You are on page 1of 35

BLOK BASIC BIOMEDICAL SCIENCES

VASKULARISASI &
INERVASI
PADA EXTREMITAS
INFERIOR
DEPARTEMEN ANATOMI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SUMATERA
UTARA
2010

PEMBULUH DARAH
A. ARTERI OBTURATORIA

 Berasal dari A.
Iliaca Interna dalam
pelvis
 Berjalan melalui
Foramen
Obturatorius, disana
akan bercabang
menjadi rami
anterior & posterior

LACUNA VASORUM & MUSCULORUM

M. ILIO PSOAS
N. FEMORALIS

ARTERI & VENA
FEMORALIS

Pudenda Interna 4. Circumflexia Femoris Lateralis 7. A.PEMBULUH DARAH B. Profunda Femoris 5. A. A. A. A. Genucularis Descendens  . Circumflexia Femoris Medialis 6. Circumflexia Ilium Superficialis 3. A. A. ARTERI FEMORALIS Mulai sebagai lanjutan dari Arteri Iliaca Externa di bawah Ligamentum Inguinale  Descendens melalui Trigonum Femorale & memasuki Canalis Adductorius  Akan bercabang menjadi : 1. Epigastrica Superficialis 2.

PEMBULUH DARAH ARTERI PROFUNDA FEMORALIS • Berasal dari Arteri Femoralis dalam Trigonum Femorale • Desenden di depan m. tetapi di belakang Adductor Longus • Mempercabangkan A. Circumflexia Femoris Lateralis & Medialis • Pada Canalis Adductorius memberikan 4 arteri perforan yang menembus & mensuplai m. Hamstring . Adductor Magnus & m. Adductor Brevis & Magnus. Pectineus.

CIRCUMLEXIA FEMORALIS LATERALIS Aa PERFORANTES A.PROFUNDA FEMORALIS A.CIRCUMLEXIA FEMORALIS MEDIALIS .A.

Genu Media / Azigos . 5. 3. 2. Genu Inferior Lateralis A. Genu Superior Lateralis A.PEMBULUH DARAH ARTERI POPLITEA • • • Merupakan kelanjutan Arteri Femoralis pada Hiatus Adductorius & berjalan melalui Fossa Poplitea Berakhir pada tepi bawah M. A. Genu Medialis A. Genu Superior Medialis A. 4.Popliteus dg bercabang menjadi Arteri Tibialis Anterior & Posterior Mempercabangkan 5 buah arteri genu : 1.

A.POPLITEA A.TIBIALIS ANTERIOR A.TIBIALIS POSTERIOR .

CANALIS ADDUCTORIUS (CANALIS HUNTERI) • Lanjutan dari Canalis Femoralis yang dikelilingi oleh jaringan ikat (Lamina Vasto Adductoria) dan berakhir pada Fossa Poplitea • Ventral : ditutup oleh M. Adductor Longus & Adductor Magnus . sartorius • Distal sebelah lateral : M. Vastus Medialis • Distal sebelah medial : M.

Adductor Magnus • Dilalui oleh : AV Femoralis N.CANALIS ADDUCTORIUS (CANALIS HUNTERI) • Ujung canal melalui Arcus Tendinosus yang dibentuk oleh tendon insersi M. Vastus Medialis . Saphenus. hanya pada 2/3 proximal selanjutnya menembus fascia & berjalan subcutan N untuk M.

SAPHENUS .CANALIS HUNTERI ( ANTERIOR ) N.

CANALIS HUNTERI (POSTERIOR) .

FOSSA OVALIS (HIATUS SAPHENUS) • Suatu lobang yang terbentuk pada Fascia Lata lapisan anterior pada medial pangkal paha • Merupakan hubungan dari Fossa Ilio Pectinea dengan daerah sub cutis • Dilalui oleh Vena Saphena Magna & Nervus Lumbo Inguinalis .

FOSSA OVALIS (HIATUS SAPHENUS) .

PEMBULUH DARAH ARTERI TIBIALIS POSTERIOR • Mempercabangkan Arteri Peronea yang mendarahi otot-otot sisi lateral tungkai bawah & berakhir di pergelangan kaki dan tumit • Berakhir dengan bercabang menjadi Arteri Plantaris Medialis & Lateralis .

PEMBULUH DARAH ARTERI TIBIALIS ANTERIOR • Berasal dari Arteri poplitea & memasuki bagian anterior melalui suatu gap pada ujung prox Membrana Interossea • Berjalan ke arah distal pada pergelangan kaki & melanjutkan diri ke dorsum pedis sebagai Arteri Dorsalis Pedis .

PEMBULUH DARAH ARCUS DORSALIS ARCUS PLANTARIS .

PEMBULUH DARAH VENA • Sistem vena akan mengikuti arteri untuk extremitas inferior dengan nama yang serupa dengan arteri • Beberapa vena yang berjalan subcutan : Vena Saphena Magna Vena Saphena Parva .

PEMBULUH DARAH VENA VENA SAPHENA MAGNA Berjalan subcutis mulai dari Dorsum Pedis Medial. hingga Fossa Ovalis dan memasuki /bersatu dengan Vena Femoralis dalam Fossa Ilio Pectinea .

V.FEMORALIS .SAPHENA MAGNA V.

menuju Fossa Poplitea disini menembus Fascia dan bersatu dengan Vena Poplitea .PEMBULUH DARAH VENA VENA SAPHENA PARVA Vena sub cutis yang ada pada belakang betis medial.

12) untuk sensori kulit bokong atas lateral 2.L2) untuk sensori pangkal paha medial . N. N. N. Subcostalis (Th. Ilio Hypogastricus (L1) untuk sensori kulit perut bawah 4. N.Ilio Inguinalis (L1) untuk sensori kulit scrotum 3.PERSARAFAN EXTREMITAS INFERIOR • • Berpangkal dari Plexus Lumbosacralis Akan dibentuk saraf-saraf utama : 1. Genito Femoralis (L1.

N. Obturatorius ((L3.S2.S1.PERSARAFAN EXTREMITAS INFERIOR 5. N. N.L3. Ischiadicus (L4. Cutaneus Femoris Lateralis (L2. Femoris (L2.L5.S3) .L3) untuk sensori kulit paha lateral 6. N.L4) untuk motorik otot-otot paha depan 7.L4) untuk motorik otot-otot adductor 8.

PERSARAFAN EXTREMITAS INFERIOR PLEXUS LUMBOSACRAL .

.

.

Persarafan segmental dalam pergerakan tungkai bawah .

N. N.PERSARAFAN EXTREMITAS INFERIOR NERVUS ISCHIADICUS • • • Merupakan saraf terbesar & terkuat pada tubuh Keluar dari Cavum Pelvis Parietal melalui Foramen Ischiadicum Mayus & Foramen Infra Pyriformis Berjalan pada paha belakang & bercabang menjadi 1. Cutaneus Femoris Posterior 2. N. Tibialis 3. Peroneus Communis .

PERSARAFAN EXTREMITAS INFERIOR NERVUS ISCHIADICUS .

NERVUS ISCHIADICUS .

NERVUS ISCHIADICUS NERVUS TIBIALIS .

NERVUS ISCHIADICUS NERVUS PERONEUS COMMUNIS .

N. Femoralis & Ramus Cutaneus Femoralis 2.PERSARAFAN EXTREMITAS INFERIOR NERVUS FEMORALIS • Cabang-cabangnya : 1. Femoralis • • Mensarafi otot-otot flexor paha Mensarafi kulit paha depan . Saphenus (sensori) merupakan cabang akhir N. Ramus Musculare N.

PERSARAFAN EXTREMITAS INFERIOR NERVUS FEMORALIS .