akan lektin.   .  Lektin terdapat dalam tanaman-khususnya di dalam biji. Lektin didefinisikan sebagai protein yang bukan suatu antibodi atau enzim.

 Beberapa lektin tanaman dapat mengaglutinasi eritrosit. infeksi oleh bakteri patogen disebabkan oleh lektin. tetapi di dalam mikroorganisme dapat mengikatkan selnya ke sel lain. Pembentukan metastase tumor juga melibatkan lektin yang memungkinkan sel tumor teikat ke sel target.Kebanyakan lektin adalah glikoprotein.  . Lektin mengikatkan dirinya pada membran eritrosit dan satu molekul lektin dapat mengikat lebih dari satu molekul eritrosit selanjutnya terjadi agregasi yang menyebabkan presipitasi. Oleh sebab itu. Fungsi biologi lektin dalam tanaman tidak jelas.

Concanavalin A bereaksi hanya dengan limfosit-T. . Contohnya adalah lektin dari Phaseolus lunatus L. seperti concanavalin A dari Canavalia ensiformis (L.) DC. Lektin pengaglutinasi dapat digunakan dalam diagnosis golongan darah. (Fabaceae) mengaglutinasi eritrosit golongan A tetapi tidak pada golongan B dan O.  Beberapa lektin juga dapat menstimulasi mitosis limfosit.

Pada transplantasi allogenik immunotoksin telah digunakan untuk merusak T-limfosit dalam sumsum tulang donor. Sebelum reintroduksi sampel. Hal ini telah berhasil dilakukan pada pengobatan T-sel leukimia . dengan menghindari interaksi sel non spesifik yang dimediasi oleh rantai-B dalam holotoksin. untuk mengurangi insiden penyakit graft-Vs-host pada penerima transplant.coli. sampel sumsum tulang pasien sendiri yang dihilangkan sebelum pengrusakan oleh reminder. Hal ini memungkinkan untuk dilakukan karena rantai-A tidak berefek pada ribosom 70S prokariotik. sel-sel malignan harus dirusak. Rantai-A dapat diproduksi dari ekspresi cDNA dalam E. 1500 mg/l kultur telah diperoleh menggunakan sistem ini. Beberapa konyugatnya disebut immunotoksin. Immunotoksin rantai-A telah digunakan untuk membersihkan sel-sel sumsum tulang yang tidak diinginkan sebelum transplantasi. Dalam transplantasi autolog. Produk yang dihasilkan tidak terglikosilasi. Immunotoksin ricin dibuat dari rantai A. yang membuatnya attraktif untuk produksi immunotoksin. Toksin dihububungkan ke antibodi monoklonal melalui ikatan disulfida yang dibentuk menggunakan crosslink heterobifungsional.

sebutkan penggolongan racun jamur berdasarkan senyawa kimia yang terkandung . 1.

Apa yang dimaksud dengan amanitin dan sumbernya? . 2.