JENIS-JENIS PERSAMAAN

DIFFERENSIAL BIASA

Kelompok 5 - Kelas A
Penyusun: 1. Al Hasan Abdul Aziz
2. Annisa Mayadewi
3. Fistia Maulina
4. Rifko Cakra Maulana
5. Triyani

Metode Deret Taylor
Deret taylor merupakan dasar untuk
menyelesaikan masalah dalam metode numerik,
terutama penyelesaian diferensial.

.y) dengan kondisi awal y(x0) = y0 Misalkan r=0.Bentuk Umum Persamaan Deret Taylor y’(x)=f(x.n Adalah hampiran nilai y di Xr+1.1. Hampiran ini diperoleh dengan menguraikan Xr sebagai berikut ....

Bentuk Umum Persamaan Deret Taylor Atau Contoh soal! Diketahui PDB dy/dx =1/2 x-1/2 y .25) .50) dengan metode deret taylor (h=0. y(0) = 1 Tentukan y(0.

.

Lanjutan.. .

. .Lanjutan.

. .Lanjutan.

dan sekaligus menghindarkan keperluan mencari turunan yang lebih tinggi dengan jalan mengevaluasi fungsi f(x. • Metode ini berusaha mendapatkan ketelitian yang lebih tinggi.Metode Runge-Kutta • Metode Runge-Kutta adalah alternatif lain dari metode deret Taylor yang tidak membutuhkan perhitungan turunan. .y) pada titik terpilih dalam setiap langkah.

h) h • dengan (xi.• Metode Runge-Kutta memberikan hasil ketelitian yang lebih besar dan tidak memerlukan turunan dari fungsi. . h) adalah fungsi pertambahan yang merupakan kemiringan rerata pada interval. yi. yi . bentuk umum dari metode Runge-Kutta adalah: yi  1  yi  Φ (x i .

.  an k n • dengan a adalah konstanta dan k adalah: .• Fungsi pertambahan dapat ditulis dalam bentuk umum: Φ  a1k1  a2 k 2  ..

• k1 = f (xi. yi + q21 k1h + q22 k2h) . 1 k1h + qn – 1. yi) • k2 = f (xi + p1h. yi + qn – 1. n – 1 kn – 1h) . . yi + q11 k1h) • k3 = f (xi + p2h. 2 k2h+ + qn – 1. • kn = f (xi + pn – 1h. .

Metode Runge-Kutta Orde Satu • Metode Runge-Kutta tingkat satu berbentuk: Dimana: .

Metode Runge-Kutta Orde Dua • Metode Runge-Kutta orde dua berbentuk: Dimana: .

yi ) 1 1 k 2  f ( x i  h .Metode Runge-Kutta Orde Tiga • Bentuk umum dari metode Runge-Kutta orde tiga adalah: yi  1 • Dimana: 1  yi  ( k1  4k 2  k 3 ) h 6 k1  f ( xi . y i  k 1h ) 2 2 k 3  f ( x i  h . y i  k 1h  2 k 2 h ) .

y i ) 1 1 k 2  f ( x i  h. yi  k 3h ) . y i  k1h ) 2 2 1 1 k 3  f ( x i  h.Metode Runge-Kutta Orde Empat • Metode Runge-Kutta orde 4 banyak digunakan karena mempunyai ketelitian lebih tinggi. Metode ini mempunyai • bentuk: 1 yi  1  yi  Dimana: • 6 ( k 1  2k 2  2k 3  k 4 ) h k1  f ( x i . yi  k 2 h ) 2 2 k 4  f ( x i  h.

Kondisi awal pada x = 0 adalah y = 1.• Contoh soal: • Selesaikan persamaan berikut dengan metode Runge-Kutta order 4. dx • dari x = 0 sampai x = 4 dengan menggunakan langkah h=0.5. dy   2 x 3  12 x 2  20 x  8.5. .

53 )  12(0.252 )  20(0. dy   2 x 3  12 x 2  20 x  8.21875.25)  8. k3 dan k4.5.5)  8.5.25.253 )  12(0.• Penyelesaian: • Langkah pertama pada metode Runge-Kutta order 4 yaitu menghitung k1.5  4. k 3   2(0.52 )  20(0. k2.5  8.253 )  12(0.25)  8. . dx k1   2 (03 )  12(0 2 )  20(0)  8. k 4   2 (0.5  4.21875.252 )  20(0. k 2   2(0.5  1.

• Dengan menggunakan persamaan: 1 y i  1  y i  ( k 1  2k 2  2k 3  k 4 ) h 6 • Maka.5  3.5  2(4.21875)  1.21875)  2(4. 6 .5)  1  [ (8.25]0.21875. dapat dihitung nilai y (x): 1 y (0.

METODE HEUN • Pada metode Heun. Selanjutnya. y(x)) . solusi dari metode Euler dijadikan sebagai solusi perkiraan awal (predictor). solusi perkiraan awal ini diperbaiki dengan metode Heun (corrector). • Metode Heun diturunkan sebagai berikut: Pandang PDB orde satu y'(x) = f(x.

Integrasikan kedua ruas persamaan dari xr sampai xr+1: Nyatakan yr+1 di ruas kiri dan suku-suku lainnya di ruas kanan: .

dapat diselesaikan dengan kaidah trapezium menjadi Sulihkan persamaan 1 ke dalam persamaan 2 menghasilkan persamaan: .Suku yang mengandung integral di ruas kanan.

persamaan ini dapat di tulis: .suku ruas kanan mengandung yr+1. Nilai yr+1 ini adalah solusi perkiraan awal (predictor) yang dihitung dengan metode Euler. Karena itu.

Contoh soal: .

y (0.Jadi.1104 .10) 1.

.

TERIMA KASIH .

Related Interests