You are on page 1of 26

Anova Dua Arah dan Uji Lanjut

Kelompok 2
1. M. Agung Firman S (06081281419038)
2. Gita Cahyaningtyas (06081381419048)
3. Uswati Khoiriah (06081381419050)

1 Oktober 2016
AGENDA

Anova dua
Anova Dua jalur tanpa
Jalur interaksi
Anova dua
jalur
Uji lanjut
dengan
interaksi
Anova Dua Jalur
Anova dua jalur adalah ANOVA yang didasarkan
pada pengamata 2 kriteria.
Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ada
pengaruh dari berbagai kriteria yang diuji
terhadap hasil yang diinginkan.
Pengujian anova dua jalur mempunyai beberapa
asumsi diantaranya:
1. Populasi yang diuji berdistribusi normal,
2. Varians atau ragam dan populasi yang diuji
sama,
3. Sampel tidak berhubungan satu dengan yang
lain.
Anova dua jalur tanpa interaksi

pengujian hipotesis beda tiga rata-


rata atau lebih dengan dua
perlakuan yang berpengaruh dan
interaksi antara dua perlakuan
tersebut ditiadakan.
Tabel sederhana Anova dua jalur tanpa interaksi:
Langkah pengujian anova
dua jalur tanpa interaksi
OMenentukan hipotesis (Ha dan Ho) dalam bentuk kalimat.
O

O Menentukan hipotesis (Ha dan Ho) dalam bentuk statistik.
O Taraf Nyata dengan ()

O Carilah

O Kriteria pengujian
O Hitunglah Jumlah Kuadrat Total (JK T) dengan rumus :
Lan jutan. . .
O
O Hitunglah Jumlah Kuadrat baris (JK B) dengan rumus :

O Hitunglah Jumlah Kuadrat Kolom (JK K) dengan rumus:

O Hitunglah Jumlah Kuadrat error antar group (JK E) dengan rumus :

O Hitung rata-rata kuadrat (RJK)

O Carilah

O Kesimpulan
Contoh
Sebuah PT. Sumsek memproduksi barang berupa
berbagai jenis kosmetik dan juga berbagai jenis sepatu,
berikut data penjualan pada bulan juli :

Dengan taraf nyata 5%, , ujilah apakah rata-rata


penjualan PT. Sumsek sama dilihat dari:
O kosmetik
O sepatu
Penyelesaian

1. Hipotesis

H0: penjualan setiap kosmetik pada bulan juli tidak ada perbedaan
H1: penjualan setiap kosmetik pada bulan juli berbeda
H0:
H1:
H0: penjualan jenis sepatu pada bulan juli tidak ada perbedaan
H1: penjualan jenis sepatu pada bulan juli berbeda
H0:
H1:
Lanjutan. . .

Taraf nyata ()= 5%


2.
a. Kosmetik
dbB = 4 1 = 3
dbE = (2)(3) = 6

b. Jenjang usia
dbk = 3 1 = 2
dbE = (2)(3) = 6

2. Kriteria pengujian
Lanjutan. . .
Lanjutan. . .

5. Kesimpulan :
Karena H0 ditolak jadi, rata-rata setiap penjualan setiap
kosmetik pada bulan juli berbeda satu sama lain
Karena H0 diterima, penjualan jenis sepatu pada bulan
juli tidak ada perbedaan
Anova dua jalur dengan
interaksi
pengujian beda tiga rata-rata atau lebih dengan dua
faktor yang berpengaruh dan pengaruh interaksi antara
kedua faktor tersebut diperhitungkan.
Langkah-langkah pengujian
Lanjutan. . .
Contoh
Berikut data
minat dan
ekonomi siswa
:

b=4
k=3
n=3
Penyelesaian :
Lan jutan. . .
Lanjutan. . .

4. Kesimpulan
Tingkat aktivitas ekstrakulikuler berpengaruh terhadap
prestasi belajar, tingkat ekonomi tidak berpengaruh pada
prestasi siswa. Dan adanya interaksi antara tingkat ekonomi
dengan kegiatan ekstrakulikuler.
Uji lanjut

O dilakukan untuk mengetahui rerata skor


variabel kriteria/terikat antara dua
kelompok data/sampel dan merupakan
pengujian simple effect.
O Pengujian lanjut perlu dilakukan jika dalam
pengujian interaction effect diperoleh
interaksi signifikan.
O Uji lanjut dapat dilakukan dengan
menggunakan uji-t ( jika untuk beda rata-
rata).
Langkah-langkah
Contoh
Tabel disamping
adalah hasil
belajar siswa
berdasarkan
waktu belajar dan
sumber belajar :
Penyelesaian
Didapat kan setelah uji anova dua arah
dengan interaksi

Dengan kesimpulan bahwa: ada perbedaan


maka dilakukan uji lanjut menggunakan uji-t.
Lanjutan. . .
Lanjutan. . .
Kesimpulan :

O Tidak ada pengaruh antara waktu belajar pagi hari


menggunakan LKS dengan waktu belajar siang hari
menggunakan LKS.
O Tidak ada pengaruh antara waktu belajar pagi hari
menggunakan buku dengan waktu belajar siang hari
menggunakan buku.
O Tidak ada pengaruh antara waktu belajar pagi hari
menggunakan buku dengan waktu belajar siang hari
menggunakan LKS.
O Tidak ada pengaruh antara waktu belajar pagi hari
menggunakan LKS dengan waktu belajar siang hari
menggunakan buku.
TERIMAKASIH