CARA PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK

TAHAPAN pembuatan serbuk terbagi:
A. Memperkecil ukuran partikel :
- penggerusan
- penggilingan
- pulverization by intervention
B. Pencampuran : - cara spatulasi
- cara penggerusan
- pengayakan
- penggulingan

CARA PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK

C. Membagi serbuk :
- penimbangan
- blocking and dividing
- visual
- pengukuran
D. Membungkus

A. Memperkecil Ukuran Partikel B.O.

Ada 3 cara:
1. Penggerusan /trituration
--> dg. menggerus bhn. dlm. mortir dg. stamper
- penekanan --> pengecilan ukuran partikel
- pengadukan --> pencampuran agar homogen
* Mortir & stamper bisa terbuat dr. kaca, porselin, dan besi.

mudah menguap & tdk. 2. pembuatan serbuk Mis. Penggilingan / levigation  dg.O. melarutkan bahan tsb)  digiling dlm.A. kedua (cairan yg. mortir ad konsistensi kental  jarang digunakan dlm. pertolongan bhn. Memperkecil Ukuran Partikel B. : ZnO + gliserin aa  gerus kuat . tdk.

salisilat.A. menguap .O. part. as. Memperkecil Ukuran Partikel B. padat inert  aduk ad kering & homogen . mentol. kedua/pelarut yg. 3.  cara penghalusan : bhn. benzoat.  pelarut : pelarut organik yg. Pulverization by intervention  proses memperkecil uk.  bahan obat : kamfer. mudah dipisahkan setelah proses berakhir. obat + pelarut ad tepat larut  + bhn. pertolongan bhn. eter. dg. aseton. as.alkohol. naftol. mdh.

lain --> digerus --> setelah pelarut menguap --> b. tetap dlm. (b.o. terlarut --> ia berada dlm uk.o.A. kead. koloid --> bila di+ bhn. ukuran halus). Memperkecil Ukuran Partikel B. dlm.O. pdt. .

serbuk jumlah > . bhn.B.Homogenitas kurang terjamin --> tdk. pertolongan sudip/spatel --> Kerugian : . Pencampuran Bahan-bahan B. : . jumlah kecil dan halus --> Cara : dicampur di atas kertas/papan pil dg. Spatulasi --> Utk.1. cocok utk.

homogen  Cara : mencampur b. dlm jumlah besar  alternate addition by portion. melihat homogenitas : dpt.  Geometric dilution method : . jumlahnya sedikit.o.b. satu per satu. b.campuran yg.  Utk.o. mendptkan: . mortir --> utk.1%) . (a) + bhn.o. Jika kedua b. Penggerusan  Bhn. sedikit demi sedikit  dimulai dr.2.o.B. kecil .ukuran partikel yg. yg. pengisi (2a)  gerus homogen (4a) dst.(2a) + bhn. pengisi (a)  gerus homogen (2a) . ditambah zat warna (< 0. digerus dlm.

tdk. bahan yg. & memp.B. ditaruh di ayakan  diayak B. Pengayakan  utk. Penggulingan/tumbling  utk. perbedaan BJ besar  Cara : serbuk diguling-gulingkan dlm. yg.4. boleh ditekan. terjadi pengecilan ukuran partikel .3. ringan & mudah mengalir  Cara : bhn. bhn. tekanan minimum  tdk. ringan. wadah tertutup rapat  pencampuran serbuk dg.

Pengukuran --> umum digunakan : cara visual Kecuali : Dosis > 80% DM --> harus ditimbang satu per satu # Cara Visual : .3. Membagi Serbuk Ada 4 cara : C. timbangan --> masing2 dibagi 5 scr. Blocking and dividing C.4. 10 bagian --> dibagi 2 sama banyak dg. Visual C. 10-20 bagian .Mis.Sekali membagi maks. Penimbangan C.2. visual .C.1.

Membagi serbuk secara visual .

dll. pot.  bungkus hrs.D. CO2)  mencegah menguapnya bhn. botol mulut lebar . O2. dr. udara (lembab. Membungkus serbuk  umumnya : dg. cahaya. WADAH  tertutup baik  melind. dlm. kertas perkamen  bisa juga : kertas berlilin. kertas perak. serbuk  mudah mengambil sediaan dr. wadahnya  bisa pakai dos serbuk. mudah dilipat & tidak menghisap air.

Tablet dlm. Campuran eutektik c. Eflorescen 3. Sari kental d. serbuk d.O. Bhn. Sari cair c. B. Higroskopis dan delikuesen 2. serbuk 2. B. Tingtura b. Serbuk menjadi basah 1.O. Kapsul dlm. semi padat 3. Bhn. sed. Cairan non alkoholis . sed. Bahan Obat Padat a. cair a. berkhasiat keras/jumlah << b. B.O.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. BAHAN BERSIFAT KHUSUS 1.

L.Homogenitas --> dg. : R/ Atropin SO4 0. Atr.f. Bahan Obat Padat a.s. d. warna q. SO4 50mg 2. (1) + (2) (geometric dilution) --> gerus ad homogen . Timb.d. X Cara: 1.75 mg -> 7. Berkhasiat Keras/jumlah << . me+ zat warna .5mg < 50mg S.t. q. Timb. m. SL & z.Berat < 50 mg --> pengenceran 10 bungkus: Mis.s. No. BAHAN BERSIFAT KHUSUS 1. ad 500 mg 3.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. pulv.

O. ephedrin. mortir kering & hangat # ditambah absorben : MgO. Serbuk menjadi basah B. NH4Br. delikuesen sebaiknya tdk dibuat sed.1.mis. B.Bhn. NH4Cl. . NaI.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. baik & rapat . NH4I. dll.Mengatasi : # digerus dlm. BAHAN BERSIFAT KHUSUS B. NaBr.serbuk menjadi lengket / pasta . MgCO3 # bungkus yg. serbuk . Higroskopis dan Delikuesen .

PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG.O. Panaskan pada temperatur tertentu ad berat konstan . jumlah sesuai 2. B. BAHAN BERSIFAT KHUSUS B. FeSO4 --> Mengatasi : 1. bersifat efloresen --> bila diserbuk --> melepaskan air kristal --> serbuk lembab Mis. Diganti bentuk anhidrus --> dg. asam sitrat.2.

MgCO3.3. Diberikan terpisah 3. Ditambah absorben : amilum. MgO --> msg2 bahan dicampur dulu dg. kamfer dg. absorben 2. Campuran eutektik --> serbuk menjadi basah Mis. Campuran eutektik yg.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. di + absorben . mentol (53-74% mentol) -Mengatasi : 1. berubah --> biarkan mencair kmd. BAHAN BERSIFAT KHUSUS B. mencair --> khasiat tdk.

Sediaan Serbuk 1. BAHAN BERSIFAT KHUSUS C.) --> ditimbang 5 tabl. pulv.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. Tablet dlm.d. 4. --> digerus halus --> ditimbang lagi seberat 4.5 tablet 5 tablet . pecahan (mis.5/5 X berat 5 tablet. bahan lain 2.5 tabl. no.f. 3/4 Panadol tab. Contoh : R/ Pehachlor tab.t. X 10 bungkus : 7. d. Jumlah tablet dlm. 1/2 m. Tablet digerus --> campur dg.

q. Sediaan Serbuk 1. No.o. pulv.s. Juml. XII .d. kapsul pecahan (mis. Juml. BAHAN BERSIFAT KHUSUS E. 5. m.L. b. kapsul bulat --> keluarkan isinya --> digerus halus --> dicampur dg.f. lainnya 2.8 kapsul) --> ambil 6 kapsul --> timbang seluruh isinya --> gerus homogen --> timbang 5.8/6 X berat isi 6 kapsul Contoh : 12 bungkus R/ Amoxycillin mg 200 2400 mg S. Kapsul dlm. d.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG.t.

inert * Jumlah > --> dilumerkan di atas penangas air --> + bahan pengering yg. Cannabis indicae + alkohol 90 % . inert --> Ekstr.O. Belladon & Ekstr. Setengah Padat dlm.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. BAHAN BERSIFAT KHUSUS B. sesuai di mortir hangat --> + bahan pengering yg. pelarut organik yg. pelarut organik yg.Adeps lanae & vaselin : * Jumlah < --> larutkan dlm. Hyosciami + alkohol 70 % --> Ekstr.Ekstrak kental : --> larutkan dlm. sesuai --> + bahan pengering yg. Sediaan Serbuk . inert .

O.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. --> + bhn. pengering .h. Cair dlm. Tingtura 1. ad 1/3 bagian --> + bhn. > --> diuapkan di m.Dpt. berkhasiat tahan pemanasan : mis. dpt. berkhasiat tdk. Bhn.Tdk. tahan pemanasan : .Juml. pengering . Bhn. diganti (mis. BAHAN BERSIFAT KHUSUS B. Pengering 2. komponennya (mis. Tingtura Opii . suhu rendah ad 1/3 bag. < --> langsung ditambahkan di mortir hangat --> + bhn. Sediaan Serbuk a. Cairnya . diganti dg. TOC) --> uapkan pd.Juml. TOB) --> ambil komponennya tanpa bhn.

Hyosciami. (mis. dlm.Pelarut : tgt. Alkohol 90% utk. Pengering : S. Radix Liq.O. Belladon & Ekstr. digunakan dlm. Ekstrak Kental --> B. yg. Ekstr. pengerjaan tingtura --> bila diketahui sisa keringnya --> ganti dg. alkohol 70% utk.Bhn. sesuai ad larut --> + bhn. mortir hangat + pelarut yg.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. C. Ekstrak Cair --> sama dg.L. ekstrak keringnya. inert . Cannabis indicae) .. Amylum. pengering yg. Ekstr. pembuatan ekstrak tsb. . BAHAN BERSIFAT KHUSUS B.

Sediaan Serbuk Mis. Cairan Non Alkoholis dlm. lain --> m. Pengering E. > --> diuapkan di atas p. < --> langsung ditambahkan .Campuran dari : 2 g Saccharum album + 1 tetes Minyak atsiri . atsirinya di+kan terakhir .Juml. Liquor Arsenicalis Fowleri --> 1% As2O3 . : Elaeosacchara Foeniculi Elaeosacchara Citri .Mis.a.o. BAHAN BERSIFAT KHUSUS D. Atsiri dlm Elaeosacchara (gula-minyak) .Juml. Miny. serbuk ada b.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. ad 1/3 --> + bhn.Jika dlm.

Jika jumlah Elaeosacchara tidak genap (mis. 3 g) --> dibuat dulu sejumlah 4 g Elaeosacchara (4 g gula + 2 tts.PEMBUATAN SEDIAAN SERBUK DG. . BAHAN BERSIFAT KHUSUS . Miny. Atsiri) --> ditimbang sejumlah 3 g.

derajat kehalusan ttt.F.Syarat khusus : (Selain homogen. pd. dpt. sifat fisis yg. kulit c.) a.SEDIAAN SERBUK TIDAK TERBAGI (PULVIS) MACAM SEDIAAN PULVIS 1. dpt melekat pd. Bila perlu mampu menyerap cairan . Edisi IV : Serbuk tabur adalah serbuk ringan untuk penggunaan topikal . Mudah mengalir. Bebas dr.Pemakaian : tdk. luka terbuka .I. menyebabkan iritasi b. Serbuk Tabur/Pulvis adspersorius . tersebar merata. dpt. kering. boleh digun.

Zn Stearat. < 4.Zn Stearat.kaolin. bahan obat : . Tanin. Mg Stearat. mentol .pendingin & antigatal : kamfer. talk 3. AlCl3. Sbg. absorbent : .antimikroba : Sulfa. Lanolin dlm. amilum. Sbg. Antibiotik.adstringen : As. Pelincir & pendispersi : . talk 2. Sbg. amilum. Sulfur . ZnO . Al Stearat. pelekat : .SEDIAAN SERBUK TIDAK TERBAGI (PULVIS) BAHAN PENYUSUN * Berdasarkan sifat/fungsi : 1. Juml. Sbg.

100 .Pulvis Acidi Salicylici cum Talco .Serbuk mgd.Pengayakan : setelah bahan-bahan dicampur semua --> serbuk tabur harus diayak # Contoh serbuk tabur : .Serbuk tanpa lemak : ayakan No. atsiri --> sbg.Penambahan miny. lemak : ayakan No.Sama spt. sediaan serbuk pada umumnya .Bedak Purol . 44 # Cara Pembuatan : .SEDIAAN SERBUK TIDAK TERBAGI (PULVIS) # Pengayakan : . corrigen --> ditambahkan setelah serbuk diayak .

air sebelum diminum. . akan melepaskan gas CO2 bila dilarutkan dlm.SEDIAAN SERBUK TIDAK TERBAGI (PULVIS) 2.Sediaan padat untuk pemakaian dalam yg. Menutup rasa tidak enak (pahit) 2. Relatif lebih stabil dp. Efek psikologik . Potio effervescent 4. campuran asam dan basa yg.Tujuan : 1.d. Mempercepat penyerapan 3. t. Serbuk Effervescent .Formula Umum : R/ Asam Basa .

baik : R/ Asam sitrat 19 % Asam tartrat 28 % Na bikarbonat 63 % .SEDIAAN SERBUK TIDAK TERBAGI (PULVIS) * Asam : .Na. > --> kec. sakarin . lebih stabil .anorganik : Na.basa harus ekivalen .Jumlah asam .organik : asam sitrat. Bifosfat * Basa : . Bikarbonat * .Sebagai pemanis : gula.Hasil yg. asam tartrat .Agar rasa enak --> jumlah asam dilebihkan . part. reaksi < --> sed.Serbuk dibuat granul --> uk.

NaCl .Penggosok/abrasive : CaCO3 .flavor * Macam bahan . Na-lauril SO4 .Pemanis : Saccharin Na .Pewarna : Karmin .Flavor : Ol. ZnSO4.SEDIAAN SERBUK TIDAK TERBAGI (PULVIS) 3. Serbuk Gigi * Mengandung : . Menthae Piperitae .Obat : NaF.bahan penggosok .Penyabun : Sapo medicatus.deterjen / sabun .

pot.WADAH SEDIAAN SERBUK * Kuat * Dapat melindungi serbuk dari : .cahaya .udara .lembab * Rapat --> dapat mencegah menguapnya bahan * Sediaan mudah terambil * Wadah bervariasi --> tergantung kebutuhan * Contoh : doos serbuk. botol mulut lebar .

Jakarta: Departemen Kesehatan RI. 1998. Easton Pennsylvania: Mack Publishing Company.. 1995. Departemen Kesehatan RI.: American Pharmaceutical Association. The Art.E. . Science and Technology of Pharmaceutical Compounding. 1979. L.V. pp. pp.C. D. Farmakope Indonesia edisi III... Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins. Aulton. King. A practical guide to contemporary pharmacy practice 2nd edition. Thompson. R. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. 2004. J. pp. 2002.E. 534-543. 1984. Edinburgh: Churchill Livingstone. Departemen Kesehatan RI.E. 157-165. Washington.Daftar Buku Acuan Allen. 100-108. Farmakope Indonesia edisi IV. M. Pharmaceutics the Science of Dosage Form esign 2nd edition.. Dispensing of Medication 9th edition.