You are on page 1of 13

EJAAN DAN PUNGTUASI

140405027 Rizki Sakinah Hartati Hutasuhut
150405001 Fadhlan Fachroza Hasibuan
150405048 Juwairiah Siregar
150405071 Dewi Matondang

14 Oktober 2016

 Ejaan yang Disempurnakan (EyD) adalah sub materi dalam ketata bahasaan Indonesia. . karena faktor-faktor tertentu ejaan tersebut tidak dapat diresmikan.Latar Belakang  Bahasa memiliki peranan penting dalam kehidupan karena alat komunikasi secara langsung. yang memilik peran yang cukup besar dalam mengatur etika berbahasa secara tertulis sehingga diharapkan informasi tersebut dapat di sampaikan dan di pahami secara komprehensif dan terarah. mulai dari ejaan Van Ophuijsen. ejaan Soewandi (republik). Bahkan terdapat ejaan yang dirundingkan bersama antara Indonesia dan Malaysia. dan ejaan yang disempurnakan.  Perkembangan ejaan di Indonesia telah mengalami beberapa pergantian. Namun. bahasa juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi secara tulisan. yakni ejaan Melindo.

Sebab dalam penulisan karya ilmiah perlu adanya aturan tata bahasa yang menyempurnakan sebuah karya tulis. terutama dalam bahasa tulis.  EYD diartikan sebagai tata bahasa yang disempurnakan.  Ejaan merupakan kaidah yang harus dipatuhi oleh pemakai bahasa demi keteraturan dan keseragaman bentuk. .EJAAN  Kata “ejaan” berasal bari bahasa arab hija’ menjadi eja yang mendapat akhiran –an. EYD mulai diberlakukan pada tanggal 16 Agustus 1972.  Ejaan yang berlaku sekarang dinamakan Ejaan yang disempurnakan (EYD).

 Ejaan berfungsi sebagai :   Landasan pembakuan bahasa  Landasan pembakuan kosakata dan peristilahan  Alat penyaring masuknya unsur-unsur bahasa lain ke dalam bahasa Indonesia.FUNGSI EJAAN  Ejaan berfungsi untuk membantu pemahaman pembaca di dalam mencerna informasi yang disampaikan secara tertulis. Pembakuan aspek kebahasaan dapat ditopang apabila pembakuan ejaan telah dapat dilaksanakan. .

tetapi titik tolak penentuannya adalah hasil penelitian yang berpijak pada sejumlah data tertentu. karena dasar penyusunan kaidah ejaan haruslah memperoleh kesepakatan para ahli bahasa dan persutujuan dari masyarakat bahasanya atau oleh suatu Negara yang didasarkan pada sifat-sifat khas bahasa tertentu. tidak ditentukan berdasarkan kesepakatan.KAIDAH EJAAN  Kaidah ejaan tidak sama dengan kaidah bahasa. .  Sedangkan kaidah bahasa.  Kaidah ejaan bersifat normatif contoh : “passive” dan “active” dianggap salah karena sudah ada kata serapan yaitu kata “passif” dan “aktif”.

Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia  Ejaan Van Ophuysen  Ejaan Republik (Ejaan Soewandi)  Ejaan Pembaharuan  Ejaan Melindo  Ejaan Baru (LBK)  Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EyD) .

Tanda Koma  Perincian dan pembilangan.  Daftar pustaka. Realmadrid. cth: Oleh karena itu. pena. cth: Sasuke membeli kertas. Indonesia berhasil meraih 1.000 medali emas olimpiade. cth: Ibuku pergi ke pasar. cth: H.(dokter).000.  Pemisah kutipan langsung. cth: Rp. cth: Kata Ibu. penjajahan diatas dunia harus dihapuskan. lem dan penggaris. cth: Ronaldo. Dr.000.Pungtuasi (Tanda Baca) Penggunaan tanda baca yang benar dalam tulisan atau karangan. 2. Adik makan bubur.  Kelipatan ribuan. Adapun jenis-jenis tanda baca antara lain :   Tanda Titik  Akhir kalimat. baik karangan ilmiah maupun fiksi mutlak dibutuhkan untuk membantu para pembaca memahami karangan atau tulisan tersebut. .(haji). Cristiano.  Akhir singkatan gelar. 2016.  Kata penghubung awal kalimat. “Saya tampan sekali”. Medan: Erlangga.

Mir!"  Keterangan halaman atau ayat. 34: 7.  Naskah drama. cth: Tempo. dan kini juga pembelahan atom — telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta . kami belum juga pulang. cth: Hari semakin sore.  Menegaskan keterangan lain. berulang-ulang. cth: Ibu : (meletakkan beberapa kopor) "Bawa kopor ini. cth: Anak-anak.)  Pemisah bagian kalimat setara.  Pengejaan dan bagian tanggal. cth: Fadhlan sedang bermain catur. Surah Yasin : 9 Tanda Hubung ( . Rizki sedang memasak ikan Tanda Titik Dua (:)  Akhir pernyataan lengkap. cth: Ayahku bekerja di rumah sakit. I (1971). 18-2-1998 Tanda Pisah ( — )  Penjelasan khusus.   Tanda Titik Koma (. kemerah-merahan. cth: Fakultas teknik USU memiliki tujuh jurusan: teknik kimia. dll. teori kenisbian.  Pengganti kata hubung.   Kata ulang. cth: Rangkaian penemuan ini — evolusi. cth: Wikipedia Indonesia — saya harapkan — akan menjadi Wikipedia terbesar.)  Penyambung suku kata pergantian baris. cth: P-e-n-g-u-r-u-s.

cth: HIMATEK (himpunan mahasiswa teknik kimia) akan menyelenggarakan acara temu ramah alumni.  Tanda kurung siku ( [ ] )  Menandai huruf atau kalimat tulisan orang lain.. cth: Persamaan kedua proses ini (perbedaannya dibicarakan di dalam Bab II [lihat halaman 35–38]) perlu dibentangkan di sini. 2) Mundurnya semangat mereka untuk menjajah Indonesia. cth: Sang Sapurba men [d] engar bunyi gemerisik. cth: Sebab-sebab kemerosotan ... Tanda seru ( ! )  Menggambarkan ketidakpercayaan. rasa emosi yang kuat dan kalimat perintah. marilah kita bergerak. cth: Kalau begitu . ya.. akan diteliti lebih lanjut.  Mengapit huruf atau angka yang memenuhi satu keterangan dan dapat diikuti oleh kurung tutup saja. .)  Kalimat terputus-putus.  Tanda kurung ganda.  Keterangan bukan pokok pembicaraan. cth: Satelit Palapa (pernyataan sumpah yang dikemukakan Gajah Mada) membentuk sistem satelit domestik di Indonesia... cth: (1) Mundurnya sekutu dari tanah air.  Menunjukkan bagian yang dihilangkan.  Tanda elipsis (. Cth: Alangkah mengerikannya peristiwa itu! Bersihkan meja itu sekarang juga! Sampai hati ia membuang anaknya!  Tanda kurung ( ( ) )  Mengapit keterangan tambahan.

00/lembar (harganya Rp125. cth: Arnold ‘dah sarapan pagi (‘dah = sudah). "tunggu sebentar!"  Mengapit istilah ilmiah... tahun anggaran 1985/1986  Pengganti kata dan. cth: Berulang2. Hari ini saya baru selesai membaca novel Lovely Basket. Jalan Kramat III/10.00 tiap lembar) Tanda penyingkat (apostrof) (‘)  Menunjukkan penghilangan bagian kata. cth: Buku pegangan yang dipakai yaitu Konsep Kebidanan.”)  Mengapit petikan langsung.. 7/PK/1973. cth: Ia bercelana panjang yang dikenal dengan nama "cutbrai". per. Rendi ‘kan pergi ke Malaysia (‘kan = akan). atau. cth: No.  Penulisan kata asing yang belum diserap." kata Mira. .  Tanda petik (“.  Huruf miring  Buku yang dikutip dalam karangan. Melambai2 Tanda garis miring ( / )  Penomoran kode surat.. cth: "Saya belum siap.2) (angka 2 biasa)    Menyatakan pengulangan pada notula.. Tanda ulang (. cth: Harganya Rp125. cth: Mahasiswa dilarang memakai make up yang berlebihan. atau nomor alamat.

6. per. Menyatakan (i) ukuran panjang. 9. IV.  Tanda ulang (.00/lembar (harganya Rp125. X.00.00 tiap lembar) Tanda penyingkat (apostrof) (‘)  Menunjukkan penghilangan bagian kata. atau. 2. cth: Buku pegangan yang dipakai yaitu Konsep Kebidanan. Angka Romawi  : I. 3. dan isi (ii) satuan waktu. VIII. cth: Harganya Rp125. Hari ini saya baru selesai membaca novel Lovely Basket. cth: Mahasiswa dilarang memakai make up yang berlebihan. II. cth: No.. V. III. pukul 15. cth: Arnold ‘dah sarapan pagi (‘dah = sudah).. atau nomor alamat.  Huruf miring  Penulisan buku yang dikutip dalam karangan.. luas. Cth: 100 meter. 8. Jalan Kramat III/10. 1 ons. Angka dari Lambang Bilangan  Menyatakan lambang bilangan atau nomor dalam tulisan lazim digunakan angka Arab atau angka Romawi. Rendi ‘kan pergi ke Malaysia (‘kan = akan). tahun anggaran 1985/1986  Pengganti kata dan. Angka Arab : 0. cth: Berulang 2. 5. 1. dan (iv) kuantitas. 7/PK/1973. berat. VII. 4.2) (angka 2 biasa)    Menyatakan pengulangan pada notula. 1 tahun 12 bulan. VI. IX. (iii) nilai uang. 7. . Melambai2 Tanda garis miring ( / )  Penomoran kode surat.  Penulisan kata asing yang belum diserap.

cth: Tuhan. Kristen. Ronaldo sedang memancing ikan. Surat kabar Medan Pos. Valentino Rossi. cth: Pak Limbong berkata. Injil. cth: Belanda menggunakan strategi devide et impera. cth: Majalah Gaul.Penulisan Huruf Besar dan Huruf Miring Adapun contoh-contoh hururf besar dan miring antara lain :   Huruf Besar  Awal kalimat. .  Penulisan kata asing yang belum diserap.  Nama orang.  Huruf pertama petikan langsung. Islam. cth: Rumah Ari berdekatan dengan sekolahku. yaitu politik pecah belah untuk menguasai Indonesia. Huruf Miring  Penulisan buku yang dikutip dalam karangan. Koran Sindo.”  Huruf pertama mengenai agama. cth: Ronaldo. Budha. Manny Pacquio. Weda. Alqur’an. “ Akulah yang telah membeli semua mobil itu.

 Penggunaan tanda baca perlu diperhatikan dalam penulisan karya tulis atau karya ilmiah. serta penulisan unsur serapan. mulai dari pemakaian dan penulisan huruf kapital dan huruf miring.  EyD (Ejaan yang Disempurnakan) merupakan tata bahasa dalam Bahasa Indonesia yang mengatur penggunaan bahasa Indonesia dalam tulisan. . dan tanda baca sebagai sarananya. kata.kesimpulan  Ejaan dan pungtuasi adalah seperangkat aturan tentang cara menuliskan bahasa dengan menggunakan huruf. sehingga kita harus cermat dalam menggunakan tanda baca dan menempatkan tanda baca pada aturan yang telah ditetapkan. Masing masing tanda baca memiliki aturan dan tata letak penggunaanya.