You are on page 1of 22

Analisis Permintaan

Kuantitatif (Quantitative
Demand Analysis)

Pendahuluan
Dalam Chapter 2 kita ketahui bahwa
permintaan untuk produk perusahaan ()
tergantung pada harganya (Pt), harga
barang substitusi atau pelengkap
(Py),pendapatan konsumen (M), dan variabel
lainnya (H) seperti advertensi , jumlah
penduduk , atau harapan konsumen:

d
Q f (P , P , M , H )
x
x y

Konsep Elastisitas

Elastisitas adalah ukuran dari kepekaan dari


satu variabel untuk merubah variabel lain,
Prosentase perubahan dalam satu variabel
yang mengakibatkan perubahan variabel
yang lainnya.

%G
E

G, S %S

Dua aspek elastisitas yang


penting adalah: (1) apakah positif
ataukah negatif dan (2) apakah
lebih besar dari 1 atau kurang
dari 1 dalam nilai absolut.
Own Price Elasficify of Demand
OPE adalah ukuran kepekaan dari kuantitas
permintaan barang pada perubahan harga
barang tersebut; prosentase perubahan
dalam jumlah yang diminta dibagi oleh
perubahan dalam harga barang.

% Q d
x
E

Q .P
% P
1 1
x

Elastisitas dan Penerimaan Total


Table 3-1 menunjukkan harga hipotetis dan
jumlah permintaan perangkat lunak, OPE,
dan penerimaan total. (TR = PXQX) untuk
fungsi permintaan linier, = 80 - 2PX. Dalam
kenyataan. , slop dari fungsi permintaan ini
adalah konstan , implikasinya adalah
naik.dalam nilai absolut ketika Px
meningkat. Hal itu, menunjukkan OPE
merupakan kurve permintaan linier.

Permintaan elastis sempurna


Permintaan dikatakan elastis sempurna jika OPE
mempunyai nilai absolut tak terhingga.
Dalam kasus ini kurve permintaan adalah horisontal.

Permintaan inelastik sempurna


Permintaan dikatakan inelastik sempuna jika
OPE adalah nol. Dalam kasus ini kurve
permintaan adalah vertikal.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi OPE


Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi OPE suatu
barang adalah barang pengganti yang ada, waktu
dan bagian pengeluaran.

MR (marginal Revenue) dan OPE dari


Permintaan
MR adalah perubahan dari total penerimaan
untuk satu unit perubahan dalam output.
Dan yang memaksimumkan laba perusahaan
yang dapat menghasilkan di mana MR = MC.

Elastisitas Harga Silang

Elastisitas harga silang adalah pengukuran


kepekaan dari permintaan barang x sebagai
d
Q
akibat perubahan harga barang%
y, secara

.P
Y

persamaan berikut
matematisE
dapat
dilihat
pada
Q .P
X

% P

Q .P
X Y

Contoh: Elastisitas permintaan silang


untuk makanan dan rekreasi adalah 0,15,
jika kita memberikan informasi ke dalam
rumus elastisitas harga silang sbb:
% Q d
x
0,15
15

Hasilnya adalah:

% Q d 2,25
x

Jadi, makanan dan rekreasi adalah substitusi.


Jika harga rekreasi meningkat 15%, maka anda
dapat mengharapkan permintaan produk
makanan meningkat sebesar 2,25%.

Elastisitas Pendapatan
Elastisitas Pendapatan adalah ukuran
kepekaan dari permintaan konsumen
atas perubahan pendapatan, secara
matematis dapat dirumuskan sbb:

% Q d
x
Elastisitas Pendapatan : EQ ,
% M
x
Elastisitas lainnya
Elastisitas yang lainnya, seperti periklanan.
Sebagai contoh, elastisitas periklanan untuk
barang X diartikankan sebagai Prosentase
perubahan konsumsi barang X yang diakibatkan
dari Persentase perubahan biaya iklan untuk
barang X. Elastisitas periklanan silang antara
barang X dan Y mengukur prosentase perubahan
konsumsi barang X yang diakibatkan dari
Prosentase perubahan periklanan untuk barang Y.

Contoh: Estimasi elastisitas advertensi untuk


pakaian dan rekreasi. Elastisitas ke dua barang
tersebut positif dan kurang dari 1. Jika ,
E
0,25
dan persentase
Q A
x, x

Q d 15
x

Maka formula umum untuk


elastisitas dari untuk adalah:
%Q d
x 15
0,25
%A
% A
x
x

Pemecahan persamaan ini untuk


prosentase perubahan advertensi
ditunjukkan bahwa advertensi harus
naik 60% untuk menaikkan permintaan
Elastisitas
Untuk
Fungsi
Permintaan Linier
akan rekreasi
sebesar
15%.
Formula: Elastisitas untuk permintaan linier.
Qxd = o + x Px + y Py + M M + HH
OPE :

P
E
,
x
Q P
xQ
X X
x

P
y
E

CPE : Q , P
yQ
X y
x
M
E

Income E : Q , M
M Q
X
x

Elastisitas Untuk Fungsi Permintaan Nonlinier


Formula: Elastisitas untuk Log-Linear Demand, Ketika
fungsi permintaan untuk barang X adalah log-linier sbb:

LnQxd o x ln Px y ln Py BM ln M H ln H

Analisis Regresi
Secara matematis, hubungan antara variabel X
dan Y adalah:

Y a bX e

Least Squares regression

Persamaan Least square regression:

Y a bX e
Diubah menjadi:
Y = + X
Evaluasi Signifikansi Statistik Dari Koefisien
Estimasi Confidence Intervals.
Jika parameter estimasi dari persamaan regresi
adalah dan , 95% confidence interval untuk
kebenaran nilai dari a dan b dapat ditulis dengan:

2
dan
2

Di mana

dan adalah kesalahan standar dari dan

t-statistik adalah rasio dari nilai parameter


estimasi untuk kesalahan standar dari parameter
estimasi. t-statistik untuk adalah:

t =

dan t-statistik untuk adalah :


t = /

Evaluasi Keseluruhan Garis Regresi


Pengukuran yang sering digunakan adalah R-square,
dan F-statistik (lihat pada tabel 3-2).

Multiple Regression, fungsi permintaan sbb:

Qxd o x Px y Py m M H H e

Kesimpulan
Cakupan dalam aspek-aspek kuantitatif dari analisis
permintaan, meliputi OPE(own price elasticity) dan
elastisitas harga silang dari permintaan. Di samping itu
kita dapat melakukan pengujian bentuk fungsional dari
fungsi permintaan, yang meliputi linier dan log-linier dan
prosedur regresi untuk mengestimasi hubungan permintaan.
Akhirnya, kita diperkenalkan konsep regresi dan
confidence intervals. Dengan memanfaatkan basis
elastisitas untuk mengestimasi fungsi permintaan dan
mengembangkan confidence interval, manajer 95% dapat
secara pasti mengenai sejumlah permintaan akan bergerak
ketika variabel seperti pendapatan atau advertensi
berubah.