KINEMATIKA &

DINAMIKA TEKNIK
Muhamad Jainudin S.Pd

1

PENGERTIAN

KINEMATIKA Bidang ilmu yang mempelajari gerak relatif dari elemen-elemen mesin. DINAMIKA Bidang ilmu yang mempelajari gaya-gaya yang bekerja pada elemen mesin yang diakibatkan oleh percepatan translasi atau rotasi yang terjadi pada elemen-elemen mesin . yaitu kecepatan dan percepatannya.

.

2 Hu b u n gan antara g a ya -gaya dan g e r ak benda (berdasarkan hukum Newton) .

HUKUM NEWTON I .

dan berbanding terbalik dengan massanya. .HUKUM NEWTON II • Percepatan berbanding lurus dengan gaya resultan yang bekerja padanya.

gaya yang dilakukan oleh benda pertama pada benda kedua sama dan berlawanan arah dengan gaya yang dilakukan oleh benda kedua pada benda pertama • GAYA AKSI = GAYA REAKSI .HUKUM NEWTON III • Jika dua benda berinteraksi.

3 DIAGRAM KINEMATIKA .

kecepatan. Batang hubung bagian-bagian yang diam ditandai dengan angka 1 sehingga dapat dikatakan sebagai batang hubung 1. dan percepatan batang hubung lain yang bersifat relatif . perlu dilakukan pemberian identitas atau penomoran atas setiap batang hubung. Batang hubung 1 merupakan referensi dari seluruh posisi.HUKUM NEWTON III Dalam pemodelan diagram kinematika.

4 PASANGAN (PAIRING) .

.A. Sebagai contoh perhatikan silinder pneumatik pada gambar berikut. PASANGAN RENDAH (LOWER PAIR) Titik kontak pada pasangan ini berupa BIDANG. di mana pada bagian sisi dalam silinder berkontak translasi dengan piston.

PASANGAN TINGGI (HIGHER PAIR) Titik kontak pada pasangan ini berupa TITIK. Sebagai contoh perhatikan pasangan cam dan follower pada gambar berikut. .B.

.

5 ENGSEL .

. ENGSEL Engsel adalah sambungan (joint) antara 2 atau lebih batang hubung (n batang hubung).A.

6 D E R A J AT K E BE BA S A N (D O F ) .

. Misalkan engsel pintu atau jendela yang mempunyai jumlah derajat kebebasan 1 (satu) karena gerakan yang terjadi adalah rotasi 1 (satu) arah. DERAJAT KEBEBASAN Menunjukkan jumlah kemungkinan pergerakan pada saat yang bersamaan.A.

DERAJAT KEBEBASAN .A.

x = 3 (n-1) – 2j – h Di mana: x = derajat kebebasan j = jumlah sambungan n = jumlah batang hubung h = jumlah pasangan tinggi .A. DERAJAT KEBEBASAN Jumlah derajat kebebasan suatu MEKANISME dapat ditentukan dengan persamaan berikut.

DERAJAT KEBEBASAN .A.

7 VEKTOR .

Besaran VEKTOR adalah besaran yang mempunyai besar dan arah. gaya. dan percepatan. . tidak mempunyai arah. besaran yang digunakan secara garis besar dibagi atas besaran SCALAR dan besaran VECTOR. kecepatan. VEKTOR Dalam ilmu mekanika.A. misalnya lintasan. Besaran SCALAR adalah besaran yang hanya mempunyai besar.

A. yang menunjukkan suatu kecepatan sebesar 150 m/s dengan arah 1350. Jika kita menskalakan 30 m/s adalah 1 cm maka panjang vector P adalah 120/30 cm atau 4cm. VEKTOR Besaran vector dapat dinyatakan dalam bentuk garis lurus dengan ujung berbentuk anak panah yang MENUNJUKKAN ARAH VEKTOR tersebut. Contoh: Kita ingin menyatakan kecepatan 120 m/s dengan arah 600 dalam bentuk vector P. . Dalam menggambar vector. kita dapat menggunakan skala tertentu. Kita juga dapat menggambarkan vector Q dengan skala yang sama.

VEKTOR .A.

. dan pengurangan dengan symbol . VEKTOR Operasi penjumlahan dan pengurangan juga berlaku untuk Vektor..A. penjumlahan vector disimbolkan dengan . Secara umum.

.

B. A. .

E. D.C. .