You are on page 1of 57

G3P2A0 Gravida 40-41

minggu Inpartu Kala 1
Fase Laten JTH Intra
Uterin Preskep dengan
KPD
dan Preeklamsia
Oleh :
Pembimbing :
dr.Firmansyah, SpOG(K) Edwina, Triana, Citra,
Mery, Yuli,
Indry, Eni, Alfarisi

LAPORAN JAGA VK
Partus
patologis

kamar Operasi Gyn
Partus
Mino
Pasien
KASU
tota
ekstra
fisiolo
Mayor
r
Berma
S
l
Spont ksi
gis
salah
an
vaku
kure
m
SC Gin Onk tase  
OBS
GYN
TOTA
L

-

1

-

3

-

-

3

18

-

-

-

-

1

2

-

16

-

-

-

-

2
5
18
4
3

LAPORAN JAGA OK
Kasus
Obstetri
Ginekologi
Total

Jumlah
0

1

1

LAPORAN JAGA POLI
Kasus
Obstetri
Ginekologi
Total

Jumlah
14
26
30

LAPORAN JAGA BANGSAL
Kasus
Obstetri
Ginekologi
Total

Jumlah

25
15
40

LAPORAN KASUS .

Identitas Pasien Nama : Ny. Sukaesih Umur : 35Tahun Suku/Bangsa : Melayu Agama: Islam Pendidikan : SMP Pekerjaan: IRT Alamat : RT 14 Geragai Tanjabtim Nama : Tn. Ripin Umur : 29 Tahun Suku/Bangsa : Melayu Agama: Islam Pendidikan : SD Pekerjaan: Buruh Alamat : RT 14 Geragai Tanjabtim .

 Keluhan Utama : Keluar air-air sejak ± 1 hari SMRS .

. rw koitus sebelumnya (-). Riwayat Perjalanan Penyakit: • ± 1 hari SMRS os mengeluh keluar air-air dari jalan lahir. rw keputihan (-). • ±3 Jam SMRS os mengeluh nyeri pada perut bagian bawah (di daerah ari-ari) menjalar sampai ke pinggang. rw minum jamu n obat2tan (-). Rw demam(-). jernih. keluar tekanan darah 140/90mmHg. merembes hingga membasahi kain yg dipakai os.

bengkak pada kaki (-). . kencing sedikit (-). Os masih merasakan gerakan janin.Tengkuknya terasa berat sejak beberapa hari terakhir ini. nyeri ulu hati(-). menurut os uisa kehamilannya masuk 9 bulan lebih. pandangan mata kabur (-).

RIWAYAT KEHAMILAN SEKARANG • • • • • • • • • • Haid : Teratur Banyaknya : 1-2 kali ganti pembalut HPHT : 10-2-2016 Taksiran persalinan : 17-11-2016 Usia kehamilan : 40-41 minggu Gerakan anak dirasakan : (+) Periksa hamil : (+) Riwayat Perkawinan : 4 kali Riwayat Sosial ekonomi : Menengah Riwayat gizi : Sedang .

6°C .PEMERIKSAAN FISIK • Keadaan umum : Tampak sakit sedang • Kesadaran : Compos mentis • Tekanan darah : 150/90 mmHg • Nadi : 92 x/i • RR : 32 x/i • Suhu : 36.

• Thorak : pergerakan dinding dada simetris Pulmo : vesikuler +/+. murmur (-). gallop (-) • Abdomen : membesar. bising usus (+) • Ekstremitas : akral hangat.STATUS GENERALISATA • Kepala : normocephal. wheezing -/Cor : BJ I-II reguler. edema . wajah edema (-) • Mata : • Konjungtiva palpebra : anemis -/• Sklera : Ikterik -/• Reflek cahaya : +/+ pupil isokor • THT : DBN • Leher : pembesaran KGB (-). rhonki -/-. rambut hitam tidak mudah dicabut. sianosis -/-.

STATUS OBSTETRI Pemeriksaan Luar Palpasi Leopold I : TFU : 29 cm. dan melenting. bagian kecil-kecil sebelah kiri (Pu-Ka) Leopold III : Teraba bagian keras. Leopold II : Teraba bagian panjang keras sebelah kanan. Leopold IV : Divergen . 4/5. teraba bagian lunak tidak melenting. bundar. HIS : 2x10’/20” DJJ : 128 x/menit .

Pemeriksaan Dalam • • • • • • • • Portio : posisi anterior. konsistensi tebal lunak Pendataran : 30% Pembukaan : 2 cm Ketuban : (-) Penunjuk : ubun-ubun kecil presentasi : belakang kepala Penurunan : HI Posisi : UUK di lateral kanan .

7 gr/dl • Leukosit : 10.1 % Protein Urin: (+) .3x 106/ mm6 • Trombosit : 223 x 10³/mm³ • Hematokrit : 30.8 x 10³ / mm³ • Eritosit : 4.Darah Rutin • Hb : 10.

6 mg/dl .7 mg/dl • Kreatinin : 0.Faal Ginjal • Ureum : 10.

dan DJJ • Observasi kemajuan persalinan dengan Partograf • Edukasi os untuk tirah baring miring ke kiri. HIS. . • Drip MgSO4 40% dalam RL 20 gtt/i • Inj. Ceftriaxone 1x2gr • Nifedipin 3 x 10 mg per oral setiap 8 jam • Dopamed 3x 1 per oral setiap 8 jam. • IVFD RL 20 gtt/i • Lanjutkan observasi kemajuan persalinan.DIAGNOSA  G3P2A0 gravida 40-41 minggu inpartu kala I fase laten JTH Intrauterin preskep + Preeklamsia + KPD PENATALAKSANAAN • Observasi KU. TTV. KU dan TTV serta DJJ.

DJJ : 128 x/i L3 : Preskep L4 : Divergen Protein : +Hb : 10. Ceftriaxon 1x 2 gr .Nifedipin 3 x 10 mg per oral setiap 8 jam . O : TD : 150/90 N: 92x/i S: 36.7 mg/l Pembukaan 4 cm. lendir darah (+). Ket(+). keluar air-air (+).Dopamed 2 x 100 mg per oral setiap 12 jam Rencana partus pervaginam . Penurunan Hodge II.inj.IVFD RL 20 gtt/i .Obs Kemajuan Persalinan . Pendataran 40%.Obs KU/TTV/DJJ .FOLLOW UP Pukul 05:30 WIB S : Os datang dari IGD dg keluhan.6C RR: 28x/i L1 : Teraba masa lunak tidak melenting. nyeri perut menjalar ke pinggang.MgSO4 40 % . His 2x10’/ 20”  A : G3P2A0 gravida 40-41 minggu inpartu kala I fase aktif JTH Intrauterin preskep + Preeklamsia + KPD P : . TFU : 29 cm L2 : Puka.

7 mg/l Pembukaan 8 cm. Ket(+).IVFD RL 20 gtt/i .FOLLOW UP Pukul 07:00 WIB S : keluar air-air (+).8 x 10³ / mm³ • Eritosit : 4.Obs Kemajuan Persalinan .3x 106/ mm6 • Trombosit : 223 x 10³/mm³ • Hematokrit : 30. lendir darah (+).Obs KU/TTV/DJJ . nyeri perut menjalar ke pinggang. Ceftriaxon 1x 2 gr . Penurunan Hodge II. Pendataran 70%.Dopamed 2 x 100 mg per oral setiap 12 jam Rencana partus pervaginam .inj. His 3x10’/ 25”  A : G3P2A0 gravida 40-41 minggu inpartu kala I fase aktif JTH Intrauterin preskep + Preeklamsia + KPD P : .1 % • Protein : + • Hb : 10. O : TD : 150/90 N: 92x/i S: 36.6C RR: 28x/i • Leukosit : 10.Nifedipin 3 x 10 mg per oral setiap 8 jam .MgSO4 40 % .

6C RR: 28x/i • Leukosit : 10. nyeri perut menjalar ke pinggang. O : TD : 150/90 N: 92x/i S: 36.Obs KU/TTV/DJJ .Nifedipin 3 x 10 mg per oral setiap 8 jam .FOLLOW UP Pukul 08:30 WIB S : keluhan keluar air-air (+). Pendataran 100%.3x 106/ mm6 • Trombosit : 223 x 10³/mm³ • Hematokrit : 30.MgSO4 40 % .8 x 10³ / mm³ • Eritosit : 4. lendir darah (+).Obs Kemajuan Persalinan . Ceftriaxon 1x 2 gr .IVFD RL 20 gtt/i . Penurunan Hodge III.Dopamed 2 x 100 mg per oral setiap 12 jam . His 2x10’/ 30”  A : G3P2A0 gravida 40-41 minggu inpartu kala I fase aktif JTH Intrauterin preskep + Preeklamsia + KPD P : . Ket(-).1 % • Protein : + • Hb : 10.inj.7 mg/l Pembukaan lengkap.

TINJAUAN PUSTAKA .

PREMATURE RUPTURE OF MEMBRANES (PROM) .

Definition PROM is defined as the rupture of the chorioamniotic membrane before the onset of labor .

Incidence PROM occurs in about 10%~15% of all delivery PROM is associated with 10% of term pregnancy .

et al  Smoking .Cause of PROM  Trauma (abdominal striked intensely)  Sexual intercourse(particularly in the late gestational weeks)  Vaginal infection due to bacteria 、 virus 、 TOXO 、 CMV 、 HPV and HSV.

 Other : Prior PROM A short cervical length Prior preterm delivery Bleeding in early pregancy .

Mothers: (1) Infection : intrauterine puerperal (2) Placental abruption (3) Preterm delivery Affect of PROM on the mothers and infants .

Infants: (1) Preterm Baby and their Complications : (RDS / Fetal and Neurologic dysfunction Intracranial hemorrhage) (2) neonatal pneumonia 、 sepsis (3) Pulmonary hypoplasia and fetal compression syndrone (4) Prolapse or compression of umbilical cord .

particularly when the increased of abdorminal pressure (cough.sneeze.et al) . and then small amounts of fluid flow through the vagina intermitently.Clinical manifestation (1) Fluid passing through the vagina suddenly.

(2) Free flowing amniotic fluid (3) Fever / heart rate of mother and infants ↑ / WBC and CRP ↑/ Uterine tenderness on palpation .

leakage of amniotic fluid (2) PH determination of vaginal fluid (3) The “fern” test (4) Amnioscopy .Diagnosis (1) Vaginal speculum exam.

Management PROM at term: (1) Awaiting the onset of spontaneous labor for 12-24h (2) Termination of pregnancy after 24 hours PROM before term: Termination of pregnancy (1) Evidence of fetal pulmonary maturation (2) Evidence of inturine infection .

Management: Drug Regimen  Antibiotics  Ampicillin 2 g IV Q6 x 48 hrs  Amoxicillin 500 mg po TID x 5 days  Azithromycin 1 g po x 1  Corticosteroids  Betamethasone 12 mg IM q24 x 2  Dexamethasone 6 mg IM q12 x 4  Tocolytics  Nifedipine 10 mg po q20min x 3. then q6 x 48 hrs .

Expectant therapy Indication : (1) Evidence of fetal pulmonary inmaturation (2) Without evidence of inturine infection Management: (1)To enhance fetal pulmonary maturation (2) Antibiotic (3) Tocolysis .

Preeclampsia • It is defined as hypertension of at least 140/90mm Hg recorded on two separate occasions at least 4 hours apart and in the presence of at least 300mg protein in a 24 hour collection of urine. arising after the 20th week of gestation in a previously normotensive woman and resolving completely by the 6th postpartum week. .

Preeclampsia Preeclamsia Gestational Hypertensio n Proteinuri a .

2. >35yrs ) 1.RISK FACTORS for PREECLAMPSIA RISK FACTORS for PREECLAMPSIA DEMOGRAP HIC OBSTETRIC S MEDICAL NULLIPARA (Age extremes <20yrs . 4. Molar pregnancy 3. Diabetes mellitus Chronic HTN Renal disease SLE . Multiple gestation 2. 3. Non-immune hydrops 1.

Genetic Genetic Predispositio n Age &Parity Teenage pregnancy <18 yrs Partner Factors Change of partner Family History Age>35 yrs Limited sperm exposure Race & Ethnicity More Common in black & Asians Long interval between pregnancy >10 years Pregnancy by donor insemination Nulliparity Partner fathered an eclamptic pregnancy Pregnancy by ovum donation .

• Thrombophilia Previous history of preeclamsia .Pregnancy Factors Underlying Medical Diseae Chronic hypertension Multiple pregnancy Diabetes mellitus Others Obesity BMI> 35 kg/m2 Renal Disease Hydatiform mole Cardiovascular disease Psychological stress & strain Smoking Hyperthyroidism Hydrops fetalis Fetal chromosomal anomaly (trisomy 13) Metabolic Syndrome • Hyperhomocysteinemia . • Autoimmune disease • Antiphospholipid antibodies.

Mechanisms invasive cytotrophoblasts of fetal origin invade the maternal spiral arteries Normal Pregnancy transforms them from small-caliber resistance vessels to high-caliber capacitance vessels capable of providing placental perfusion adequate to sustain the growing fetus .

Mechanisms Preeclampsia cytotrophoblasts fail to adopt an invasive endothelial phenotype invasion of the spiral arteries is shallow and they remain small caliber. resistance vessels placental ischemia .

MILD PREECLAMPSIA GESTATION ≥ 20 WEEKS SUSTAINED HYPERTENSION (≥ 140/90) Proteinuria (≥300mg /24 hr) .

MILD PREECLAMPSIA PATHO -PYSIOLOGY SYMPTOMS EXAMINATION Diffuse Vasospasm Capillary injury NONE NONE .

MILD PREECLAMPSIA LABORATORY FINDINGS MANAGEMENT Proteinuria (1-2+) Hemoconcentration < 36 wks Conservative >36 wks MgSO4 and Delivery .

GESTATIONAL HYPERTENSION GESTATION ≥ 20 WEEKS SUSTAINED HYPERTENSION (≥ 140/90) NO PROTEINURIA MILD PREECLAMPSIA GESTATION ≥ 20 WEEKS SUSTAINED HYPERTENSION ( ≥/24 hr) Proteinuria ( ≥ 300mg 140/90) .

Headache 2.CRITERIA: SEVERE PREECLEMPSIA BLOOD PRESSURE PROTEINURIA SYMPTOMS ≥ 160/110 ≥ 5grams 1. Visual changes . Epigastric pain 3.

cyanosis .CRITERIA: SEVERE PREECLEMPSIA LABORAT ORY FINDINGS SIGNS DIC Elevated Liver enzymes 1. Oliguria 3. Pulmonary edema 2.

MANAGEMENT IV MgSO4 – To prevent convulsions ( continue 24 hrs post-partum ) LOWER B.P ( hydralazine or labetalol) INDUCE LABOR (IV oxytocin and amniotomy ) .

Analisa Kasus .

merembes sehingga membasahi kain yang digunakan os sebagai alas. riwayat demam tidak ada. • dengan keluhan ±1 hari SMRS keluar air-air dari jalan lahir. dan pemeriksaan penunjang. riwayat coitus tidak ada. berwarna jernih.  ketuban pecah dini • Inspekulo diagnosa pasti Tidak dilakukan . riwayat minum jamu dan obat-obatan tidak ada.• Apakah Diagnosis Pasien Ini Sudah Tepat ? • Diagnosis pada kasus ini sudah tepat sesuai yang didapatkan dari anamnesis. pemeriksaan fisik. riwayat keputihan tidak ada.

• HIS 2x/ 10’ / 20” •  OS inpartu. • Pada pemeriksaan dalam. penurunan di HII. pembukaan 4 cm. . konsistensi tebal lunak. Penunjuk ubun-ubun kecil. portio posisi anterior. Dari pemeriksaan luar diperoleh hasil pada inspeksi vulva terlihat pengeluaran vagina (+) berupa bloody show dan air-air mrembes berwarna jernih.• Keluhan tersebut dikonfirmasi melalui pemeriksaan status obstetric meliputi pemeriksaan luar dan dalam. presentasi belakang kepala. kala I fase aktif. pendataran 40%. ketuban (-). ditemukan Vagina/uretra/vulva tenang. posisi ubun-ubun kecil di anterior.

merembes hingga membasahi kain yg dipakai os. menunjukkan bahwa telah terjadi proteinuria. Rw demam(-). jernih. keluar tekanan darah 140/90mmHg • Hasil pemeriksaan laboratorium urin rutin os diperoleh hasil Protein urin (+).• ± 1 hari SMRS os mengeluh keluar air-air dari jalan lahir. rw minum jamu n obat2tan (-). • Tanda dan gejala yang ditemukan pada os telah memenuhi criteria penegakan diagnosa preeklampsia . • ±3 Jam SMRS os mengeluh nyeri pada perut bagian bawah (di daerah ari-ari) menjalar sampai ke pinggang. rw koitus (-). rw keputihan (-).

Apakah Penatalaksanaan Pada Pasien Ini Sudah Tepat ? • Obat anti kejang yang diberikan pada os berupa MgSO 4 40% 10cc intramuskular setiap 6 jam. Sesuai dengan yang dilakukan pada os. • Secara teori pemberian obat antikejang Magnesium sulfat regimen memang menjadi pilihan karena keunggulannya sebagai profilaksis kejang lebih berhasil dibandingkan obat anti kejang lainnya. • selanjutnya maintanace dose diberikan 4 gram i. atau diberikan 4 atau 5 gram i. • Magnesium sufat dihentikan bila ada tanda-tanda intoksikasi atau setelah 24 jam pasca persalinan atau 24 jam setelah kejang terakhir. MgSO 4 dihentikan setelah 24 jam post partum. tiap 4-6 jam.m. Dilanjutkan dengan Maintenace dose melalui infus 6 gram dalam larutan ringer /6 jam.m. . • Menurut teori dosis awal yang diberikan yaitu 4 gram MgSO 4 intravena (40% dalam 10 cc) selama 15 menit.

• Hal ini sesuai dengan terapi oral yang diberikan pada pasien yaitu Nifedipin dan dopamed . diulangi setelah 30 menit.20 mg per oral.• Pemberian antihipertensi lini pertama yaitu Nifedipin (Ca Channel Blocker) : 10 . maksimum 120 mg dalam 24 jam.

dilanjutkan observasi kemajuan persalinan disertai pemantauan kondisi ibu dan janin. . • Karena os sedang dalam kondisi inpartu pada kala I fase aktif.• Pada kasus ini os telah hamil aterm >37minggu sehingga telah memenuhi indikasi manajemen aktif yaitu segera terminasi kehamilan.