You are on page 1of 13

MANAJEMEN KOMUNIKASI

DAN
INFORMASI
(MKI)

GAMBARAN UMUM
MANAJEMEN
MANAJEMEN KOMUNIKASI
KOMUNIKASI DAN
DAN INFORMASI
INFORMASI ADALAH
ADALAH SUATU
SUATU BENTUK
BENTUK PROSES
PROSES
KOMUNIKASI
DAN
PENYAMPAIAN
INFORMASI
BAIK
ITU
ANTARA
PIHAK
KOMUNIKASI DAN PENYAMPAIAN INFORMASI BAIK ITU ANTARA PIHAK RUMAH
RUMAH
SAKIT
SAKIT DENGAN
DENGAN PIHAK
PIHAK EKSTERNAL
EKSTERNAL (LUAR
(LUAR RS)
RS) MAUPUN
MAUPUN ANTARA
ANTARA PIHAK
PIHAK INTERNAL
INTERNAL
RUMAH
RUMAH SAKIT
SAKIT
TUJUANNYA
TUJUANNYA ADALAH
ADALAH PIHAK
PIHAK PEMBERI
PEMBERI PELAYANAN
PELAYANAN (RS)
(RS) BISA
BISA MELAKSANAKAN
MELAKSANAKAN
ASUHAN
KEPELAYANAN
KEPADA
YANG
BERHAK
MEBUTUHKAN
ASUHAN KEPELAYANAN KEPADA YANG BERHAK MEBUTUHKAN (PASIEN)
(PASIEN) AGAR
AGAR
PELAYANAN
PELAYANAN BISA
BISA BERJALAN
BERJALAN DENGAN
DENGAN BAIK
BAIK
DIMANA
DIMANA DALAM
DALAM HAL
HAL INI
INI BUKAN
BUKAN LAGI
LAGI RS
RS MENJADI
MENJADI PUSAT
PUSAT PELAYANAN
PELAYANAN TETAPI
TETAPI
PASIENLAH
PASIENLAH YANG
YANG MENJADI
MENJADI PERHATIAN
PERHATIAN DIMANA
DIMANA SETIAP
SETIAP PASIENSEKARANG
PASIENSEKARANG BERHAK
BERHAK
MENDAPATKAN
INFORMASI
TENTANG
APA
YANG
MEMANG
INGIN
MEREKA
MENDAPATKAN INFORMASI TENTANG APA YANG MEMANG INGIN MEREKA
DAPATKAN
DAPATKAN (YANG
(YANG MERUPAKAN
MERUPAKAN HAKNYA)
HAKNYA)

POKOK BAHASAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.

KOMUNIKASI DENGAN MAYARAKAT/KONUMITAS


KOMUNIKASI DENGAN PASIEN DAN KELUARGA
KOMUNIKASI ANTAR PEMBERI PELAYANAN/PRAKTISI DIDALAM
DAN DILUAR TUMAH SAKIT
KEPEMIMPINAN DAN PERANCANAAN
REKAM MEDIS PASIEN
KUMPULAN DATA DAN INFORMASI

KOMUNIKASI DENGAN
MASYARAKAT/KOMUNITAS

STANDARNYA ADALAH SEBUAH RUMAH SAKIT HARUS BISA BERKOMUNIKASI DENGAN KOMUNITAS
SEKITARNYA TERUTAMA YANG BERKAITAN DENGAN PELAYANAN ASUHAN PASIEN

DISINI RS HARUS TERUS MENJALIN KOMUNIKASI DAN MEMBERIKAN INFORMASI TERHADAP KOMUNITAS
SEKITARYA TENTANG PELAYANAN APA YANG DIBERIKAN OLEH RUMAH SAKIT, MULAI DARI PELAYANAN APA
SAJA YANG ADA DI RS FASILITAS KESEHATANNYA APA DAN WAKTU PELAYANAN SERTA PETUGAS DAN KEGIATAN
KEGIATAN YANG ADA SI RS.

TUJUAN DARI KOMUNIKASI INI ADALAH RUMAH SAKIT JADI TAHU POPULASI DAN KOMPOSISI KOMUNITAS YANG
ADA DILINGKUNGAN TERSEBUT JADI DAPAT MENERAPKAN LANGKAH APA YANG HARUS DIAMBIL SETELAH
MELIHAT KOMPOSISI
YANG PERLU DISIAPAKAN UNTUK DASAR PENILAIAN

1.

STRUKTUR ORGANISASI, VISI, MISI HARUS DISEDIAKAN DI RUANG PERTEMUAN

2.

PETA POPULASI PENDUDUK (MULAI DARI KOMPOSISI UMUR, JENIS KELAMIN, PEKERJAAN DSB)

3.

BROSUR /LIFLET UNTUK PEMBERIAN INFORMASI PELAYANAN MULAI DARI JENIS, JAM DAN PEMBERI
PELAYANAN

KOMUNIKASI DENGAN PASIEN DAN


KELUARGA
MAKSUD DAN TUJUAN

MENGINFORMASIKAN KEPADA KELUARGA TENTANG ASUHAN DAN PELAYANAN DAN


MENJELASKAN BAGAIMANA CARA UNTUK MENDAPATAKAN PELAYANAN TERSEBUT

DALAM HAL INI SETIAP PASIEN DAN KELUARGA PASIEN BERHAK MENDAPATKAN
INFORMASI YANG JELAS MULAI DARI TINDAKAN APA YANG DILAKUKAN, SIAPA YANG
MELAKUKAN DAN HAL HAL LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBUTUHAN PASIEN

HAL HAL YANG PERLU DILAKUKAN DALAM KOMUNIKASI DENGAN


PASIEN DAN KELUARGA ANTARA LAIN
KIE (KONSELING, INFORMASI DAN EDUKASI) YANG TEPAT MULAI TINDAKAN , HARGA,
SIAPA YANG MELAKUKAN HARUS ADA LEMBAR TERSENDIRI UNTUK MELAKUKAN,
TERMASUK JUGA DISINI ADALAH JIKA PIHAK RUMAH SAKIT TIDAK BISA MELAKUKAN
TINDAKAN (DIRUJUK)
KOMUNIKASI DENGAN BAHASA YANG DAPAT DIMENGERTI DALAM ARTIAN BAHWA SETIAP
PASIEN ITU HARUS TAHU DAN MENGERTI APA YANG DIINFORMASIKAN MAKA DARI ITU
HARUS DITUNJANG DENGAN HAL YANG TADI YAITU MENGETAHUI POPULASI SEHINGGA
BISA MENETUKAN PEMBERIAN INFORMASI TERSEBUT DALAM BAHASA APA DAN HARUS
DISAMPAIKAN SECARA BAGAIMANA(KALAU SANGAT MEMUNGKINKAN DIPERLUKAN
PENERJEMAH UNTUK MEMUDAHKAN KOMUNIKASI)

KOMUNIKASI ANTAR PEMBERI


PELAYANAN/PRAKTISI DIDALAM DAN LUAR
RUMAH SAKIT

MAKSUD DAN TUJUAN


Komunikasi yang dimaksud disini adalah komunikasi dilingkungan internal yaitu komunikasi yang
terjadi diantara pemberi pelayanan didalam suatu rumah sakit, dimana hal ini adalah menjadi
tanggung jawab direktur, dimana seorang direktur dituntut untuk bisa menjembatani
komunikasi diinternal . Wilayah internal disini adalah tidak hanya pemberi pelayanan medis
tetapi termasuk juga dokter dan semua instrumen yang ada dirumah sakit termasuk bagian
umum, bahkan yang tidak ada hubunganya sekalipun asalkan masih menjadi bagian dari rumah
sakit wajib tahu tentang issue/persoalan yang terjadi dilingkungan rumah sakit seperti kantin
contohnya
Tujuannya adalah informasi yang disampaikan bisa berjalan secara efektif dan bisa mencapai apa
yang diharapkan

HAL HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN


KOMUNIKASI INTERNAL

Pimpinan yang mampu menjadi koordinator yang baik, baik itu


antar pribadi maupun antar departemen
Komunikasi dan pertukaran informasi tentang asuhan pasien yang
dilakukan oleh praktisi medis dan kesehatan lainnya (OPERAN)
Berkas (REKAM MEDIS) Tersedia bagi praktisi kesehatan dimana
berkas itu yang menjadi dasar komunikasi diantara praktisi
kesehatan
Komunikasi antara pasien yang ditransfer (Alih keperawatan)
yang terjadi dilingkungan internal

KEPEMIMPINAN DAN
PERENCANAAN

MAKSUD DAN TUJUAN

Rumah sakit mampu merencanakan an merancang proses


manajemen informasi untuk memenuhi kebutuhan baik itu
internal maupun eksternal
Informasi yang dikumpulkan dan digunakan selama asuhan pasien
agar bisa berjalan secara efisien (Tentang masalah, kekurangan,
atau hal lain selama terjadi asuhan keperawatan)

HAL YANG PERLU DILAKUKAN

a.

KERAHASIAAN DAN PRIVASI INFORMASI YANG PERLU DIJAGA

b.

KEAMANAN INFORMASI DAN TERMASUK INTEGRITAS DATA YANG HARUS DIJAGA(HANYA PETUGAS TERTENTU
YANG BOLEH TAHU TETNATNG SUATU INFORMASI YANG ADA DIREKAM MEDIS)

c.

MASA PENYIMPANAN TENTANG SUATU DATA (RM )BERAPA LAMA DAN YANG BAGAIMANA YANG HARUS
DIAPAKAN

d.

PERLINDUNGAN TERHADAP DATA SECARA FISIK (SEPERTI DARI KEBAKARAN, KEHILANGAN, KERUSAKAN,
GANGGUAN SERTA AKSES DARI ORANG YANG TIDAK BERHAK

e.

RS MENGGUNAKAN STANDAR KODE DIAGNOSA,KODE PROSEDUR/ TINDAKAN, SIMBOL, SINGKATAN DAN


DEFINISI

f.

KEBUTUHAN DATA DAN INFORMASI DARI ORANG BAIK DIDALAM MAUPUN DILUAR RUMAH SAKIT TERPENUHI
SECARA TEPAT WAKTU DAN DIHARAPKAN SESUAI DENGAN YANG DIBUTUHKAN OLEH PENGGUNA

g.

STAF MANAJERIAL DAN KLINIS YANG PANTAS BERPARTISIPASI DALAM MEMILIH MENGINTGRASIKAN DAN
MENGGUNAKAN TEKHNOLOGI MANAJEMEN INFORMASI (SISTEM KOMPUTERISASI)

h.

STAF YANG BERKOMPETEN YANG TELAH MENDAPAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KHUSUS TENTANG
PRINSIP MANJEMEN INFORMASI

i.

KEBIJAKAN TERTULIS UNTUK MENETAPKAN PERSYARATAN SERTA MENJAGA KEBIJAKAN DAN PROSEDUR
INTERNAL DAN EKSTERNAL

REKAM MEDIS PASIEN

BAHWA SETIAP SPASIEN YANG MENJALANAI PEMERIKSAAN (ASESMEN) ATAU DIOBATI DIRUMAH SAKIT BAIK
RAWAT INAP MAUPUN RAWAT JALAN ATAU UGD HARUS PUNYA REKAM MEDIS, REKAM MEDIS HARUS
DISUSUN DENGAN BAIK DAN DISEUSUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN MASING MASING RS.

REKAM MEDIS PASIEN HARUS DIJAGA DIPELIHARA

REKAM MEDIS MEMUAT INFORMASI YANG MEMADAI DAN CUKUP UNTUK MENGIDENTIFIKASI
PASIEN,MENDUKUNG DIAGNOSIS, DASAR PEMBENARAN PENGOBATAN MENINGKATKAN KESINAMBUNGAN
PELAYANAN DIANTARA PARA PRAKTISI PELAYANAN KESEHATAN

REKAM MEDIS HARUS MEMUAT HAL HAL MENDASAR SEPERTI JAM KEDATNAGAN PASIEN, KESIMPULAN SAAT
MENGAKHIRI PENGOBATAN DAN KONDISI PASIEN SAAT DIPULANGKAN

REKAM MEDIS HARUS DIISI ORANG YANG BERHAK UNTUK MENGISI REKAM MEDIS PASIEN DAN
MENENTUKAN ISI DAN FORMAT REKAM MEDIS

KUMPULAN DATA DAN


INFORMASI

KUMPULAN DATA DAN INFORMASI MENDUKUNG ASUHAN PASIEN INI BERFUNGSI


SEBAGAI EVALUASI DARI PIHAK MANJEMENRUMAH SAKIT.

DATA YANG DIKUMPULKAN BERFUNGSI SEBAGAI DASAR PEMBUATAN KEPUTUSAN ,


DASAR RISET, PENDIDIKAN YANG BERGUNA BAGI PERBAIKAN DIMASA YANG AKAN
DATANG

TERIMA KASIH
DISUSUN OLEH ADI PURWANTO S.AP.
OKTAVIANA AL UDHA S. MAR.