You are on page 1of 42

Peta Kontrol

Untuk Data Atribut
Kuliah ke -5

10/10/16

Isi



Review
Pendahuluan
Keuntungan dan kekurangan Peta Kontrol
Atribut dibandingkan Peta Kontrol Variabel
Permulaan Peta Kontrol Atribut
Tipe Peta Kontrol Atribut :
Peta - p, Peta np, Peta c,
Peta u and Peta U
Quiz

10/10/16

Review
Jelaskan perbedaan interpretasi antara
data pengamatan yang jatuh dibawah
LCL peta kontrol X dan data
pengamatan yang jatuh dibawah LCL
peta kontrol R ? Dan jelaskan
pengaruhnya terhadap perbaikan peta
kontrol tersebut ?

10/10/16

Pendahuluan
Data yang diklasifikasikan menjadi satu atau
beberapa katagori disebut data atribut.
 Klasifikasi seperti conforming (sesuai) and
nonconforming (tidak sesuai) biasa digunakan
dalam pengendalian kualitas
 Contoh lainnya  cacat pada produk.

10/10/16

d adalah jumlah defective dalam sampel 10/10/16 .Definisi Penting • Defect (cacat) : Kegagalan yang menyebabkan produk tidak sesusai spesifikasi • Defective : Produk dengan satu atau lebih defect • Number of Defectives (d ): Dalam sampel dengan n produk .

c jumlah defect dalam sampel. 10/10/16 . • Fraction Defective : Perbandingan jumlah produk yang efective dalam sampel (d) dengan jumlah total produk dalam sampel (n) p=d/n.Definisi Penting • Number of Defects (c): Dalam sampel dengan n produk.

54 Number of defects/unit = 11/10 = 1.Engine Valve Seat Blank Ilustrasi Definisi diatas 3 Cracks 6 Holes 1 Flash 1 Gate breakout Number of defects = 11 Number of defectives = 6 Fraction defective = 6/10 = 0.1 10/10/16 .

c-chart  berbasis pada dist poisson 3. p-chart . np-chart  berbasis pada dist binomial 2. u-chart  ketidaksesuaian per unit 4. U-chart  kombinasi ketidaksesuaian dengan beban yang berbeda 10/10/16 .Pendahuluan 4 Jenis Peta atribut 1.

Keuntungan dan kekurangan Peta Kontrol Atribut dibandingkan Peta Kontrol Variabel  Keuntungan  Karakteristik kualitas tertentu hanya dapat di observasi sebagai atribut  Dapat menganalisis banyak karakteristik kualitas  Peta Kontrol Atribut dapat dipahami oleh semua level  Kerugian  Informasi dari Peta Kontrol Atribut tidak mengambarkan ‘tingkat’ kesesuaian dengan spesifikasi  Membutuhkan ukuran yang lebih besar dari Peta Kontrol Variabel 10/10/16 .

Persyaratan Awal Peta Kontrol Atribut Memilih ukuran sampel yang sesuai  penting  Untuk Top manajemen  PKA lebih efektif  Hati-hati mendefinisikan ketidaksesuaian ( semua yang terlibat mempunyai pemahaman yang sama )  10/10/16 .

Berbasis pada dist binomial Probabilitas untuk memperoleh produk nonconforming harus konstan  Sampel harus identik dan independent Peta kontrol p salah satu peta kontrol yang paling banyak digunakan Tujuan Peta kontrol p  Menyediakan indikasi yang ‘fair’ untuk kondisi umum  Alat yang baik untuk mengkomunikasikan dengan top managemen  Menyediakan informasi untuk perbaikan kualitas  Sebagai tujuan kedua  2.Peta kontrol p Peta untuk Fraction Nonconforming 1. 3. 10/10/16 .

Peta kontrol p Peta untuk Fraction Nonconforming Rumus : standar tidak tentukan g g pˆ i 1 xi  i 1 i CL p  p   g ng p (1  p ) UCL p  p  3 n p (1  p ) LCL p  p  3 n 10/10/16 .

Peta kontrol p Peta untuk Fraction Nonconforming Rumus : Standar ditentukan CL p  po po (1  po ) UCL p  po  3 n po (1  po ) LCL p  po  3 n 10/10/16 .

Peta kontrol p Peta untuk Fraction Nonconforming  Contoh ( Mitra . pp. 25 50 4 4/50 = 0. 258 ) Sample number 10/10/16 1 Number Inspected (n) 50 Fraction Num of nonconf ( ) nonconfor items ( x) 4 4/50 = 0. . . .08 2 50 2 2/50 = 0. . .08 Total 1250 90 .04 . . .

072  3  0.072(1  0.182 25 0. pp. 258 ) CL p   p g x i 1 i ng 90 90    0.072(1  0.072) LCL p  0.Contoh Peta kontrol p ( Mitra .072) UCL p  0.038  0 25 10/10/16 .072  3  0.072 (25)(50) 1250 0.

pp.Contoh Peta kontrol p ( Mitra . 258 ) UCL = 0.072 LCL = 0 10/10/16 .182 CL = 0.

Peta kontrol p  Ukuran sampel yang bervariasi  Garis tengah untuk subgrup secara individu p (1  p ) UCL  p  3 ni p (1  p ) LCL  p  3 ni 10/10/16 .

Peta kontrol p  Ukuran sampel yang bervariasi  Garis tengah untuk subgrup secara kelompok g n  i 1 i n g p (1  p ) UCL  p  3 n 10/10/16 p (1  p ) LCL  p  3 n .

Peta kontrol np Chart for Number Nonconforming  Sebagai alternatif dari fraction nonconforming  Direkomendasikan digunakan ketika ukuran sampel bervariasi 10/10/16 .

Peta kontrol np Chart for Number Nonconforming Rumus : standar tidak ditentukan CLnp   np  g x i 1 i g UCLnp  np  3 np (1  p ) LCLnp  np  3 np (1  p ) 10/10/16 .

Peta kontrol np Chart for Number Nonconforming Rumus : standar ditentukan CLnp  npo UCLnp  po  3 npo (1  po ) LCLnp  po  3 npo (1  po ) 10/10/16 .

. 20 300 7 Total 10/10/16 184 .Contoh peta kontrol np (Mitra . pp. 269) Sample number Number Inspected ( n ) Num of dissatisfied customers ( x ) 1 300 10 2 300 12 . .

269) 184 CLnp  np   9.2  3 9.2(1  (9.2) /(300))  18.2) /(300))  0.2(1  (9. pp.2 20 UCLnp  9.2  3 9.Contoh peta kontrol np (Mitra .159 LCLnp  9.241 10/10/16 .

269) UCL = 18.159 CL = 9.Contoh peta kontrol np (Mitra . pp.2 LCL = 0.241 10/10/16 .

Peta kontrol c : Chart for The Number of Nonconformities  A nonconformity  karakteristik kualitas yang tidak sesuai dengan beberapa spesifikasi  Peta kontrol p dan np  produk nonconforming  Peta kontrol c  menelusuri jumlah total number nonconformities dalam sampel berukuran tetap 10/10/16 .

Peta kontrol c : Chart for The Number of Nonconformities Rumus : standar tidak ditentukan CLc  c  n x i 1 i n UCLc  c  3 c LCLc  c  3 c 10/10/16 .

Peta kontrol c : Chart for The Number of Nonconformities Rumus : standar ditentukan CLc  co UCLc  co  3 co LCLc  co  3 co 10/10/16 .

25 Total 10/10/16 Num of dissatisfied customers ( x ) 5 4 . 271) Sample number 1 2 . 7 189 . pp.Contoh Peta kontrol c (Mitra .

846  0 10/10/16 .Contoh Peta kontrol c (Mitra .56  0. 271) 189 CLc  c   7.56  3 7.56  15.809 LCLc  7.56  3 7. pp.56 25 UCLc  7.

pp.809 CL = 7.Contoh Peta kontrol c (Mitra . 271) UCL = 15.56 LCL = 0 10/10/16 .

Peta kontrol u : Chart for The Number of Nonconformities Per Unit  Peta kontrol c  ukuran sampel tetap  Peta kontrol u tidak tetap 10/10/16  ukuran sampel .

Peta kontrol u : Chart for The Number of Nonconformities Per Unit Rumus : standar tidak ditentukan Variabel CLu  u   g c i 1 i g i 1 i n . LCLu  u  3 ni ni Konstan CLu 10/10/16  u  g c i 1 i ng . UCLu  u  3 u u . LCLu  u  3 n n . UCLu  u  3 u u .

20 Total 10/10/16 Amount inspected ( in m2 ) 200 300 . pp. 200 Num of nonconformiti es 5 14 . 272 ) Sample number 1 2 .Contoh Peta kontrol u (Mitra. 8 192 .

Contoh Peta kontrol u (Mitra. 20 2 8/2 = 4.67 .27 0. 272 ) Sample Sample number size ni 10/10/16 1 2 Num of nonconformities per 100 m2 5/2 = 2.00 2 3 24/3 = 4.27 0.09 . . 9. .09 8.94 . .00 Total 41 UCL LCL 9.43 0. pp.

Contoh Peta kontrol u (Mitra.683  n 41 g u i 1 i g i 1 i CL = 4.683 10/10/16 . 272 ) c 192  CL  u    4. pp.

Peta kontrol U Chart for The Demerits Per Unit Peta kontrol u dan c  perlakuan sama  Klasifikasi nonconformities ANSI/ASQC Standard A3 (1978)   Very serious  c1 w1  Serious  c2  w2  Major  c3  w3  Minor  c4  w4 10/10/16 .

LCL  U  3 U 10/10/16 .Peta kontrol U Chart for The Demerits Per Unit  Formula D w1c1  w2 c2  w3c3  w4 c4 U  n n CL  U  w1u1  w2u2  w3u3  w4u4 w12u1  w22u2  w32u3  w42u4 U  n UCL  U  3 U .

20 0 3 8 38 3.Contoh Peta kontrol U (Mitra . . . 276 ) Sample number 10/10/16 c1 c1 C1 D U 1 1 4 2 92 9.8 . .2 2 0 3 8 38 3. pp.8 Total 9 74 114 . . .

807 .52 U  10/10/16  50 2 (0. pp.37)  1(0. 276 ) 9 u1   0.045)  10 2 (0.Contoh Peta kontrol U (Mitra .57)  6.37 20(10) 114 u3   0.57 20(10) U  50(0.37)  1 2 (0.57) 10  3.045)  10(0.045 20(10) 74 u2   0.

276 )   UCL=6.52 .901  0 UCL = 17.52 LCL = 0 10/10/16 . pp.52 + 3(3.941 CL = 6.3(3.807)=17.941 LCL=6.Contoh Peta kontrol U (Mitra .807)= -4.

10/10/16 Apa keuntungan memakai peta kontrol atribut dibanding dengan peta kontrol variabel ? Jelaskan kondisi dimana kita menggunakan peta kontrol u dan peta kontrol c ? .QUIZ 1. 2.

14 OKTOBER REVIEW SEMUA MATERI DAN QUIZ 10/10/16 .INGAT ! SABTU .