You are on page 1of 34

PENILAIAN BEBAN

KERJA MENTAL
DENGAN METODE
SUBJEKTIF
Seviana Rinawati, SKM, M.Si

Beban Kerja Mental ..


Beban yang dialami seorang pekerja
dapat berupa:
Beban fisik
Beban mental/psikologis
Beban sosial/moral yang timbul
dari lingkungan kerja.
Beban kerja sebaiknya dirancang
sesuai dengan kemampuan dan
keterbatasan baik fisik maupun
mental pekerja.
Definisi beban kerja mental

Beban Kerja Mental ..


Selain beban kerja fisik, beban kerja
mental harus pula dinilai. Penilaian
ini lebih sulit diukur melalui
perubahan fungsi faal tubuh.
Secara fisiologis, aktivitas mental
terlihat jenis pekerjaan ringan
sehingga membutuhkan kalori
rendah, padahal secara moral dan
tanggung jawab, aktivitas mental
jauh lebih berat dari aktivitas fisik

Beban Kerja Mental ..


Setiap aktivitas mental selalu
melibatkan unsur persepsi,
interpretasi dan proses mental dari
suatu informasi yang diterima oleh
organ sensoris untuk diambil suatu
keputusan atau proses mengingat
informasi yang lampau.
Permasalahan kemampuan
mengingat informasi yang
disimpan. Proses mengingat

Pengukuran Beban Kerja


Mental
1. Secara Teoritis:
Pendekatan ergonomi-biomekanik
Pendekatan ini mencakup pengukuran
proses persepsi, neuromotorik, dan
biomekanik serta level
kelelahan/kejenuhan pekerja.
Pendekatan psikologis
Pengukuran pendekatan psikologis
menggunakan atribut-atribut seperti
motivasi, antisipasi, keterampilan, dan
batas marginal kelelahan.
2. Secara Teknis
Pengukuran beban kerja mental secara

Pengukuran Beban Kerja


Mental
Pengukuran secara teknis tersebut,
secara umum berdasarkan Meshkati,
Hancock & Rahimi (1992) metode
pengukuran beban kerja mental dibagi
menjadi 3 kategori yaitu :
1. Metode pengukuran secara
subjektif
2. Metode pengukuran secara
fisiologis/biomekanis
3. Metode pengukuran berdasarkan
performansi

Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Objektif..
Yaitu suatu pengukuran beban kerja
di mana sumber data yang diolah
adalah data-data kuantitatif.
Yang termasuk ke dalam pengukuran
beban kerja mental ini diantaranya:
1. Pengukuran denyut jantung
2. Pengukuran cairan dalam tubuh
3. Pengukuran waktu kedipan mata
4. Pola gerakan bola mata
5. Pengukuran metode lainnya, misal

Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara
Fisiologis/Biomekanis..
Termasuk dalam metode pengukuran
secara objektif.
Metodenya antara lain :
1. Metode pengukuran aktivitas otak
dengan menggunakan signal (ERPs
: P300)
2. Metode pengukuran denyut
jantung (Hearth Rate)
3. Metode pengukuran denyut
jantung dalam aktivitas yang

Pengukuran Beban Kerja


Mental Berdasarkan
Performansi..
Termasuk dalam metode pengukuran
secara objektif.
Metodenya antara lain :
1. Metode pengukuran tugas
primer dan tugas utama.
Metode ini biasa mengukur : waktu
reaksi (Reaction Timer) dan Akurasi
(Accuracy)
2. Metode pengukuran Tugas
Sekunder.

Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Subjektif..
Yaitu pengukuran beban kerja di
mana sumber data yang diolah
adalah data yang bersifat kualitatif.
Pengukuran ini merupakan salah satu
pendekatan psikologi dengan cara
membuat skala psikometri untuk
mengukur beban kerja mental.
Cara membuat skala tersebut dapat
dilakukan baik secara langsung
(terjadi secara spontan) maupun
tidak langsung (berasal dari respon

Tahapan Pengukuran Beban


Kerja Mental Secara
Subjektif..
Menentukan faktor-faktor beban
kerja mental pekerjaan yang
diamati.
Menentukan range dan nilai interval.
Memilih bagian faktor beban kerja
yang signifikan untuk tugas-tugastugas yang spesifik.
Menentukan kesalahan subjektif
yang diperhitungkan berpengaruh

Tujuan Pengukuran Beban


Kerja Mental Secara
Subjektif..
Menentukan skala terbaik
berdasarkan perhitungan
eksperimental dalam percobaan.
Menentukan perbedaan skala untuk
jenis pekerjaan yang berbeda.
Mengidentifikasi faktor beban kerja
mental yang secara signifikan
berhubungan berdasarkan penelitian
empiris dan subjektif dengan
menggunakan rating beban kerja

Metode Pengukuran Beban


Kerja Mental Secara
Subjektif..

1. Subjective Workload Assessment


Technique (SWAT)
2. Indeks Beban Tugas dari National
Aeronautics & Space Administration
Task Load Index (NASA TLX)
3. Skala rating/ skor dari pekerjaan
mental/ Rating Scale Mental Effort
(RSME)
4. Harper Qoorper Rating (HQR)
5. Task Difficulty Scale
6. Penilaian diri secara instan (ISA)

Metode Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Subjektif..
Subjective Workload
Assessment Technique
(SWAT)
Merupakan
metode
untuk
menganalisis beban kerja mental
dengan cara mengukur beban kerja
dalam lingkungan yang sebenarnya
(real world environment).
Dalam hal ini performansi manusia

Metode Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Subjektif..
Subjective Workload
Assessment Technique
(SWAT)
1. Beban Waktu (Time Load) :
jumlah waktu yang tersedia dalam
perencanaan, pelaksanaan dan
monitoring tugas.
2. Beban Usaha Mental (Mental
Effort Load) : banyaknya usaha

Metode Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Subjektif..
Subjective Workload
Assessment Technique
(SWAT)
Dua
tahapan
pekerjaan
penggunaan model SWAT :
Scale Development

didalam

Subjek (orang) diminta untuk melakukan


pengurutan kartu sebanyak 27 kartu
kombinasi dari urutan beban kerja
terendah sampai beban kerja tertinggi

Metode Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Subjektif..
Subjective Workload
Assessment Technique
(SWAT)
Cara pelaksanaannya yaitu:

1. Memberikan penjelasan tentang


maksud dan tujuan pengukuran
kepada subjek (orang) yang akan
diteliti.
2. Memberikan kartu SWAT sebanyak 27
kartu yang harus diurutkan oleh
subjek menurut urutan kartu yang

Metode Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Subjektif..
Subjective Workload
Assessment Technique
(SWAT)
Cara pelaksanaannya yaitu:
4. Berdasarkan nilai-nilai SWAT tersebut,
komputer mengkonversikan performansi
kerja dari subjek tersebut dengan nilai
kombinasi dari beban kerjanya (workload),
yang terdiri dari :
Time Load (T)
tinggi (3).
Mental Effort Load (E)

: rendah (1), menengah (2), dan


: rendah (1), menengah (2), dan

Metode Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Subjektif..
Subjective Workload
Assessment Technique
(SWAT)
Cara pelaksanaannya yaitu:
5. Meng-assess pekerjaan kepada subjek,
kemudian ditanyakan apakah pekerjaan
yang sedang dilakukan pada saat
tersebut beban kerjanya (kombinasi dari
Time Load, Mental Effort, dan Stress
Load) dikategorikan sebagai pekerjaan
dengan beban kerja rendah (1),

Metode Pengukuran Beban Kerja


Mental Secara Subjektif..
Indeks Beban Tugas dari
National Aeronautics &
Space Administration Task
Load Index (NASA TLX)
Dikembangkan oleh NASA Ames Research Center.
NASA-Task Load Index adalah prosedur rating
mutidimensional, yang membagi beban kerja
(workload) atas dasar rata-rata pembebanan 6
subskala yaitu :

Mental demands, Physical demands,

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah pengukuran NASA


TLX :
1.
2.
3.
4.

Pembobotan
Pemberian Rating
Menghitung Nilai Produk
Menghitung Weighted Workload
(WWL)
5. Menghitung rata-rata WWL

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 1. PEMBOBOTAN :
Responden diminta memilih salah satu
dari dua indikator yang dirasa lebih
dominan menimbulkan beban kerja
mental terhadap pekerjaannya.
Isi kuesioner NASA-TLX berupa
perbandingan berpasangan yang
dihitung tiap indikator yang
berpengaruh dan jumlah tally
menjadi bobot untuk tiap indikator
beban mental.

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 2. PEMBERIAN
RATING :
Responden diminta memberi rating
terhadap ke-6 indikator.
Rating bersifat subyektif tergantung
beban mental yang dirasakan oleh
responden tersebut.
Skor beban mental, bobot dan rating
setiap indikator dikalikan kemudian
dijumlahkan dan dibagi 15 (jumlah
perbandingan berpasangan).

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 2. PEMBERIAN
RATING :
Langkah 1 :

Langkah 2 :

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 2. PEMBERIAN
RATING :
Berdasarkan :

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 3. MENGHITUNG
NILAI PRODUK :
Diperoleh dengan mengalikan rating
dengan bobot faktor untuk masingmasing deskriptor.
Dengan demikian dihasilkan 6 nilai
produk untuk 6 indikator (MD, PD, TD,
CE, FR, EF)
Rumus perhitungan : PRODUK = Rating
x bobot faktor
Contoh :

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 4-5. MENGHITUNG


WWL & RERATA WWL :
4. WWL
Diperoleh dengan menjumlahkan ke-6
nilai produk
Rumus perhitungan : WWL = produk
5. RERATA WWL
Diperoleh dengan membagi WWL
dengan jumlah bobot total
Rumus perhitungan : SKOR = (Bobot

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 4-5. MENGHITUNG


WWL & RERATA WWL :
4. WWL

5. RERATA WWL

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 6. INTEPRETASI
SKOR :
Skor beban kerja mental terbagi
menjadi (Hart & Staveland, 1981):

Out put yang dihasilkan dari

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental Secara


Subjektif..
NASA - TLX

Langkah 6. INTEPRETASI
SKOR :

Metode Pengukuran Beban Kerja Mental


Secara Subjektif..
NASA - TLX

Hasil pengukuran dapat


menjadi bahan pertimbangan
manajemen untuk melakukan
rekomendasi.
Misalnya dengan mengurangi
beban kerja untuk pekerjaan
yang memiliki skor di atas 80,
kemudian
mengalokasikannya pada

Thank You..

Thank You..