You are on page 1of 8

HIPERMETROPIA

Disusun Oleh :
RB. M. Ramdhan Akbar
09700276

1 Gresik  Rawat Jalan di Poliklinik Mata : 6 Februari 2016 . Panglima Sudirman No.LAPORAN KASUS IDENTITAS  Nama : Ny. F  Umur : 50 tahun  Jenis Kelamin : Perempuan  Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil (PNS)  Suku : Jawa  Agama : Islam  Alamat : Jln.

Pasien juga mengeluhkan kesulitan dalam membaca koran. pasien juga merasakan mata yang cepat lelah. . sehingga akhirnya pasien memutuskan untuk berobat ke Poliklinik Mata. sehingga pasien tidak berusaha untuk berobat. pasien juga terkadang mengalami sakit kepala. selain mengeluhkan penglihatan yang berkurang dan mata yang cepat lelah.ANAMNESIS  Keluhan Utama : mata kiri dan kanan kabur dan sedikit pusing  Riwayat Penyakit Sekarang : Sejak sekitar 3 tahun sebelum berobat ke poliklinik Mata. terutama jika dipergunakan untuk membaca koran dan menonton televisi dalam jangka waktu yang lama. pasien mulai merasakan penglihatan yang kabur dan sedikit pusing pada kedua mata baik untuk melihat jarak jauh ataupun melihat jarak dekat. Namun selama 6 bulan ini. Dan sekitar 2 bulan ini. Namun pada saat itu pasien tidak memiliki keluhan yang dirasakan cukup mengganggu.

asma ataupun pernah menderita penyakit mata tertentu sebelumnya. . Riwayat Penyakit Dahulu :  Pasien tidak memiliki riwayat menderita Diabetes Mellitus. hipertensi.

75 D .75 D . Refleks Miosis.Ax : 160° S + 2.C : 0.Ax : 0 ° S + 0.00 D 6/6 Untuk penglihatan jauh 6/6 Untuk penglihatan dekat .PEMERIKSAAN FISIK  Keadaan Umum  Kesadaran  Status generalis  Status Lokalis : : tampak sakit ringan : compos mentis : dalam batas normal Pemeriksaan Visus Palpebrae superior Konjungtiva palpebrae Sklera Kornea BMD Iris Pupil Lensa  VODS 6/12  6/12  VODS OD OS 6/12 Edema (-) Hiperemi (-) 6/12 Edema (-) Hiperemi (-) Hiperemi (-) Hiperemi (-) Jernih Jernih Dangkal Dangkal Reguler Reguler Miosis.25 D .25 D .C : 0. Refleks Cahaya (+) Cahaya (+) Jernih Jernih S + 0.

DIAGNOSIS KLINIS  ODS hipermetropi kompositus dengan presbiopi .

25 D) Serta koreksi penglihatan dekat dengan pemberian lensa sferis positif sesuai dengan usia penderita (S + 2.PENATALAKSANAAN  Pemberian kacamata dengan koreksi lensa sferis positif terkuat yang menghasilkan tajam penglihatan jauh terbaik (S + 0.00 D) .75 D) dan lensa (C +0.

Terima Kasih .