DALIL-DALIL TENTANG ADANYA ALLAH

Dalam kajian ilmu Kalam, dibicarakan tentang beberapa dalil untuk membuktikan adanya Tuhan, : 1. Dalil Ontologis Bukti ini digagas oleh Plato yang ingin membuktikan bahwa Tuhan ada, dengan menunjukkan kepada adanya pengertian tentang Tuhan. Tiap orang memiliki pengertian tentang Tuhan. Oleh karena tiap orang memiliki pengertian tentang Tuhan, maka Tuhan tentu ada. Plato mengemukakan dalil yang demikian, oleh karena di dalam pikiran manusia terdapat idea atau cita yang sifatnya umum, maka haruslah diambil kesimpulan, bahwa ada akal yang mutlak, yang merangkumkan segala idea atau cita. Idea yang merangkumkan segala idea ini adalah yang benar dan yang indah secara mutlak. Idea yang demikian itu adalah Tuhan.

‡ Menurut Plato, yang disebut Tuhan adalah keberadaan yang ilahi yang bersifat rohani atau akali, dalam arti: yang keadaannya berlawanan dengan yang bendawi, yaitu keberadaan yang halus, yang tidak tampak, yang tidak dapat diraba. Yang ilahi, yang bersifat rohani atau akali itu jauh lebih tinggi daripada yang bendawi dan mengatasi yang bendawi itu. Oleh karena itu yang ilahi ini disebut transenden. Jadi sifat Tuhan yang transenden itu disebabkan karena sifatnya yang rohani atau akali, yang mengatasi yang bendawi ‡ Ide tentang Tuhan yang infinite (tidak terbatas), kata Descartes, tidak dapat ditentukan oleh benda yang finite. Oleh sebab itu, ide Tentang Tuhan telah ditimbulkan oleh Tuhan sendiri. ‡

2. Dalil Kosmologis atau Kausalitas ‡ Jika disingkat, bukti kosmologis ini dapat dirumuskan demikian: Segala yang ada memiliki suatu sebab (dunia ada, jadi dunia atau kosmos memiliki suatu sebab, yaitu Tuhan). Itulah sebabnya bukti ini juga disebut bukti kausalitas. ‡ Plato melemparkan ide causality. Dalam keyakinannya, setiap benda itu terwujud karena ada yang menjadikan. Contohnya, adanya gerak, tentu ada yang menggerakkan. Tetapi dalam rentetan seluruh gerakan, harus ada penggerak, yang dirinya sendiri tidak digerakkan oleh sesuatupun. Thomas Aquinas mengemukakan, bahwa adanya rentetan sebab-musabab menunjukkan kepada adanya sebab pertama, yaitu Tuhan. Bukti kosmologis ini dibangun atas rasio tidak mungkin untuk menerima adanya sebab-musabab yang tiada akhirnya, maka harus ada suatu sebab pertama yang berdiri sendiri secara mutlak, yang menjadi sebab adanya dunia ini

3. Dalil Teleologis (telos = tujuan) ‡ Dalil Teleologis ini dibangun di atas logika bahwa suatu harmoni meniscayakan adanya tujuan. ‡ Oleh karena di dalam seluruh kosmos ada suatu tata tertib, suatu harmoni, suatu keselarasan dan suatu tujuan, maka harus ada suatu zat yang sadar, yang menentukan tujuan itu terlebih dahulu. Seperti ketika suatu musim datang pada waktunya, tiap makhluk mendapat pemeliharaan masing-masing dan sebagainya, menunjukkan bahwa ada Tuhan yang menjadikan dan mengatur semuanya itu

4. Dalil Moral ‡ Bukti ini mengemukakan, bahwa pada segala orang ada kesadaran tentang kesusilaan, yaitu pengertian mengenai yang baik dan yang jahat. Dari mana asalnya itu, jika tidak ada yang memberitakannya? Ini adalah pekerjaan Tuhan

5. Dalil Al-Qur¶an

‡

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful