You are on page 1of 22

Pola Pembayaran FKP

dalam JKN
Chintia fitriani
Galuh Widya Pangestika
Haryanti husniati
Januar Cikal Rahmat
Lili Mustika
Lintani Ayu Rifkia
Sri Rachmawati
Zahrina Nurjannah

Pola Pembayaran KEPESERTAAN :
iuran kepesertaan
NON PBI
Peserta JKN yang tergolong Bukan PBI
Jaminan Kesehatan adalah penduduk
yang tidak tergolong fakir miskin dan
orang tidak mampu, yang terdiri atas
Pekerja
Pekerja bukan
Bukan pekerja dan
dari penerima
:

upah dan anggota
keluarganya

penerima upah dan
anggota keluarganya

anggota keluarganya

Pola Pembayaran KEPESERTAAN : iuran kepesertaan PBI .JKN Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan yang selanjutnya disebut PBI Jaminan Kesehatan adalahfakir miskin dan orang tidak mampu sebagaipeserta program Jaminan Kesehatan .

. – Iuran program jaminan sosial bagi fakir miskin dan orang yang tidak mampu dibayar oleh Pemerintah.Iuran JKN dan cara membayar iuran Kewajiban mengiur Kewajiban membayar iuran JKN diatur sebagai berikut: – Setiap Peserta wajib membayar iuran. Pada tahap pertama iuran yang dibayar oleh Pemerintah adalah untuk program jaminan kesehatan. – Setiap Pemberi Kerja wajib memungut iuran dari pekerjanya. menambahkan iuran yang menjadi kewajibannya dan membayarkan iuran tersebut kepada BPJS secara berkala.

Iuran JKN dan cara membayar iuran Besaran iuran .

pengobatan. termasuk pil dan kondom untuk pelayanan Keluarga Berencana.Pola Pembayaran FKTP dalam program JKN Tarif Kapitasi • Tarif Kapitasi diberlakukan pada FKTP yang melakukan pelayanan: » administrasi pelayanan. dan konsultasi medis. » pemeriksaan. baik operatif maupun non operatif. . » tindakan medis non spesialistik. » pelayanan obat dan bahan medis habis pakai. » pelayanan promotif dan preventif. » pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pertama.

– komitmen pelayanan.Pola Pembayaran FKTP Besaran Tarif dalam program JKN Kapitasi • Penggunaan kriteria dalam pertimbanganpenetapan besaran tarif kapitasi berdasarkanseleksi dan kredensial dilakukan secara bertahap. yanguntuk pertama kali menggunakan pertimbangankriteria sumber daya manusia(PMK No. . – kelengkapan sarana dan prasarana.12 tahun 2016 pasal 4 ayat 2): – sumber daya manusia. – lingkup pelayanan.

3. 4. – kapitasi sebesar Rp.Pola Pembayaran FKTP Besaran tarif dalam program JKN kapitasi • Adapun aturan besaran kapitasi berdasar jumlah SDM. atau – kapitasi sebesar Rp. – kapitasi sebesar Rp. 3.000 apabila memiliki 1(satu) orang dokter dan memiliki dokter gigi. 6. .500 apabila memiliki dokter gigi dan tidak memiliki dokter.500 apabila memiliki satu orang dokter. adalah sebagai berikut : – Puskesmas : – kapitasi sebesar Rp. tetapi tidak memiliki dokter gigi. dan memiliki dokter gigi. 5. – kapitasi sebesar Rp. tetapi tidak memiliki dokter gigi.000 apabila memiliki paling sedikit 2(dua) orang doktar. – kapitasi sebesar Rp. 5.000 apabila tidak memiliki dokter dan tidak memiliki dokter gigi.500 apabila memiliki paling sedikit 2(dua) orang dokter.

000 (sepuluh ribu rupiah) apabila memiliki minimal 2 (dua) orang dokter dan memiliki dokter gigi. 10. – RS Kelas D pratama memperoleh kapitasi sebesar Rp.000 (delapan ribu rupiah) apabila memiliki 1 (satu) orang dokter dan tidak memiliki dokter gigi. – kapitasi sebesar Rp. atau – kapitasi sebesar Rp.Pola Pembayaran FKTP Besaran tarif dalam program JKN kapitasi – FKTP selain Puskesmas : • Bagi dokter praktik mandiri. 10.000 (sepuluh ribu rupiah) apabila memiliki minimal 2 (dua) orang dokter dan memiliki dokter gigi. . kapitasi sebesar Rp.8.9.8.000 (delapan ribu rupiah) apabila memiliki 1 (satu) orang dokter.000 (sembilan ribu rupiah) apabila memiliki minimal 2 (dua) orang dokter dan tidak memiliki dokter gigi. • Bagi Klinik Pratama atau fasilitas kesehatan yang setara: – kapitasi sebesar Rp.

000.00 (sepuluh riburupiah) per peserta per bulan.Pola Pembayaran FKTP Besaran tarif dalam program JKN kapitasi • • • Perubahan yang lain terdapat pada tarif pelayanan kesehatan tingkat pertama pada daerah terpencil dan kepulauan yang diberikan oleh FKTP ditetapkan berdasarkan Tarif Kapitasi khusus : Tarif Kapitasi khusus bagi FKTP yang memilikidokter ditetapkan sebesar Rp10.000. . Tarif Kapitasi khusus bagi FKTP yang hanyamemiliki bidan/perawat ditetapkan sebesar Rp8.00(delapan ribu rupiah) per peserta per bulan.

pembayaran Dana Kapitasi oleh BPJS ke FKTP Pemerintah Daerah langsung ke Dinas Kesehatan Kab/Kota yang selanjutnya disetor ke Kas Daerah (KASDA) atau langsung dari BPJS Kesehatan ke Kas Daerah sebagai penerimaan daerah.Pola Pembayaran FKTP Mekanisme pembayaran kapitasi dalam program JKN • • Pembayaran Kapitasi oleh BPJS Kesehatan didasarkan pada jumlah peserta yang terdaftar di FKTP sesuai dengan data BPJS Kesehatan.Pembayaran kapitasi kepada FKTP dilakukan oleh BPJS Kesehatan setiap bulan paling lambat tanggal 15 bulan berjalan. Sebelum diundangkannya Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi JKN pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah dan Peraturan Menteri Kesehatan (PERMENKES) Nomor 19 Tahun 2014 tentang Penggunaan Dana Kapitasi JKN Untuk Jasa Pelayanan Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah. Sejak diundangkannya Perpres 32/2014 dan Permenkes 19/2014 dana Kapitasi langsung dibayarkan oleh BPJS Kesehatan ke FKTP milik Pemerintah Daerah. .

59 tahun 2014 pasal 5) • 2. pelayanan ambulans • tarif ditetapkan dengan mengacu pada standarbiaya yang berlaku pada daerah dengan karakteristik geografis yangsetara pada satu wilayah. Pelayanan Obat Rujuk Balik .(PMK No.59 tahun 2014 pasal 1) • 1. (PMK No.Pola Pembayaran FKTP Tarif nondalam program JKN kapitasi • Tarif Non Kapitasi adalah besaran pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama berdasarkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan.

Jasa pelayanan kebidanan dan neonatal 7. .Pola Pembayaran FKTP Tarif nondalam program JKN kapitasi Pelayanan pemeriksaan penunjang rujuk balik 4. Rawat Inap Tingkat Pertama 6. Pelayanan Keluarga Berencana berupa MOP/vasektomi 8. pelayanan skrining kesehatan tertentu termasuk pelayanan terapi krio untuk kanker leher Rahim 5. Pelayanan darah 3.

pemeriksaan penunjang dan obat rujuk balik. rawat inap. • Pembayaran dana non kapitasi didasarkan .Pola Pembayaran FKTP dalam program JKN Mekanisme Pembayaran Klaim non-kapitasi • Dana Non Kapitasi adalah pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan terhadap pelayanan kesehatan oleh Puskesmas meliputi : pelayanan ambulan. pelayanan kebidanan (persalinan. ANC dan PNC) sesuai ketentuan berlaku pada Puskesmas berdasarkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan. skrining kesehatan tertentu.

Pola Pembayaran FKTP dalam program JKN Skema aliran pertanggungjawaban dana kapitasi BPJS .

Pola Pembayaran FKTP Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana dalam program JKN Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana diatur dalam PMK No.28 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional sebagai berikut : .

(1) mengusulkan adanya peraturan kepala daerah untuk pemanfaatan dana tersebut. Untuk memanfaatkan kembali Dana Kapitasi yang telah disetorkan ke Kas Daerah oleh FKTP Milik Pemerintah Daerah. maka danakapitasi tersebut harus disetor ke kas daerah.FKTP yang belum menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). • • • • Dana Kapitasi : Pengelolaan dan pemanfataan dana kapitasi mulai bulan Januari sampai dengan bulan April tahun 2014 dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pengelolaan keuangan daerah. (2) membuat dan mengusulkan dalam bentuk program dan kegiatan pada RKA-DPA SKPD Dinas Kesehatan. Dalam hal pemerintah daerah belum menetapkanbendahara dan rekening dana kapitasi JKN dan BPJSmembayar dana kapitasi ke rekening lama. maka Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota harus. .

Dalam melakukan pembagian jasa pelayanan. dinas kesehatanmengusulkan kepada dinas PPKAD untuk melakukanreklas/pemindahbukuan dana kapitasi dari BUD kemasing-masing rekening dana kapitasi JKN FKTP sesuaidengan dana kapitasi yang diterima oleh FKTP. • • • Setelah pemerintah daerah menetapkan bendahara danrekening dana kapitasi JKN. . status kepegawaian.FKTP yang belum menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). pemerintah daerah dapat menambah variabel antara lain kinerja. Dalam menghitung jumlah/nilai setiap tenaga dilakukan secara proporsional dengan melakukan elaborasi variable jenis ketenagan dan/atau jabatan dengan variable kehadiran. dan masa kerja sesuai dengan kondisi daerah yang ditetapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan.

.Pola Pembayaran FKTP Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana dalam program JKN • Dana non kapitasi • Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Non Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional pada FKTP Milik Pemerintah Daerah mengikuti ketentuan peraturan perundangundangan di bidang pengelolaan keuangan daerah. • Dana Non Kapitasi yang telah disetorkan ke Kas Daerah oleh FKTP dapat dimanfaatkan kembali dengan cara Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota harus. (2) membuat dan mengusulkan dalam bentuk program dan kegiatan pada RKA-DPA SKPD Dinas Kesehatan. (1) mengusulkan adanya peraturan kepala daerah untuk pemanfaatan dana tersebut.

.FKTP BLUD • Untuk FKTP BLUD mekanisme pengelolaan dan pemanfaatan dana baik kapitasi maupun non kapitasi sepenuhnya dilakukan berdasarkan ketentuan BLUD.

• Dana Kapitasi yang diterima oleh FKTP milik Pemerintah dimanfaatkan seluruhnya untuk: » pembayaran jasa pelayanan kesehatan.60% dari total pengembalian dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sisanya dimanfaatkan untuk dukungan biaya operasional pelayanan kesehatan. • Sedangkan mekanisme pengelolaan dan pemanfaatan dananon kapitasi sepenuhnya dilakukan sesuai denganketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan » dukungan biaya operasional pelayanan kesehatan • Dana kapitasi yang digunakan untuk Jasa Pelayanan dialokasikan antara 40% .FKTP lainnya milik Pemerintah • Untuk FKTP lainnya milik Pemerintah mekanisme pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi akan diatur tersendiri melalui Peraturan Menteri Keuangan. .

• Dalam hal disuatu daerah Bidan berjejaring dengan FKTPmilik Pemerintah Daerah.maka FKTP di luar milik Pemerintah Daerah dapatmengenakan biaya pembinaan dengan besaran maksimal 10%dari total klaim.  .Klinik Pratama dan Dokter/Dokter Gigi Praktik • Pemanfaatan dan Pertanggungjawaban dana JKN baikkapitasi dan non kapitasi di Klinik Pratama danDokter/Dokter Gigi Praktik sepenuhnya dilakukan atasketentuan pada Klinik Pratama/Dokter/Dokte r Gigi Praktik.Dalam rangkapembinaan administrasi terhadap Bidan sebagai jejaring.Setelah dibayar oleh BPJS FKTP MilikPemerintah Daerah segera membayarkan secara utuh kepadaBidan Jejaring sesuai dengan besaran klaim terhadappelayanan yang diberikan. Bidan Jejaring dari FKTP • Pada penyelenggaraan JKN Bidan sebagai pemberi pelayanankebidanan dan neonatal merupakan jejaring dari FKTP yangtelah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. klaim dilakukan melalui FKTP milikPemerintah Daerah.