You are on page 1of 15

Inverse Association of Vitamin

C
with Cataract in Older People
in India

Journal
Reading

Ophthalmology. 2011;118:19581965
Ravindran RD, Vashist P, 
Gupta SK, Young IS, Maraini G, 
Camparini M, Jayanthi R, John N, 
Fitzpatrick KE, Chakravarthy U, 

khususnya mengenai antioksidan (terutama vitamin C) yang berperan penting dalam melindungi lensa terhadap stres oksidatif.Introduksi  berkontribusi terhadap 20% kebutaan di dunia (katarak merupakan penyebab utama). dan genetik mungkin merupakan faktor yang menyebabkan tingginya kejadian katarak. Prevalensi katarak di India lebih tinggi dibandingkan populasi Barat. Informasi yang ada terbatas pada populasi India. Faktor lingkungan. India . nutrisi.

.Tujuan Penelitian Untuk mengetahui hubungan antara vitamin C dan katarak di India.

. Gurgaon. dan Pondicherry.Metode Desain penelitian: Studi analitik cross-sectional Kriteria inklusi: ◦ Partisipan berusia ≥ 60 tahun. Kriteria eksklusi: ◦ Partisipan bertempat tinggal di kota Delhi. ◦ Partisipan menolak untuk mengikuti prosedur pengambilan data. ◦ Didapatkan plasma vitamin C pada partisipan.

.Metode (2) Prosedur Penelitian ◦ Subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi: -Dikumpulkan data mengenai rumah tangga. -Dilakukan pemeriksaan di rumah sakit. sosio-demografik. konsumsi dan ekonomi.

Metode (3) Pemeriksaan ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ Darah Lutein Zeaxanthin -cryptoxanthin -carotene -carotene -tocopherol -tocopherol Lycopene Retinol Total vitamin C pada plasma .

Metode (4) Penilaian Katarak ◦ Menggunakan slit lamp lalu diklasifikasikan berdasarkan Lens Opacities Classification System III:  ≥ 4  Nuclear cataract  ≥ 3  Cortical cataract  ≥ 2  Posterior Subcapsular cataract (PSC) .

Hasil 5638 orang 4098 (katarak) 1540 811 (operated katarak) 3287 (unoperated katarak) 2404 nuclear (pure & mix) 512 cortical (pure&mix) 1084 PSC (pure & mix) .

dan katarak subkapsular posterior. Terdapat hubungan berkebalikan yang erat antara kadar vitamin C dengan katarak nuklear. dengan tingkat kemaknaan paling tinggi pada PSC. .Hasil (2) Terdapat hubungan berkebalikan yang erat antara kadar retinol. lutein. dan zeaxanthin dengan katarak. Kadar -tocopherol dan -carotene tidak berhubungan dengan katarak. katarak kortikal.

Hasil (3) .

dan partisipan terdiri dari India bagian utara dan selatan. Studi kali ini: partisipan 5 kali lebih besar. (~13 µmol/L). .Diskusi Terdapat hubungan berkebalikan yang erat antara vitamin C dan katarak. Vitamin C plasma pada penelitian ini didapatkan rendah.

sehingga sulit untuk melihat hubungan waktu antara vitamin C dan katarak. .Diskusi (2) Hasil penelitian didukung oleh penelitian lain yang dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan berkebalikan erat antara vitamin C pada plasma dan katarak. Keterbatasan penelitian  pendataan dan penetapan status lensa dilakukan pada satu waktu yang sama. pendataan hanya dilakukan satu kali.

Diskusi (3) penelitian  jumlah sampel yang besar. sampel diambil dari 2 daerah yang berberda di India. dan pengukuran katarak yang akurat. Kelebihan .

.Kesimpulan Terdapat hubungan yang erat antara vitamin C dan katarak pada populasi dengan kadar vitamin C rendah. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai vitamin C dan katarak.

Terima Kasih .